Anda di halaman 1dari 5

TUGAS FISIKA II

OLEH : PUTU SINTIA SUSIANI PANDE ( 1304405018 )

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA BUKIT-JIMBARAN 2014

HUKUM GAUSS
Hukum Gauss adalah hukum yang menentukan besarnya sebuah fluks listrik yang melalui sebuah bidang. Hukum Gauss menyatakan bahwa besar dari fluks listrik yang melalui sebuah bidang akan berbanding lurus dengan kuat medan listrik yang menembus bidang, berbanding lurus dengan area bidang dan berbanding lurus dengan cosinus sudut yang dibentuk fluks listrik terhadap garis normal.

Rumus hukum Gauss dirumuskan oleh Carl Friedrich Gauss (1777-1855). Beliau adalah salah seorang matematikawan terbesar sepanjang masa. Banyak bidang hukum matematika yang dipengaruhinya dan dia membuat kontribusi yang sama pentingnya untuk fisika teoritis.

Bunyi hukum Gauss yaitu "bahwa fluks listrik total yang melalui sembarang permukaan tertutup (sebuah permukaan yang mencakup volume tertentu) sebanding dengan muatan lisfiik (netto) total di dalam permukaan itu".

Hukum Gauss dapat digunakan untuk menghitung medan listrik dari sistem yang mempunyai kesimetrian yang tinggi (misalnya simetri bola, silinder, atau kotak). Untuk menggunakan hukum gauss perlu dipilih suatu permukaan khayal yang tertutup (permukaan gauss). Bentuk permukaan tertutup tersebut dapat sembarang.

Hukum Gauss ini didasarkan pada konsep garis-garis medan listrik yang mempunyai arah atau anak panah seperti pada gambar di bawah :

Gambar garis-garis medan listrik di sekitar muatan positif

Hukum gauss dinyatakan "Jumlah garis medan yang menembus suatu permukaan tertutup sebanding dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup tersebut" dan di rumuskan sebagai berikut :

Soal Hukum Gauss

1. Sebuah bola kecil bermuatan listrik 10 C berada di antara keping sejajar P dan Q dengan
muatan yang berbeda jenis dengan rapat muatan 1,77 10-8 C/m2. Jika g = 10 m/s2 dan permitivitas udara adalah 8,85 10-12 C2/Nm2, hitung massa bola tersebut!

2. Sebuah konduktor mengangkut muatan total sebesar +3 nC. Muatan di dalam


rongga yangdiisolasi dari konduktor adalah -5 nC.. Berapakah muatan pada permukaan sebelah dalam dan sebelah luar konduktor?

Jawaban

1. Diketahui: q = 10 C = 10-5 C = 1,77 10-8 C/m2 g = 10 m/s2 0 = 8,85 10-12 C2/Nm2 Ditanya: m = ... ? Dijawab : E= =

= 0,2 x 104 N/C = 2000 N/C Dari gambar di atas, syarat bola dalam keadaan setimbang adalah jika : F=w q.E = m.g m=
( )

= = 2 x 10-3 kg = 2 gr

2. Karena muatan dalam rongga adalah q = -5 nC,maka muatan pada permukaan sebelah dalamharus sama dengan q = +5nC. Konduktor mengangkut muatan total sebesar+3 nC yang semuanya tidak berada di bagian dalam material itu. Jika +5 nC berada padapermukaan sebelah dalam rongga itu, maka harus ada (+3 nC) (+5 nC) = -2nC pada permukaan konduktor sebelah luar.