Anda di halaman 1dari 2

Survey sekunder dan terapi tambahan A.

Pemeriksaan Fisik Berikut ini harus dilakukan untuk merencanakan dan manajemen pasien secara langsung: 1. Perkirakan luas dan kedalaman luka bakar 2. Menilai cedera cedera yang menyertainya !. Berat badan pasien B. "ertas #bservasi "ertas $bservasi% harus disertakan ketika pasien masuk ke &'(. "ertas ini harus disertakan pula ketika mengantarkan pasien ke unit luka bakar. ). Pemeriksaan dasar untuk pasien luka bakar may$r 1. (arah Mengumpulkan sampel untuk pemeriksaan darah lengkap% cr$ssmatch% karb$*ihem$gl$bin% gluk$sa serum% elektr$lit% dan tes kehamilan. (iperlukan pula analisis gas darah. 2. + ray F$t$ th$raks harus dilakukan sesuai kebutuhan. F$t$ yang lainnya mungkin diindikasikan untuk menilai cedera cedera yang menyertainya. (. ,uka bakar ekstremitas: mempertahankan sirkulasi peri-er 1. melepaskan seluruh perhiasan yang dipakai 2. menilai status sirkulasi distal% melihat cian$sis% gangguan capillary refill, tanda tanda neur$l$gist .paresthesia/. Penilaian denyut peri-er pada pasien luka bakar sangat baik dilakukan dengan ($ppler &ltras$nic -l$0 meter !. Fasci$t$mi jarang dibutuhkan. Meskipun% mungkin diperlukan untuk memperbaiki sirkulasi pasien dengan trauma skelet% cedera tabrakan% cedera listrik bertegangan tinggi% atau luka bakar yang melibatkan jaringan diba0ah -ascia 1. 'angguan sirkulasi pada lingkaran ekstremitas yang terbakar paling baik dikurangi dengan eschar$t$mi% selalu dengan

k$nsultasi bedah. 2schar$t$mi seringkali tidak diperlukan dalam 3 jam luka bakar. 2. Pemakaian Selang 'aster Pemakaian selang gaster digunakan untuk suction jika pasien mengalami mual% muntah% perut kembung% atau jika luka bakar meliputi 4256 t$tal luas permukaan tubuh. F. 7ark$tik% analgesik% dan sedatiPasien dengan luka bakar yang parah mungkin lebih sering merasa lelah% gelisah yang disebabkan hip$ksemia atau hip$v$lemia dari pada merasa sakit. "$nsekuensinya% resp$n pasien lebih baik terhadap $ksigen atau pemberian cairan daripada nark$tik% analgesik% atau sedati- yang akan mengaburkan tanda tanda hip$ksemia dan hip$v$lemia. 7ark$tik% analgesik% dan sedati- harus diberikan dalam d$sis kecil% tapi sering melalui intravena. '. Perhatian luka Pada luka bakar derajat dua% pasien merasa sakit ketika aliran udara mele0ati permukaan luka bakar. Menutup luka bakar dengan bahan yang bersih akan mengurangi rasa sakit dan melindungi dari aliran udara tersebut. 8angan memecahkan bullae atau meng$leskan antiseptik. Peng$batan apapun harus dihindari sebelum antibi$tik t$pikal yang sesuai di$leskan. "$mpres dingin dapat menyebabkan hip$termia. (an jangan menyiramkan air dingin ke tubuh pasien dengan luka bakar luas. 9. Antibi$tik Antibi$tik pr$-ilaksis tidak diindikasikan pada peri$de a0al setelah terbakar. Antibi$tik harus digunakan untuk peng$batan in-eksi. :. ;etanus Penentuan status imunisasi tetanus pasien sangatlah penting.