Anda di halaman 1dari 14

TEKANAN KAPILER

Kelompok 6
Engelina Malrin K. Donny Rachman Suriani M. Fauzanul Kamiil
Muhammad Mamun

Tekanan Kapiler... Pengertiannya? Perhitungannya?

Pengaruhnya?
Next

Pengertian Tekanan Kapiler


Tekanan kapiler (Pc) didefinisikan sebagai perbedaan tekanan yang terjadi antara permukaan dua jenis fluida yang tidak bercampur(cairan-cairan,cairan-gas) dalam keadaan statis. Pada reservoir, terbagi berdasarkan sifat fluida, yang membasahi batuan, dan tidak membasahi batuan. Tekanan fluida yang membasahi batuan Wetting Fasa (Pw) , dalam reservoir contohnya air. Sedangkan tekanan fluida yang tidak membasahi batuan Non-Wetting Fasa(Pnw) ,dalam reservoir adalah minyak dan gas.

BACK

Perhitungan Tekanan Kapiler


Perhitungan tekanan kapiler dilakukan salah satunya adalah untuk menentukan distribusi saturasi fluida secara vertikal dalam sebuah sumur(Well). Perbedaan tekanan antara fluida Wetting Fasa (Pw) ,dan Fluida Non Wetting Fasa (Pnw) dalam tekanan kapiler (Pc), dirumuskan : Pc = Pnw Pw Pc = tekanan kapiler ,dyne/cm2 Pnw = Tekanan pada permukaan fluida non wetting phase, dyne/cm2 Pw = Tekanan pada permukaan fluida wetting phase, dyne/cm2
Next

2. . cos Pc .g.h r
Pc = tekanan kapiler = tegangan permukaan antara dua fluida cos = sudut kontak permukaan antara dua fluida r = jarijari lengkung poripori = perbedaan densitas dua fluida g = percepatan gravitasi h = tinggi kolom
Next

2. . cos Pc .g.h r
Dari perhitungan berikut dapat diketahui bahwa h akan bertambah jika perbedaan densitas fluida berkurang, sementara faktor lainnya tetap. Hal ini berarti bahwa reservoir gas yang terdapat kontak gas-air, perbedaan densitas fluidanya bertambah besar sehingga akan mempunyai zona transisi minimum. Demikian juga untuk reservoir minyak yang mempunyai API gravity American Petroleum Institute Grafity (perhitungan berat ringan suatu petroleum fluida dibanding air) memiliki nilai rendah maka kontak minyakair akan mempunyai zona transisi yang panjang.
BACK

Pengaruh Tekanan Kapiler


Pengaruh tekanan kapiler di dalam rongga pori batuan dapat digambarkan seperti sistem tabung kapiler. Dimana fluida cairan akan cenderung naik pada pipa kapiler dengan jari jari yang kecil dikarenakan adanya pengaruh adhesi terhadap permukaan pipa dan fluida.

Next

Besarnya adhesi dapat diukur dari kenaikkan fluida (gaya total = berat kolom fluida). Sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan kapiler merupakan kecenderungan rongga pori batuan untuk mengisi setiap pori batuan dengan fluida yang bersifat membasahi. Tekanan didalam tabung kapiler diukur pada sisi batas antara permukaan dua fasa fluida. Fluida pada sisi konkaf (cekung) mempunyai tekanan lebih besar dari pada sisi konvek (cembung). Perbedaan tekanan diantara dua fasa fluida terebut merupakan besarnya tekanan kapiler didalam tabung.

Next

Untuk sistem Udara-Air (Gambar a)

Pc w.g.h
Pc w g h = Tekanan Kapiler, dyne/Cm2 = Densitas air, Gr/OC =Percepatan grafitasi, m/s2 =Tinggi Kolom, m

Next

Untuk sistem Minyak-Air (Gambar b)

Pc ( w - o ).g.h
Pc w w g h = Tekanan Kapiler, dyne/Cm2 = Densitas air, Gr/OC = Densitas minyak, Gr/OC =Percepatan grafitasi, m/s2 =Tinggi Kolom, m

Next

Pengaruh Tekanan Kapiler dalam Reservoir


Mengontrol distribusi saturasi dalam reservoir Mekanisme pendorong minyak dan gas untuk mengalirmelalui pori pori secara vertikal Mengetahui batas antara air dan minyak Mengetahui halus kasarnya suatu batuan reservoir

Next

Kurva Tekanan Kapiler- Saturasi Air


Dijelaskan bahwa pada titik diatas irreductible water ( Saturasi dimana volume air tidak dapat dikurangi/drainage lagi, atau tidak dapat direduksi) dan dibawah residual oil (Keadaan sisa minyak dimana air tidak dapat di salurkan lagi /imbibisi)

Terjadi proses water imbibition yang makin lama makin menurunkan nilai tekanan kapiler,dan sebaliknya menaikan nilai saturasi air. Sedangkan pada water drainage kurva naik kearah positif tekanan kapiler dan kebalikannya saturasi air menurun ke titik dimana air tidak dapat direduksi lagi,

Next

SEKIAN, TERIMA KASIH.

END