Anda di halaman 1dari 5

TABEL PENGAMATAN BUAH

NAMA BUAH HAL APEL Buah semu: berasal dr perkembangan dasar bunga Buah sejati tunggal: 1 putik dgn 1 bakal biji Berasal dari bunga majemuk diujung batang ASAL BUAH BELIMBING Buah sejati: berasal dari perkembangan bakal buah Buah sejati tunggal: 1 putik dgn 1 bakal biji Berasal dari bunga majemuk diketiak daun JAGUNG (1 biji jagung) Buah sejati: berasal dari perkembangan bakal buah (1 tongkol jagung) buah semu: berasal dari perkembangan bakal buah dan bagian2 bunga yang lain (kelopak dan putik bunga) Buah sejati tunggal: 1 putik dgn 1 bakal biji Berasal dari bunga majemuk diketiak daun Buah kering: bagian luarnya keras dan mengayu Buah kering dgn KANTHIL Buah sejati: berasal dari perkembangan bakal buah Buah sejati ganda: 1 bunga dgn beberapa bakal buah yg bebas 1 sama lain dan masing2 membentuk bakal buah menjadi 1 buah, Berasal dari bunga majemuk yg ada diketiak daun NANAS buah semu: berasal dari perkembangan bakal buah, daun pelindung, dna daun tenda bunga Buah sejati majemuk: berasal dari bunga majemuk yg masing2 bunga mendukung 1 bakal buah, tetapi setelah menjadi buah tetap berkumpul sehingga seluruhnya tampak seperti 1 buah Buah berdaging: dinding buah tebal Buah buni majemuk: bakal KEMBANG MERAK Buah sejati: berasal dari perkembangan bakal buah Buah sejati tunggal: 1 bunga 1 bakal buah Berasal dari bunga majemuk diketiak daun SIRSAT Buah sejati: berasal dari perkembangan bakal buah Buah sejati tunggal: 1 bunga 1 bakal buah Dapat terjadi dari 1 atau beberapa daun buah dgn 1 atau beberapa ruangan buah

CARA MASAK

Buah berdaging: dinding buah tebal berdaging, bisa dibedakan menjadi 3

Buah buni: karena berdaging Buah buni: dindingnya

Buah kering: bagian luar buah keras dan mengayu Buah kering dgn

Buah kering: buah sejati hingga yg bagian luarnya keras dan

Bunga berdaging: dinding buah tebal berdaging Lapisan luar

KRISTIN KUSUMA RATIH | PORTOFOLIO MORTUM

lapisan (eksokarp, mesokarp, endokarp) Buah pomum (apel): kulit tipis tetapi kuat, kulit tengah tebal, lunak,berair dan biasanya dapat dimakan Punya 4 ruang, @ ruang 1 biji

mempunyai 2 lapisan: epikarp dan mesokarp Lapisan luarnya tipis agak kaku dan lapisan dalamnya tebal, lunak dan berair dan dapat dimakan biasanya. Memiliki 5 ruangan buah, dan @ ruang terdiri dari biji lebih dari 1

1 biji Caryopsis: buah berdinding tipis, mengandung 1 biji, kulit buah berlekatan dgn kulit biji (sulit dibedakan antara buah dan biji) karena kulit buah dan kulit biji yang saling berlekatan Perkembangan brachtea: yang kecil berwarna putih Yang dimakan merupakan buah sejati Tangkai buah buah putik (serabut2) - daun pelindung (klobot)

2 biji Buah bumbung: 1 ruang > 1 biji Jika masak, kulit pecah pada salah satu sisinya.

buah masing2 bunga dalam bunga majemuk membentuk suatu buah buni Saat pembentukan buah, duan2 pelindung dan daun2 tenda turut serta, sehingga hanya seperti 1 buah

STRUKTUR BUAH

Tangkai buah buah Kulit luar tipis kuat Kulit tengah tebal berair Kulit dalam tipis sedikit berkayu (tempat biji)

Tangkai buah buah Kulit luar tipis agak kaku Kulit dalam tebal, lunak, dan berair Tipe plasenta: aksilar Tipe putik: sinkarp

Tangkai buah buah

Tangkai buah daun2 pelindung buah helaian daun

mengayu Buah kering dgn banyak biji Buah kotak: punya 1 atau beberapa karpel, saat masak kulit buah pecah dan lama-lama melekat pada tangkai Buah polong: ada sekat2 semu pada bagian dalam buah, saat masak buah pecah padabagian perut dan punggungnya. Tangkai buah buah Tipe plasenta: parietal laminalis Tipe putik: simplex Parakarp: 1 putik 1 karpel

tipis Lapisan dalam tebal, lunak, berair Bunga ganda: 1 bunga > 1 putik Sumbu: tangkai dasar bunga yg khusus yg membawa bunga yg banyak disebut genofor Duri2 pada lapisan luar merupakan perkembangan dari tangkai putik

Tangkai buah buah

KRISTIN KUSUMA RATIH | PORTOFOLIO MORTUM

TABEL PENGAMATAN BUNGA


HAL BUNGA KRANGKONG Terletak diketiak daun Terdapat brakte, tetap melekat Memiliki brakteola yg tetap melekat dan berbentuk seperti daun tetapi lebih kecil Bertangkai Bunga lengkap Hermaprodit Epigen Siklik Berwarna ungu Dasar bunga: Berbentuk rata dan ada kelenjar Waktu perbungaan: Berbunga sepanjang tahun, namun biasanya hanya mekar SEPATU Bunga lengkap Flos hermaproditus Planta multifora Monoecus Susunan: siklis Aktinomorphus Estivasi: aperta Tipe plasenta: parietalis, laminalis marginalis aksilaris CANNA tak berbatas racemus bunga lengkap flos hermaproditu s planta multifora monoecus susunan: asiklik alternatio asimetris estivasi: imbricata tipe plasenta: aksilaris BUNGA KANTIL ASTER Bunga Bunga diketiak majemuk daun berbatas Terpencar pleiochasi Bunga al majemuk: Arah ibu tangkai mekar bunga bunga: tangkai sentrifuga bunga l dasar bunga Susunan: Bunga melingkar majemuk: daun Tata letak pelindung bunga: daun terminal mahkota benang sari putik Bunga tidak lengkap Susunan: spiral Disimetris Dasar bunganya tidak sama KENANGA Flos completus Flos hermaproditus Planta monoecus Susunan: asiklik Aktinomorphus Alternatio Estivasi: imbricata Tipe plasenta: centralis Jmlah petal: 8 Jml sepal : 3 K3C3+3 A G MARKISA Flos completus Flos hermaproditus Susunan: siklik Planta monoecus Aktinomorphus Estivasi: imbricata Tipe plasenta: parietalis MERAK Bunga majemuk tak berbatas tandan Flos completus Flos hermaproditu s zygomorphus Sentripetal Susunan: siklik Bunga terjepit diantara sumbu dan brachteola Filotaksis: berkarang Estivasi: imbricata kohlearis distal Tata letak bunga: aksilar Tipe palsenta: marginalis 3

KRISTIN KUSUMA RATIH | PORTOFOLIO MORTUM

KALIKS

pada pagi hari saja sedangkan sore hari menguncup lagi Jumlah mahkota 5 Gamopetalus Korda berbentuk corong Warna ungu

Gamopetalus gamosepalus

Polipetalus polisepalus

ANDRESIUM

Terdapat 5 jumlah stamen Benang sari fertil Monodelphus Stamen tidak sama panjang pendek Kepala sari melekat dipangkal Stamen tidak melengkung ke dalam, agak pendek

Obdiplostemon monodelphus

Staminodium petaloid

Disebut tenda bunga karena tidak bisa dibedakan antara kelopak dan mahkota Daun tenda bunga tersusun spiral Stamennya spiral

Kelopak: 4 putaran 33 sepalum Corolla: 24 petalum

Polisepalus Gamopetalus

Polipetalus polisepalus

monodelphus

polyadelphus

1 corolla, 5 petal Saat masih kecil, yg melindungi: brachtea Saat masih kuncup: brachteola 1 kalyx, 5 sepala diplostemon diadelphus

KRISTIN KUSUMA RATIH | PORTOFOLIO MORTUM

GINESIUM

Monokarpel Apokarp Superus Terdapat 1 tangkai putik yg melekat pada bakal buah Jumlah kepala putik 1, berbentuk bulat agak gepeng

Jumlah putik: tunggal (simplex) Superus Senokarp sinkarp

Compositus Inferus Senokarp sinkarp

Banyak putik yg maisng2 putiknya memiliki 1 kepala putik Susunan putik spiral

Compositus Superus Apokarp

Compositus Superus Senokarp Sinkarp

Simplex Superus Senokarp sinkarp

CANGKRING flos terminalis majemuk tak berbatas racemus (tandan) memiliki brachte dan brakteola bunga bertangkai hermaprodit aktinomorf gamopetalus estivasi: imbricata tidak ada perigonium andresium : diplostemon diadelphus ginesium : simplex parakarp rumus: K(5) C(2)+5 A(9)+1 G

KRISTIN KUSUMA RATIH | PORTOFOLIO MORTUM