Anda di halaman 1dari 1

Nama : Lutfi Septi Aksanantika NIM : 111810301004

Asam amino terdiri dari dua jenis yang berbeda, yaitu levo (kiri) dan dextro (kanan). Perbedaan di antara keduanya adalah simetri cermin (optik) antara struktur tiga dimensi yang serupa dengan simetri tangan kiri dan kanan manusia. Kedua jenis asam amino ini dapat saling terikat dengan mudah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa semua protein hewan dan tumbuhan, dari organisme paling sederhana hingga paling kompleks, terdiri dari asam amino Levo. Jika ada satu saja asam amino Dextro yang terikat pada struktur sebuah protein, maka protein tersebut menjadi tidak berfungsi. Stereo Kimia Asam Amino Setiap jenis dalam asam amino, satu atom hidrogen pada atom karbon pusat dari glisin digantikan oleh gugus samping yang lain. Kedua isomer optik alanina dinyatakan dalam bentuk levo dan dextro. Semua asam amino didapatkan dari hasil hidrolisis protein, glisina mempunyai sifat optik aktif yang disebabkan adanya atom karbon asimetrik yaitu atom karbon yang mengikat unsur/senyawa/gugus yang berbeda pada tiap ikatannya. Konfigurasi senyawa yang terletak disebelah kanan bidang cermin disebut Dextro (D) dan yang terletak disebelah kiri disebut Levo (L). Tanda D dan L hanya berhubungan dengan konfigurasi absolut sedangkan tanda arah rotasi diberi tanda + dan -. Umumnya asam amino di alam berkonfigurasi L. Asam amino yang memutar sinar bidang polarisasi ke kiri (berlawanan arah jarum jam) disebut isomer levorotatory [L, ditujkukkan oleh (-)], sementara yang memutar ke arah sebaliknya disebut isomer dextrorotatory [D, ditujkukkan oleh (+)]. Aktivitas stereoisomer dinyatakan secara kuantitatif oleh rotasi spesifik, yang di ukur dari dari derajat rotasi larutan murni pada konsentrasi dan panjang tabung tertentu. Jika campuran L- dan Dalanina dipolimerisasikan, hampir semua molekul polimer akan mempunyai struktur yang berbeda, sebab urutan polimer tersebut yang terdiri satuan monomer D-alanina dan L-alanina akan berbeda. Cara menciptakan polimer dengan struktur tertentu tersebut yaitu dengan cara membangun semua polipeptida dari satu isomer optik sehingga sifatnya akan berulang (reproducible) dari satu molekul ke molekul yang lain. Hampir semua asam -amino alami terdapat dalam bentuk levo dan hampir tidak ada organisme dibumi yang menggunakan asam D--amino untuk membuat polipeptida.