Anda di halaman 1dari 13

KELOMPOK 2

Dyah Apretta R Erlina Betty Arinda C Anugerah Maulidin Dimas Prakoso D Yopi Pranata Irwinanda Satria P Nurlailatul M 6911040041 6911040043 6911040045 6911040046 6911040047 6911040050 6911040057 6911040061

Airports and their SCADA Systems

Why SCADA???
Sistem sangat terdistribusi Pengawasan dan pemantauan data ditransmisikan melalui jaringan komunikasi jarak jauh Memperkecil kesalahan kerja

Where???
Baggage Handling Airport control system Radar system Aircraft system

Baggage Handling

Tas dilacak pada konveyor dan dikirim ke konveyor lain. Berdasarkan identitas tas, bagasi sistem penanganan menentukan apakah Bagasi harus diurutkan secara langsung melalui penyortir, harus pergi ke awal Penitipan Bagasi atau harus ditransfer antara Terminal. Scanner barcode otomatis pada tiltnampan penyortir meningkatkan informasi pelacakan untuk tingkat yang lebih tinggi dari sorting akurasi. Tas dapat dikirim ke pengkodean Stasiun jika informasi pelacakan hilang, sementara terburu-buru dan anehukuran tas yang dikirim ke output mereka masing-masing manual.

Airport control system


Sistem kontrol Bandara menangani ribuan sinyal secara bersamaan. Informasi ini diperlukan untuk memungkinkan operator menafsirkan dengan cepat dan akurat.

Building Management System (BMS).


Merupakan suatu sistem pengiriman informasi yang melakukan monitor dan kontrol pada berbagai sistem dan fungsi suatu gedung, seperti chiller, AHU, FCU, conveyor, Xray, Escalator, exhaust fan, dan listrik dan dapat menampilkan dalam bentuk dashboard pemakaian sehingga memudahkan management dalam mengambil keputusan.

Airport Management System (AMS)


Sistem yang digunakan untuk pengelolaan kegiatan operasional bandara maupun kegiatan yang terkait dengannya disisi aoronautical, mulai dari pengaturan jadwal penerbangan, alokasi sumber daya (gate, parking stand, baggage claim, garbarata dan lain-lain), pencatatan kegiatan penerbangan (block on/block off, take off, landing, dan lainlain), penyampaian informasi penerbangan baik secara tampilan (FIDS) maupun voice (Public Announcement), pembuatan billing untuk maskapai penerbangan, pelaporan data statistik serta kegiatan lainnya.

Radar system
Radar di bandara digunakan ketika sebuah pesawat akan lepas landas atau mendarat dan yang penting bahwa kontrol lalu lintas udara menyadari sepenuhnya kondisi cuaca di Bandara, di permukaan landasan pacu dan sekitarnya jadi bahwa pesawat dapat lepas landas dan mendarat dengan aman dan efisien. Kondisi cuaca yang mungkin mempengaruhi pesawat take off dan mendarat seperti pada saat salju, hujan es, hujan, kabut, angin yang berlebihan, dan suhu ekstrem. Sementara semua kondisi ini dapat dipantau menggunakan instrumen Meteorologi yang cocok, Sebuah sistem komunikasi yang dapat diandalkan yaitu JetBox 9310 yang berfungsi menyampaikan informasi kembali ke pusat kontrol lalu lintas udara dengan gangguan minimal. Protokol yang digunakan adalah : Perangkat serial RS232/RS422/RS485 server untuk terhubung ke instrumentasi cuaca yang dapat diakses dari jarak jauh. 4 x Ethernet (PoE opsional) Port untuk menghubungkan ke Ethernet / jaringan fiber, peralatan komunikasi dan IP kamera.

Aircraft system
Pada pesawat ,SCADA berperan sebagai Generator Electric (GE) pembangkit listrik untuk mengintegrasikan seluruh plant pada peralatan operasi ke suatu sistem kontrol terpusat. Pembangkit listrik mesin pesawat GE mengganti sistem DCS yang ada dengan sistem kontrol otomatis untuk memantau efisiensi peralatan pembangkit listrik. Pertama harus menginstal peralatan kontrol baru, dan juga perangkat lunak yang sesuai untuk memonitor dan mengendalikan operasi lebih cepat. Plant mesin pesawat GE, harus menghadapi menyediakan layanan berkualitas tinggi dengan biaya rendah, mengembangkan proyek. Setelah memutuskan untuk sepenuhnya menggantikan sistem DCS yang ada dengan baru GE terpadu kontrol sistem (ICS). Ini menggunakan pengawasa kontrol dan Data akuisisi (SCADA), operator dapat mengakses plant kontrol dari ruang kendali utama atau 20 terminal seluruh antarmuka grafis HMI.