Anda di halaman 1dari 7

Tugas 2 Pengantar Basis data

Paper Tentang DataBase Management Sistem

Tugas 2 Pengantar Basis data Paper Tentang DataBase Management Sistem JUMARDIN 1129040072 PTIK 04 2013 Pendidikan

JUMARDIN

1129040072

PTIK 04 2013

Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

2014

Pendahuluan

Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kwitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasikasn skema, atau memodelkan struktur basis data yang dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layanan mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data(database management system/DBMS).

  • 1. Pengertian DBMS

Data merupakan fakta mengenai suatu objek seperti manusia, benda, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang dapat dicatat dan mempunyai arti secara implisit. Data dapat dinyatakan dalam bentuk angka, karakter atau simbol, sehingga bila data dikumpulkan dan saling berhubungan maka dikenal dengan istilah basis data (database).

Sedangkan menurut George Tsu-der Chou basis data merupakan kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam aturan yang khusus. Informasi ini adalah data yang telah diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang.

Menurut Encyclopedia of Computer Science and Engineer, para ilmuwan di bidang informasi menerima definisi standar informasi yaitu data yang digunakan dalam pengambilan keputusan.

Definisi lain dari basis data menurut Fabbri dan Schwab adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan duplikasi data.

Menurut Ramez Elmasri mendefinisikan basis data lebih dibatasi pada arti implisit yang khusus, yaitu:

  • 1. Basis data merupakan penyajian suatu aspek dari dunia nyata (real world).

  • 2. Basis data merupakan kumpulan data dari berbagai sumber yang secara logika mempunyai arti implisit.

  • 3. Basis data perlu dirancang, dibangun dan data dikumpulkan untuk suatu tujuan. Basis data dapat digunakan oleh beberapa user dan beberapa aplikasi yang sesuai dengan kepentingan user.

Dari beberapa definisi-definisi tersebut, di simpulkan bahwa Basis data merupakan

kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diaorganisasikan sesuai

struktur tertentu dan disimpan dengan baik.

Untuk mendapatkan informasi yang berguna dari

kumpulan data maka diperlukan suatu perangkat lunak (software) untuk memanipulasi data sehingga mendapatkan informasi yang berguna. Database Manajement System (DBMS)

merupakan software yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumlah besar. Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat

digunakan

oleh

pengguna sesuai dengan kebutuhan.

Terobosan dari DBMS adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang mengorganisasikan data dalam suatu struktur dan memaksimalkan berbagai cara serta menghubungkan antar kumpulan data yang disimpan dalam database.

2.

Komponen utama DBMS

Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam :

Perangkat Keras

Perangkat Lunak

Data

Pengguna

3.

Definisi Istilah-Istilah dalam DBMS

Istilah-istilah yang sering digunakan pada DBMS adalah sebagai berikut:

  • a. Entity Adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Contoh: siswa, buku, pembayaran (Pada Bidang Kemahasiswaan). Pasien, dokter, obat, kamar (Pada Bidang Kedokteran).

  • b. Attribute

Setiap entity mempunyai attribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Attribute siswa misalnya nobp, nama, alamat, tgl lahir.

  • c. Field mereprepentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item data, misalnya nama, alamat, dsb

  • d. Karakter Merupakan bagian data yang terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus yang membentuk suatu item data.

  • e. Record

Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu tertentu

  • f. File File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya file mata kuliah berisi data tentang semua mata kuliah yang ada.

  • g. Data Value (Nilai atau isi Data) Adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribut. Contoh data value untuk atribut nama mahasiswa adalah Sutrisno, Budiman

  • h. Tuple Adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan, menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang misalnya : nobp, nama, alamat, tgllahir(2410012, Sutrisno, Olo Ladang, 26 Maret 1983)

    • 4. Macam-macam kunci pada Basis Data

Basis Data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan (Relational). Pada prinsipnya basis data menggunakan model Relational karena pada model ini menggunakan kunci untuk mengindentifikasi atau membedakan antara satu tabel dengan tabel lainya. Kunci-kunci yang digunakan memiliki fungsi masing-masing dalam mengindentifikasi yang berbeda-beda. Berikut ini macam-macam kunci pada sebuah model Relational :

  • a. Super Key Super key merupakan sebuah atribut data atau kumplan atribut yang secara unik dapat mengindentifikasi sebuah tupel. contoh : misalnya database akademik maka super key yang digunakan adalah : npm,nama_mhs,tgllahir, alamat, dst

  • b. Candidat Key Candidat key merupakan super key yang minal dapat mengindentifikasi tupel secara unik. contoh : npm dan nama_mhs

  • c. Primary Key Primary key merupakan candidat key yang terpilih yang secara unik yang dapat mengindentifikasi tupelo contoh : npm

  • d. Alternate key Alternate key merupakan key yang tidak terpilih contoh : nama_mhs

  • e. Composite key Composite key merupakan gabungan dua key atau lebih yang secara unik dapat menidentiifikasi sebuah tupel. Contoh : npm, dan kode_matkul

  • f. Foreign Key Foreign Key merupakan atribut yang merupakan key pada relasi lain. Contoh : nim, kode_matkul pada relasi ambil_matkul

    • 5. Komponen DBMS

Komponen-komponen DBMS (Howe,1991) terdiri dari:

a.

Interface,

yang

didalamnya

terdapat

bahasa

manipulasi

data

(data

b.

manipulation language) Bahasa definisi data (data definition language) untuk skema eksternal, skema konsepsual dan skema internal. Sistem kontrol basis data (Database Control System) yang mengakses basis data karena adanya perintah dari bahasa manipulasi data.

Contoh bahasa menggunakan komponen-komponen tersebut adalah SQL (Structured Query Language). SQL merupakan bahasa standar yang digunakan oleh kebanykan aplikasi- aplikasi DBMS

  • 6. Fitur Umum DBMS

Beberapa fitur yang secara umum tersedia dalam DBMS yaitu :

  • 1. Keamanan : DBMS menyediakan sistem pengamanan data sehingga tidak mudah diakses oleh orang yang tidak memilki hak akses.

  • 2. Independensi ; DBMS menjamin independesi antara data dan program, data tidak bergantung pada program yang mengaksesnya karena struktur datanya dirancang berdasarkan kebutuhan informasi bukan berdasarkan struktur program. sebaliknya program juga tidak bergantung pada data, sehingga walaupun struktur data diubah program tidak perlu berubah.

  • 3. Konkruensi/ data sharing ; data dapat diakses secara bersamaan oleh beberapa penguna karena manajemen data dilaksanakan oleh DBMS.

  • 4. Intregitas ; DBMS mengolah file – file data serta relasinya dengan tujuan agar data selalu dalam keadaan valid dan konsisten.

  • 5. Pemulihan : DBMS menyediakan fasilitas untuk memulihkan kembali file-file data ke keadaan semula sebelum terjadinya (eror) gangguan baik kesalahan perangkat keras maupun kesalahan perangkat lunak.

  • 6. Kamus/ catalog system :DBMS menyediakan fasilitas kamus data atau catalog sytem yang menjelaskan deskripsi dari file-file data yang terkandung dalam basis data.

  • 7. Perangkat produktifitas : DBMS menyediakan sejumlah perangkat produktifitas sehingga memudahkan para penguna untuk menarik manfaat dari data base, misalnya report generator (pembangkit laporan ) query generator (pembangkit query/pencarian informasi).

  • 7. Contoh Tabel DBMS

Mahasiswa

NIM

Nama

Alamat

  • 1129040005 Nararya Wahyu Ardiansyah

Sragen

  • 1129040006 Indro Wibowo

Karanganyar

  • 1129040027 Bara Abimanyu

Surakarta

  • 1129040052 Eko Fitriyanto

Karanganyar

  • 1129040053 Qomarudin

Sragen

Mata Kuliah

 
 

Kode MK

Mata Kuliah

SKS

BB3121

Bahasa Inggris II

2

BB3122

Animasi 2 D

3

BB3123

Algoritma dan Pemogranan II

1

BB3124

Basisdata dan Perancangan Sistem

2

Nilai

 

Kode MK

NIM

MID

Final

BB3121

1129040005

85

90

BB3121

1129040027

80

85

BB3121

1129040006

80

80

BB3121

1129040052

75

75

BB3121

1129040072

75

80

8. Keuntungan dan Kekurangan dari Penggunaan DBMS

Keuntungan-keuntungan dalam penggunaan DBMS antara lain adalah:

  • a. Pemusatan kontrol data. Dengan satu DBMS di bawah kontrol satu orang atau kelompok dapat menjamin terpeliharanya standar kualitas data dan keamanan batas penggunaannya serta dapat menetralkan konflik yang terjadi dalam persyaratan data dan integritas data dapat terjaga.

  • b. Pemakaian data bersama (Shared Data). Informasi yang ada dalam basis data dapat digunakan lebih efektif dengan pemakaian beberapa user dengan kontrol data yang terjaga.

  • c. Data yang bebas (independent). Program aplikasi terpisah dengan data yang disimpan dalam komputer.

  • d. Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru.

  • e. Pemakaian secara langsung. DBMS menyediakan interface yang memudahkan pengguna dalam mengolah data.

  • f. Data yang berlebihan dapat dikontrol. Data yang dimasukkan dapat terjadi kerangkapan (redudant), untuk itu DBMS berfungsi untuk menurunkan tingkat redudancy dan pengelolaan proses pembaruan data.

  • g. Pandangan user (user view). Ada kemungkinan basis data yang diakses adalah sama, maka DBMS mampu mengatur interface yang berbeda dan disesuaikan dengan pemahaman tiap user terhadap basis data menurut kebutuhan.

Kelemahan-kelemahan dari penggunaan DBMS antara lain:

  • a. Biaya Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras yang tepat cukup mahal, termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya manusia yang mengelola basis data tersebut.

  • b. Sangat kompleks. Sistem basis data lebih kompleks dibandingkan dengan proses berkas, sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin sulit dalam pemeliharaan data.

  • c. Resiko data yang terpusat. Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat beresiko kehilangan data selama proses aplikasi.

  • d. Memerlukan suatu skill tertentu untk bisa melakukan administrasi dan manajemen database agar dapat diperolehh struktur dan relasi data yang optimal.

  • e. Memerlukan kapasitas penyimpanan baik eksternal disc maupun internal memory agar DBMS dapat bekerja cepat dan efisien.

  • f. Kebutuhan akan sumber daya resources biasanya cukup tinggi.

  • g. apabila DBMS gagal menjalankan misinya maka tingkat kegagalan menjadi lebih tinggi Karena banyak pengguna bergantung pada sistem ini.

Referensi

dbms.html. Diakses pada tanggal 21 maret 2014; 01:00)

Meylaa, Pengertian DBMS ( Data Base Management System ).

Diakes pada 21 maret 2014; 01.00)

Rhey Darrel, 2013, Makalah Sistem Manejemen Basis Data (Dbms). (http://rheygorou.blogspot.com/2013/03/v-behaviorurldefaultvmlo_22.html. Diakses pada tanggal 21 maret 2014; 02.00)