Anda di halaman 1dari 22

Dewi Mustikawati Putri Budiastuti Amalia Safira Koesputri Nirmala Herlani Rahmadayanti

25010112130146 25010112130147 25010112110148 25010112130149 25010112140150

Antisocial Behavior 2. Violence 3. Ketergantungan 4. Pornografi


1.

Dimana pengguna komputer tersebut tidak lagi peduli kepada lingkungan sosialnya dan cenderung mengutamakan komputer.

Solusi
menciptakan kesadaran dari diri sendiri dan memperbanyak kegiatan di luar rumah dengan keluarga atau teman-teman.

2. Violence

Kekejaman dan kesadisan pada games di komputer memiliki sifat menghancurkan lebih besar dibandingkan kekerasan yang ada di televisi ataupun kehidupan nyata.

Solusi
Peran Orangtua dan perhatian khusus pada anak dalam penggunaan komputer/ internet

3. KETERGANTUNGAN

Media komputer memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh penggunanya.

SOLUSI
Ketergantungan dapat diminimalisasikan dengan bantuan lingkungan dan orang-orang sekitar kita dan motivasi untuk memperbanyak kegiatan di luar rumah.

Peran orangtua untuk memberikan perhatian khusus pada anak mengenai penggunaan internet.

Dampak negatif teknologi informasi juga bisa dilihat dari segi ekonomi, sosial, politik, budaya, serta kesehatan.

Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu mene kankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi kaya dalam materitetapi miskin dalam rohani.

a) Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan. b) Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental instant.

Walaupun penggunaan teknologi informasi dalam politik memberikan benefit yang sangat banyak, namun tetap ada dampak negatifnya, dalam segi:

a. Biaya

Walaupun politik yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.

b. Jangkauan Akses

Harus diakui tidak semua orang melek terhadap teknologi. Bagi warga yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau video streaming tentang politik di Indonesia.

c. transparasi

Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi

d. Privasi
Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.

Menurunnya tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar. Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa percaya pada orangorang sekitar. Banyak orang justru lebih men-dewa-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya

gangguan penglihatan karena pemakaian komputer yang terus-menerus, gangguan tulang dan persendian karena sikap duduk yang salah dan lain sebagainya