Anda di halaman 1dari 19

BAB I PENDAHULUAN Tuberkulosis paru merupakan infeksi kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang khas ditandai

dengan terjadinya pembentukan granuloma dan nekrosis yang mengenai jaringan paru. Penyakit tuberkulosis paru telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia, terutama di negara miskin dan berkembang. Tuberkulosis telah dicanangkan sebagai kedaruratan global karena sebagian besar negara-negara di dunia tidak dapat mengendalikan penyakit ini, salah satu penyebabnya adalah banyaknya penderita yang tidak berhasil disembuhkan. Berdasarkan laporan tuberkulosis dunia oleh WHO !""#$, menempatkan %ndonesia sebagai penyumbang tuberkulosis ketiga di dunia dan berdasarkan &ur'ei (esehatan )umah Tangga &()T$ tahun *++, menempatkan tuberkulosis sebagai penyebab kematian ketiga terbesar. Mycobacterium tuberculosis menyebar melalui transmisi udara, yaitu melalui droplet droplet nuclei$, yang bisa muncul saat batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi dengan orang yang terinfeksi tuberkulosis paru atau laring. Hal-hal yang dapat mempengaruhi penularan yaitu banyaknya basil pada droplet, 'irulensi basil, paparan basil terhadap sinar ultra'iolet, dan 'entilasi. Beberapa faktor resiko tuberkulosis bisa dari ketahanan imunitas penderita host$, faktor bakterial, dan faktor lingkungan. -ejala tuberkulosis berupa gejala sistemik dan gejala respirasi. -ejala sistemik bisa berupa demam subfebris, penurunan berat badan, lemas, dan keringat saat malam hari. &edangkan gejala respirasi dapat berupa batuk berdahak, sesak, dan nyeri dada. .ntuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada pemeriksaan fisik bisa ditemukan bentuk dada yang tidak simetris, pergerakan paru yang tertinggal, peningkatan stem fremitus, redup pada perkusi, dan suara nafas bronkial, amforik, 'esikuler melemah, ronkhi basah. Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan yaitu pemeriksaan BT/ sputum, rontgen thoraks, kultur dan resistensi, darah rutin, dan tes tuberkulin.

0i %ndonesia, angka morbiditas dan mortalitas tuberkulosis masih begitu tinggi. Beberapa penyebab tingginya angka tersebut yaitu karena diagnosis yang tidak tepat dan penatalaksanaan yang tidak adekuat. Oleh karena itu, laporan kasus ini dibuat agar lebih mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab, cara penularan, penegakkan diagnosis, dan penatalaksanaan dini yang tepat terhadap tuberkulosis paru.

BAB II LAPORAN KASUS /. %012T%3%(/&% 2ama .mur 7enis kelamin /lamat /gama &tatus Pekerjaan 9)& 4 Tn. 5 4 6* tahun 4 8aki-laki 4 &aringan, Tamjung 1nim 4 %slam 4 9enikah 4 Tani 4 !6 2o'ember !"*:

Tanggal pemeriksaan 4 ! 0esember !"*: B. /2/921&%& /utoanamnesis (eluhan utama 4 &esak nafas semakin bertambah sejak * hari sebelum masuk rumah sakit )i;ayat perjalanan penyakit 4 &ejak : bulan sebelum masuk rumah sakit, os mengeluh batuk berdahak, dahak ber;arna kehijauan kental, jumlahnya sekitar * sendok makan, batuk berdarah -$, demam <$ tidak terlalu tinggi, sesak <$, sesak hilang timbul, tidak dipengaruhi oleh akti'itas, posisi, dan cuaca,berkeringat saat malam hari -$, nafsu makan menurun. Os lalu berobat ke Puskesmas dan diberi = macam obat, os tidak ingat nama obat tersebut, namun os tidak merasa ada perubahan. &aat di Puskesmas os menimbang berat badan yaitu :! kg. &ejak * minggu sebelum masuk rumah sakit, os mengeluh sesak, sesak hilang timbul, dan dirasakan semakin sering, sesak tidak dipengaruhi oleh akti'itas, posisi, dan cuaca, mengi -$, batuk berdahak <$, dahak ber;arna kehijauan, jumlahnya sekitar > sendok makan, batuk berdarah -$, berkeringat

saat malam hari -$, nafsu makan berkurang <$, dan os merasa agak kurusan dengan berat badan menjadi =, kg. 2amun os tidak berobat. &ejak * hari sebelum masuk rumah sakit, os mengeluh sesak semakin bertambah dan dirasakan terus menerus serta badan terasa lemas. Os lalu berobat ke )& .mum )abain. )i;ayat kebiasaan dan penyakit dahulu4 )i;ayat merokok sejak puluhan tahun lalu, * bungkus? hari dan berhenti merokok sejak : @ , tahun lalu. )i;ayat batuk lama sebelumnya <$ )i;ayat minum obat yang menyebabkan B/( ber;arna merah pada : tahun yang lalu selama # bulan, dan dinyatakan sembuh )i;ayat penyakit darah tinggi disangkal )i;ayat penyakit kencing manis disangkal )i;ayat penyakit dalam keluarga )i;ayat penyakit yang sama dalam keluarga disangkal )i;ayat lingkungan sekitar Os tinggal di komplek rumah yang tidak terlalu bersih, os tinggal di daerah persa;ahan, jarak antar rumah satu dengan rumah lain berdekatan, 'entilasi pintu dan jendela$ sering dibuka. Os tinggal di rumah berdua dengan istrinya. Os menyangkal adanya tetangga atau teman seperkerjaan yang mengalami batuk lama. )i;ayat sosioekonomi (esan 4 status ekonomi kurang os adalah seorang petani dengan istri yang juga bekerja sebagai petani, memiliki + orang anak$.

A. P191)%(&//2 3%&%( Pemeriksaan fisik dilakukan tanggal !6 2o'ember !"*: &tatus -eneralis (esadaran &uhu tubuh 2adi Penapasan Tinggi badan Berat badan &tatus giDi &tatus 8okalis (ulit Warna cokelat, efloresensi -$, scar -$, ikterus pada kulit -$, sianosis -$, spider ne'i -$, pucat pada telapak tangan dan kaki -$, eritema palmar -$, pertumbuhan rambut normal. (epala Wajah berbentuk o'al, simetris, deformitas -$ 9ata 1ksophtalmus dan endopthalmus -$, edema palpebra -$, konjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$, pupil isokor, diameter pupil = mm, reflek cahaya normal, pergerakan mata ke segala arah baik. 1dema subkonjugti'a -$. Hidung 4 compos mentis 4 =#,,"A 4 6B C? menit 4 !: C?menit 4 *#" cm 4 =, kg 4 giDi kurang B9% E *=,#6$ (eadaan umum 4 tampak sakit ringan Tekanan darah 4 *="?B" mmHg

Bagian luar tidak ada kelainan, septum dan tulang-tulang dalam perabaan baik, tidak ditemukan penyumbatan maupun perdarahan, pernapasan cuping hidung -$. Telinga Tophi -$, nyeri tekan tragus -$, nyeri tekan processus mastoideus -$, pendengaran baik. 9ulut /rcus faring simetris, u'ula di tengah, tonsil T* @ T*, pucat pada lidah -$, atrofi papil -$, hipertrofi ginggi'a -$, gusi berdarah -$, stomatitis -$, rhagaden -$, fetor hepatikum -$, dinding faring tenang. 8eher Pembesaran kelenjar getah bening leher -$, pembesaran kelenjar tiroid -$, 7FP , - !$ cmH!O, kaku kuduk -$. (-B Tidak ada pembesaran (-B pada daerah aCilla, leher, inguinal, dan submandibula, serta tidak ditemukan adanya nyeri tekan (-B. Paru-paru %nspeksi Palpasi Perkusi 4 statis 4 simetris antara kanan dan kiri, pelebaran sela iga -$ dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri sama 4 stem fremitus kiri lebih jelas daripada kanan 4 sonor pada lapangan paru kanan, dan pada paru kiri mulai redup pada %A& %% @ %F. /uskultasi 4 'esikuler di kedua paru <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F. 7antung

%nspeksi Palpasi Perkusi

4 iktus cordis tidak terlihat 4 iktus cordis tidak teraba 4 batas atas jantung pada %A& %%, batas kanan jantung pada linea parasternal deCtra, batas kiri jantung pada linea midcla'icula sinistra, batas ba;ah jantung pada %A& F

/uskultasi 4 H) E 6B C?menit, reguler, murmur -$, gallop -$ /bdomen %nspeksi Palpasi Perkusi 4 datar, simetris 4 lemas, hepar dan lien tidak teraba 4 timpani

/uskultasi 4 bising usus <$ -enitalia 1kstremitas 1kstremitas superior 4 1utoni, eutrophi, gerakan luas, kekuatan <,, nyeri sendi -$, edema -$, jaringan parut -$, akral dingin -$ , turgor kembali cepat, clubbing finger -$, eritem palmar -$. 1kstremitas inferior 4 1utoni, eutrophi, gerakan luas, kekuatan <,, nyeri sendi -$, edema -$, jaringan parut -$, akral dingin -$ , turgor kembali cepat, eritem palmar -$, pitting edema -$, clubbing finger -$ 0. P191)%(&//2 P12.27/2Pemeriksaan 8aboratorium Hematologi !6 2o'ember !"*:$ Hemoglobin 4 **,! gr?dl *= @ *6 gr?dl$ Hematokrit 8eukosit Trombosit 4 =: 'olG :" @ ,! 'olG$ 4 6B""?mm= =B"" @ *"#""?mm=$ 4 *6#."""?mm= *,".""" @ :"".""" ?mm=$ 4 tidak diperiksa

810 0iff.count B&& .ric acid .reum (reatinin /lbumin -lobulin &-OT &-PT 2atrium (alium

4 !" mm?jam " @ *" mm?jam$ 4 "? *? *"? B"? #? 6 "-* ? !-: ? =-, ? ,"-6"? !,-:" ? !-B$ 4 *!! gr?dl H !"" gr?dl$ 4 :,6 mg?dl !,, @ +," mg?dl$ 4 :6 mg?dl *" @ =B mg?dl$ 4 *,! mg?dl ",6 @ *,, mg?dl$ 4 !,+ mg?dl =,: @ :,B gr?dl$ 4 =,! mg?dl 4 =6 .?l " @ ," .?l$ 4 !" .?l " @ ," .?l$ 4 *=: mmol?l *=, @ *,, mmol?l$ 4 =,6 mmol?l =,, @ , mmol?l$

(imia klinik !B 2o'ember !"*:$

Pemeriksaan )adiologi )ontgen Thoraks

)ontgen thoraC (ondisi foto baik Tulang-tulang baik Trakea tertarik ke kiri &ela iga tidak melebar AT) H ,"G &udut costofrenikus kanan tumpul Pada parenkim paru terlihat infiltrat pada apeC paru kanan dan pada paru kiri terlihat adanya ca'itas. (esan 4 tuberkulosis paru lesi luas < efusi pleura deCtra minimal Pemeriksaan &putum BT/ &putum BT/ % &putum BT/ %% 4 <<< !6 2o'ember !"*:$ 4 <<< !+ 2o'ember !"*:$

&putum BT/ %%% 4 < =" 2o'ember !"*:$ 1lektrokardiografi 1(-$

%nterpretasi 4 ritme sinus, aksis normal, H) E B" C?menit, gelombang P normal, inter'al P) ",*# detik, kompleks I)& ","B detik, )?& di F* H *, & di F* < ) di F,?F# H =,, &T @ T change -$ (esan 4 normal 1(1. )1&.91 Tn. 5? laki-laki? 6* tahun mengeluh bah;a sejak : bulan sebelum masuk rumah sakit, os batuk berdahak, dahak ber;arna kehijauan kental, jumlahnya sekitar * sendok makan, demam <$ tidak terlalu tinggi, sesak <$, sesak hilang timbul, tidak dipengaruhi oleh akti'itas, posisi, dan cuaca, nafsu makan menurun. Os lalu berobat ke Puskesmas dan diberi = macam obat, os tidak ingat nama obat tersebut, namun os tidak merasa ada perubahan. &aat di Puskesmas os menimbang berat badan yaitu :! kg. &ejak * minggu sebelum masuk rumah sakit, os mengeluh sesak, sesak hilang timbul, sesak semakin sering, sesak tidak dipengaruhi oleh akti'itas, posisi, dan cuaca, batuk berdahak <$, dahak ber;arna kehijauan, jumlahnya sekitar > sendok makan, nafsu makan berkurang <$, dan os merasa agak kurusan dengan berat badan =, kg. 2amun os tidak berobat. &ejak * hari sebelum masuk rumah sakit, os mengeluh sesak semakin bertambah, sesak dirasakan terus menerus, dan badan terasa lemas. Os lalu berobat ke )&9H. Os memiliki ri;ayat penyakit yang

*"

sama dan pernah makan obat yang menyebabkan kencing ber;arna merah : tahun lalu selama # bulan, os kontrol teratur dan telah dinyatakan sembuh. Berdasarkan pemeriksaan fisik, tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan status generalis. Pada pemeriksaan fisik spesifik didapatkan stem fremitus kiri lebih jelas daripada kanan, pada perkusi ditemukan sonor pada lapangan paru kanan, dan pada paru kiri mulai redup pada %A& %% @ %F, dan pada auskultasi ditemukan 'esikuler di kedua paru <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% - %F. Pada pemeriksaan labratorium ditemukan kadar hemoglobin **,! gr?dl, 810 meningkat !" mm?jam$, dan albumin menurun !,+ gr.dl$ sedangkan pemeriksaan lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan infiltrat pada apeC paru kanan dan pada paru kiri terdapat ca'itas. Pada pemeriksaan sputum BT/ didapatkan nilai positif pada pemeriksaan pertama, kedua, dan ketiga. 3. 0%/-2O&%& (1)7/ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas < hipoalbuminemia -. 0%/-2O&%& B/20%2(asus kambuh tuberkulosis paru < hipoalbuminemia Bekas tuberkulosis paru < hipoalbuminemia

H. P12/T/8/(&/2//2 *. %stirahat !. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein =. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin E * 4 * 4 * gtt JJ? menit :. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet ,. )ifampisin * C ="" mg #. %soniaDid * C !"" mg 6. PyraDinamide ! C ,"" mg B. 1tambutol * C ,"" mg

**

+. &treptomisin * C ,"" mg *". Human /lbumin !"G %. P)O-2O&%& Iuo ad 'itam 4 bonam Iuo ad functionam 4 dubia ad malam 7. )12A/2/ P191)%(&//2 (ultur resistensi BT/ sputum 9AF, 9AH, 9AHA, retikulosit, gambaran darah tepi, 3e, T%BA

(. P1)(19B/2-/2 9/&/ P1)/W/T/2 Tanggal S: O : Keadaan Umum (esadaran &uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan Keadaan Spesifik (epala 8eher ThoraC (onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$ Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E 6B C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris P 4 strem fremitus paru kiri lebih jelas dari kanan P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F / 4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah !6 2o'ember !"*: Batuk berdahak Aompos mentis =#,,"A *="?B" mmHg 6B C?menit, teratur, isi dan tegangan cukup !: C?menit

*!

sedang <$ pada %A& %% @ %F /bdomen 1kstremitas A: P: 0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus baru tuberkulosis paru lesi luas *. %stirahat !. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein =. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit :. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet ,. )ifampisin * C ="" mg #. %soniaDid * C !"" mg 6. PyraDinamide ! C ,"" mg B. 1tambutol * C ,"" mg +. &treptomisin * C ,"" mg *". Human albumin !"G Tanggal S: O : Keadaan Umum (esadaran &uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan Keadaan Spesifik (epala 8eher ThoraC (onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$ Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E B! C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris !B 2o'ember !"*: Aompos mentis =#,B"A *="?6" mmHg B! C?menit !! C?menit

*=

P 4 strem fremitus paru kiri lebih jelas dari kanan P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F /4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F /bdomen 1kstremitas A: P: 0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas *. %stirahat !. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein =. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit :. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet ,. )ifampisin * C ="" mg #. %soniaDid * C !"" mg 6. PyraDinamide ! C ,"" mg B. 1tambutol * C ,"" mg +. &treptomisin * C ,"" mg Tanggal S: O : Keadaan Umum (esadaran &uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan !+ 2o'ember !"*: Aompos mentis =#,#"A *="?+" mmHg B" C?menit !: C?menit

Keadaan Spesifik (epala (onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$

*:

8eher ThoraC

Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E B" C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris P 4 strem fremitus paru kanan lebih jelas dari kiri P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F /4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F

/bdomen 1kstremitas A: P:

0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas *. %stirahat !. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein =. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit :. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet ,. )ifampisin * C ="" mg #. %soniaDid * C !"" mg 6. PyraDinamide ! C ,"" mg B. 1tambutol * C ,"" mg +. &treptomisin * C ,"" mg

Tanggal S: O : Keadaan Umum (esadaran

=" 2o'ember !"*: Aompos mentis

*,

&uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan Keadaan Spesifik (epala 8eher ThoraC

=#,B"A *="?B" mmHg BB C?menit !# C?menit

(onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$ Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E BB C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris P 4 strem fremitus paru kanan lebih jelas dari kiri P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F /4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F

/bdomen 1kstremitas A: P:

0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas *. %stirahat !. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein =. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit :. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet ,. )ifampisin * C ="" mg #. %soniaDid * C !"" mg 6. PyraDinamide ! C ,"" mg B. 1tambutol * C ,"" mg +. &treptomisin * C *,"" mg

Tanggal

* 0esember !"*: *#

S: O : Keadaan Umum (esadaran &uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan Keadaan Spesifik (epala 8eher ThoraC

Aompos mentis =#,#"A *!"?B" mmHg B: C?menit !: C?menit

(onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$ Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E BB C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris P 4 strem fremitus paru kanan lebih jelas dari kiri P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F /4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F

/bdomen 1kstremitas A: P:

0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas *". %stirahat **. 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein *!. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit *=. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet *:. )ifampisin * C ="" mg *,. %soniaDid * C !"" mg *#. PyraDinamide ! C ,"" mg *6. 1tambutol * C ,"" mg

*6

*B. &treptomisin * C *,"" mg

Tanggal S: O : Keadaan Umum (esadaran &uhu tubuh Tekanan darah 2adi Pernapasan Keadaan Spesifik (epala 8eher ThoraC

! 0esember !"*: Aompos mentis =#,,"A *="?6" mmHg BB C?menit !: C?menit

(onjungti'a palpebra pucat -$, sklera ikterik -$ Pembesaran (-B -$, 7FP , @ !$ cmH!O Aor 4 H) E BB C?menit, reguler, murmur -$,gallop -$ Pulmo 4 % 4 statis 4 simetris kanan dan kiri dinamis 4 gerakan paru kanan dan kiri simetris P 4 strem fremitus paru kanan lebih jelas dari kiri P 4 sonor pada paru kanan, paru kiri redup mulai %A& %% @ %F /4 'esikuler <$, ;heeDing -$, ronkhi basah sedang <$ pada %A& %% @ %F

/bdomen 1kstremitas A: P:

0atar, lemas, simetris, hepar dan lien tidak teraba, bising usus <$ 1dema -$ (asus kambuh tuberkulosis paru lesi luas *+. %stirahat !". 0iet nasi biasa tinggi kalori dan tinggi protein !*. %F30 )8 4 0,G 4 aminofusin gtt JJ? menit !!. Fitamin B*, B#, B*! = C * tablet

*B

!=. )ifampisin * C ="" mg !:. %soniaDid * C !"" mg !,. PyraDinamide ! C ,"" mg !#. 1tambutol * C ,"" mg !6. &treptomisin * C *,"" mg

*+