Anda di halaman 1dari 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 3. KANABIS 3.1.

Definisi Kanabis (Ganja)

Ganja atau kanabis berasal dari tanaman cannabis sativa. Nama lainnya adalah charas, grass, dope, pot, weed, mull, bhang, dele, daun, cimeng dan hashish. 1,2 Ganja hadir dalam berbagai bentuk dan merupakan tembakau hijau seperti campuran daun. Ganja atau Kanabis adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya. E ek psikoakti pada ganja karena mengandung tetrahydrocannabinol !"#$%."#$ merupakan depresan sistem sara pusat yang mempunyai e ek halusinogen. &da ' bentuk kanabis yang disalahgunakan, yaitu marijuana daun atau bunga yang dikeringkan, harshish !resin "#$% dan minyak harsish.2 3.2. Morfolo i Kanabis (Ganja)

Kanabis atau yang sering dikenal ganja merupakan tanaman semusim dimana tingginya dapat mencapai 2 meter. (erdaun menjari dengan bunga jantan dan betina ada di tanaman berbeda !berumah dua%, hanya dapat tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1))) meter di atas permukaan laut. "anaman ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu ganja betina dan ganja jantan. Ganja jantan tidak berbungan ataupun berbuah sehingga tidak dapat diambil hasilnya kecuali seratnya dijadikan sebagai tali, sedangkan ganja betina berbunga dan berbuah. Ketika tanaman ini telah tumbuh sempurna maka seluruh bagiannya mengandung zat psikoakti yang secara keseluruhan dikenal sebagai cannabinoids.1,2 3.2. Sen!a"a Dala# Ganja

"erdapat *) zat terkandung dalam ganja dan lebih dari +)) senyawa cannabinoids ada pada sebuah pohon ganja, salah satu yang terpenting adalah delta,tetrahydrocannabinol !"#$%. Kandungan "#$ tergantung pada bagian dari tumbuhan ini, kondisi lingkungan terutama iklim dimana ganja tersebut tumbuh. Kandungan "#$ dalam ganja membagi bentuk ganja menjadi tiga,yaitu' 1. .arijuana !bhang, ganja, ganga, sinsemilla% 2. #ashish !charas, cannabis resin% '. #ash oil !li/uid cannabis% Kandungan "#$ tertinggi terdapat pada pucuk daun dan menurun lagi ke daun yang dibawahnya. Kandungan "#$ untuk marijuana berkisar antara ),* sampai *0 namun untuk sinsemilla berkisar 1 sampai 1+0. 2edangkan kandungan "#$ pada hashish berkisar antara 2 sampai 30 dan hashish oil berkisar antara 1* sampai *)0.

"etrahidrokanabinol !"#$% dapat membuat pemakainya mengalami eu oria !rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab%.2, &dapun beberapa diantara senyawa kanabis tidak beracun dan terbukti mampu mengobati kanker,mengurangi kecenderungan psikotik pasien skizo renia dan mengobati berbagai penyakit kronis lainnya. 2enyawa,senyawa tersebut antara lain 1. $annabidiol !$(4% 2. $annabinol !$(N% '. $annabichromene !$($% +. $annabigerol !$(G% *. "etrahydrocannabi5arian !"#$6%

3.$.

Jenis%Jenis Kanabis

4itemukan ' jenistanaman kanabis yaitu Cannabis sativa, Cannabis indica, Cannabis ruderalis. Ketiga jenis tanaman ganja ini memiliki kandungan "#$ yang berbeda,beda. Cannabis indicamengandung "#$ paling banyak kemudian baru Cannabis sativa dan Cannabis ruderalis. "#$ sendiri adalah zat psikoakti yang memiliki e ek halusinasi dan ini terdapat pada seluruh bagian tanaman ganja, baik daun, ranting ataupun bijinya. ',* Karena kandungan "#$ inilah maka setiap orang menyalahgunakan ganja akan terkena e ek psikoakti yang sangat membahayakan.',+ 3.&. 'ara Pe#a(aian Kanabis (Ganja)

7emakaian kanabis !ganja% sering dilakukan dengan cara merokok dalam bentuk seperti sigaret dengan menambahkan sedikit tembakau untuk memudahkan dalam membakarnya. 7emakaian hashish sering dicampur dengan cara merokok seperti sigaret namun lebih banyakmenggunakan pipa kecil yang disebut 8 bong. #ashish juga sering dimakan dalam makanan yang sudah dimasak. E ek psikoakti "#$ lebih cepat dengan cara dihisap daripada dimakan. "#$ tidak dapat dilarutkan dalam air sehingga tidak memungkinkan dengan cara menyuntikkannya.2 3.). Gan *an Ber+*b*n an Den an Kanabis

3.).1. ,-i.e#iolo i 4alam kelompok usia 13 sampai 2* tahun sekitar *)0 pernah menggunakan kanabis sekurangnya satu kali, dan 1'0 nya merupakan pemakai saat ini. 4alam kelompok usia 12 tahun sampai 11 tahun, sekitar 1'0 pernah menggunakan kanabis sekurangnya satu kali dan +0 diantaranya merupakan pemakai saat ini.*

3.).2. Ne*rofar#a(olo i 2eperti yang disebutkan sebelumnya, komponen utama dari kanabis adalah delta 9 tetrahydrocannabinol, yang secara cepat dikon5ersi menjadi 11-hydroxy delta 9 tetrahydrocannabinol, suatu metabolit yang akti di dalam sistem sara pusat. 9eseptor kanabinoid diikat dengan protein G inhibitor !Gi%, yang berikatan dengan adenilil siklase dalam akti5itas inhibisi. 9eseptor kanabinoid banyak ditemukan di ganglia basalis, hipokampus dan serebelum. 2edangkan dalam jumlah yang sedikit ditemukan di batang otak. (eberapa penelitian menemukan bahwa kanabinoid mempengaruhi neuron monoamin dan gamma aminobutyric acid !G&(&%. 2elain itu, kanabinoid juga diduga mempengaruhi pusat kesenangan !reward center% di otak, yaitu neuron dopaminergik di area teg,ental 5entralis. Gejala putus kanabis pada manusia terbatas pada peningkatan iritabilitas, kegelisahan, insomnia, anoreksia dan perasaan mual. (anyak 5ariabel yang dapat mempengaruhi si at psikoakti dari kanabis seperti potensi penggunaan kanabis, jalur pemberian, teknik menghisap, e ek pirolisis dari kandungan kanabinoid, dosis, lingkungan, pengalaman masa lalu pemakai, harapan pemakai dan kerentanan biologis pemakai terhadap e ek kanabinoid.* 3.).3. In/o(si(asi Kanabis 7ada intoksikasi kanabis dapat ditemui beberapa keadaan seperti pemakaian kanabis yang belum lama, perilaku maladapti atau perubahan psikologi yang bermakna secara klnis !misalnya, gangguan koordinasi motorik, eu oria, kecemasan, sensasi waktu menjadi lambat, gangguan pertimbangan dan penarikan sosial% yang berkembang segera atau segera setelah pemakaian kanabis. 2elain itu dapat juga ditemukan tanda,tanda seperti injeksi konjungti5a, peningkatan na su makan, mulut kering dan takikardia.* 3.).$. Gan *an Psi(o/i( A(iba/ Kanabis

Gangguan kecemasan akibat kanabis !cannabis induced anxiety disorder% adalah suatu diagnosis umum untuk intoksikasi kanabis akut, dimana banyak pemakai kanabis mengalami keadaan kecemasan singkat yang sering kali dicetuskan oleh pikiran paranoid. 4alam keadaan tersebut, serangan panik dapat diinduksi, didasarkan pada rasa takut yang tidak jelas dan tidak terorganisir.*

DA0TA1 PUSTAKA KANABIS 1. :tomo 7ranjoto .. 7sikotropika yang (erbahaya (agi Kesehatan. ;ogayakarta< =.>7&:N;, 2))1. h.',1 2. 2a aria "riantoro. ?urnal 7erbedaan "ingkat Kemaknaan #idup &ntara Kelompok 7engguna N&7@& 4engan Kelompok Non 7engguna N&7@&. 2))-. '. 6isions ?ournal. ($As .ental #ealth and &ddictions ?ournal o $annabis. 2))-. +. .c.Baren &.?enni er, 2illins Edmund, #utchinson 4elyse, .attick 7, 9ichard, #all Cayne. &ssesing E5idence =or $ausal Bink (etween $annabis and 7sychosisD & 9e5iew $ohort 2tudies. &ustralia< >nternational ?ournal E 4rug 7olicy. 2))-. *. Kaplan, #arold >, (enjamin ?. 2adock dan ?ack &. Grebb. Gangguan (erhubungan 4engan @at. 4alam< 2inopsis 7sikiatri. ?ilid 2atu. ?akarta< (inarupa &ksaraD 2)1). hal. *3*,F-3.