Anda di halaman 1dari 28

REFERAT

Bronchogenic cyst
Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas Dalam Menjalani Kepaniteraan Klinik Senior Pada Bagian / SMF Ilmu Bedah Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malikussaleh SU !ut Meutia "#eh Utara

oleh :
Nanda Raihan Safitri, S. Ked Nim. 080 !00"0

#em$im$ing:
!. '. ". dr. %. Tam$ah Thai$syah, S&.B dr. %(fri)al, S&.B dr. Syafr(ddin, S&.B

BA*+AN, S%F +-%. #EN/AK+T 0A-A% #R1*RA% ST.0+ #EN0+0+KAN 01KTER .N+2ERS+TAS %A-+K.SSA-E3 R.%A3 SAK+T .%.% 4.T %E.T+A A4E3 .TARA '0!5

BAB + #EN0A3.-.AN
Kista Bronkogenik merupakan kista $ang mempun$ai dinding #ukup tipis% $ang terdiri dari jaringan ikat% jaringan otot dan kadang&kadang tulang ra'an( Kista ini dilapisi epitel rambut getar atau planoselular dan terisi lendir putih susu atau jernih( Kista bronkus terletak menempel pada trakea atau bronkus utama% keban$akan dorsal dan selalu dekat dengan bi)urkatio( Kista ini dapat tetap asimptomatik tetapi dapat juga menimbulkan keluhan karena kompresi trakea% bronki utama atau esophagus( Ke#uali itu terdapat baha$a in)eksi dan per)orasi sehingga kalau ditemukan diperlukan pengangkatan dengan pembedahan( *ejala dari kista ini adalah batuk% sesak napas s/d sianosis(

BAB ++ +S+
0efinisi Kista bronkogenik adalah lesi kongenital diduga hasil dari tunas abnormal )oregut ventral $ang terjadi antara +, dan -. hari kehamilan ( Merupakan tunas $ang abnormal kemudian berdi)erensiasi menjadi kantong berisi #airan( E&idemiologi Keban$akan kista terletak di mediastinum% dekat #arina trakea( Dalam data $ang ada% /0 10/23 dari ,0 kista mediastinum di lokasi% dan -, 14523 dari /0 kista mediastinum berada di tengah mediastinum( Kurang umum% kista dapat terjadi dalam parenkim paru% pleura% atau dia)ragma 16. 76/28 dari ,0 kista3(

Anatomi Sal(ran #ernafasan Ba6ah

a3

Trakhea

Trakhea merupakan perpanjangan dari laring pada ketinggian tulang vertebra torakal ke&4 $ang ber#abang menjadi + bronkhus( Ujung #abang tra#hea disebut #arina( Tra#hea bersi)at sangat )leksibel% berotot% dan memiliki panjang 6+ #m dengan #i#in kartilago berbentuk huru) !( pada #in#in tersebut terdapat epitel bersilia tegak 1pseudostrati)ied #iliated #olumnar epithelium3 $ang mengandung ban$ak sel goblet $ang mensekresikan lendir 1mu#us3 1Irman Soemantri% +..09 43( b( Bronkus Terdapat beberapa divisi bronkus di dalam setiap lobus paru( Pertama adalah bronkus lobaris 1tiga pada paru kanan dan dua pada paru kiri3( Bronkus lobaris dibagi menjadi bronkus segmental 16. pada paru kanan dan 0 pada paru kiri3% $ang merupakan struktur $ang di#ari ketika memilih posisi drainase postural $ang paling e)ekti) untuk klien tertentu( Bronkus segmental kemudian dibagi lagi menjadi bronkus subsegmental( Bronkus ini dikelilingi oleh jaringan ikat $ang memiliki arteri% limpatik dan sara)( Bronkus segmental kemudian akan membentuk per#abangan menjadi bronkhiolus% $ang tidak mempun$ai kartilago didalam dindingn$a( Patensi elastik otot polos sekelilingn$a dan pada tekanan alveolar( Bronkhiolus mengandung kelenjar sub mukosa% $ang memproduksi lendir $ang membentuk selimut tidak terputus untuk laposan bagian dalam jalan na)as( Bronkus dan bronkhiolus juga dilapisi oleh sel&sel $ang permukaan$a dilapisi oleh rambut pendek $ang disebut sillia( Silia ini men#iptakan gerakan men$apu $ang konstan $ang ber)ungsi untuk mengeluarkan lendir dan benda asing menjauhi paru menuju laring(

#( Bronkhiolus Bronkhiolus membentuk per#abangan menjadi brokiolus terminalis% $ang tidak mempun$ai kelenjar lendir dan silia( Bronkhiolus terminalis ini kemudian menjadi bronkhiolus respiratori% $ang dianggap menjadi saluran transisional antara jalan udara konduksi dan jalan udara pertukaran gas( Sampai titik ini% jalan udara konduksi mengandung sekitar 6/. ml udara dalam per#abangan trakeobronkial $ang tidak ikut serta dalam pertukaran gas( Ini di kenal sebagai ruang rugi )isiologik( Bronkhiolus respiratori kemudian mengarah ke dalam duktus alveolar dan sakus alveolar kemudian alveoli( Pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi dalam alveoli(

d( "lveolus Paru terbentuk oleh sekitar :.. juta alveoli% $ang tersusun dalam klaster antara 6/&+. alveoli( Begitu ban$akn$a alveoli ini sehingga jika mereka bersatu untuk membentuk satu lembar%

akan menutup area 4. meter persegi( Terdapat tiga jenis sel&sel alveolar( Sel&sel alveolar tipe II% sel&sel $ang akti) se#ara metabolik% mensekresi sur)aktan% suatu )os)olid $ang melapisi permukaan dalam dan men#egah alveolar agar tidak kolaps( Sel alveoli tipe III adalah makro)ag $ang merupakan sel&sel Fagositis $ang besar $ang memakan benda asing 1lendir% bakteri dan bekerja sebagai mekanisme pertahanan $ang penting3(

#ersarafan $ron7(s Persara)an para simpatis disalurkan ke otot polos bronkus melalui sara) vagus dan men$ebabkn kontraksi atau pen$empitan jalan na)as%sehingga terjadi peningkatan resistensi dan pengurangan aliran udara( Persara)an simpatis oto polos bronkus terjadi melalui serat&serat sara) dari ganglion servikalis dan torakalis bagian atas dan men$ebabkanrelaksasi atau dilatsi bronkus(;al ini menurunkan resistensi dan meningkatkn aliran udara(

Kontrol saraf atas res&irasi <entilasi dikontrol oleh pusat pernapasan dibatang otak bagian ba'ah didaerah medula dan pons(Dimedula%terdapat neuron&neuron inspirasi dan ekspirasi $ang melepaskan muatan pada 'aktu&'aktu $ang berbeda dalam suatu pola ke#epatan dan irama $ang telah ditentukan sebelumn$a(=euron&neuron respirasi menjalankan respirasi dengan merangsang neuron&neuron motorik $ang mempersara)i dia)ragma dan otot&otot antar iga( Ne(ron motori7 yang men)alan7an res&irasi =euron motorik utama $ang mengontrol otot pernapasan adalah sara) )renikus("pabila diakti)kan oleh neuron&neuron inspirasi pusat%maka sara) )renikus men$ebabkan dada mengembang dan udara mulai mengalir dari atmos)ir ke dalam paru(;al ini disebut inspirasi(Seiring dengan berlanjutn$a inspirasi%maka pelepasan muatan neuron& neuon inspirasi sentral melambat dan pelepasan muatan neuron&neuron ekpirasi melambat%sehingga aktivitas neuron motorik berhenti dan terjadi relaksasi dia)ragma dan otot antar iga(Dada kembali mengempis dan udara mengalir keluar paru("liran udara keluar dari paru adalah ekspirasi( Kemorese&tor sentral Kemoreseptor sentral di otak berespons terhadap perubahan&perubahan konsentrasi ion hidrogen didalam #airan #erebrospinalis(Peningkatan konsentrasi ion hidrogen meningkatkan ke#epatan pelepasan muatan kemoreseptor(Sebalikn$a%penurunan konsentrasi ion hidrogen menurunkan ke#epatan pelepasan muatan kemoreseptor(In)ormasi dari kemoreseptor sentral disalurkan kepusat pernapasan diotak $ang%sebagai

respon$a%meningkatkan atau menurunkan ke#epatan pernapasan(Konsentrasi ion hidrogen biasan$a men#erminkan konsentrasi karbon dioksida(Dengan demikian%se'aktu kadar karbon

dioksida meningkat%kadar ion hidrogen meningkat%dan ke#epatan pelepasan muatan neuron& neuron inspirasi berkurang( Kemorese&tor &erifer Kemoreseptor peri)er terdapat diarteri karotis dan aorta dan memantau konsentrasi oksigen didalam darah arteri( eseptor&reseptor ini%$ang disebut badankarotis dan aorta%mengirim impuls mereka kepusat pernapasan dimedula dan pons terutama untuk meningkatkan ke#epatanventilasi se'aktu kadar oksigen rendah(Kemoreseptor ini kurang sensitiv daripada kemoreseptor sentral(

Etiologi Pen$ebab masih belum diketahui se#ara jelas( =amun ada )a#tor&)aktor pendukung $ang men$ebabkan mun#uln$a #$sta bronkogenik antara lain sebagai berikut 9 Kongenital "kibat benturan pada daerah thorak Pengosumsian bahan&bahan kimia $ang memi#u terbentukn$a kanker 1kista dapat dide)inisikan sebagai a'al mula terbentukn$a kanker3% missal 9 asbes% nikotin dll In)eksi dari pen$akit lain terutama pada s$stem perna)asan(

#atofisiologi Kista )oregut terbentuk karena lepasn$a )oregut primiti) $ang terjadi se#ara abnormal( Bentuk paling sering ditemukan adalah kista bronkial dengan dinding epitelium tipe bronkial $ang terdapat dalam mediastinum atau hilum( Kista bronkogenik biasa n$a terjadi se#ara insidental dapat ditemukan sebagai sebuah lesi massa atau baru terlihat setelah terjadi in)eksi atau ruptur( Kista ini berisi #airan $ang dibungkus oleh epitel bronkial( >ika terjadi in)eksi% kista ini akan menimbulkan rasa n$eri( >ika terjadi ruptur % akan tampak air )luid level pada kista( Bron#hogeni# kista mun#ul sebagai massa bulat atau oval dengan garis halus dan biasan$a unilo#ular dan non#al#i)ied( Pada ba$i dan anak&anak ke#il% kista ini dapat

mengan#am kehidupan ketika mereka menekan struktur vital( Pada ba$i% presentasi a'al mungkin gangguan pernapasan( ?ebih dari setengah pasien asimtomatik(

%anifestasi Klinis Kista bronkogenik tidak menunjukkan gejala dan temuan insidental pada radiogra)i% keban$akan gejala dan komplikasi lebih sering terjadi pada pasien asimtomatik( @ang paling sering adalah gejala batuk% demam% sakit% dan d$spnea( Kompresi Tra#heobron#hial dan in)eksi paru dapat terjadi pada anak&anak karena tra#heobron#hial pohon relati) lunak( *ejala $ang sering timbul9 In)ant 9 sesak na)as atau dis)agia "nak anak 9 sakit pada dada dan dis)agia S$mptoms paling sering timbul jika lesi di mediastinum(

*ejala lain9 "nak $ang lebih muda lebih sering menimbulkan gejala( Kista lebih sering didapati insidental pada anak $ang lebih tua(

+maging findings *ambaran se#ara umum 9 Petunjuk terbaik diagnosa 9 ditemukan massa di daerah paratrakeal atau subkarinal dimana homegen meningkatkan sin$al pada T+& tertimbang( ?okasi 9 Kemungkinan terdapat di mediastinal atau parurenkim paru( ?ebih sering terdapat pada mediastinal 9 o Mediastinal ,/&5.2 o Ma$oritas di tengah mediastinum o Khasn$a pada paratrakeal% #arinal% atau hiller o Paling sering pada #arinal( Paru paru 9 o Frekuensi lebih sering di lobus bagian ba'ah o Insiden n$a sama dikedua paru

>arang kejadiann$a pada t$mus% diaphragma% leher% perikardium% dan retroperitoneal( Ukuran 9 beragam Biasa ditemukan ovoid atau sekitar massa dikelilingi oleh garis halus( ;ampir selalu soliter >arang sekali multilokular Khas tidak berhubungan dengan jalan udara dan tidak mengandung udara( Terdapatn$a suatu udara merupakan suatu indikasi adan$a in)eksi( ?esi parenkimal lebih sering berhubungan dengan jalan napas dibandingkan dengan lesi di mediatinal( Kemungkinan memiliki e))ek massa pada esophagus sehingga menekan jalan na)as( Bendungan udara 1hiperin)lasi3 Kolaps paru D$sphagia dan vomitus adiographi# )indings 9 =on spe#i)ik Membatasi massa dengan garis tipis( Densitas jaringan lunak(

Khasn$a terdapat pada mediastinum atau ditengah paru( Terkandang membutuhkan pemeriksaan !T atau M I untuk pemeriksaan lebih lanjut( Fluoros#opi# )indings 9 Kemungkinan insidensi terjadi pada *asterointestinal bagian atas% khususn$a jika lesi menimbulkan gejala seperti d$sphagia atau vomitus Dapat menekan esophagus( !T )indings 9 =A!T o ?esi berbatas homogen o Ma#am kandungan kista 9 air hingga komponen protein

!A!T o Biasa ditemukan% sering kali nonenhan#ing atau minimal enhan#ing dinding tipis( o ?ebih menonjol dinding enhan#ement dan penebalan dinding biasa terjadi dengan in)eksi( o Tidak terdapat #entral enhan#ement

M )indings 9 TIBI o Intensitas sin$al homogen ke#uali terdapat in)eksi o Sin$al untuk material protein terkadang digantikan oleh material air( o Dinding tidak terlihat o Baik untuk melihat lesi perpotongan( T+B6 o Sin$al $ang diberikan hampir sama atau lebih sedikit dibandingkan dengan #erebrospinal )luid 1!SF3 STI o peningkatan sin$al $ang n$ata% sama atau lebih dari !SF T6 !C o Biasa memiliki dinding $ang tipis atau sedang enhan#ement o Denebalan dinding enhan#ing se#ara tidak langsung menegaskan adan$a in)eksi( o Tidak terdapat #entral enhan#ement( Ultrasonographi# Findings 9 o *ra$s#ale ultrasound 9

Bertambah #epat terdiagnosa pada )oto pre natal Insiden ditemukan pada e#ho#ardiograph$( Kista bronkogenik retroperitoneal lebih sering ditemukan dengan ultrasonographi# dibandingkan dengan kista intrathora#i# jenis lain(

o !olor doppler 9 tidak ada hubungan abnormal o M&mode 9 potongan $ang baik untuk melihat lesi hipoekoik atau anekoik dengan posterior a#ousti# enhan#ement( !T S#an 9 Kista mun#ul sebagai lesi dengan batas&batas halus dan dinding tipis dan mungkin berisi sekret% nanah% atau darah( Untuk menunjukan ukuran dan posisi Bron#hogeni# !$s( Asophagograph$9 barium " menelan membantu untuk menentukan massa dan e)ekn$a pada struktur berdekatan( Mengingat bah'a +/ lesi berisi #airan jelas pada !T s#an 1menurut pengukuran redaman internal3 dan bah'a dua lesi lain $ang terkandung kalsium tingkat #airan%diagnosis kista bronkogenik bisa dilakukan dengan !T di hampir dua pertiga kasus 1:0 7,,28 dari /0 kasus3( =amun% sisa +. lesi tidak dapat didiagnosis sebagai kista dengan !T% baik karena heterogenitas internal% nomor atenuasi tinggi% arte)ak beruntun% kurangn$a peningkatan mural% atau lokasi atipikal( Dihampir semua institusi !T merupakan teknik standart imaging untuk kista bronkogenik( *ambaran kista bronkogenik pada M I dapat diuraikan( Intensitas sin$al air akan sama dengan hasil rendah T6 dan tinggi T+( Kista bronkogenik dapat berisikan darah% kolesterol% atau material tinggi protein akan menggambarkan sin$al dengan intensitas tinggi pada kedua T6 dan T+ pengaruhn$a sebanding(

Dalam kasus&kasus sulit% M I pen#itraan% dengan menunjukkan intensitas sin$al n$ata meningkat dalam lesi pada gambar T+&tertimbang% dapat berguna untuk menunjukkan si)at sejati kistik lesi( Dengan demikian% bah'a )itur imaging berikut mungkin berguna untuk membedakan non&air&kista bronkogenik pelemahan dari massa $ang solid 9 Pertama% kehadiran $ang jelas% dinding tipis% halus menunjukkan bah'a lesi kista( Delineasi dinding di)asilitasi oleh pemberian intravena bahan kontras iodinasi atau berbasis gadolinium( Sebuah dinding tebal atau tidak teratur bukan merupakan )itur khas dari kista bronkogenik dan men$arankan neoplasma nekrotik atau lim)adenopati( Kedua% kista bronkogenik dengan angka !T atenuasi tinggi biasan$a atenuasi homogen dan memiliki isi kista $ang tidak meningkatkan administrasi berikut bahan kontras( Ketiga% pen#itraan M dapat sangat berguna untuk membedakan kista tinggi pelemahan pada !T s#an dari massa jaringan lunak( Kista tersebut biasan$a isointense atau h$perintense untuk !SF( Sebuah lesi $ang h$pointense untuk !SF 1cerebral spinal fluid) pada gambar T+&tertimbang harus dipandang dengan hati&hati( Pera'atan $ang tepat dari pasien dengan kista bronkogenik tergantung pada usia pasien dan gejala pada presentasi( Keban$akan kista bronkogenik dapat sensiti) didiagnosis dengan menggunakan !T nonenhan#ed% namun pemberian materi kontras pada !T atau penambahan pen#itraan M I dapat berguna untuk membedakan jaringan lunak bermasalah&pelemahan kista dari neoplasia mediastinum(

1a3 !hest radiograph sho'ing bron#hogeni# #$st in the region o) the right hilum( 1b3 !T #on)irms the #$sti# nature o) the #$st and sho's it #ompressing the #arina and right main bron#hus 1arro'3(

Figures 6 and +(!T S#an o) the #hest demonstrating a h$podense mass in the medial portion o) the ?AFT posterior #hest(

KES+%#.-AN9 !T kista bronkogenik biasan$a menunjukkan massa mediastinum tajam marginated atenuasi jaringan lunak atau air( Keban$akan mun#ul kistik( Sebuah minoritas tampil solid dan dapat bingung dengan lesi lainn$aE M pen#itraan dapat berguna untuk menjelaskan si)at lesi kistik(

kista bronkogenik pada 'anita +6 tahun asimptomatik( Dengan contrast-enhanced !T s#an bagian dada 1dengan menggunakan setingan mediastnal window) menunjukan kista $ang dibatasi oleh #airan di tengah mediastinum( Perhatikan pada dinding% meningkatkan medially wall 1panah hitam3 dan peripheral punctate calcification 1panah putih3

kista bronkogenik pada pria -. tahun asimptomatik( 1a3 Dengan enhanced

transverse contrast-

!T s#an bagian dada 1dengan menggunakan setingan mediastnal window3

menunjukkan lesion jaringan lunak $ang homogeneous 1M3 tanpa penambahan mural di bagian subcarinal( Perhatikan perhatikan e)ek massa di kanan pembuluh inferiror pulmonary dan atrium kiri 1+ panah hitam3( ?esion ini tidak bisa se#ara $akin dibedakan dari neoplasma padat pada #t s#an( 1b3 Transverse T6&'eighted M image 16(: TE repetition time mse#/e#ho time mse#% /../+/3 menunjukkan lesion $ang menuju heterogenous 1M3 dari peningkatan intesitas sin$al dibandingkan dengan !SF 1cerebral spinal fluid). 1#3 Transverse T+&'eighted M image 16(: T% +%.../0.3 menunjukka lesion 1m3 menunjukkan intensitas sin$al $ang

sama dengan !SF% maka dari itu di ambil kesimpulan itu merupakan sebuah kista(

kista bronkogenik pada pria // tahun d$sphagia( 1a3 Dengan transverse contrast-enhanced !T s#an bagian dada 1dengan menggunakan setingan mediastnal window3 menunjukkan sebuah massa di tengah mediastinal% dengan atenuasi #airan( Perhatikan material $ang ber

atenuasi tinggi 1$ang di tunjukan kedua tanda panah hitam3 mempun$ai kemiripan dengan susu #al#ium dan e)ek massa di materi pengisi esophagus 1panah putih3

!T attenuation !hara#teristi# o) bron#hogeni# #$sts

M I Findings Dalam T6&'eighted M images 1ban$ak kasus +:3% 6+ kista terlihat sedikit

hyperintense 1ber'arna terang3 dari pada otot+ di tulang( Anam kista terlihat isointense 1ber'arna sama3 terhadap otot+ di tulang% dan / kista terlihat isointense terhadap !SF(

Dengan T+&'eighted M

images 1jumlah kasusF 603% 66 kista isointense terhadap

!SF( , kista h$perintense terhadap !SF( Dan 6 h$pointense 1ber'arna gelap terhadap !SF3( Bagian dalam kistan$a tidak dapat terlihat% tetapi dinding kistan$a terlihat lebih jelas sehingga membantu penggambaran lebih baik untuk dinding kista $ang tipis(

Kista bronkogenik pada anak : taun dengan batuk( 1a3!oronal T6&'eighted M image 1,../6-3 menunjukkan heterogeneous $ang berbentuk sempurna 1tanda panah3 di sebelah kiri posterior mediastinum( Intensistas sin$aln$a sama dengan !SF( 1b3 !oronal T6& 'eighted M image 14/./663 mengikuti pentunjuk dari I< gadolinium untuk material

pemberi contrast di dapatkan mural $ang lebih jelas 1di tunjuk dengan tanda panah3( 1#3 Transverse T+&'eighted M image 1+%:../0.3 menunjukkan bagian dalam kista meningkat

intesitas sin$aln$a% mendekati !SF( Perhatikan th$mus $ang normal 1t3 di bagian depan 1anterior3 mediastinum( +maging recomendations : 6( Best imaging tool o M dengan T+ G tertimbang dan STI menunjukan sin$al homogen tinggi atau lebih tinggi dari !SF( o T6 G tertimbang enhan#ed dengan #ontras menunjukan tidak ada atau minimal dinding enhan#ement tanpa #entral enhan#ement( +( Proto#ol advi#e o Diren#anakan T+ atau STI untuk melihat hubungan anatomik dan peningkatan sin$al homogen( o Post #ontras lemak memaksa T6 untuk menunjukan tidak ada atau tipis dari enhan#ement tanpa #entral enhan#ement( 0iagnosa $anding 6( =euroblastoma Biasan$a gambaran lebih solid dalam gambaran #ross se#tional( Kemungkinan terdapat kalsi)ikasi Kemungkinan terdapat s#alloping pada tulang iga atau vertebra(

+( ?$mphadenopath$ Membedakan dari radiograph thoraH sulit dilakukan ke#uali jika group multipel nodul membesar( Biasan$a multilobular =e#rotik nodes 9 o Biasan$a terdapat hubungan dengan penemuan in)eksi pada paru 1histoplasmosis atau tuberkulosa3 o ?ingkaran tebal dari enhan#ement o Biasan$a terdapat pembesaran dekat dengan nodus tetapi bukan nekrotik( :( In)e#ted !!M" 1#ongenital #$sti# adenomatoid mal)ormation3 Biasan$a sering kali tidak unilokular seperti pada kista bronkogenik( Sebagian besar berisi udara 1segera setelah lahir3 tidak seperti pada kista bronkogenik( Bisa berisikan #airan jika terjadi in)eksi 1air&)luid level3 atau jika pengambilan )oto segera setelah lahir 1kemungkinan lengkap )luid&)illed3 -( ound pneumonia Pada kistabronkogenik kemungkinan terdapat e)ek massa 1air'a$3 sedangkang pada round pneumonia tidak( Follo' up radiolographs menunjukan resolution dari round pneumonia

/(

Pasien biasan$a mengeluh demam dan batuk(

Mal)ormasi vaskuler !enderung untuk lebih multilokuler Invaginasi sekitar struktur dari pada mengganti dengan e)ek massa( Biasan$a mengandung phleboliths jika pada komponen vena( Kemungkinan besar untuk sampai ke leher(

,( Primar$ pulmonar$ malignan#ies Pleuropulmonar$ blastoma o >arang o Komponen solid pada !T dan M I o *ambaran heterogen pada !A!T dan M o Basal pleura dan sering kali peri)er posisi( o Pleura e))usion umum pada pulmonar$ blastoma( 4( pulmonar$ seIuestration Massa lebih heterogen dari kista bronkogenik ?ebih menunjukan kelainan Sering kali tampak peningkatan suppl$ pembuluh darah dari aorta des#ending(

#enatala7sanaan

Pada ba$i $ang baru lahir dengan kista bron#hogeni# asimtomatik% intervensi bedah dianjurkan pada usia :&, bulan% $ang memungkinkan untuk pertumbuhan paru&paru kompensasi( eseksi Thora#os#opi# memiliki keunggulan utama $ang termasuk rasa sakit kurang% #osmetik lebih baik% dan penurunan risiko peleburan tulang rusuk( Konsultasi pra operasi anestesi dianjurkan% terutama pada ba$i% karena perhatian dengan kompromi jalan napas dan pemantauan( Morbiditas meningkat ketika lesi n$a simptomatik(

#ERA-ATAN K3.S.S .NT.K #E%BE0A3AN T1RAKS 6( Unit bedah plastik +( "lat bantu pemberian posisi a( bantal% kantong pasir% bantalan siku% tumit% dan kepala b( "lat Jbean bagJ $ang digunakan untuk menopang pasien pada posisi lateral( udara disedot dari alat tersebut dan bentuk kantong akan sesuai dengan bentuk pasien sehingga diperoleh topangan $ang mantap( #( ;anduk

:( Selang pengisap a( Satu untuk lapangan operasi b( satu untuk alat bantu pemberia posisi Jbean bagJ d( Satu untuk anestesi

-( Probe suhu dan kontak kontrol /( ?ampu kepala dan sumber listrik ,( Klem Bab#o#k 4( Stik spons dengan lipatan kasa - H 0( Spons disekans 1JpillsJ% JpeanutsJ3 5( Klip vaskular 1ukuran berma#am&ma#am3 6.( Perangkat stapling 1*ambar 6-&6,3 a( <askular 1*ambar 6-&6, "3 b( Bronkus 1*ambar 6-&6, B3 #( >aringan 1*ambar 6-&6, !3 66( Klem vaskular 1untuk manajemen pendarahan $ang tidak disengaja dari pembuluh besar% misal arteri atau vena pulmonalis3 6+( Pita umbilikus atau kait pembuluh 6:( Pemegang pisau panjang 6-( Sambungan untuk ujung kauter 6/( !airan irigasi hangat 6,(Benang 1dengan panjang $ang adekuat3 sesuai dengan keinginan dokter 64( Selang dada% konektor% dan set drainase 60( Pita adhesi) + untuk pemberian posisi

Kom&li7asi A)ek massa o o Kompresi pada saluran pen#ernaan bisa men$ebabkan dis)agia( Kompresi jalan na)as% terutama jika kista han$a di ba'ah #arina% dapat mengakibatkan gangguan pernapasan $ang mengan#am ji'a( o Kompresi jantung dan pembuluh darah besar dapat men$ebabkan disritmia dan pen$umbatan v( kava( komplikasi lain9 In)eksi% pe#ah% perdarahan% dan kompresi $ang umum( Sebuah risiko degenerasi ganas juga memungkinkan(

0aftar &(sta7a

6( ?$nda >uall% +..:% Buku Saku Diagnosa Kepera'atan% A*!% >akarta( +( "ri) Mansjoer( Dkk 1+..63(% Kapita Selekta Kedokteran% >akarta% Media "es !< ?aprus FKUI( :( >udith M( Bilkinson% +..4% buku saku diagnose Kepera'atan( Adisi 4( A*!% >akarta(