Anda di halaman 1dari 3

NAMA NIM KELAS

: TRI YULIANINGSIH : DO7130083 : 2C

Energi Potensial (Ep)


Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut atau energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukannya dari suatu titik acuan tertentu. Energi potensial disebut juga dengan energi diam karena benda yang dalam keaadaan diam dapat memiliki energi. Contohnya buah apel yang jatuh dari pohonnya dengan ketinggian h meter akan melakukan usaha dengan membuat orang yang duduk di bawah pohon tersebut pusing karena tertimpa buah apel yang jatuh tersebut. Benda-benda yang terletak di atas permukaan bumi akan ditarik oleh gaya tarik bumi (gaya gravitasi bumi) sehingga benda akan jatuh seperti buah apel yang bermasa m berada diatas pohon dengan ketinggian h meter akan terjatuh ke permukaan bumi. Maka didapat rumus energi potensial adalah:

Energi Potensial (Ep)


Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut atau energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukannya dari suatu titik acuan tertentu. Energi potensial disebut juga dengan energi diam karena benda yang dalam keaadaan diam dapat memiliki energi. Contohnya buah apel yang jatuh dari pohonnya dengan ketinggian h meter akan melakukan usaha dengan membuat orang yang duduk di bawah pohon tersebut pusing karena tertimpa buah apel yang jatuh tersebut. Benda-benda yang terletak di atas permukaan bumi akan ditarik oleh gaya tarik bumi (gaya gravitasi bumi) sehingga benda akan jatuh seperti buah apel yang bermasa m berada diatas pohon dengan ketinggian h meter akan terjatuh ke permukaan bumi. Maka didapat rumus energi potensial adalah:

Energi Potensial pada Pegas


Untuk menghitung energi potensial pada pegas, terlebih dahulu kita hitung kerja alias usaha yang dibutuhkan untuk meregangkan pegas. Persamaan Usaha adalah W = F s, di mana F adalah gaya dan s adalah perpindahan. Pada pegas, perpindahan adalah simpangan x. Ketika kita menekan atau meregangkan pegas sejauh x, dibutuhkan gaya Fa yang berbanding lurus dengan x. Secara matematis ditulis Fa = kx. Ketika ditekan atau diregangkan, pegas memberikan gaya dengan arah berlawanan (Fb) yang besarnya adalah Fb = -kx. Untuk menghitung energi potensial dari pegas yang tertekan atau teregang, terlebih dahulu kita hitung usaha atau kerja yang dibutuhkan untuk merentangkannya. Kita tidak bisa menggunakan persamaan usaha W = Fx, karena gaya Fa baik ketika pegas diregangkan maupun ditekan selalu berubah-ubah sepanjang x. Oleh karena itu kita menggunakan gaya rata-rata. Gaya Fa berubah dari 0 ketika x=0 sampai bernilai kx ketika pegas diregangkan atau ditekan sejauh x. Gaya rata-rata = F = (0 + kx) = kx. x adalah jarak maksimum pegas yang diregangkan atau ditekan. Usaha alias kerja yang dilakukan adalah : W = Fa x = (1/2 kx) (x) = kx2 Dengan demikian, nilai Energi Potensial elastis adalah : EP elastis = kx2

Energi Kinetik (Ek)


Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh sebuah benda karena gerakannya. Energi kinetik sebuah benda didefinisikan sebagai usaha yang dibutuhkan untuk menggerakkan sebuah benda dengan massa tertentu dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan tertentu. Contohnya sebuah mobil yang mempunyai massa (m) dan kecepatan tertentu (v) memiliki energy atau tenaga. Energy atau tenaga yang dimiliki mobiltersebet disebut energi kinetik. Rumus energy kinetic yaitu: