Anda di halaman 1dari 13

181 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat

BAB 12 PEMELIHARAAN MESIN PENEKUK PLAT


Pada Bab12 ini, akan diuraikan tentang: Konstruksi mesin penekuk plat, prinsip kerja mesin penekuk plat, prosedur pengoperasian mesin penekuk plat, pemeliharaan mesin penekuk plat, format pemeliharaan mesin penekuk plat

12.1 Konstruksi mesin penekuk plat


Mesin bending atau dalam bahasa indonesia disebut mesin penekuk plat, bergungsi menekuk plat dalam dengan sudut. Plat yang ditekuk biasanya untuk plat yang mempunyai ukuran yang besar dan lebar, sehinga sulit untuk dikerjakan dengan ragum plat, catok atau alat lainnya. !ambar 12.1.1". !ambar 12.1.1 Mesin tekuk plat

!ambar 12.1.2 Bagian mesin penekuk plat Bagian#bagian utama dari mesin penekuk plat adalah lembaran penjepit atas, tuas penarik lembaran penjepit atas, lembaran penekuk, dan ulir pengatur lembaran penekuk gambar

182 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


12.1.2". lembaran penjepit atas digunakan untuk menjepit benda kerja atau plat yang ditarik dengan menggunakan tuas penarik penjepit lembaran atas, lembaran penekuk adalah lembaran yang dapat dilipat keatas untuk menekuk benda kerja plat", ulir pengatur digunakan untuk menyetting lembaran penekuk, sehingga dapat menekuk plat yang tebal. $lat ini digerakkan dengan cara manual, namun ada juga yang menggunakan sistem hidrolis, seperti terlihat pada gambar 12.1.%, tetapi untuk mesin tekuk hidrolis memunyai cara kerja yang sedikit berbeda, mesin tekuk hidrolis mirip dengan mesin kempa, sedangkan untuk mesin penekuk plat manual cara kerjanya dengan sistem tekuk penjepit biasa.

Pada mesin tekuk hidrolik, benda kerja yang dikerjakan bisa berukuran lebih tebal, dikarenakan sistem hidrolik mampu menekan dengan kekuatan yang lebih besar. &istem kempa ini membutuhkan dies dan pembentuknya berupa punch yang panjang menyerupai pisau blade". 'ntuk diesnya bisa diganti sesuai dengan besar sudut yang akan dibuat atau sesuai kebutuhan.

!ambar 12.1.% mesin tekuk hidrolik

12.2 Prinsip ker a mesin penekuk plat


&eperti pada !ambar 12.2.1 disamping, 2" adalah penjepit ba(ah atau meja, %" komponen penekuk yang dapat disetel dan digerakkan mengayun, )" penjepit atas. *ara kerja mesin ini yaitu, benda kerja yang telah dilukis sesuai dengan gambar kerja dijepit dengan menggunakan kedua penjepit atas dan ba(ah. +engan cara menarik tuas penjepit, kemudian komponen penekuk diayunkan hingga plat terdorong keatas dan tertekuk !ambar b" sesuai dengan sudut yang diinginkan, dan begitu juga yang ditunjukkan oleh gambar c. !ambar 12.2.1 Prinsip kerja

183 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat

!ambar 12.2.2 bentuk penjepit atas kiri" yang utuh dan kanan" penjepit atas yang bisa dipindah,dilepas !ambar 12.2.2 kiri menunjukkan 1" penjepit atas, tempat menempelnya lembaran penjepit, 2" penjepit ba(ah, %" komponen penekuk yang dapat diatur dan diayunkan untuk membentuk sudut tertentu dari benda kerja, dan )" kedua penjepit atas dan ba(ah, untuk menjepit benda kerja selama proses penekukan. Penjepit pada mesin penekuk manual ada dua model atau jenis, pertama adalah lurus,utuh, umumnya digunakan untuk menekuk plat lebar gambar 12.2.2 kiri" dan penjepit yang bisa dipindah kanan". Pada penjepit yang bisa dipindah, penjepitnya berukuran lebih pendek dan berjumlah banyak. Penjepit ini dapat diatur dan pindah sesuai dengan lebar plat yang akan ditekuk, karena pada mesin penekuk ini, penjepit diikat dengan baut pada rangka frame" penjepit atas gambar 12.2.2 kanan".

!ambar 12.2.% Prinsip kerja mesin tekuk hidrolis 'ntuk mesin tekuk plat hidrolik mesin kempa hidrollik", cara pembentukkan benda kerja dilakukan dengan menggunakan dies dan punch blade", setelah ditentukan seberapa tekukan yang diinginkan dengan memasang dies pada alur yang sesuai !ambar 12.2.%". &emakin besar tekukan atau sudut yang akan dibuat lebih dari -.o#" gunakan dies dengan ukuran alur lebih kecil, dan sebaliknya untuk sudut -.o gunakan dies dengan alur yang besar kemudian letakkan benda kerja diatas dies, kemudian dengan

184 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


menekan saklar injak, maka punch blade" akan turun dan menekan benda kerja sehingga benda kerja tertekuk seperti pada gambar 12.2.% tengah, jika ingin membuat profil ' pekerjaan dilanjutkan seperti pada gambar sebelah kanannya.

12.! Prose"ur pen#operasian mesin penekuk plat


12.!.1 Pen#e$ekan
Penjepit pada mesin penekuk yang penjepitnya bisa dipindah perlu diperiksa apakah penjepit tersebut sudah terpasang dengan kuat, karena jika tidak hasil tekukan tidak akan sempurna. Kencangkan baut pengikat yang terletak pada dagu rangka" atas kemudian periksa juga apakah ujung penjepit masin baik atau sudah rompal karena benda kerja yang keras. !ambar 12.%.1.1"

!ambar 12.%.1.1 penjepit mesin tekuk

!ambar 12.%.1.2 Pegas

Perhatikan pegas yang terletak dibelakang mesin, pegas ini berfungsi untuk membalik gerakan dari lembaran penjepit, keadaan pegas harus baik dan masih elastis, agar penjepitan sempurna dan tidak berat saat menjepit benda kerja, serta tidak merusak benda kerja karena benturan dari penjepit. !ambar 12.%.1.2"

185 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


Pada mesin tekuk hidrolis, kedataran dan kesejajaran dies, blade pisau", dan mesin perlu diperiksa, pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan alat le/eling, gambar 12.%.1.%. yang penggunaannya diletakkan pada mesin yang ingin dile/el atau disejajarkan, jika gelembung air terletak ditengah#tengah maka mesin dapat dikatakan telah le/el atau rata. !ambar 12.%.1.% alat le/eling Mesin tekuk hidrolis sangat perlu diperhatikan kele/elannya karena sistem hidrolis yang dimilikinya, jika mesin tekuk hidrolis tidak le/el atau rata, dikha(atirkan sistem hidrolisnya lebih cepat rusak, karena gesekan yang terjadi pada tabung hidrolis hanya pada satu sisi tabung saja, ini dapat mengakibatkan kebocoran pada seal yang menutup celah tabung dan dapat mengakibatkan tabung tidak mempunyai tekanan. !ambar 12.%.1.)"

!ambar 12.%.1.) hidrolis mesin penekuk plat Kelurusan antara punch dan dies juga perlu diperhatikan !ambar 12.%.1.0", jika tidak, kemungkinan posisi antara punch blade" dan dies tidak tepat tidak pas". 1ika itu terjadi maka dapat menyebabkan rusaknya dies pencetak bagian ba(ah" karena mendapat tekanan yang sangat besar dari sistem hidrolik.

!ambar 12.%.1.0 punch dan dies mesin penekuk

186 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


Perhatikan pada le/el oli hidrolik yang menunjukan /olume dan suhu pelumas oli" yang terpasang pada mesin !ambar 12.%.1.2", kedudukan oli harus berada pada daerah yang diijinkan, tidak boleh kurang dari batas minimun, maupun lebih dari batas maksimum. &uhu dari oli pun harus diperhatikan, karena jika mesin dipakai secara terus# menerus, suhu oli akan me# ningkat, dan perlu diistirahatkan.

!ambar 12.%.1.2 indikator le/el oli hidrolik

Pengecekan bagian yang lain adalah bagian meja batang penahan", bagian ini juga perlu diperhatikan kedatarannya, karena benda kerja yang akan dikerjakan diletakkan diatas batang ini, jika terjadi kemiringan atau tidak le/el dapat menyebabkan rusak atau cacatnya benda kerja. !ambar 12.%.1.3" !ambar 12.%.1.3 pengecekan

12.!.2 Pen%etelan
$gar kerja mesin menjadi lancar dan mesin bisa mudah rusak, mele/el mesin dapat dilakukan secara berkala, selain untuk menjaga sistem hidrolisnya dari kebocoran. Pele/elan dilakukan baik secara arah memanjang maupun melintang terhadap mesin !ambar 12.%.2.1", jadi saat bekerja mesin harus benar#benar dalam keadaan le/el atau rata.

!ambar 12.%.2.1 Menyetel kele/elan

187 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


'ntuk penekukan plat yang tebal, maka lembaran penekuk perlu distel dengan cara mengendurkan baut pengatur yang berada pada tepi dengan menggunakan kunci pas atau kunci ring dan ujung lembaran penekuk, kemudian lembaran penekuk ditarik keluar sesuai dengan tebal plat dan radius tekukan yang akan dikerjakan dengan menggunakan mesin penekuk plat ini. gambar 12.%.2.2".

!ambar 12.%.2.2. menyetel lembaran penekuk

12.!.! Pen#operasian
Pengoperasian mesin penekuk plat manual, yang pertama adalah mengatur posisi stopper gambar 12.%.%.1", jika benda kerja tidak dilukis, maka kita perlu menggunakan stopper untuk menentukan seberapa dalam tekukan yang akan dibuat, pada benda kerja massal misalnya.

!ambar 12.%.%.1 mengatur stopper Posisikan benda kerja sesuai garis yang telah dilukis, pastikan posisi garis sejajar dengan bibir lembaran penekuk gambar 12.%.%.2", dan perhatikan pula perenggangan benda kerja karena proses penekukan, kemudian jepit benda kerja plat" dengan menarik tuas penjepit sampai benda kerja tidak dapat bergerak.

!ambar 12.%.%.2 memasang benda kerja

188 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat

4arik lembaran penekuk sampai pada sudut yang telah ditentukan gambar 12.%.%.%", pada saat penekukan, lebihkan sudut beberapa derajat, untuk mengantisipasi sifat elastis benda kerja, dan penjepitan harus tetap kuat agar benda kerja tidak bergerak, serta tidak terjadi cacat atau enda kerja rusak. !ambar 12.%.%.% proses penekukan pada mesin penekuk plat yang penjepitnya bisa dipindah, atur terlebih dahulu berapa lebar jarak plat yang akan ditekuk gambar 12.%.%.)", mesin ini digunakan untuk menekuk plat yang bagian tepinya sudah tertekuk, dengan menggunakan mesin tekuk sebelumnya, kendurkan baut disekitar penjepit yang akan digeser, setelah cukup kencangkan kembali baut pengikatnya.

!ambar 12.%.%.) menyetting penjepit

Plat seperti pada gambar 12.%.%.0 seperti disamping yang dikerjakan pada mesin penekuk ini, karena tidak memungkinkan untuk dikerjakan pada mesin penekuk yang mempunyai lembaran penjepit yang lurus, dikarenakan bagian tepi yang sudah tertekuk akan menabrak lembaran penjepit jika dikerjakan pada mesin penekuk yang mempunyai lembaran penjepit lurus.

!ambar 12.%.%.0 pengoperasian

189 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


&ama dengan mesin penekuk plat yang mempunyai lembaran penjepit lurus, pada mesin ini juga pengoperasiannya sama, setelah benda kerja diposisikan pada mesin dan dijepit, kemudian lembaran penekuk diangkat sampai pada sudut yang diinginkan sesuai gambar kerja, dan lebihkan beberapa derajat untuk mengantisipasi sifat elastis bahan. !ambar 12.%.%.2" !ambar 12.%.%.2 penekukan plat 'ntuk pengoperasian mesin penekuk sistem hidrolis atau alat kempa hidrolis, karena digerakan dengan tenaga listrik, maka mesin perlu dinyalakan terlebih dahulu, tombol kelistrikan berada pada bagian samping mesin gambar 12.%.%.3". Mesin dinyalakan dengan menekan tombol ber(arna hijau, dan lampu indikator ber(arna hijau akan menyala. Mesin siap digunakan. !ambar 12.%.%.3 penyalaan mesin Pengaturan penekanan, kedalaman, dan frekuensi penekukan dapat diatur dengan kontroler yang berhubungan dengan sistem komputer gambar 12.%.%.5", penggunaan kontroler ini digunakan pada saat pembuatan benda kerja secara massal, agar mengurangi kesalahan yang terjadi karena perhitungan manual dari operator.

!ambar 12.%.%.5 kontrol komputer

190 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


Benda kerja diposisikan sesuai garis yang telah dilukis pada benda kerja. !aris pada benda disejajarkan dengan penanda yang ada pada dies, agar saat punch blade" menekan bagian yang tertekuk adalah bagian yang digaris. !ambar 12.%.%.-".

!ambar 12.%.%.- memasang benda kerja 1ika benda kerja sudah diposisikan sesuai garis yang akan ditekuk, maka untuk pengoperasian mesin penekuk hidrolis ini dengan menginjak saklar injak yang disediakan, untuk beberapa tipe mesin dengan menginjak satu kali punch blade" akan menekan satu kali, ada juga yang jika dinjak mesin akan bergerak terus menekan berulang kali kontinyu", pada saat pengoperasian hati#hati, tangan jangan sampai masuk diba(ah punch blade" karena tekanan mesin sangat besar !ambar 12.%.%.1. menekuk benda dan bisa mengakibatkan kerja kecelakaan yang fatal.

12.& pemeli'araan mesin penekuk plat


12.&.1 Pre(enti(e maintenan$e
Mesin penekuk plat perlu dira(at secara berkala, agar kerja mesin menjadi lancar ketika dioperasikan. Pemeliharaan yang ringan pada mesin penekuk plat antara lain adalah pelumasan bagian#bagian yang bergerak dan bergesekan, akan gerakan mesin penekuk menjadi lancar dan terhindar dari korosi.

191 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


Pada mesin penekuk plat hidrolik pera(atan selain membersihkan bagian#bagian utama dari mesin sebelum dan sesudah pemakaian, pada bagian oli juga perlu diperhatikan, jika kedudukan oli sudah berkurang maka tambah oli hidrolik tersebut, agar kerja mesin menjadi lancar, jangan sampai oli terlalu sedikit atau bahkan terlalu banyak. !ambar 12.).1.1". !ambar 12.).1.1 indikator oli 6al penting lain yang tidak boleh dilupakan adalah penyiapan komponen pengganti, atau sparepart cadangan, karena se(aktu# (aktu bisa terjadi kerusakan pada komponen#kopmonen yang mudah rusak, oleh karena itu penyediaan komponen cadangan mutlak dilakukan agar ketika terjadi kerusakan pada salah satu komponen, bisa segera digantikan dengan yang baru agar proses produksi tidak terhenti, misalnya suku cadang seal dan oli.

12.&.2 Komponen %an# mu"a' rusak "an memper)aikin%a


Komponen yang sering rusak adalah bagian ujung penjepit, biasanya karena peker# jaan menekuk plat yang melebihi dari kapasitas yang mampu dikerjakan oleh mesin, sehingga ujung penjepit menjadi rompal. Kerusakan seperti ini bisa diatasi dengan cara meratakan kembali menggunakan mesin frais atau gerinda sampai ujung penjepit rata kembali. !ambar 12.).2.1"

!ambar 12.).2.1 'jung penjepit yang rusak

192 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat


Pada mesin penekuk hidrolis, komponen yang mudah rusak adalah bagian dies ba(ah", biasanya disebabkan karena gaya tekan yang berlebih, penyettingan gaya yang digunakan tidak sebanding dengan tebal benda kerja plat" yang dikerja. Kemudian bisa juga karena ketidaksejajaran antara punch blade" dan dies ba(ah", jika keduanya tidak lurus dapat mengakibatkan kerusakan pada dies, dies akan bergeser !ambar 12.).2.2 dies mesin gambar 12.).2.2" tekuk hidrolis

12.&.! Mem)on#kar "an memasan#


'ntuk memperbaiki penjepit pada mesin penekuk manual yang penjepitnya bisa dilepas gambar 12.).%.1", langkah pertama adalah membuka atau mengendurkan semua baut pengikat yang mengikat penjepit pada dagu atas dengan menggunakan kunci profil segi enam. &etelah semua baut dibuka atau dikendurkan lepas penjepit yang rusak untuk perbaiki

!ambar 12.).%.1 ujung penjepit yang rusak +emikian juga untuk membuka penjepit pada mesin penekuk plat yang mempunyai penjepit yang lurus tidak terpotong#potong. Buka atau kendurkan terlebih dahulu baut yang mengikat penjepit pada dagu atas agar penepit bisa dilepaskan, setelah baut dibuka lepaskan penjepit untuk diratakan kembali ujungnya dengan menggunakan mesin frais. !ambar 12.).%.2"

!ambar 12.).%.2 penjepit mesin penekuk plat

193 Pemeliharaan Mesin Penekuk Plat

12.* Kartu pemeli'araan mesin penekuk plat


Kartu pemeliharaan dan perbaikan mesin penekuk plat manual dapat ditempelkan langsung pada body mesin yang tidak mengganggu kerja mesin tersebut, tetapi juga mudah dijangkau untuk diinspeksi secara berkala. 'ntuk pemeliharaan dilakukan secara teratur, baik harian, mingguan, bulanan bahkan sampai breakdown.

12.*.1. +onto' kartu pemeli'araan mesin pemoton# plat Nama Sekola', ................................ Nama Alat , ................................ Ko"e Mesin , ................................
Nama )a#ian mesin %an# "iinspeksi Ke#iatan pemeli'araan Mengecek kelistrikan,sakelar 9unning cek jalannya mesin" Mengecek kebocoran oli Mengganti oli setiap 2... jam Melumasi bagian bergerak Mengganti saringan oli Mengecek punch dan dies Membersihkan mesin Mengecek kele/elan mesin

4gl Bln 4hn

7ama Petugas 8nspeksi 1

Paraf petugas inspeksi

*atatan: Beri tanda : pada kolom pemeliharaan yang telah dikerjakan ..............." diisi oleh petugas jika ada kegiatan khusus lain. Petugas 1 Petugas 2

( . . . . . . . . . . . . . . . .)

( . . . . . . . . .. . . . . . .)