Anda di halaman 1dari 11

MODUL SAFETY TRAINING

PORTABLE GRINDER SAFETY

By : D.S.P - HSE Engineer

PT.YAMA Engineering

LATAR BELAKANG
Gerinda portabel digunakan dalam m bidang atau toko pemeliharaan untuk menggerinda logam berlebih dari lasan, menghilangkan karat, dan untuk untu operasi finishing khusus. Karena alat ini adalah tangan dioperasikan, dioperasika kualitas pekerjaan tergantung pada kemampuan kema dan pengalaman operator ... seperti halnya penyelesaian pekerjaan yang aman. ama

Karena gerinda adalah suatu alat yang umum umu (Anda akan menemukan satu atau lebih pada pad hamper setiap pekerjaan perawatan atau pekerjaan konstruksi)

resiko yang terlibat dengan mereka a mungkin cenderung akan diambil untuk dilakukan

APA BAHAYA UMUM DARI PENGGUNAAN GERINDA TANGAN ?


1. Partikel yang melayang dengan kecepatan tinggi, tinggi kecepatan batu gerinda dapat lebih besar dari satu mil per menit nya. a. Dari batu gerinda itu sendiri b. Dari permukaan benda kerja yang di gerinda 2. Menghirup debu dan asap yang dihasilkan dih dari proses penggerindaan 3. Ledakan atau kebakaran a. Jika percikan memicu terjadi nya kebakaran dengan kontak dengan material yang mudah terbakar (flammable) atau mudah menyala (combustible) di dekat dengan lokasi penggerindaan. 4. Sengatan listrik dari kabel listrik yang terbakar atau rusak.

5. Bising 6. Musculoskeletal disorders (MSDs) atau kelelahan otot yang diakibatkan oleh pekerjaan yang tetap dan terus menerus selama beberapa waktu dari a. Penggunaan yang berulang ulang b. Posisi tubuh yang tegang dan jarang melakukan pergantian posisi kerja.

CEDERA YANG PALING BANYAK TERJADI SELAMA AKTIFITAS PENGGERINDAAN


1. TERPOTONG 2. KRAM 3. MASUKNYA PARTIKEL PENGGERINDAAN KE DALAM MATA

PENYEBAB YANG PALING BANYAK DARI ADANYA INSIDEN PENGGERINDAAN 1. Penggunaan roda / batu gerinda yang salah (tidak sesuai dengan ukuran mesin) a. Untuk pekerjaan atau grinder nya 2. Pemasangan yang tidak layak (tidak rapat nya penguncian saat pemasangan batu gerinda ke mesin gerinda nya) a. Dari roda gerinda nya atau safeguard nya 3. Pemakaian yang tidak hati hati 4. Gerakan berulang ulang 5. Penggunaan APD yang tidak sesuai 6. Penggunaan yang tidak sesuai oleh grinder nya

ISU KESELAMATAN KRITIS RODA GRINDER


Beberapa roda Grinding dapat sangat halus. Mereka dapat dengan mudah rusak jika ditangani sembarangan. 1. Simpanbatu gerinda yang baru dengan hati-hati di daerah kering dekat dengan operasi penggerindaan 2. Ketika Anda harus membawa satu, lakukan dengan sangat hati-hati.

3. Berhati-hati untuk tidak menjatuhkan menjatuhka atau untuk benjolan itu melawan apa pun. pu 4. Jangan pernah menggunakan roda yang yan telah terjatuh atau menerima pukulan berat, bera bahkan jika tidak ada kerusakan jelas. 5. Ganti roda yang lusuh atau retak k. GUNAKAN BATU GERINDA YANG TEPAT Pastikan roda yang digunakan sesuai dengan desain ukuran mesin dan kecepatan / RPM serta jenis material konstruksi yang akan digerinda. 1. Batu gerinda dibuat dari berbagai ber jenis bahan abrasive. Mereka di klasifikasikan sesuai dengan berat, ukuran, ukuran diameter lubang dalam dari batu gerinda itu dan putaran per menit nya (RPM) dan material yang yang akan digunkan. Informasi ini dapat ditemukan dalam cakram / batu gerinda itu sendiri. a. Grinding Blades hanya digunakan untuk melakukan penggerindaan saja (dalam kata lain untuk piping hanya untuk proses beveling bukan untuk proses cutting) 2. Batu Gerinda Potong (Cutting Disk) di klasifikasikan sesuai dengan ukurannya, diameter lubang untu pemasangan bearing dan ketebalannya. keteba Informasi ini dapat ditemukan dalam batu gerinda itu sendiri a. Gerinda Potong (Cutting blades / disk) hanya digunakan untuk proses pemotongan material (Cutting) bukan untuk menggerinda (Bevelling).

WHEEL MOUNTING SAFETY

1. Putuskan sumber tenaga sebelum dilakukan penyesuaian, pelumasan atau penggantian aksesoris. 2. Gunakan hanya suku cadang yang di supply atau di approved oleh pabrik Pembuat gerinda tersebut. a. Nuts, flange, guards, blotter, etc 3. Pastikan kecepatan maximum roda tidak lebih dari kecepatan maksimum batu gerinda tersebut. a. Motor gerinda akan terbakar terlebih dahulu dibandingkan pecah dan berterbangan. 4. Periksa roda dan bagian lainnya pakah ada keretakan atau kecacatan. 5. Bersihkan batu gerinda dan gerinda nya. 6. Lakukan ring test pada roda sebelum diapsangkan pada mounting (tidak dapat dilakukan pada semua jenis roda atau bagian lainnya dan asesoris lainnya) a. Tekan perlahan roda yang kering dan bersih dengan peralatan yang bukan logam b. Tekan hingga terdengar suara klik pada batu gerinda tersebut. Jika terdengar suara agak nyaring atau seperti retak, maka perlu diperiksa pakah aa keretakan pada roda gerinda tersebut. 7. Pastikan roda gerinda terpasang dengan tepat di poros mesin gerinda. a. Periksa apakah diameter dalam lubang di batu gerinda sesuai dengan ukuran yang ada pada mesin gerinda tersebut. 8. Baut pada poros harus dikencangkan secara penuh untuk dapat menahan roda pada tempatnya, tanpa adanya distorsi dengan wheel flange. a. Beberapa pabrikan memerlukan kunci pas untuk mengencangkan roda tersebut 9. Pastikan safeguard terpasang pada tempat yang benar.

10. Setelah pemasangan roda atau sikat dan mengganti safeguard, berdiri ke samping dan memungkinkan satu menit run-up tanpa beban untuk menguji integritas dan keseimbangan roda

ASSESORIS LAIN ATAU TAMBAHAN


Jangan gunakan kecuali : 1. Pabrikan merekomendasikannya atau menyetujui penggunaanya pada produk tersebut 2. Keterbatasan dan spesifikasi dari asesoris sesuai dengan grinder a. Ketentuan Kecepatan, ukuran mounting dan guarding dan lainnya. 3. Penggunaan asesoris tidak diperlukan adanya pelepasan atau perusakan dari segala macam pelindung yang ada pada mesi a. Kecuali penggantian dengan safeguards yang lebih sesuai

GUARD MOUNTING SAFETY


Gerinda dilengkapi denag pelindung roda yang harus terpasang pada tempat nya setiap saat untuk melindungi operator dari percikan api dan material yang beterbangan saat proses penggerindaan Jangan pernah menggunakan tanpa terpasanganya pelindung (safeguards) pada tempat yang benar Gunakan hanya safeguards yang di sediakan atau di setjui oleh Pabrikan

Laporkan adanya kerusakan, kehilangan atau adanya ketidak berfungsian dari safeguards tersebut.

PENGOPERASIAN GERINDA
SELALU GUNAKAN 2 tangan ketika menggunakan portable grinder 1. Untuk mempertahankan posisi pengendalian a. Kecepatan tinggi dari roda dapat menyebabkan terbangnya material logam saat proses penggerindaan. 2. Untuk menahan dengan kedua tangan dari bahaya bahaya putaran tinggi a. Jika tangan atau jari terkena permukaan roda yang berputar, maka akan terjadilah injuries b. Jika menggerinda pada material yang kecil, dimungkinkan untuk adanya pengamanan pekerjaan dan perhatian yang lebih JANGAN MENAHANNYA DALAM TANGAN ANDA

KEMUNGKINAN ADANYA PERGERAKAN BERULANG ULANG


Gunakan hand grip force untuk mengndalikan mesin namun tanpa kekuatan yang berlebihan Hindari segala sesuatu hal yang dapat menghambat sirkulasi darah 1. jongkok untuk waktu yang lama 2. sarung tangan yang dipasang secara tidak benar 3. pembatasan tubuhlainnya yang dapat mengurangi kenyamanan tubuh hindari paparan getaran secara terus menerus jaga pergelangan tangan selurus mungkin 1. hindari penekukan berulang ulang dari pergelangan tangan

Setelah setiap periode dari pekerjaan yang panjang , latihan untuk meningkatkan sirkulasi darah 1. melenturkan pergelangan tangan 2. perubahan posisi tubuh Minimalkan jarak jangkauan 1. untuk mempertahankan kontrol yang lebih baik dari alat dan posisi tubuh yang lebih baik

Untuk mencegah potensi terjadinya cedera akibat pekerjaan yang sama dan terus menerus sebaikanya perlu dipertimbangkan untuk : 1. pergantian posisi tubuh saat pelaksanaan pekerjaan 2. rotasi tugas pekerjaan 3. pergantian tempat / lokasi kerja

PENGGUNAAN GERINDA YANG TEPAT


Seperti pada yang telah di desain, lakukan penggerindaan pada permukaan roda / batu gerinda, bukan pada bagian muka nya. Cedera serius atau kerusakan dapat terjadi jika sisi depan roda gerinda yang di gunakan untuk menggerinda Gunakan batu gerinda untuk penggerindaan samping material Gunakan hanya gerinda potong untuk memotong dan gerinda bevel untuk melakukan bevel saja, bukan sebaliknya. Jika hal tersebut dikerjakan dapat mengakibatkan luka serius atau terbang nya material dan batu gerinda kearah pekerja.

HAL HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN MENGENAI PERILAKU AMAN UNTUK SEMUA JENIS PERALATAN BERTENAGA LISTRIK
ketahui dan ikuti semua instruksi dari pabrikan gunakan peralatan hanya untuk tujuan yang jelas dan sesuai dengan prosdur lakukan perawatan pada peralatan untuk menjaga kondisi dari peralatan 1. ketajaman, kebersihan dan pelumasan 2. pastikan semua safeguards masih terpasang dengan baik dan pada tempatnya 3. pastikan semua pekerjaan perbaikan pada mesin atau peralatan dilakukan oleh orang yang qualified jangan merubah desain dari alat 1. memaksa kan pada ukuran yang tidak sesuai (misal gerinda 5 namun dipaksakan menggunakan batu gerinda ukuran 10 sehingga harus melepaskan safeguards untuk memasangnya dan sangat beresiko terjadinya kecelakaan) 2. atau dengan kata lain menggunakan peralatan dengan tujuan yang tidak jelas (untuk bermain main) lakukan pemeriksaan terhadap alat sebelum digunakan periksa apakah saklar ON /OFF pada mesin gerinda masih layak dan dapat digunakan dengan baik, seorang grinder harus memastikan posisi saklar tersebut telah pada kondisi OFF dan melepas kan kabel power nya sebelum dsimpan kembali. Lakukan perlindungan untuk sengatan listrik 1. Pasangkan grounding pada mesin 2. Periksa kondisi sambungan dan kabel pada mesin tersebut a. Jangan menyalah gunakan kabel, jauhkan kabel tersebut dari panas, minyak dan benda tajam, dan benda benda yang dapat memutuskan kabel tersebut. Pastikan semua pelindung, pegangan tangan, dan peralatan keselamatan lainnya berada pada posisi yang tepat Lakukan pencegahan pada hal hal yang kurang mendapat perhatian saat dilakukan penyalaan mesin 1. Pastikan tombol ON /OFF masih berfungsi dan mesin pada kondisi OFF saat mesin dinyalakan 2. Jangan membawa peralatan bertenaga yang sedang tersambung dengan sumber tenaga dengan jari. Jangan mengangkat atau memindahkan peralatan dengan memegang kabel atau sambungannya. Jangan memutuskan arus dengan cara menarik kabel nya dari sumber tenaga.

Hindari kecelakaan saat penyalaan. Jangan meletakkan jari pada mesin yang berputar saat posisi peralatan tersebut dalam kondisi ON dan akan dipasangakan pada sumber tenaga Semua peralatan listrik portable yang telah rusak harus disingkirkan dari penggunaan dan pasang tag atau penandaan JANGAN DIGUNAKAN. Lindungi orang lain di area kerja. 1. Cegah jangan sampai kabel kabel dan sambungan sambungan menjadi factor bahaya (kabel berserakan dan tidak teratur, resiko terseandung, dsb) 2. Kurangi seminimal mungkin jumlah dari pekerja yang berada [ada zona berbahaya. a. Pastikan di semua area berbahaya, semua oekerja yang memasuki area tersebut telah menggunakan APD dengan benar dan sesuai dengan prosedur. 3. Pertimbangkan juga posisi saat bekerja, pakah diatas atau dibaha kita terdapat orang orang yang dapat terkena bahaya dari peralatan yang kita gunakan (prinsip line of fire). Pastikan mesin gerinda telah ada pada posisi rotasi dan kecepatan maksimal sebelum menyentuh ke permukaan benda kerja Singkirkan semua jenis material yang dapat menyala atau terbakar ketika terkena percikan dari mesin gerinda. 1. Sediakan selalu APAR di setiap lokasi yang beresiko menimbulkan api atau kebakaran (hot work activity) Jangan menggerinda pada material yang bukan besi. Lakukan penekanan yang stabil pada permukaan benda kerja saat proses penggerindaan 1. Tindakan seperti membentur bentur kan mesin / batu gerinda yang sedang berputar ke material dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan pecah nya batu gerinda yang dapat mengenai pekerja. Jangan melakukan penekanan berlebihan pada saat penggerindaan, hal ini dapat mengakibatkan rotasi mesin tertahan dan mesin menjadi panas. 1. Dapat mengakibatkan kerusakan mesin dan batu gerinda, terjadi overheat pada permukaan benda kerja dan mengurangi pengendalaian terhadap mesin gerinda itu sendiri Jangan membiarkan posisi roda / batu gerinda pada satu titik dengan waktu yang sangat lama 1. Dapat menyebabkan terbakarnya mesin atau batu gerinda tersebut dapat retak atau pecah. Pastikan posisi kaki grinder dalam kondisi baik dan nyaman (untuk mencegah fatigue) dan jaga kondisi keseimbangan badan Pastikan grinder menyelasikan pekerjaan nya dan mesin sudah benar benar berhanti sebelum melepaskan semua APD yang dipakainya.

KESIMPULAN
1. Jangan melakukan dan mematuhi prosedur keselamatan penggerindaan hanya ketika ada supervisor saja, namun harus setiap saat. 2. Pahami dan kenali setiap factor bahaya yang ada pada proses penggerindaan

3. Sebelum menggunakan mesin gerinda. Pelajari bagaimana untuk menyingkirkan, mengurangi dan melindungi diri kita dari bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya cedera 4. Jikan melakukan penialaian pada mesin gerinda yang lain atau yang baru , pastikan kebiasaan mengenai keselamatan menggerinda telah dilaksanakan dan latih diri sendiri untuk perkembangan dalam pengurangan resiko resiko yang ada

5. Ingat peraturan jarak jika terdapat pekerja dengan jarak 10 ft dari proses penggerindaan, pastikan mereka telah menggunakan APD yang sama dengan Grinder tersebut (faceshield, etc).

SAFETY IS STARTING FROM OURSELVES