Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA

PEMISAHAN BAGIAN DARAH

OLEH :

KELAS 2.B GOLONGAN 6

1. META HANDESTI 2. PUTRI MEYSA 3. YOSSI LISNAYENTI

JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES PADANG 2013

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA

1. HARI/TANGGAL 2. JUDUL PRAKTEK

: Selasa/ 1 Oktober 2013 : Pemisahan Bagian Darah

3. TUJUAN

a. Dapat mengamati komponen darah ( berupa plasma, serum, sel-sel darah merah, packed cell dan buffy coat) b. Dapat mengamati 2 komponen utama protein darah (albumin, globulin) dan membandingkan hasil pengamatan dengan nilai standar. c. Mengamati perubahan yang terjadi pada eritrosit bila berada dalm lingkungan hypotonik/ hipertonik

4. PRINSIP & REAKSI

a. Pemisahan fibrin dan serum pada plasma jika ditambahkan NaCl dan CaCl2 akan membentuk endapan b. Pemisahan globulin dan albumin dari serum jika ditambahkan ammonium sulfat akan menghasilkan endapan dan NaCl

5. BAHAN & ALAT Bahan a. Darah b. NaCl 0,9% c. CaCl 20%

: Alat a. Centrifuge b. Test tube c. Pipet tetes d. Gelas ukur e. Corong f. Kertas saring

d. Ammonium Sulfat 22% e. NaCl 1% f. NaCl 2% g. Aquadest

6. TINJAUAN PUSTAKA :

Darah bersifat alkalis lemah dengan Ph 7,36 berfungsi sebagai alat transport zat-zat terutama O2, mengatur reaksi-reaksi tubuh supaya konstan, untuk regulasi panas badan dan

pelindung terhadap kemungkinan infeksi. Darah terdiri dari sel darah (eritrosit, leukosit, trombosit) dan plasma darah (fibrinogen, serum darah yang terdiri dari albumin dan globulin Sampel darah yang akan ditentukan dapat berupa darah, plasma darah, serum darah. Plasma darah adalah darah minus sel-sel darah dan masih mengandung fibrinogen.Dalam plasma terdapat anti koagulen yang sengaja ditambahkan guna mencegah penjendalam.Plasma tanpa fibrinogen disebut serum dan tidak mengandung bahan koagulan (Setyaningrum, 2002). Plasma darah mengandung beberapa senyawa baik anorganik maupun organik yang meliputi antara lain : Protein darah, sari makanan, garam mineral, getah secret sel seperti enzim, hormon, zat-zat ekskresi.

Plasma darah (7%), meliputi : Fibrinogen : Untuk pembekuan darah (0,3%) Albumin Globulin : Menjaga tekanan osmotic darah (4%)

: Membentuk zatkebal/zat antibiodi (2,7%)

Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimen dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptide ( Maura Maulina, 2012).

Fungsi darah :

a. Membawa produk sisa metabolism sel ke organ yang akan mengekskresikannya. b. Melawan infeksi (leukosit dan antibodi) c. Membawa zat yang dibutuhkan kelenjar untuk menghasilkan sekret d. Mendistribusikan secret kelenjar dan enzim. e. Mendistribusikan panas ke seluruh tubuh. f. Menjaga asam-basa darah g. Menghentikan perederan (proses pembekuan) (Almas, 2012).

7. PROSEDUR KERJA

a. Packed cells ( pemisahan plasma dan endapan) Darah disentrifuge (10-15 menit)

Lapisan atas : bening

plasma packed cells

Lapisan bawah : endapan merah

Ukur pH plasma b. Pemisahan fibrin dengan serum 1 ml plasma + 10 ml NaCl 0,9% + 3 tetes CaCl2 20%

Endapan gel, saring

c. Pemisahan globulin dengan albumin 1. 1ml serum + 2-3 ml Ammonium Sulfat 22%

Endapan globulin, saring

endapan + filtrat

Larutkan dalam 1% NaCl

2.

Filtrat dari hasil diatas + Ammonium Sulfat

Endapan albumin

Dilarutkan dalam air

d. Hemolisa sel darah merah oleh larutan hypotonik/hypertonik. Sediakan tabung reaksi 7 bh No 1. 2. Isi dengan air 8,5 ml 7,5 ml Isi dengan NaCl 2% 1,5 2,5 % NaCl 0,3 0,5

3. 4. 5. 6. 7.

6,5 ml 5,5 ml 4,5 ml 3,5 ml 2,5 ml

3,5 4,5 5,5 6,5 6,6

0,7 0,9 1-1 1-3 1-5

Kocok campuran tersebut, + 2 tetes darah

Kocok pelan, diamkan 1 jam

Catat perubahan

8. HASIL

No. Pengamatan 1. Pemisahan plasma dan endapan

Hasil pengamatan

Keterangan Endapan darah pada bagian bawah dan plasma di bagian atas. Dan bagian tengah adalah buffy coat

2.

Pemisahan fibrin dan serum

Adanya endapan gel disebut fibrin. Dan filtratnya adalah serum (berwarna kekuningan)

3.

Pemisahan albumin dan globulin

Terbentuk endapan globulin dan endapan endapan albumin

4.

Hemolisa

Sebelum penambahan NaCl

Setelah penambahan NaCl

9. PEMBAHASAN

Darah terdiri atas sel darh merah (eritrosit, leukosit, trombosit) dan plasma darah. Pada praktikum ini diambil darah dan dimasukkan pada tabung reaksi dan disentrifuge selama 10-15 menit. Setelah disentrifuge, plasma darah akan terpisah dengan endapan. Karena jika darah diputar dengan sentirfuge, maka zat protein darah tersebut akan mengendap dan terpisah sebagai endapan darah. Sisanya berupa cairan bening yang disebut plasma. Plasma darah terpisah karna pada endapan darah terkandung protein yang berperan dalam pembekuan darah. Selanjutnya dilakukan pemisahan antara fibrin dan serum. Pemisahan dilakukan dengan menambahkan 1 ml plasma + 10 mlNaCl 0,9% dan 3 tetes CaCl2 20%. Setelah itu didiamkan beberapa menit sehingga terbentuk endapan gel. Endapan tersebut adalah fibrin dan cairan yang terdapat itu adalah serum. Sifat fibrinogen yang membekukan darah membuatnya berubah menjadi gel dan berpisah dari serum. Kemudian pemisahan globulin dan albumin. Didalam serum terdapat protein albumin dan globulin. Untuk mendapatkan atau menentukan adanya globulin 1 ml serum ditambahkan (NH4)2SO4 22% 2-3ml. Hasilnya adalah endapan protein dan filtratnya. Albumin merupakan protein yang larut dalam air sedangkan globulin sukar larut dalam air. Akan tetapi didalm serum yang mengandung kedua protein ini ditambahkan ammonium sulfat 22% maka protein akan terdenaturasi atau daya larut globulin berkurang sehingga globulin akan terpisah sebagi

endapan. Denaturasi protein dipengaruhi oleh adanya garam logam berat, pH, dan panas. Dimana globlin akan mengendap pada penambahan ammonium sulfat 22%, sedangkan albumin akan larut pada penambahan ammonium sulfat 22%. Pengendapan dapat terjadi karena saat ammonium sulfat 22% ditambahakan pada serum, ion-ion garam ammonium sulfat menarik moleku air dan albumin menjauh dari globulin. Setelah proses ini aakn didapat endapan globulin yang akan disaring dan diperoleh filtrat yang akan digunakan untuk pengujian albumin. Setelah pemisahan itu, didapat albumin dan kertas saring. Endapan akan tersangkut di kertas dan filtratnya mengalir. Endapan itu dibilas dengan menggunakan larutan NaCl 1% dan untuk albumin dilarutkan dalam air. Praktikum selanjutnya alah hemolisa sel darah merah oleh larutan hypotonik /hipertonik. Hemolisa adalah peristiwa keluarnya homglobin dari dalam sel darah merah menuju cairan sekelilingnya. Larutan hipotonik adalah larutan dengan konsentrasi garam yang lebih rendah daripada yang lain sehingga air bererak ke dalam sel. Larutan hipertonik adalah larutan dengan konsentrasi lebih tinggi daripada yang lain.

10. KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum ini disimpulkan bahwa komponen darah dibagi menjadi 2 yaitu plasma dan packed cell pada pemisahan. Bagian bening merupakan plasma dan yang mengendap merah adalah packed cell. Plasma dibagi menjadi 2 yaitu serum dan fibrin. Pada pemisahan tersebut didapat filtrat adalah serum dan endapan adalah fibrin. Pada serum dibagi menjadi 2 komponen yaitu albumin dan globulin. Endapan globulin dilarutkan dengan NaCl 1% dan albumin dilarutkan dengan air.

11. DAFTAR PUSTAKA

Poedjiadi, A. 1994. Dasar-Dasar Biokimia. Penerbit UI-Press: Jakarta