Anda di halaman 1dari 41

BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Kegiatan ekonomi sangat sering ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, baik itu dalam lingkup individu, perusahaan-perusahaan, maupun masyarakat secara keseluruhan. Misalnya, persoalan yang menghendaki seseorang untuk membuat suatu keputusan tentang cara yang terbaik untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi atau membantu dalam memutuskan sesuatu dalam mengambil suatu peluang. Oleh karena itu, ilmu ekonomi sangat penting untuk dipelajari dalam membantu seseorang melakukan kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Ilmu ekonomi, sama halnya dengan ilmu-ilmu yang lain, selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, masih banyak kalangan yang belum memahami bagaimana sebenarnya analisis dan pengertian dari teori ekonomi yang merupakan bagian dari ilmu ekonomi itu sendiri. Makalah ini mencoba memaparkan masalah pokok yang berkaitan dengan perekonomian, de inisi ilmu ekonomi, apa yang dimaksud kegiatan ekonomi, jenis analisis ilmu ekonomi, dan asumsi yang biasa digunakan dalam teori ekonomi. !al ini bertujuan agar para pelaku ekonomi dalam melakukan suatu kegiatan ekonomi dapat menguntungkan semua pihak. 1.2 Rumusan Masalah "erdasarkan latar belakang yang telah disebutkan, rumusan masalah yang disusun, yaitu# a. $pa masalah pokok yang terjadi dalam perekonomian% b. $pa yang dimaksud dengan ilmu ekonomi% c. $pa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi dan bagaimana kegiatan tersebut berlangsung% d. $pa saja jenis analisis ilmu ekonomi% e. $sumsi apa saja yang biasa digunakan dalam teori ekonomi% &

1.3 Tujuan Penulisan a. Mengetahui dan mempelajari masalah pokok yang terjadi dalam perekonomian. b. Mengetahui de inisi mengenai ilmu ekonomi. c. Mengetahui apa yang dimaksud kegiatan ekonomi dan proses dari kegiatan tersebut. d. Mengetahui jenis analisis ilmu ekonomi. e. Mengetahui asumsi yang biasa digunakan dalam teori ekonomi. 1. Man!aat Penulisan a. Man aat bagi penulis Menambah pengetahuan dan 'a'asan bagi penulis mengenai teori dasar ilmu ekonomi secara garis besar, mulai dari de inisi, jenis analisis ilmu ekonomi, hingga asumsi yang biasa digunakan dalam teori tersebut. b. Man aat bagi pembaca Makalah ini merupakan salah satu literatur bagi pembaca sebagai pengantar dalam memahami ilmu ekonomi.

BAB 2 PEMBAHA"AN 2.1 Masalah P#k#k Ek#n#mi )alam kehidupan sehari-hari individu-individu, perusahaan-perusahaan, dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalanpersoalan yang bersi at ekonomi, yaitu persoalan yang menghendaki seseorang, sesuatu perusahaan atau suatu masyarakat membuat keputusan tentang cara yang terbaik untuk melakukan sesuatu kegiatan ekonomi. $pakah yang diartikan dengan *kegiatan ekonomi+% )i satu pihak kegiatan ekonomi meliputi usaha individu-individu, perusahaan-perusahaan dan perekonomian secara keseluruhannya untuk memproduksikan barang dan jasa yang mereka butuhkan. )i lain pihak, kegiatan ekonomi meliputi pula kegiatan untuk menggunakan barang dan jasa yang diproduksikan dalam perekonomian. )engan demikian kegiatan ekonomi dapat dide inisikan sebagai kegiatan seseorang, suatu perusahaan atau suatu masyarakat untuk memproduksikan barang dan jasa maupun mengkonsumsi ,menggunakanbarang dan jasa tersebut. )alam melakukan berbagai kegiatan ekonomi seorang individu, sesuatu perusahaan, atau masyarakat secara keseluruhannya akan mempunyai beberapa pilihan atau alternati mengambil keputusan untuk memilih alternati dilaksanakan. 2.1.1 Masalah $elangkaan Mengapa individu-individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya perlu memikirkan .cara yang terbaik untuk melakukan kegiatan ekonomi%/ $hli-ahli ekonomi menja'ab pertanyaan seperti itu dengan menerangkan tentang masalah %scarcity&, yaitu masalah %kelangkaan& atau kekurangan&. Kelangkaan atau kerkurangan tersebut berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan diantara ke'utuhan mas(arakat dengan !akt#r)!akt#r *r#+uksi yang tersedia dalam masyarakat. )i satu pihak, dalam setiap masyarakat selalu akan terdapat 0 untuk melakukannya. yang terbaik untuk "erdasarkan kepada alternati -alternati yang tersedia tersebut, mereka perlu

keinginan yang relati tidak terbatas untuk menikmati berbagai jenis barang yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebaliknya, di lain pihak, sumber-sumber daya atau aktor- aktor produksi yang dapat digunakan untuk memproduksikan barang-barang tersebut adalah relati yang mereka idam-idamkan. Kelangkaan ,scarcity- adalah akta bah'a sumber daya yang ada di muka bumi ini tidak dapat digunakan untuk menghasilkan seluruh barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh seluruh manusia. $pabila suatu sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan suatu alat pemuas kebutuhan dalam jumlah tidak terbatas, maka sumber daya tersebut dikatakan tidak mengalami kelangkaan. $e'utuhan mas(arakat yang dimaksudkan adalah keinginan masyarakat untuk memperoleh dan mengkonsumsi barang dan jasa. Keinginan ini dapat dibedakan kepada dua bentuk, yaitu keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa yang diinginkan dan keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli. Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan e ekti . "arang yang dibutuhkan manusia terutama terdiri dari benda yang dapat dilihat dan diraba secara isik seperti baju, sepatu, makanan, dan minuman. )i samping itu ada juga barang yang tidak dapat diraba dan dilihat serperti udara, oksigen, dan gas alam. 1asa bukanlah berbentuk benda, ia merupakan layanan seseorang atau sesuatu barang yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. "eberapa contoh dari jasa adalah kegiatan tukang pangkas atau pelayan di restoran, layanan alat-alat pengangkutan untuk memba'a seseorang dari satu tempat ke tempat lain, dan siaran televisi yang memberikan hiburan. 2erdapat banyak cara untuk menggolongkan jenis-jenis barang dalam perekonomian. 3ertama sekali perlu dibedakan di antara barang ekonomi dan barang cuma-cuma. "arang ekonmi adalah barang yang memerlukan usaha untuk memperolehnya ,contoh4 beras, makanan lain, dan barang-barang 5 terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak bisa mendapat dan menikmati semua barang

produksi industri-4 sedangkan barang cuma-cuma seperti udara, oksigen, sinar matahari dan air hujan, adalah barang yang dapat dinikmati tanpa melakukan kegiatan memproduksi. "arang ekonomi dapat pula dibedakan kepada barang konsumsi ,contoh# makanan, pakaian, dan sepeda motor-, barang modal ,contoh# mesin, peralatan bengkel, dan bangunan perkantoran- dan barang setengah jadi ,contoh# tepung gandum, karet, dan minyak kelapa sa'it-. Seterusnya, dalam teori ekonomi terdapat dua cara penggolongan lain, yaitu ,i- berdasarkan kepentingan barang tersebut dalam kehidupan manusia, dan ,ii- berdasarkan cara penggunaan barang tersebut oleh masyarakat. )alam penggolongan yang dinyatakan dalam ,i-, barang-barang dibedakan kepada barang in erior ,contohnya ikan asin dan ubi kayu-, barang esensial ,contohnya beras, gula, kopi-, barang normal ,contohnya baju dan buku- dan barang me'ah ,contohnya mobil dan emas-. )alam penggolongan seperti dinyatakan dalam ,ii- barang dibedakan menjadi barang pribadi ,makanan, pakaian, dan mobil- dan barang publik ,lampu lalu lintas, mercu suar, dan jalan raya-. Secara umum dapat dikatakan bah'a dalam setiap masyarakat jumlah kebutuhan penduduknya tidak terbatas. "iasanya manusia tidak pernah merasa puas dengan mendapatkan benda yang mereka peroleh dan prestasi yang mereka capai. $pabila keinginan dan kebutuhan masa lalu sudah dipenuhi, keinginan-keinginan yang baru akan 'ujud. )i negara-negara yang miskin hal seperti ini memang lumrah. Konsumsi makan yang masih rendah dan perumahan yang kurang memadai mendorong masyarakat untuk berusaha mencapai tara hidup yang lebih tinggi. $kan tetapi di negara yang sangat kaya sekalipun, seperti di 1epang dan di $merika Serikat, masyarakat masih mempunyai keinginan untuk mencapai kemakmuran yang lebih tinggi dari yang mereka capai pada masa ini. ,akt#r)!akt#r *r#+uksi yang dimaksud adalah benda-benda yang disediakan oleh alam atau diciptakan oleh manusia, yang dapat digunakan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa. 6aktor- aktor produksi ada kalanya dinyatakan dengan istilah lain, yaitu sumber-sumber daya. Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur 7

tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersi at isik tetapi juga non- isik. Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal ,selalu tetap-. Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat diperbaharui , renewable- dan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui ,nonrenewable-. 6aktor- aktor produksi yang tersedia dalam perekonomian akan menentukan sampai di mana sesuatu negara dapat menghasilkan barang dan jasa-jasa. 6aktor- aktor produksi yang tersedia dalam perekonomian dibedakan kepada empat golongan, yaitu # &. 2anah dan sumber alam Ini merupakan aktor produksi yang disediakan oleh alam. 6aktor produksi ini meliputi tanah, berbagai jenis barang tambang, hasil hutan, dan sumber alam yang dapat dijadikan modal seperti air yang dibendung untuk irigasi atau untuk membangkitkan tenaga listrik. )alam peman aatan sumber daya alam yang dilakukan secara terusmenerus dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut akan habis. 3ada akhirnya berdampak kelangkaan sumber daya alam tersebut. 8ontohnya kelangkaan "ahan "akar Minyak ,""M- yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia sebagai akibat konsumsi masyarakat yang berlebihan. (. 2enaga kerja 2enaga kerja bukan saja berarti jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. $rti tenaga kerja meliputi juga keahlian dan ketrampilan yang mereka miliki. )ari segi keahlian dan pendidikannya tenaga kerja dibedakan kepada tiga golongan # a. 2enaga kerja kasar, yaitu tenaga kerja yang tidak berpendidikan atau berpendidikan rendah dan tidak mempunyai keahlian dalam sesuatu bidang pekerjaan. b. 2enaga kerja terampil, yaitu tenaga kerja yang mempunyai keahlian dari pendidikan atau pengalaman kerja seperti montir mobil, tukang kayu, dan tukang memperbaiki 29 dan radio.

c. 2enaga kerja terdidik, yaitu tenaga kerja yang mempunyai pendidikan yang tinggi dan ahli dalam bidang-bidang tertentu seperti dokter, akuntan, ahli ekonomi dan insinyur. ;ntuk mengatasi masalah kelangkaan tersebut, manusia dituntut untuk meningkatkan kemampuan pikirnya, yaitu dengan meningkatkan pendidikan, pengetahuan, 'a'asan, keahlian, dan penguasaan teknologi, sehingga menjadi tenaga yang terdidik dan tenaga yang memiliki keterampilan. 0. Modal 6aktor produksi ini meliputi benda yang diciptakan oleh manusia, yang dapat digunakan untuk mempermudah terlaksananya proses produksi dan digunakan untuk memproduksikan barang-barang dan jasa-jasa yang mereka butuhkan. Sumber daya modal bisa berbentuk uang, dan berbentuk modal isik, yaitu bahan mentah, gedung, peralatan, dan mesin-mesin. "eberapa contohnya adalah sistem pengairan, jarinngan jalan raya, bangunan pabrik dan pertokoan, mesin-mesin dan peralatan pabrik, dan alat-alat pengangkutan. Kelangkaan sumber daya modal bermuara pada kemauan dan kemampuan manusia sendiri. 3ada dasarnya setiap orang memiliki kemampuan untuk membentuk sumber daya modal tersebut. Salah satu cara membentuk modal adalah kemauan yang kuat untuk bekerja keras dan berusaha. Selain itu menabung dan mengembangkan daya cipta, manusia dapat membangun kepemilikan modalnya sendiri, 5. Keahlian dan keusaha'anan Keahlian keusaha'anan adalah keahlian dan kemampuan pengusahapengusaha untuk mendirikan dan mengembangkan berbagai kegiatan usaha. )alam menjalankan usaha mereka para pengusaha akan memerlukan ketigatiga aktor produksi yang lain , yaitu tanah, modal, dan tenaga kerja. Keahlian keusaha'anan meliputi kemahiran para pengusaha untuk mengorganisasi berbagai aktor produksi yang lain tersebut sehingga usahanya berhasil dan berkembang dan dapat menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Orang yang memiliki ji'a ke'irausahaan ,entrepreneurship- jumlahnya masih sangat terbatas. ;ntuk memiliki ji'a dan semangat ke'irausahaan, <

seringkali cara yang ditempuh adalah dengan mempelajari cerita sukses dari seorang 'irausaha yang sudah berhasil. =angkah-langkah seorang 'irausaha, meliputi tiga tahap, dimulai dari menemukan ide, kemudian menuangkannya ke dalam inovasi ,innovation- dan invensi ,invention- melalui penelitian dan pengembangan ,research and development-, sampai akhirnya menjadi barang atau produk yang siap dijual. 8ontoh seorang 'irausaha yang berhasil adalah "ill >ates penemu )OS ,Disc Operating System- dan pendiri Microso t, perusahaan perangkat lunak komputer yang sangat terkenal. )i Indonesia sendiri banyak ditemukan 'irausaha sukses, seperti "ob Sadino ,3engusaha ?etail-. )i dalam setiap masyarakat aktor- aktor produksi yang tersedia adalah relati terbatas jumlahnya. Kemampuannya untuk memproduksikan barang dan jasa adalah jauh lebih rendah daripada .jumlah/ keinginan di masyarakat tersebut, menyebabkan sarana atau alat pemuas kebutuhan yang tersedia menjadi terbatas atau langka. Oleh karena itu, dalam meman aatkan sumber daya yang tersedia harus memerhatikan aktor optimalisasi. )i negara-negara miskin seperti India, keadaan ketidakseimbangan ini lebih nyata kelihatan. !asil pertanian yang mereka produksi lebih rendah daripada yang dibutuhkan penduduknya. 3eranan sektor industri relati kecil, dan kemampuan sektor itu memproduksi juga lebih rendah daripada jumlah hasil-hasil industri yang dibutuhkan penduduk India. )i negara-negara maju atau negara-negara yang relati kaya, juga masalah kekurangan dihadapi masyarakat. )i $merika Serikat, sebagai contoh, masih juga dihadapi masalah kekurangan perumahan dan ini dapat dilihat dari orang-orang yang masih tinggal di rumah yang kurang memadai atau orang-orang yang tidak mempunyai rumah. 1uga tidak semua orang $merika yang ingin mempunyai mobil dapat memenuhi keinginan tersebut. Kedua contoh ini menunjukkan bah'a masalah .kekurangan/ juga dihadapi di dalam masyarakat yang mempunyai tara kemakmuran yang relati tinggi.

2.1.2 P#k#k Masalah Ek#n#mi "e-ara $lasik +an M#+ern Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bah'a masalah utama dalam perekonomian adalah .scarcity/ atau kelangkaan. Oleh karena itu, upaya untuk memecahkan masalah ekonomi telah dilakukan sejak dahulu kala. Keterbatasan dalam proses pemenuhan kebutuhan membuat manusia selalu memikirkan bagaimana meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan dengan cara yang see esien mungkin. 2eori demi teori mulai muncul untuk mencoba mengidenti ikasi masalah ekonomi yang sebenarnya dihadapi manusia di seluruh muka bumi ini. Secara umum, terdapat dua buah teori umum yang mencoba menjelaskan permasalahan yang ada dalam ekonomi yaitu pokok masalah ekonomi secara klasik dan modern. 1. P#k#k Masalah Ek#n#mi $lasik 3okok masalah ekonomi klasik merupakan bahasan teori ekonomi klasik. 2eori ini berdasarkan pemikiran $dam Smith, )avid ?icardo, dan 1ohn Stuart Mill yang mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun &@<A-an. 2eori ekonomi klasik melihat pentingnya masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kesejahteraan. Masalah pokok ekonomi klasik adalah masalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana. 3ada dasarnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal yaitu kemakmuran. 3emecahan masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran tersebut dapat dicapai. )imana kemakmuran adalah situasi dimana semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia telah tersedia. 3ermasalahan ekonomi klasik dapat digolongkan menjadi tiga macam yaitu # &. Masalah 3roduksi 3ermasalahan bagaimana memproduksi semua benda ,barang B jasayang dibutuhkan oleh orang banyak. )asar pemikirannya adalah melakukan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum. 3ermasalahan ini merupakan ruang lingkup produksi. )alam masyarakat terdapat beragam kebutuhan, namun bukan berarti setiap orang mempunyai kebutuhannya sendiri-sendiri. Situasi sosial budaya yang serupa memunculkan kebutuhan yang serupa. Misalnya, kebutuhan akan beras jelas C

merupakan kebutuhan sebagian besar penduduk Indonesia. Kemudian, kebutuhan pun dapat ditentukan oleh musim tertentu. Menjelang Idul $dha, misalnya kebutuhan akan sapi dan kambing potong lebih membengkak. "erdasarkan data dan kebutuhan yang nyata didapat, barulah produsen dapat memperoleh kepastian akan barang atau jasa apakah yang akan dihasilkan. Kepastian ini amat penting agar barang dan jasa apakah yang akan dihasilkan dan barang atau jasa yang tersedia memang merupakan barang atau jasa yang diinginkan. (. Masalah )istribusi 3ermasalahan bagaimana supaya benda D benda tersebut bisa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan. 3ermasalahan ini merupakan ruang lingkup distribusi. )alam ruang lingkup ini, ditentukan langkah-langkah agar produksi dapat tersalur ke orang yang tepat. 1angan sampai produksi yang telah terlaksana dengan baik menjadi percuma karena barang dan jasa yang telah dihasilkan tetap terpendam pihak produsen. 3erlu dipikirkan sarana yang perlu sebagai penunjang tersalurnya barang dan jasa hasil produksi ke masyarakat. Sistem distribusi klasik adalah melalui transaksi langsung antara produsen dan konsumen, atau melalui transaksi yang dilakukan dipasar. 3asar yang dimaksud disini adalah pasar nyata yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli. 0. Masalah konsumsi Menyangkut permasalahan apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi memang benda yang dapat dimiliki oleh konsumen. "arang yang diproduksi haruslah merupakan barang yang tepat yaitu barang yang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen. Keterpenuhan ini menjadi mungkin kalau barang dan jasa kebutuhan sampai dan dipakai ,terjangkau- oleh masyarakat yang bersangkutan. Semakin banyak barang dan jasa yang tersedia dan terpakai, semakin makmurlah masyarakat yang bersangkutan.

&A

2. P#k#k Masalah Ek#n#mi M#+ern Semakin tumbuh dan majemuknya kehidupan ekonomi masyarakat mengakibatkan kehidupan ekonomi juga bertambah luas dan kompleks. $kibatnya pokok persoalan ekonomi terutama berorientasi pada bagaimana mendamaikan kebutuhan manusia yang tak terbatas dengan benda pemuas kebutuhan yang terbatas. Oleh karena sasaran akhir tetap kemakmuran, masalah pokok ekonomi modern pun pada dasarnya tetap berkisar pada likaliku produksi, distribusi dan konsumsi. Sekarang tinjauannya sudah semakin kompleks. "anyak hal tambahan yang perlu dipertimbangkan. 3okok masalah ekonomi modern terangkum dalam ( kata kunci yaitu kelangkaan dan pilihan. Eang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, for whom. Keempat masalah undamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern # &. $pa ,What"arang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus ditentukan agar sesuai kebutuhan masyarakat. )iantara sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi% serta berapa banyak barang tersebut diproduksi% Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum. What berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. 1ika masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut, sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya# pada a'al perkembangan laptop kecil ,palm top-, masyarakat kurang antusias terhadap produk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di masyarakat. $kan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil ,dengan nama baru netbook-, masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat sekarang yang menginginkan gadget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya itur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah. &&

(. "agaimana ,How)engan cara bagaimana proses produksi akan dilakukan% Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, seberapa besar skala produksinya% Ini merupakan permasalahan yang penting dalam perekonomian modern, karena dalam jaman modern terdapat banyak sekali kemungkinan cara dan proses produksi barang. !o' berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi secara mesin. 8ara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan lebih banyak. 0. Siapa 3elaku 3roduksi ,Who)i zaman modern, banyak pihak yang bisa melakukan produksi. 3ihak itu bisa pemerintah, s'asta, atau koperasi. Inilah salah satu ciri modernisasi yaitu spesialisasi. 5. ;ntuk siapa ,For whom;ntuk siapakah barang dan jasa yang dihasilkan itu% Siapa yang harus menikmati dan memperoleh man aat dari barang dan jasa tersebut% For whom menyangkut siapa yang akan memakai barang hasil produksi, misalnya ada barang yang khusus untuk anak-anak, remaja, orang de'asa, kemudian barang khusus untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke ba'ah dan seterusnya. ;ntuk memecahkan masalah tersebut, masyarakat melakukan beberapa hal berikut# &. 2radisi dan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat primiti . (. Insting yang biasa dilakukan oleh binatang. 0. 3erintah yang dilakukan di dalam masyarakat yang mana diktator berkuasa. 5. Mekanisme harga yaitu suatu proses yang terjadi di masyarakat dimana terjadi gaya tarik menarik antara produsen dan konsumen di pasar input maupun output. &(

2.2 De!inisi .lmu Ek#n#mi 2.2.1 De!inisi .lmu Ek#n#mi Fkonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang meliputi produksi, distribusi dan konsumsi suatu produk atau jasa. Secara etimologi, istilah ekonomi berasal dari bahasa Eunani yaitu oikos artinya rumah tangga atau keluarga dan nomos yang artinya aturan atau manajemen. 1adi secara har iah ekonomi adalah aturan atau manajemen rumah tangga. Sedangkan ilmu ekonomi merupakan ilmu yang membahas berbagai macam pokok bahasan, sehingga ilmu ekonomi sangat luas lingkupnya. "aik di tingkat pemerintah hingga tingkat rumah tangga akan selalu menjalani aktivitas ekonomi setiap harinya. "anyak sekali para ahli ekonomi yang mende inisikan ilmu ekonomi yang dimulai sejak $dam Smith hingga saat ini. )alam usaha untuk memberikan gambaran mengenai ilmu ekonomi secara ringkas, de inisi tersebut selalu dihubungkan kepada keadaan ketidakseimbangan di antara kemampuan barangGjasa. )alam bagian terdahulu telah ditunjukkan bah'a aktor produksi dalam masyarakat tidak mampu untuk memenuhi semua kebutuhan yang 'ujud dalam perekonomian. Oleh sebab itu setiap individu, perusahaan atau masyarakatGnegara harus selalu membuat pilihan-pilihan. berdasarkan kenyataan tersebut, beberapa ahli mende inisikan ilmu ekonomi sebagai berikut# Menurut H. >regory Manki' ,(AAA.ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat mengelola sumber-sumber daya yang selalu terbatasGlangka./ Menurut 3ro esor 3.$ Samuelson ,(AA0-, .ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai individu-individu dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumber-sumber daya yang terbatas tetapi dapat digunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan &0 aktor- aktor produksi untuk menghasilkan barangGjasa dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan

mendistribusikannya untuk kebutuhan konsumsi, sekarang dan di masa datang, kepada berbagai individu dan golongan masyarakat./ Masalah yang sebenarnya dihadapi oleh para ahli ekonomi sejak zaman $dam Smith hingga saat ini adalah mengenai de inisi dari ilmu ekonomi itu sendiri. Ilmu ekonomi menanyakan barang apa , what- yang akan diproduksi, bagaimana ,how- barang-barang tersebut diproduksi, dan untuk siapa , for whom- diproduksi. Selain itu juga ilmu ekonomi menganilisis setiap gerakan dan perubahan yang terjadi dalam keseluruhan ekonomi, misalnya kecenderungan ,trend- dalam harga, hasil produksi, pengangguran dan perdagangan luar negeri. Ilmu ekonomi merupakan ilmu mengenai pilihan. Ilmu ini mempelajari bagaimana seseorang memilih menggunakan sumberdaya produksi yang langka atau terbatas untuk memproduksi komoditi dan menyalurkannya ke berbagai anggota masyarakat untuk segera dikonsumsikan. Ilmu ekonomi merupakan suatu studi tentang uang, suku bunga, modal dan kekayaan. Hamun pada intinya ilmu ekonomi ditujukan untuk memahami bagaimana masyarakat mengalokasikan sumber-sumber dayanya yang langka. Karena individu, perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya tidak bisa semua yang mereka inginkan, maka mereka harus membuat suatu pilihan sesuai dengan de inisi ilmua ekonomi yang dijelaskan oleh 3ro esor 3.$ Samuelson.dalam setiap kegiatan ekonomi, yaitu dalam kegiatan meproduksi atau menggunakan barang dan jasa, setiap pelaku kegiatan ekonomi harus membuat pilihan-pilihan agar sumber-sumber daya yang tersedia digunakan secara e isien dan akan me'ujudkan suatu kesejahteraan yang paling maksimum kepada stakeholder yang meliputi pemegang saham ,individu-, pemerintah, dan masyarakat atau semua yang berkepentingan dalam kegiatan ekonomi. Maka pada hakekatnya kegiatan untuk membuat pilihan dapat dilihat dari dua segi yaitu segi penggunaan sumber-sumber daya yang dimiliki dan dari segi mengkonsumsi barang-barang yang dihasilkan. Setiap individu pertama kali harus memikirkan cara yang terbaik dalam menggunakan sumber daya yang dimilikinya. ;saha ini bertujuan untuk memaksimumkan pendapatan yang akan dinikmatinya dari menggunakan &5

sumber-sumber daya yang dimilikinya tersebut. Seterusnya, dengan pendapatan yang diterima dari menggunakan sumber daya yang dimilikinya, setiap individu akan menentukan jenis dan jumlah barang yang akan dibelinya. )engan pendapatan yang didapatkannya setiap individu tidak dapat memiliki semua barang yang diinginkannya. Oleh sebab itu, sekali lagi mereka harus membuat pilihan. 3ersoalan yang harus diselesaikan sebenarnya adalah# dengan menggunakan pendapatan mereka, barang-barang apa saja yang perlu dibeli dan berapakah jumlahnya agar pembelian dan penggunaan barang-barang tersebut memberikan kepuasan yang maksimal kepadanya dan keluarganya% )alam perekonomian, perusahaan dikembangkan untuk menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan oleh individu, perusahaan dan pemerintah. 3emilik perusahaan menjalankan kegiatannya untuk mencari keuntungan dan keuntungan yang maksimum hanya akan didapat apabila pemilikGpemimpin perusahaan membuat pilihan yang teliti terhadap jenis barang atau jasa yang akan dijualnya dan jenis serta jumlah aktor produksi yang akan digunakannya. )ari segi menjual barangnya, para pengusaha akan menentukan tingkat produksi yang paling banyak memberikan keuntungan pada kegiatannya, sedangkan dari segi penggunaan aktor produksi, yang perlu di ikirkan adalah menentukan kombinasi aktor produksi yang akan meminimumkan ongkos produksinya. 2.2.2 Prinsi* Ek#n#mi 3rinsip ekonomi dapat diartikan sebagai tindakan e isiensi yaitu mengoptimalisasi produksi berdasarkan sumber daya yang tersedia. 3rinsip ekonomi ini didorong oleh aktor kelangkaan, maka aktor- aktor produksi yang ada harus digunakan semaksimal mungkin dalam rangka menghasilkan barang atau jasa. "erikut adalah &A prinsip ekonomi menurut H. >regory Manki' dan hal-hal mendasar mengenai pengambilan keputusan secara individu terdapat pada prinsip & sampai dengan prinsip 5#

&7

Prinsi* 1 / Orang-orang menghadapi tradeo ,pertukaran- antara berbagai pilihan tujuan. Prinsi* 2 / "iaya adalah apa yang anda korbankan untuk mendapatkan sesuatu. $rtinya, biaya untuk setiap tindakan diukur dalam kesempatankesempatan yang terle'atkan. Prinsi* 3 / Orang-orang rasional berpikir pada batas ,margin-. $rtinya, orang-orang yang rasional mengambil keputusan dengan membandingkan biaya marginal dengan keuntungan marginal. Prinsi* / Orang-orang tanggap terhadap insenti . $rtinya, orang-orang mengubah perilaku mereka sebagai respons atas perubahan insenti yang mereka hadapi. !al-hal mendasar mengenai interaksi di masyarakat terdapat pada prinsip 7 sampai dengan prinsip <# Prinsi* 0 / 3erdagangan dapat menguntungkan kedua belah pihak yang melakukannya. Prinsi* 1 / 3asar adalah tempat yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi. Prinsi* 2 / 3emerintah terkadang mampu meningkatkan hasil-hasil dari pasar. Maksudnya, pemerintah dapat meningkatkan kinerja pasar seandainya terjadi kegagalan pasar atau hasil dari pasar merata. !al-hal mendasar mengenai perekonomian secara keseluruhan terdapat pada prinsip @ sampai dengan prinsip &A# Prinsi* 3 / Standar hidup suatu negara bergantung pada kemampuannya menghasilkan barang dan jasa. 1adi, produktivitas merupakan sumber yang utama dari standar hidup. Prinsi* 4 / !arga-harga meningkat jika pemerintah mencetak uang yang terlalu banyak. 3ertumbuhan jumlah uang yang terlalu banyak adalah penyebab utama in lasi Prinsi* 15 / Masyarakat menghadapi tradeo jangka pendek antara in lasi dan pengangguran. &:

2.3 $egiatan Ek#n#mi Kegiatan ekonomi adalah kegiatan seseorang, perusahaan atau masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsinya. ,M. Eunanto-. Menurut sudut pandang para ahli ekonomi, terdapat tiga akti itas ekonomi, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi dan kegiatan pertukaran. ,"eodiono &C@(#&-. 6aktor penggerak kegiatan ekonomi adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia semakin bertambah dan bervariasi seiring dengan berkembangnya peradaban manusia. Karakteristik kebutuhan manusia dalam analisis teori ekonomi menjelaskan bah'a kebutuhan manusia cenderung tidak terbatas dan setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk memenuhi kebutuhannya itu. )i sisi lain, sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas itu bersi at langka. Sehingga diperlukan cara ,metode- tertentu untuk dapat menggunakan sumber daya yang terbatas tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan secara optimal. )i samping langka, sumberdaya yang ada juga mengandung alternative penggunaan. 3enentuan penggunaan sumberdaya untuk tujuan tertentu akan mengorbankan kesempatan penggunaan sumberdaya tersebut untuk tujuan yang lain. Kesempatan yang hilang karena memilih suatu alternative pilihan, di dalam ekonomi, disebut opportunity cost. Keterbatasan sumberdaya yang dimiliki seseorang mengakibatkan orang tersebut tidak mampu untuk memenuhi apa saja yang ia inginkan. )alam konsep ekonomi dibedakan antara kebutuhan ,need- dan keinginan ,want-. Kebutuhan ,need- biasanya didasarkan pada kenyataan seseorang mempunyai kemampuan untuk memenuhinya ,mempunyai daya beli-. Sedangkan keinginan ,want- biasanya tidak didasarkan pada kemampuan untuk memenuhinya. $da tiga macam.kegiatan ekonomi. Ketiga macam kegiatan ekonomi itu ialah # produksi, distribusi, dan konsumsi.

&<

Gambar 1 !lur "egiatan #konomi 2.3.1 Pr#+uksi 1. Pengertian Pr#+uksi Menurut menghasilkan Ilmu barang Fkonomi, maupun pengertian jasa atau produksi kegiatan adalah kegiatan nilai menambah

kegunaanGman aat suatu barang. 3roduksi adalah kegiatan menambah aedah , kegunaan - suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih berman aat dalam memenuhi kebutuhan. 3roduksi dibagi menjadi dua macam yaitu produksi barang dan produksi jasa. 3roduksi barang dapat dibedakan atas produksi barang konsumsi dan produksi barang modal, barang konsumsi merupakan barang siap untuk dikonsumsi, sedangkan barang modal merupakan barang yang dipergunakan untuk menghasilkan barang baru. 3roduksi jasa dapat dibedakan atas jasa langsung dapat memenuhi kebutuhan dan jasa tidak langsung memenuhi kebutuhan, contoh jasa langsung adalah dokter, bengkel, dan guru, sedangkan contoh jasa tidak langsung adalah perbankan dan perdagangan. 3roduksi jasa mungkin berkaitan dengan produk isik atau tidak, jadi pada dasarnya jasa merupakan semua aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak merupakan produk dalam bentuk isik atau kontruksi, yang biasanya dikonsumsi pada saat yang sama dengan 'aktu yang dihasilkan dan memberikan nilai tambah, misalnya kenyamanan, hiburan, kesenangan, kesehatan, atau pemecahan atas masalah yang dihadapi konsumen. Selain itu, produksi adalah usaha manusia untuk menghasilkan suatu barang menjadi lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan, atau usaha manusia untuk meningkatkaan kegunaan suatu barang. !asil produksi disebut &@

produk. Kerja yang menghasilkan produk disebut proses produksi. Orang atau badan yang melaksanakan proses produksi disebut produsen. 2. Tujuan Pr#+uksi Kegiatan produksi mempunyai tujuan yang meliputi# a. Menghasilkan barang atau jasa. b. Meningkatkan nilai guna barang atau jasa. c. Meningkatkan kemakmuran masyarakat. d. Meningkatkan keuntungan. e. Memperluas lapangan usaha. . Menjaga kesinambungan usaha perusahaan. 3. ,ungsi Pr#+uksi Merupakan suatu proses yang artinya sebagai suatu cara yang dipergunakan di dalam pengelolaan bahan baku atau mentah untuk dijadikan barang jadi. Sebelum kegiatan produksi dilaksanakan, diperlukan suatu perencanaan yang matang, misalnya# a. 3roduk apa yang akan di buat b. "erapa banyaknya c. "ahan baku apa yang dinilai d. Siapa yang mengerjakan e. ;ntuk siapa produk itu dibuat . ,akt#r),akt#r 6ang Mem*engaruhi Pr#+uksi Kegiatan produksi tentunya memerlukan unsur-unsur yang dapat digunakan dalam proses produksi yang disebut aktor produksi. 6aktor produksi yang bisa digunakan dalam proses produksi terdiri atas sumberdaya alam, tenaga kerja mansuia, modal dan ke'irausahaan. a. Sumber )aya $lam Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam yang dapat diman aatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Sumber daya alam di sini meliputi segala sesuatu yang ada di dalam bumi, seperti# &C

&. 2anah, tumbuhan, he'an. (. ;dara, sinar matahari, hujan. 0. "ahan tambang, dan lain sebagainya. 6aktor produksi sumber daya alam merupakan aktor produksi asli karena telah tersedia di alam langsung. b. Sumber )aya Manusia ,2enaga Kerja Manusia2enaga kerja manusia adalah segala kegiatan manusia baik jasmani maupun rohani yang dicurahkan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa maupun aedah suatu barang. 2enaga kerja manusia dapat diklasi ikasikan menurut tingkatannya ,kualitasnya- yang terbagi atas# &. 2enaga kerja terdidik ,skilled labour-, adalah tenaga kerja yang memperoleh pendidikan baik ormal maupun non ormal. 8ontoh# guru, dokter, pengacara, akuntan, psikologi, peneliti. (. 2enaga kerja terlatih ,trained labour-, adalah tenaga kerja yang memperoleh keahlian berdasarkan latihan dan pengalaman. 8ontoh# montir, tukang kayu, tukang ukir, sopir, teknisi. 0. 2enaga kerja tak terdidik dan tak terlatih ,unskilled and untrained labour-, adalah tenaga kerja yang mengandalkan kekuatan jasmani daripada rohani. 8ontoh# tenaga kuli pikul, tukang sapu, pemulung, buruh tani. c. Sumber )aya Modal Modal menurut pengertian ekonomi adalah barang atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk lebih lanjut. Misalkan orang membuat jala untuk mencari ikan. )alam hal ini jala merupakan barang modal, karena jala merupakan hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk lain ,ikan-. )i dalam proses produksi, modal dapat berupa peralatan-peralatan dan bahan-bahan. Modal dapat dibedakan menurut# &. Kegunaan dalam proses produksi. a- Modal tetap adalah barang-barang modal yang dapat digunakan berkali-kali dalam proses produksi. (A

8ontoh# gedung, mesin-mesin pabrik. b- Modal lancar adalah barang-barang modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi. 8ontoh# bahan baku, bahan pembantu. (. "entuk Modal a- Modal konkret ,nyata- adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi. 8ontoh# mesin, bahan baku, gedung pabrik. b- Modal abstrak ,tidak nyata- adalah modal yang tidak dapat dilihat tetapi mempunyai nilai dalam perusahaan. 8ontoh# nama baik perusahaan dan merek produk. c. Sumber )aya 3engusaha Sumber daya ini disebut juga ke'irausahaan. 3engusaha berperan mengatur dan mengkombinasikan aktor- aktor produksi dalam rangka dan e isien. meningkatkan kegunaan barang atau jasa secara e ekti

3engusaha berkaitan dengan managemen. Sebagai pemicu proses produksi, pengusaha perlu memiliki kemampuan yang dapat diandalkan. ;ntuk mengatur dan mengkombinasikan aktor- aktor produksi, pengusaha harus mempunyai kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan usaha. 0. Bi+ang +an Taha*an Pr#+uksi "erdasarkan pengertian produksi, kegiatan yang dilakukan bidang produksi sangat luas. "idang produksi dikelompokkan berdasarkan kegunaan ,utility- yang dihasilkan meliputi# a. $graris yaitu pengolahan tanah untuk mendapatkan hasil. b. Fkstrakti yaitu pemungutan benda-benda yang disediakan oleh alam. c. Industri atau kerajinan yaitu mengolah bahan dasar. d. 3erdagangan yaitu pemungutan dan penyaluran hasil produksi ke tempattempat yang membutuhkan. e. 1asa, jasa yaitu semua yang membantu tahap-tahap produksi, seperti jasa para ahli, jasa bank yang memberi pinjaman kepada para pengusaha untuk (&

mendirikan industri, pengangkutan, perdagangan, dan lain-lain yang ditujukan kepada para konsumen. 1asa ternyata juga merupakan bagian dari proses produksi. "idang produksi tersebut jika diklasi ikasikan menurut tahap produksi dibagi atas tahapan produksi primer, sekunder dan tertier. $dapun pengklasi ikasian bidang produksi berdasarkan tahapan produksi sebagai berikut# a. 2ahapan produksi primer$ yang menghasilkan kegunaan dasar meliputi bidang produksi ekstrakti dan agraris. b. 2ahapan produksi sekunder, yang menghasilkan kegunaan bentuk meliputi bidang produksi industri dan kerajinan. c. 2ahapan produksi tertier, yang menghasilkan berbagai kegunaan ,utility- meliputi bidang perdagangan dan jasa. 1. Perluasan Pr#+uksi 3erluasan produksi mengandung arti memperluas dan meningkatkan produksi dengan maksud untuk meningkatkan produk baik secara kuantitati maupun kualitati . 3eningkatan produk secara kuantitati dapat berarti peningkatan jumlah produk, sedangkan peningkatan kualitati dapat berarti peningkatan jenis dan mutu produk. Mengapa produksi perlu diperluas% $da beberapa alasan perlunya perluasan produksi, di antaranya# a. b. c. $danya penambahan kebutuhan manusia baik secara jumlah dan kualitas. $danya barang yang mulai rusak, aus ataupun musnah. $danya keinginan manusia untuk meningkatkan kemakmuran dan tara hidupnya. 3erluasan produksi dapat dilakukan dengan cara# ,&- #kstensifikasi, artinya perluasan produksi dengan cara menambah aktor- aktor atau unit produksi baru. )i bidang pertanian misalnya menambah areal pertanian, di bidang industri menambah tenaga kerja, mesin-mesin.

((

,(- %ntensifikasi, artinya perluasan produksi yang dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas ,kemampuan menghasilkan- dari aktor produksi yang ada pada tiap unit produksi. )i bidang pertanian misalnya dengan pemupukan, pengairan yang lebih intensi . )i bidang industri misalnya dengan pembagian kerja ,spesialisasi kerja-, peningkatan kemampuan dan keahlian kerja. ,0- Diversifikasi$ artinya meningkatkan jenis dan macam produksi yang dihasilkan. )i bidang pertanian seperti tumpang sari. 2.3.2 Distri'usi 1. Pengertian Distri'usi "arang hasil produksi yang masih berada di tangan produsen agar dapat segera diman aatkan oleh orang yang membutuhkan, harus segera disalurkan. ;saha menyalurkan barang hasil produksi dari produsen kepada konsumen dinamakan distribusi. Sedangkan orang atau badan yang menyalurkan barang disebut distributor. 1adi, barang-barang hasil produksi harus segera didistribusikan atau disalurkan oleh produsen kepada konsumen ,pemakai-. )engan usaha distribusi, barang hasil produksi menjadi berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, distribusi itu sendiri termasuk usaha produksi jasa. 2. Tujuan Distri'usi Kegiatan distribusi bertujuan untuk# a. 3emerataan pemenuhan masyarakat di berbagai daerah, b. Menstabilkan harga barangGjasa, c. Menjaga kelangsungan hidup perusahasaan d. Menjaga kesinambungan kegiatan produksi, serta e. Mempercepat sampainya produksi ke tangan konsumen 3. Man!aat Distri'usi Man aat adanya distribusi yaitu sebagai berikut# a. "arang hasil produksi tidak menumpuk di satu tempat, apalagi di tempat produsen. b. Kebutuhan daerah yang tidak berproduksi akan terpenuhi.

(0

. ,ungsi Distri'usi 6ungsi )istribusi, yaitu# a. Memperlancar arus penyaluran barang dan jasa kepada konsumen. b. Menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke tangan konsumen. 0. ,akt#r),akt#r 6ang Mem*engaruhi Distri'usi &. 6aktor 3asar )alam lingkup aktor ini, saluran distribusi dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen, yaitu jumlah konsumen, letak geogra is konsumen, jumlah pesanan dan kebiasaan dalam pembelian. (. 6aktor "arang 3ertimbangan dari segi barang bersangkut-paut dengan nilai unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, standar barang dan pengemasan. 0. 6aktor 3erusahaan 3ertimbangan yang diperlukan di sini adalah sumber dana, pengalaman dan kemampuan manajemen serta penga'asan dan pelayanan yang diberikan. 5. 6aktor Kebiasaan dalam 3embelian 3ertimbangan yang diperlukan dalam kebiasaan pembelian adalah kegunaan perantara, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, volume penjualan dan ongkos penyaluran barang. 1. "aluran Distri'usi 3engertian dari saluran distribusi atau perantara distribusi adalah sebagai orang atau lembaga yang kegiatannya menyalurkan barang dari produsen sampai ke tangan konsumen dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Saluran distribusi dapat kita bedakan menjadi dua golongan lembaga distribusi, yaitu pedagang dan perantara khusus. a. 3edagang 3engertian pedagang adalah seseorang atau lembaga yang membeli dan menjual barang kembali tanpa merubah bentuk dan tanggung ja'ab sendiri dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. 3edagang dibedakan menjadi#

(5

&- 3edagang "esar &Grosir atau Wholesaler' adalah pedagang yang membeli barang dan menjualnya kembali kepada pedagang yang lain. 3edagang besar selalu membeli dan menjual barang dalam partai besar. (- 3edagang Fceran &(etailer' adalah pedagang yang membeli barang dan menjualnya kembali langsung kepada konsumen. ;ntuk membeli biasa partai besar, tetapi menjualnya biasanya dalam partai kecil atau per satuan. b. 3erantara Khusus Sama halnya dengan pedagang, kegiatan perantara khusus juga menyalurkan barang dari produsen sampai ke tangan konsumen. "edanya perantara khusus tidak bertanggung ja'ab penuh atas barang yang tidak laku terjual. 3erantara khusus meliputi# ,&- $gen &Dealer' adalah perantara pemasaran atas nama perusahaan. Menjualkan barang hasil produksi perusahaan tersebut di suatu daerah tertentu. "alas jasa yang diterima berupa pengurangan harga dan komisi. ,(- )roker adalah perantara pemasaran yang kegiatannya mempertemukan penjual dan pembeli untuk melaksanakan kontrak atau transaksi jual beli. "alas jasa yang diterima disebut kurtasi atau provisi. ,0- "omisioner adalah perantara pembelian dan penjualan atas nama dirinya sendiri dan bertanggungja'ab atas dirinya sendiri. "alas jasa yang diterima disebut komisi. ,5- #ksportir adalah pedagang yang melakukan aktivitasnya dengan menyalurkan barang ke luar negeri. ,7- %mportir adalah pedagang yang melakukan aktivitasnya dengan menyalurkan barang dari luar negeri ke dalam negeri. 2. 7ara)7ara Distri'usi ;ntuk menyalurkan barangGjasa digunakan badan perantara, yaitu # a. 3enyaluran "arangG1asa Melalui 3edagang. "arang yang dibuat produsen disalurkan melalui pedagang besar, lalu pedagang besar menjualnya ke pedagang kecil atau eceran dan pedagang kecil menjualnya ke konsumen. (7

b. 3enyalur "arangG1asa Melalui Koperasi Koperasi berusaha memenuhi kebutuhan anggotanyaGmasyarakat di sekelilingnya. c. 3enyaluran "arangG1asa Melalui 2oko Milik 3rodusen Sendiri 3rodusen yang memiliki toko, dapat memenjual hasil produksinya kepada konsumen melalui toko tersebut. d. 3enyaluran "arangG1asa melalui penjualan dari rumah ke rumah. "arang hasil produsen dijual oleh produsen dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah. e. 3enyaluran "arangG1asa Melalui 3enjualan di 2empat 2ertentu yang )itetapkan 3emerintah. 3emerintah juga membuat tepat untuk menyalurkan barang atau jasa hasil produksi tertentu, misalnya pasar, dan tempat pelelangan ikan. . 2empat =ain yang )ipakai untuk Menyalurkan "arangG1asa. 3. ,akt#r)!akt#r 6ang Mem*engaruhi $egiatan Distri'usi &- ,akt#r Pasar )alam lingkup aktor ini, saluran distribusi dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen, yaitu jumlah konsumen, letak geogra is konsumen, jumlah pesanan dan kebiasaan dalam pembelian. (8 ,akt#r Barang 3ertimbangan dari segi barang bersangkut-paut dengan nilai unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, standar barang dan pengemasan. 0- ,akt#r Perusahaan 3ertimbangan yang diperlukan di sini adalah sumber dana, pengalaman dan kemampuan manajemen serta penga'asan dan pelayanan yang diberikan. 5- ,akt#r $e'iasaan Dalam Pem'elian 3ertimbangan yang diperlukan dalam kebiasaan pembelian adalah kegunaan perantara, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, volume penjualan dan ongkos penyaluran barang.

(:

2.3.3 $#nsumsi 1. Pengertian $#nsumsi Konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa, baik secara sekaligus maupun berangsur-angsur untuk memenuhi kebutuhan. Konsumsi bertujuan untuk mencapai pemenuhan kebutuhan. Orang yang mempergunakanIbarang atau jasa disebut konsumen. Kebutuhan konsumen akan suatu barang, menyebabkan produsen selalu berusaha memproduksi barang. )istributorlah yang menjadi perantara antara produsen dan konsumen. 1adi, antara produsen, distributor, dan konsumen saling berkaitan. )i dalam menyalurkan hasil produksinya produsen dapat secara langsung maupun tidak. 2. Tujuan $#nsumsi $da empat tujuan kegiatan konsumsi# a. b. c. d. Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap. Menghabiskan nilai guna barang sekaligus. Memuaskan kebutuhan secara isik Memuaskan kebutuhan rohani.

3. ,ungsi $#nsumsi $da dua ungsi kegiatan konsumsi# a. Menjaga kelangsungan hidup b. Memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan. . ,akt#r),akt#r 6ang Mem*engaruhi $#nsumsi $gar dapat melakukan konsumsi seseorang harus mempunyai barang atau jasa untuk dikonsumsi yang dapat diperoleh dengan menggunakan alat tukar berupa uang. "anyaknya barang yang dikonsumsi tergantung banyaknya barang yang tersedia di masyarakat serta harga barang tersebut. Oleh karena itu besarnya konsumsi seseorang akan dipengaruhi aktor- aktor sebagai berikut#

(<

a. kemampuan masyarakat dalam menyediakan barang-barang konsumsi, b. besarnya penghasilan, khususnya yang tersedia untuk dibelanjakan, dan c. tingkat harga barang-barang. )i samping ketiga aktor tersebut, besarnya konsumsi seseorang juga dipengaruhi oleh selera dan intensitas kebutuhannya terhadap barang yang bersangkutan serta adanya barang substitusi. Semakin tinggi selera dan intensitas kebutuhannya, akan cenderung semakin besar jumlah konsumsinya. Sedangkan semakin banyak jumlah dan jenisnya barang substitusi akan menyebabkan semakin berkurangnya jumlah konsumsi barang yang disubstitusi. "esarnya konsumsi masyarakat ,tingkat konsumsi masyarakatmencerminkan tingkat kemakmuran masyarakat tersebut, artinya makin tinggi tingkat konsumsi masyarakat, berarti makin tinggi pula tingkat kemakmurannya. 2. 9enis +an 9umlah Barang $#nsumsi "is:a +an $eluarga Konsumsi barang dan jasa adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh manusia dari lahir hingga akhir hidupnya. Masing-masing individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan hidupnya sehari-hari. Oleh karena itu, jenis dan jumlah barang yang dikonsumsi sis'a maupun dalam sebuah rumah tangga yang satu dengan yang lain pasti terdapat perbedaan sesuai dengan kemampuan ekoncmi tiap individu, sis'a, maupun keluarga. 6aktor penentu jenis kebutuhan keluarga antara lain berikut. a. 1umlah anggota keluarga. b. 2ingkat kemampuan perekonomian keluarga. c. =atar belakang sosial, budaya, dan agama. d. 2ingkat pendidikan e. ;mur anggota keluarga $da banyak aktor yang menentukan pengeluaran konsumsi seseorang, oleh karena itu perlu melakukan kegiatan konsumsi secara bijaksana. !al ini sebaiknya dilakukan oleh semua orang. 8ara paling mudah dan e isien serta sederhana adalah dengan membuat terlebih dahulu da tar, jenis, dan jumlah

(@

barang yang akan dikonsumsi ,dibeli- sesuai dengan urutan skala prioritas kebutuhan. 3. ,akt#r),akt#r (ang Memengaruhi $#nsumsi 6aktor- aktor yang memengaruhi konsumsi terbagi dalam dua kelompok, yaitu aktor intern dan aktor ekstern. a. 6aktor intern 6aktor intern adalah aktor yang datang dari dalam lingkungan pribadi seseorang, meliputi motivasi, sikap hidup, dan pendapatan. b. 6aktor ekstern 6aktor ekstern adalah aktor yang datang dari luar lingkungan pribadi seseorang, meliputi keluarga, kebudayaan, kelas sosial, lingkungan, dan harga barang atau jasa. 2. 9enis Analisis Ek#n#mi 3erekonomian terdiri atas jutaan orang terlibat dalam banyak kegiatan pembelian, penjualan, kerja, penye'aan, manu aktur, dan lain-lain. ;ntuk memahami bagaimana perkonomian berjalan, kita harus menemukan cara untuk menyederhanakan pemikiran mengenai semua kegiatan ini. )engan kata lain, kita memerlukan jenis analisis ekonomi yang dapat menjelaskan, dengan istilah umum, bagaimana jenis perekonomian diatur dan bagaimana orang-orang yang mengambil bagian dalam jenis perekonomian berinteraksi satu sama lain. 1enis-jenis analisis ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga golongan yaitu# ekonomi deskripti ,descriptive economics-, teori ekonomi ,economic theory- dan ekonomi terapan ,applied economics-. 2. .1 Ek#n#mi Deskri*ti! ;Descriptive Economic8 "idang ilmu ekonomi ini adalah ilmu yang mempelajari dan mengumpulkan akta- akta yang ada hubungannya dengan suatu masalah. Ilmu ini juga dapat menggam'arkan kea+aan sebenarnya yang ter'ujud dalam perekonomian. )engan penjelasan lain dapat mendeskripsikan datadata yang menjelaskan berbagai enomena dan kenyataan yang terjadi. Memang terkadang hal ini masih cukup sulit untuk dilakukan karena (C

terkadang si at yang sebenarnya dari suatu keadaan dengan akta yang ter'ujud dari situasi itu sendiri. 3enyebab lainnya adalah karena ter'ujudnya situasi atau kondisi dalam perekonomian itu berhubungan dengan individuindividu dalam suatu masyarakat. Sebagai contoh apabila kita ingin menganalisa mengenai seberapa besar pengaruh kenaikan harga pangan. !al ini cukup sulit diketahui karena produksi pangan juga dipengaruhi oleh banyak aktor, antar lain adalah aktor harga barang lain, aktor keadaan ekonomi, aktor iklim, dan aktor- aktor lainnya. 8ontohnya adalah analisis mengenai industri garmen di surabaya adalah tergolong sebagai ilmu ekonomi deskripti . 2. .2 Te#ri Ek#n#mi ;Economic Theory8 2eori ekonomi adalah pandangan-pandangan yang menggam'arkan si!at hu'ungan yang ter'ujud dalam kegiatan ekonomi, dan ramalan tentang peristi'a yang terjadi apabila suatu kedaan yang mempengaruhinya mengalami perubahan. Selain itu, teori ekonomi juga memberikan gambaran tentang si at-si at utama dari sistem ekonomi dan bagaimana sistem ekonomi ber ungsi. )engan mendapatkan data berupa akta- akta ekonomi saja itu belum cukup untuk mempelajari ilmu ekonomi. 2etapi ada hal yang lebih penting dari pada itu, yaitu membuat sususan secara sistematik dari aktaakta tersebut, sehingga gambaran umum tentang perekonomian yang sedang terjadi serta berbagai komponen pendukungnya dapat diketahui. Inilah tugas dari model analisis teori ekonomi. )alam teori ekonomi yang diterangkan adalah gambaran umum dan yang disederhanakan mengenai kegiatan ekonomi dan si at-si at hubungan ekonomi. Mengetahui kenyataan dalam perekonomian saja belumlah cukup untuk belajar ilmu ekonomi. Eang lebih penting lagi ialah menyusun kenyataan ini secara sistematik, dan membuat gambaran umum tentang kegiatan suatu perekonomian dan komponenkomponennya. 2ugas ini dijalankan oleh teori ekonomi. )engan mempelajari teori dan kenyataan, ilmu ekonomi menjadi sangat penting peranannya dalam masyarakat. 3entingnya peranan kedua hal tersebut selalu dinyatakan oleh ahli-ahli ekonomi secara berikut# teori tanpa kenyataan tidak ada gunanya$ tetapi mengetahui kenyataan sa*a tanpa teori tidak akan berarti sama sekali 0A

Ilmu Fkonomi 2eori dikelompokkan menjadi (, yaitu # &. Teori Ekonomi Mikro, yaitu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari ungsi ekonomi secara individu yang terdiri dari perusahaan maupun rumah tangga. 2eori Fkonomi Mikro membahas tentang alokasi sumber daya dan distribusi pendapata yang dipengaruhi oleh sistem harga yang terjadi di pasar dan kebijakan pemerintah. Selain itu, membahas cara penentuan harga dan kuantitas suatu hasil produksi yang dita'arkan dalam pasar individu dan hubungan di antara pasar tersebut. Fkonomi mikro dapat dianggap sebagai rincian ekonomi pasar. (. Teori Ekonomi Makro, yaitu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku ekonomi secara keseluruhan ,aggregat- seperti total pendapatan, tingkat tenaga kerja, hasil produksi, dan sebagainya dalam skala nasional. 2. .3 Ek#n#mi Tera*an ;Applied Economics8 Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu ekonomi yang tugasnya menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam ilmu teori ekonomi, untuk menerangkan keterangan-keterangan yang nyata yang dikumpulkan permasalahan oleh teori dalam ekonomi ekonomi bidang deskripti . untuk ekonomi Ilmu dalam ekonomi masyarakat terapan seperti mengaplikasikan memecahkan permasalahan-

pengangguran, in lasi, penurunan pendapatan per kapita, atau masalah ekonomi lainnya untuk dicarikan alternati -alternati pemecahan masalahnya. Fkonomi terapan memberi jalan keluar ,solusi- pemecahan masalah atas data yang disajikan oleh ekonomi deskripti . )alam merumuskan kebijakan ekonomi, yang pertama-tama terus diperhatikan adalah tujuan-tujuan dari kehidupan ekonomi. )alam perekonomian tujuan-tujuan yang ingin dicapai adalah# a. Mencapai pertumbuhan ekonomi yang cepat b. Menciptakan kestbiln harga-harga c. Mengatasi masalah pengangguran d. Me'ujudkan distribusi pendaptan yang merata )alam merumuskan kebijakan ekonomi, pandangan yang menerangkan, /apa sebenarnya yang harus di'ujud/ yaitu pandangan yang dalam bahasa 0&

inggris dinamakan dengan istilah #

value *udgement, sangat penting

peranannya. )alam perekonomian dihadapi masalah kekurangan bahan makanan adapun kebijakan yang harus dilaksanakan dalam perekonomian adalah seseorang mungkin berpendapat bah'a terbaik ialah menyediakan makanan. Eang lain berpendapat bah'a kekurangan itu harus diatasi dengan menaikkan harga tetapi dalam jangka panjang produksi dalam negeri akan naik dan menggunakan tenaga kerja bertambah. Kebijakan pertama berpendapat kepentingan konsumen perlu diutamakan, sedangkan kebijakan kedua lebih mengutamakan kepentingan negara secara keseluruhan. )alam model analisis ekonomi ini yang berperan penting dalam merumuskan suatu kebijakan ekonomi adalah hasil analisa tentang apa yang sebenarnya harus di'ujudkan terlebih dahulu untuk mengangkat nilai perekonomian. Sebagai contoh ada masalah berupa kekurangan pangan, maka beberapa pendapat harus dihimpun untuk membuat kebijakan dalam mengatasi permasalahan itu. Mungkin ada pendapat yang menyatakan bah'a solusi paling baik adalah dengan menyediakan bahan pangan. )an mungkin akan ada juga pendapat yang menjelaskan bah'a solusi yang lebih baik lagi adalah menaikkan jumlah produksi pangan. 1ika dianalisa kembali, mungkin kedua pendapat itu ada benarnya. 3endapat yang pertama menegaskan bah'a pentingnya mengutamakan konsumen. )an pendapat kedua disimpulkan bah'a lebih mementingkan kepentingan negara secara menyeluruh. Inilah contoh tugas dari model ekonomi terapan untuk menentukan kebijakan paling tepat dalam mengatasi suatu masalah ekonomi yang terjadi. 2.0 Asumsi (ang "ering Digunakan Dalam Te#ri Ek#n#mi 3ara ekonom membuat asumsi-asumsi untuk alasan yang sama. $sumsi asumsi dapat menyederhanakan dunia yang kompleks dan menjadikannya lebih mudah dipahami untuk mempelajari dampak perdagangan internasional, misalnya, kita dapat mengasumsikan bah'a dunia terdiri atas dua negara dan tiap negara hanya menghasilkan dua jenis barang. 2entu saja, dunia nyata terdiri atas banyak negara, dan masing-masing menghasilkan ribuan jenis barang yang berbeda. Hamun dengan mengasumsikan dua negara dan dua 0(

jenis barang, kita dapat memusatkan perhatian kita. Sekali kita memahami perdagangan internasional dalam dunia khayalan dengan dua negara dan dua jenis barang, kita dapat memahami perdagangan internasional dalam dunia yang lebih kompleks yang kita tempati ini dengan lebih baik. 3ara ekonom menggunakan asumsi-asumsi yang berbeda untuk menja'ab pertanyaan-pertanyaan berbeda. $nggaplah kita ingin mempelajari apa yang terjadi pada perekonomian ketika pemerintah mengubah jumlah uang dalam sirkulasi. "agian penting dari analisis ini adalah bagaimana harga-harga berubah karena hal tersebut. "anyak harga yang tidak berubah dalam perekonomian4 misalnya harga majalah hanya berubah setiap tahun beberapa tahun. Mengetahui tentang akta ini akan menuntun kita dalam membuat asumsi-asumsi berbeda ketika mempelajari dampak dari perubahan kebijakan untuk jangka 'aktu yang berbeda. ;ntuk mempelajari dampak jangka pendek dari kebijakan tersebut, kita dapat mengasumsikan bah'a harga-harga tidak berubah banyak. Kita bahkan dapat membuat asumsi ekstrem dan menipu, yaitu bah'a semua harga tetap. $kan tetapi, untuk mempelajari dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut, kita dapat mengasumsikan bah'a semua harga sangatlah leksibel. Seperti seorang isika'an menggunakan asumsi-asumsi yang berbeda ketika mempelajari kelereng dan bola yang jatuh, para ekonom menggunakan asumsi-asumsi yang berbeda ketika mempelajari dampak jangka pendek dan panjang akibat perubahan jumlah uang. 2anpa adanya pemisalan ,asumsi- sangat sukar sekali untuk menjelaskan si at-si at perhubungan di antara berbagai variabel karena kegiatan ekonomi dan kehidupan perekonomian sangat kompleks si atnya. Suatu peristi'a dipengaruhi oleh berbagai macam aktor , dan menerangkan bagaimana berbagai aktor tersebut akan mempengaruhi peristi'a itu menjadi sangat rumit. Maka gambaran yang lebih sederhana mengenai bagaimana perkaitan diantara suatu peristi'a dengan aktor yang mempengaruhinya harus dibuat. "iasanya yang diterangkan ialah bagaimana si at berkaitan diantara peristi'a itu dengan aktor- aktor yang terpenting yang mempengaruhinya. Ini berarti teori harus membuat penyederhanaan ke atas kejadian yang sebenarnya dalam 00

masyarakat.

3enyederhanaan

itu

dilakukan

dengan

membuat

pemisalan ,asumsi-. "eberapa asumsi yang menjadi patokan dasar dari berbagai teori ekonomi mikro yaitu # asumsi umum dan asumsi khusus. A. Asumsi Umum $sumsi-asumsi di ba'ah ini dipakai baik oleh teori ekonomi mikro maupun kebanyakan teori ekonomi lainnya # 1. Asumsi Rasi#nalitas $sumsi ini berlaku untuk semua teori ekonomi. 3ara pelaku ekonomi diasumsikan bersi at rasional4 biasanya disebut homo economicus atau homo economic man 3enggunaan asumsi ini pada teori konsumen ter'ujud dalam bentuk asumsi, bahkan rumah tangga keluarga senantiasa berusaha untuk memaksimumkan kepuasan ,utility ma+imi,ation assumption' "egitu juga dengan rumah tangga produsen, dia pasti juga akan berusaha memaksimalkan keuntungan ,profit ma+imi,ation assumption' 8ontohnya dalam sebuah toko elektronik yang menjual televisi tentunya penjual sudah punya harapan televisi mana yang dia harapkan akan dibeli pelanggan. )engan pemikiran itu dia akan melakukan penataan televisi dengan berbagai merk sedemikian rupa namun tetap dengan konsep menitik beratkan pandangan pembeli pada merk yang dia inginkan untuk terjual. !al ini bisa dilakukan karena secara rasional penjual tahu daya tarik seperti apa yang diinginkan pembeli. )engan begitu ketika pembeli sudah benar D benar sangat berminat pada merk tersebut maka penjual bisa menetapkan harga sesuai keuntungan yang dia mau. "egitu juga dengan pembeli dia akan merasa puas karena secara rasionalnya dia merasa telah memilih televisi yang terbaik diantara semua merk yang ada di toko tersebut. 2. La'a Maksimum ;Profit Maximizing8 Setiap teori merupakan abstraksi realitas dan didasarkan pada beberapa asumsi. 2eori yang baik tentu mampu menghendaki asumsi yang realitas dan logis. $sumsi ini paling sering digunakan dalam ilmu ekonomi karena semua agen ekonomi ,economic agents- termasuk didalamnya produsen, konsumen 05

dan pemerintah, ingin memaksimumkan kepuasan, pro it, kesejahteraan dan sebagainya. Kalau harus merugi maka agen ekonomi tersebut berusaha meminimumkan kerugiannya. Seluruh hal ini sejalan dengan prinsip rasionalitas, bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi dianggap rasional, konsisten dan dengan prinsip maksimisasi. 8ontoh penggunaan asumsi ini dalam kehidupan sehari D hari adalah adanya voucher belanja gratis untuk minimal pembelanjaan tertentu di sebuah supermarket. 2entu membingungkan bagaimana mungkin pihak supermarket mau rugi memberikan voucher gratis kepada pelanggan. Hamun apabila dicermati ini hanya merupakan trik pemancing dari pihak supermarket untuk mendapatkan laba yang lebih besar. 3elanggan tentunya tidak sadar bah'a voucher belanja gratis yang dia dapatkan tidak sebanding dengan pembelanjaan yang dia lakukan. 3. 7eteris *ari'us 8eteris paribus diambil dari bahasa =atin dan artinya . hal-hal lain yang tidak mengalami perubahan/. $sumsi 8eteris paribus diartikan sebagai halhal yang tidak berhubungan dengan analisa dianggap konstan sehingga tidak mempengaruhi analisa yang sedang dilaksanakan. $sumsi ini menyatakan bah'a perubahan hanyalah variabel yang secara eksplisit dinyatakan berubah, sedangkan variabel-variabel lainnya yang tidak disebutkan tidak mengalami perubahan, sepanjang dalam model analisa tidak diasumsikan sebagai variabel yang nilainya ditentukan oleh variabel lain harus dianggap tidak berubah. )alam ilmu ekonomi, istilah ceteris paribus seringkali digunakan sebagai suatu asumsi untuk menyederhanakan beragam ormulasi dan deskripsi dari berbagai anggapan ekonomi. Sebagai contoh# seorang pembeli sepeda motor akan dihadapkan dengan berbagai pilihan, mulai dari variasi merk sepeda motor, variasi harga, variasi kecanggihan, dan lainnya. 2etapi disini okus dari seorang pembeli adalah uang yang dipunya dalam mencari sepeda motor yang diinginkan, sehingga ceteris paribusnya dalah #

07

-embeli akan membeli sepeda motor . ceteris paribus . bila harga sepeda motor sesuai dengan uang yang dimiliki 1adi dalam contoh di atas 8eteris 3aribus hanya mengaitkan variabel .pembelian sepeda motor/ dengan satu variabel, yaitu .harga sepeda motor yang sesuai dengan uang yang dimiliki/, kondisi variabel lain kita asumsikan tetap. 8eteris 3aribus bisa digunakan dalam penentuan kebijakan yang akan diambil untuk berbagai masalah ekonomi. Karena dengan asumsi ini kita bisa lebih okus dengan kepada pemecahan masalah yang diharapkan. 2api, disamping keuntungan yang bisa kita peroleh dari 8eteris 3aribus, asumsi ini juga memiliki kelemahan yang sangat atal. !al itu karena asumsi ini hanya ber okus pada satu variabel dan menganggap variabel lainnya akan mengikuti pada variabel yang kita tentukan sebelumnya. 3adahal pada kenyataannya variabel lain tersebut belum pasti sama dengan variabel yang kita tentukan sebelumnya. Sehingga akan selalu muncul masalah lain ketika kita telah selesai dengan masalah yang satu. B. Asumsi $husus Sebetulnya tidak banyak asumsi yang hanya dipergunakan oleh teori ekonomi mikro, dalam arti tidak dipergunakan sama sekali oleh teori ekonomi makro. !al ini kiranya mudah dipahami kalau kita ingat bah'a yang membentuk perilaku perekonomian sebagai suatu keseluruhan tidak lain adalah perilaku para pelaku ekonomi itu sendiri, dengan demikian tidaklah mengherankan kalau kita jumpai bah'a teori ekonomi makro banyak menggunakan teori-teori atau kesimpulan-kesimpulan teoritik ekonomi mikro sebagai dasar analisanya. Oleh karena itulah maka yang kita maksud dengan asumsi khusus teori ekonomi mikro, hanyalah terbatas kepada asumsi-asumsi yang banyak dipakai oleh ekonomi mikro akan tetapi tidak selalu dipakai oleh teori-teori ekonomi yang lain. )engan menggunakan batasan ini kita dapat menyebut beberapa contoh asumsi khusus teori ekonomi mikro. $ntara lain yang 0:

penting ialah asumsi ekuilibrium parsial dan asumsi tidak adanya hambatan atas proses penyesuaian # 1. Asumsi Ekuilibrium Parsial Eaitu mengasumsikan tidak adanya hubungan timbal balik antara perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh pelaku ekonomi dengan perekonomian dimana pelaku ekonomi tersebut berada. Misalnya, sebagai akibat dari cita rasa , para konsumen tiba-tiba mengurangi pengeluaran konsumsinya. Kalau tidak digunakan asas ekuilibrium parsial, maka dalam pembuatan analisa kita harus memperhitungkan pengaruh penurunan pengeluaran konsumsi tersebut pada pendapatan nasional, yang pada gilirannya akan berpengaruh juga terhadap pola pengeluaran para konsumen tersebut. )engan menggunakan asumsi ekuilibrium parsial, kemungkinan adanya unsur pemantulan semacam ini tidak kita perhatikan. Sebagai contohnya pada saat ada kenaikan harga cabai, penjual rujak keliling akan berusaha menurunkan penggunaan cabai. Eang biasanya apabila ada pembeli yang memesan rujak pedas dia memberikan &A cabai maka dengan adanya kenaikan harga cabai dia mengganti ukuran pedas dengan < atau 7 cabai. 3erbedaan komposisi penggunaan cabai ini menurut asumsi ini tidak akan mempengaruhi pembelian konsumen terhadap rujak yang dijual pembeli tersebut karena diasumsikan pembeli tidak mempermasalahkan hal tersebut. 2. Ti+ak a+an(a ham'atan atas *r#ses *en(esuaian. !ambatan yang dimaksudkan berupa aktor psikologis, sosiologis, politik dan sebagainya. Misalnya # dengan kenaikan harga, ada kemungkinan kita enggan untuk melakukannya. Kenyataan seperti ini diasumsikan tidak ada dalam studi ekonomi mikro. )iasumsikan keadaan ekonomi akan mengikuti secara alamiah kenaikan harga tersebut. )isini, hambatan psikologi diabaikan. 8ontoh yang biasanya digunakan sebagai asumsi adalah konsumsi beras dalam sebuah negara. Meskipun harga beras mengalami kenaikan yang sangat tinggi, stok beras akan tetap terjual karena memang beras merupakan bahan pangan utama yang sangat dibutuhkan. )engan asumsi ini disimpulkan 0<

bah'a pembeli akan dengan sendirinya melakukan penyesuaian dengan perubahan harga yang ada. Sehingga kenaikan harga beras dianggap bukan merupakan suatu hambatan.

0@

BAB 3 PENUTUP Manusia di dalam kehidupannya akan selalu berusaha meningkatkan

kebutuhan dan keinginanya. 3roses pemenuhan kebutuhan membuat manusia selalu memikirkan bagaimana meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan dengan cara yang see esien mungkin. F isiensi ini dilakukan karena adanya kelangkaan sumber daya dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas. )alam kehidupan ekonomi permasalahan yang ada berupa masalah ekonomi klasik dan masalah ekonomi modern dimana permasalahan ekonomi klasik berupa masalah produksi, masalah distribusi dan masalah konsumsi. Sedangkan permasalahan ekonomi modern lebih kompleks dari masalah ekonomi klasik. Fkonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang meliputi produksi, distribusi dan konsumsi suatu produk atau jasa. 1enis-jenis analisis ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga golongan yaitu# ekonomi deskripti ,descriptive economics-, teori ekonomi ,economic theory- dan ekonomi terapan ,applied economics-. Fkonomi deskripti merupakan analisis ekonomi yang menggambarkan keadaan sebenarnya yang ter'ujud dalam perekonomian. Sedangkan ekonomi terapan merupakan cabang ilmu ekonomi yang tugasnya menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam ilmu teori ekonomi. Ilmu teori ekonomi dikelompokkan menjadi dua yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi. $sumsi yang menjadi patokan dasar dari berbagai teori ekonomi mikro yaitu # asumsi umum dan asumsi khusus. $sumsi umum dipakai baik oleh teori ekonomi mikro maupun kebanyakan teori ekonomi lainnya seperti $sumsi ?asionalitas, =aba Maksimum ,-rofit /a+imi,ing-, dan 8eteris paribus. Sedangkan $sumsi khusus teori ekonomi mikro, hanyalah terbatas kepada asumsi-asumsi yang banyak dipakai oleh ekonomi mikro akan tetapi tidak selalu dipakai oleh teori-teori ekonomi yang lain. $ntara lain yang penting ialah asumsi ekuilibrium parsial dan asumsi tidak adanya hambatan atas proses penyesuaian.

0C

DA,TAR PU"TA$A $nonim. (A&(. Definisi %lmu #konomi /enurut -ara !hli. $vailable on# http#GGilmuekono.blogspot.comG ,)iakses pada AC Maret (A&5$nonim.
Maret (A&5-

(A&(.

-engantar

%lmu

#konomi.

http#GGsis oA(. iles.'ordpress.comG(A&(GA(Gbuku-ajar-pie(A&(.pd ,)iakses pada AC

$nonim. (A&0. Kelangkaan Sumber Fkonomi )an 3enyebab 2erjadinya Kelangkaan Sumber Fkonomi. http#GGbelajardisekolahdasar.blogspot.comG(A&0GACGkelangkaan-sumberekonomi-dan-penyebab.html ,)iakses pada && Maret (A&5)erma'an, Indra. (A&&. Definisi dan /asalah -okok #konomi.

http#GGindraderma'an.'ordpress.comG(A&&GA0G(AGde inisi-dan-masalahpokok-ekonomiG J)iakses pada A< Maret (A&5, &@#(@K 6ahrurozi, )rs. (A&A. /asalah -okok #konomi.

http#GGoziekonomi.'ordpress.comGmateriGmateri-kelas-LGmasalah-pokokekonomiG J)iakses pada A< Maret (A&5, &@.&7#&(K !alsi. (A&&. /asalah -okok Dalam #konomi J)iakses

http#GG'''.slideshare.netGhalsiGmasalah-pokok-dalam-ekonomi pada A< Maret (A&5, &@#0(K

Kartika 3utri, ?iamitha. (A&(, -engantar 0eori #konomi, ;niversitas Hegeri Surabaya, Surabaya Manki', >regory H. (AAC. -rinciple of #conomic. 1akarta # Salemba Fmpat Muhammad, 6ahni. (A&&. 1enis2*enis !nalisis #konomi. http#GG J)iakses

sharing.blogspot.comG(A&&GA:Gjenis-jenis-analisis-ekonomi.html pada AC Maret (A&5Samuelson. &CC0. /ikroekonomi #disi #mpat )elas. 1akarta# Frlangga

5A

Saolagogo,

Hadya.

(A&&.

Kelangkaan

sumber

daya. http#GGnadya,)iakses

soalagogo.blogspot.comG(A&&G&AGkelangkaan-sumber-daya.html pada && Maret (A&5-

Sukirno, Sadono. &CC5. -engantar 0eori /ikroekonomi #disi "edua. 1akarta# 32. ?aja >ra indo 3ersada Eaz. (A&A. -okok -ermasalahan #konomi. http#GGy5zmanies.'ordpress.comG(A&AGA0G((Gpokok-permasalahan-ekonomiG J)iakses pada A< Maret (A&5, &@#&0K

5&