Anda di halaman 1dari 2

Kemasan Makanan "Styrofoam" Aman

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa kemasan makanan berbahan dasar "polystirene" atau "styrofoam" yang beredar di pasaran memenuhi persyaratan mutu dan aman digunakan. Badan POM sudah melakukan sampling dan pengujian terhadap 1 jenis kemasan !styrofoam!. "asil pengujian menunjukkan bahwa semua kemasan memenuhi syarat. #amun BPOM mengimbau masyarakat agar tetap berhati$hati dalam menggunakan kemasan berbahan "e%pandable polystyrene"&'P( tersebut untuk mewadahi makanan karena dalam kondisi tertentu berisiko membahayakan kesehatan. )esidu monomer stirene pada Polystirene* katanya* dapat terlepas bila ber+ampur dengan makanan berlemak& berminyak dan beralkohol* terlebih dalam keadaan panas. ,alau residunya ke+il tidak berbahaya. )esidu monomer stirene tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika jumlahnya kurang dari -.... bagian per juta. (erta menurut hasil pengujian BPOM residu monomer stirene pada sampel kemasan yang diuji hanya berkisar antara 1. bagian per juta hingga /. bagian per juta. Masyarakat diminta untuk memperhatikan label pada kemasan berbahan "styorofoam". ,emasan berbahan "styrofoam" yang aman biasanya berlabel tanda segitiga dengan tulisan angka enam di dalamnya dan P( di bawahnya. (elain itu* jangan menggunakan kemasan ini dalam !mi+rowa0e! dan jangan menggunakan kemasan yang sudah rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan yang berlemak&berminyak dalam keadaan panas. BPOM menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada negara di dunia yang melarang penggunaan kemasan berbahan dasar 'P( dengan pertimbangan kesehatan. ",ebijakan pelarangan di beberapa negara dilakukan untuk men+egah pen+emaran karena bahan ini sulit terurai.