Anda di halaman 1dari 38

GANGGUAN ENDOKRIN/METABOLISME

PENGERTIAN :
Adalah sindroma / penyakit yang disebabkan terjadinya gangguan endokrin / hormon yang mengakibatkan terjadi gangguan metabolisme dalam tubuh Apakah hormon ? Apakah kelenjar endokrin ? Apa metabolisme ? MACAM MACAM PENYAKITNYA Diabetes mellitus Struma non toksis Hipotiroidisme Hipertiroidisme/tirotoksikosis Hiperpituitarisme Peny. Addison Peny. Adrenal Hyperlipidemia Hipopituitarisme Feokromositomia Dan lainnya. 1. Diabetes mellitus (dm) Pengertian : Adalah penyakit yang ditimbulkan oleh gangguan pada hormone insulin. Klasifikasi : a. DM tipe 1 Disebabkan karena destruksi sel beta pancreas sehingga menjadi defisiensi insulin absolute b. DM tipe 2 Disebabkan variasi antara resistensi insulin dengan defisiensi insulin c. DM tipe lain : 1) Defek genetic sel beta 2) Defek genetic kerja insulin

3) Pankreatitis 4) Peny. Endokrinopati, misal : akromegali dsb 5) Karena obat/zat kimia 6) Infeksi 7) Imunologi 8) Sindrom genetic, misal : down sindrom d. DM gestasional Disebabkan oleh karena intoleransi glukosa yang terjadi pada saat hamil Pencegahan : Intake / asupan glukosa diatur Kebiasaan makan harus sehat Penatalaksanaan : - Obat anti diabetic oral, spt : metformin, glibenklamid - Insulin - Diet, olah raga - Obat-obatan tergantung keadaan 2. Struma non toksis Adalah pembesaran pada kelenjar tiroid / gondok, tanpa menimbulkan gejala gangguan endokrin, akibat gangguan yodium. - Pada wanita non hamil dianggap merupakan gangguan kosmetik - Pada wanita hamil,dapat menimbulkan kretinisme pada anak - Kreatinisme : anak kerdil ( cebol ), patofisiologi belum diketahui pasti, diduga bersamaan dengan hipotiroidisme intra uterin Gondok, merupakan reaksi adaptasi akibat kekurangan yodium, ukuran kecil menimbulkan masalah kosmetik, bila ukuran besar menimbulkan gangguan nafas karena menekan trachea. Pada orang tua dapat berubah menjadi kanker tiroid. Defisiensi yodium, menyebabkan gangguan kesuburan, gangguan kehamilan dan gangguan menstruasi. 3. Hipotiroidisme Adalah suatu sindrom yang diakibatkan karena kekurangan/defisiensi/gangguan fungsi hormon tirosin - Lebih dominan pada wanita - Secara klinis dibagi 3 macam : a. Hipotiroid sentral = sekunder b. Hipotiroid primer, dikarenakan karena kelenjar tiroid (terbanyak) c. Hipotiroid sebab farmakologis, defisiensi yodium, dan resistensi perifer Tiroiditis autoimun : terjadi Rx antigen-antibodi Tiroiditis pascapartum, merupakan peristiwa autoimun yang terjadi pada wanita postpartum, dengan silih berganti antara hipotiroidisme dan hipertiroidisme, ada fase toksis dan fase hipotiroidisme dengan depresi.

Tiroiditis subakut : Gejala : nyeri sekitar kelenjar, demam menggigil Penyebab : virus Mekanisme : virus => peradangan => nekrosis jaringan => hormon merembess ke sirkulasi => Tirotoksikosis => penyembuhan => hipotiroidisme

Hipotiroidisme pengaruh farrmakologi Obat anti tiroid berlebihan => hipotiroidisme, karena sintesis hormone terhambat Bahan yang berpengaruh : tionamid (MTU, PTU), karbimazol, perklorat, sulfonamide, yodida, zat kontras Ro Gejala klinis : Kel. Utama : kurang energy, lesu, lemah, lamban bicara, mudah lupa, obstipasi, bradikardi, tak tahan dingin, berat badan naik, anoreksia, depresi, oligomenorrhoe, infertile, aterosklerosis. Kel. Lain : krn tumor : nyeri kepala, gangguan visus, gangguan kontek adrenal Pengobatan : substitusi, prinsipnya mengganti kekurangan hormon tiroid, harus sangat hati hati 4. Hipertiroidisme / tirotoksikosis Tirotoksikosis adalah manifestasi klinik kelebihan hormone ttiroid yg beredar dalam sirkulasi darah. Hipertiroidisme adalah tirotoksikosis yang diakibatkan oleh kelenjar tiroid yang hiperaktif Gejala klinik : Tak tahan panas, hyperkinesia, hiperdefekasi, lapar, haus, muntah, disfagia, psikis labil, irritable, tremor, nervous, psikosis, hipertensi, arritmia, gagal jantung. Pengobatan : tirostatika (obat anti tiroid) misal : Carbimazol (CBZ), propiltiourasil ( PTU ) 5. Hipopituitarisme Etiologi : - Primer : pembedahan, radiasi tumor (primer atau metastasis), infeksi, infiltrasi (sarkoidosis, hemokromatosis, autoimun, iskemia (termasuk sindrom Sheehan), aneurisma karotis, thrombosis sinus kavemosus, trauma. - Sekunder (disfungsi hipotalamus atau gangguang pada tangkai hipotalamus) : tumor (termasuk kraniofaringioma), infeksi, infiltrasi, radiasi, pembedahan, trauma Manifestasi klinis Kelemahan, mudah merasa fatigue, disfungsi seksual, kerontokan rambut ketiak dan pubis, hipotensi, perubahan lapangan pandang dan sakit kepala (apabila disebabkan oleh tumor pituitary non fungsional yang besar) ATCH : insufisiensi adrenal (lihat *gangguan Adrenal*) TSH : hipotiroidisme sentralis (lihat *gangguan tiroid*)

PRL : tidak mampu menyusui GH : resiko osteoporosis, kardiomiopati, didiagnosis dengan kegagalan GH dengan rangsangan yang sesuai ( contoh : hipoglikemia) FSH & LH manifestasi klinis : libido, impotensi, amenore, oligomenore, infertilitas pemeriksaan fisik : kerontokan rambut ketiak, pubis dan tubuh. Pemeriksaan diagnostic : testosteron atau estradiol Penatalaksanaan : pergantian tersosteron atau estrogen vs. koreksi pennyebab yang menandainya

ADH (penyakit pada hipotalamus atau tangkai hipotalamus) : diabetes insipidus. - Manifestasi klinis : polyuria berat, hypernatremia ringan, (kecuali akses terhadap H2O hypernatremia berat) - Pemeriksaan diagnostic : lihat *gangguan homeostatis Natrium* 6. Hiperpituitarisme Adalah sindroma oleh karena sekresi hormone yang berlebihan Konsekuensi anatomic : sakit kepala, perubahan pengelihatan, diplopia, neuropati, kranialis. Diagnosa : pemeriksaan lanjut : MRI, kadar hormon. Pengobatan : (apabila simptomatik atau makroadenoma ) a. Obat : bromokriptin (angka keberhasilan 70-100%), kabergolin (ditoleransi lebih baik) b. Bedah : pembedahan transferoidal (apabila perkembangan tumor cepat atau terapi medis gagal) c. Radiasi : apabila baik terapi medis maupun 7. Akrtromegali Terjadi akibat peningkatan GH (10% adenoma) (fisoilogi : merangsang sekresi factor pertumbuhan) Gejala : jaringan lunak, arthralgia, pembesaran mandibular, sakit kepala, carapal tunnel syndrome, makroglosia, suara parau, amenore, impotensi, diabetes mellitus, kardiomiopati, polip pada kolon Diagnosa : pemeriksaan kadar GH, MRI untuk mengevaluasi tumor Pengobatan : pembedahan, agonis dopamin, radiasi. Prognosis : mortalitas tanpa pengobatan GANGGUAN ADRENAL Definisi - Sindroma cushing = kelebihan kortisol - Pennyakit cushing = sindrom cushing sekunder karena hipersekresi ACTH dari pituitary Etiologi Penyakit cushing (70-80%) : adenoma pituitary atau hyperplasia pituitary Tumor adrenal ( 15% ) : adenoma atau karsinoma

ACTH ektopik (5%) : karsinoma paru sel small, karsinoid, tumor sel Langerhans, karsinoma tiroid medularis, feoromositoma

Manifestasi klinis Intoleransi glukosa atau diabetes mellitus Obesitas sentral, berpunuk seperti kerbau(buffalo hump), moon facies, pengecilan ekstermitas, kelemahan, mudah fatigue, mudah memar, striae ungu, hiperpimentasi (jika ACTH), penyembuhan luka yang buruk, psikosis, infeksi - Hipertensi - Osteoporosis 8. Insufiensi adrenal Etiologi Primer : penyakit adenokrotikal = penyakit Addison - Autoimun (paling sering pada Negara industri) - Sindrom autoimun poliglandular - Infeksi (penyebab paling sering diseluruh dunia) : tuberkulosi, histoplasmosis - Perdarahan, thrombosis dan trauma - Penynakit metastatic (90% adrenal harus dihancurkan agar terjadi insufiensi) - Penyakit deposit : hemokromatosis, amyloid, sakroid Sekunder : kegagalan pituitari menyekresi ACTH adanya penyebab hipopituitarisme primer atau sekunder (lihat *gangguan pituitari*) Terapi glikokortioid (terjadi setelah minggu dosis supresif, memerlukan 8-12 minggu untuk memperbaiki fungsi) Manifestasi klinis Primer atau sekunder : kelmahan dan mudah fatigue, hipotensi ortostatik, mual, muntah, hiponatremia, eosinophilia, limfositosis, neutropenia - Hanya primer (tanda dan gejala tambahan karena kekurangan aldosterone dan ACTH) : hipotensi ortostatik yang bermakna (karerna depresi cairan), hiperpigmentasi (terlihat pada lipatan tubuh, daerah yang tertekan, putting susu), hyperkalemia - Hanya sekunder : manifestasi lain dari hipopituitrisme (lihat bab pituitary) 9. Hiperaldosterodisme Etiologi Primer : aldosteron karena hyperplasia adrenal, adenoma, (sindrom conn) atau karsinoma Sekunder ; stimulasi ekstra adrenal dari aldosterone ( cont ; perfusi ginjal, tumor penyekresi renin) Manifestasi klinis - Hipertensi diastolic rinngan hingga sedang, sakit kepala, kelemahan otot, polyuria, polydipsia - Tanpa edema perifer karena fenomena meloloskan diri dari retensi Na - Hipokalamia, hypernatremia, alkalosis metabolic Penatalaksanan : adenoma atau karsinoma -

10. Feokromositoma Manifestasi klinis - Pressure (hipertensi) - Pain (sakit kepala, nyeri dada) - palpitations pemeriksaan diagnostic urin 24 jam untuk memeriksa katekolamin, metanefrin palsu pada dada + (penyakit berat, gagal ginjal, labetalol, obat kontrasepsi oral yang mengandung simpatomimetik) uji klonidin (gagal untuk menekan katekolamin) CT atau MRI adrenal

REMATOLOGI Rheumatoid Artritis : Merupakan penyakit autoimun (penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan peradangan dalam waktu yang lama pada sendi. Penyakit ini menyerang persendian, biasanya mengenai banyak sendi yang ditandai dengan radang pada selaput sinovial structural dan struktur sendi serta atrophia otot dan penipisan tulang. RA dapat mengakibatkan nyeri, kemerahan, bengkak dan panas di sekitar sendi. Berdasarkan study RA lebih banyak terjadi pada wanita dan pada pria dengan rasio terjadi 3:1 Gejala Umumnya penyakit ini menyerang sendi sendi bagian jari, pergelangan tangan, bahu, dan kaki. Pada tahap lanjut penderita akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari hari dan kualitas hidupnya menurun. Gejala yang lain yaitu berupa demam, berat badan menurun, lemah dan kurang darah. Nammun kadangkala si penderita tidak merasakan gejalanya. Diperkirakan kasus rheumatoid artritis diderita pada usia diatas 18 tahun. 1. 2. 3. 4. Kekakuan pada dan sekitar sendi yang berlangsung sekitar 30-60 menit dipagi hari. Bengkak pada atau lebih sendi pada saat yang bersamaan Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi-sendi tangan Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yangsama dikedua sisi tubuh) dan umumnya sendi pergelangan tangan

Pada tahap lanjut, RA dapat dikarakterisasi juga dengan adanya nodul-nodul rheumatoid, konsentrasi rheumatoid factor (RF) dan perubahan yang abnormal radiographic yang meliputi erosi tulang Diagnose Rheumatioid factor (RF) yang merupakan antibody yang digunakan dalam diagnosis RA adan sekitar 75% individu yang mengalami RA juga memiliki nilai RF yang positif. Pengobatan Obat antirematik

OSTEOARTIRITIS Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan mengganggu pergerakan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nnyeri

Penyebab Beberapa penelitian menunjukan adanya hubungan dengan reaksi mengadopsi osteoarthritis alergi, infeksi, dan invasi fungi (mikosis). Juga menunjukan adanya factor keturunan (genetika) yang terlibat dalam penurunan penyakit ini. Pengobatan Osteoarthritis tidak dapat diobati tapi rasa nyeri yang diderita oleh penderita penyakit ini dapat dikurangi dengan berbagai macam cara seperti pengompresan atau penyuntikan cairan sinovial kebagian sendi. Pencegahan osteoarthritis dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi. Beberapa suplemen makanan juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit ini. Beberapa seplemen yang umum digunakan adalah mengadopsi glucosamine dan kondroitin

SPONDILITIS ANKILOSA Adalah penyakit sendi yang kronis dan progresif terutama mengenai sendi sakroiliaka dan tulang belakang. Gejala Timbul gejala perlahan dimulai dengan rasa kaku sendi sakroiliaka dan sendi koxae, kemudian timbul rasa nyeri dan geraknya terbatas, dapat mengenai vertebra torakalis dan lumbalis, timbul kekakuan sehingga tidak bisa nunduk Pengobatan Antirematik Fisioterapi Operasi

POLIMIALGIA REMATIK Adalah suatu sindroma yang meliputi rasa nyeri dan kekakuan terutama pada otot ekstermitas atas leher, bahu dan panggul. Dapat timbul karena penyakit lain misalnya poli myositis, lupus eritematosus, keganasan dan infeksi. Gejala Sakit dan kaku pada leher, bahu, lengan atas, pinggang, pinggul dan punggung bawah. Pengobatan Aritematik dan steroid

PENYAKIT MATA 1. Kelainan adnexa : blefaritis, hordeolum 2. Konjungtivitis : K. kataralis, K. purulenta, K. membe ranasea, K. klamida, K. viral, K. alergik 3. Keratitis : - kr. Punctata superfisialis - kr. Sawahika - kr. Punctata fliktenularis - kr. Numularis - kr. Punctata filamentosa (herpes zoster) - kr. Punctata neuroparalitika - kr. Interstitialis - kr. Konjungtivitis epidemika - kr. Skleoritikan 4. Ulkus kornea : - U. Kataralis simplek, U. mooren, U. kornea sentralis 5. Xeroptalmia 6. Glukoma : primer dan sekunder Blefaritis Adalah penyakit radang pada margo palpebral Gejala : kemerahan, udem, terjadi skuama/kusta, mata bila pagi lengket, panas gatal. Ada 2 macam : 1. Blefaritis ulceratife Bulu mata rontok dan tidak tumbuh lagi 2. Blefaritis non ulceratife Bulu mata rontok tapi tumbuh lagi Komplikasi : terjadi trichiacis ssehingga mengakibatkan keratitis Pengobatan : bersihkan dengan kapas basah dan beri zalf antibiotic Holdeolum Adalah peradangan akut pada kelenjar palpebral (gl. Meiboom dan gl. Zeis/moll) Penyebab : stapilokokus aureus Ada 2 macam : 1. Interna, mengenai gl. Meiboom, menyolok kearah konjungtiva karena letaknya didalam jarang pecah sendiri 2. Eksterna, mengenai gl. Zeis/moll, menonjol kearah kulit luar, dapat pecah sendiri Gejala : Palpebra merah, bengkak, sakit dan menonjol Pengobatan : Kompres hangat 3-4 kali sehari, dab beri antibiotika zalf/oral KONJUNGTIVITIS Adalah penyakit peradangan selaput konjungtiva dimana mata merah dan tidak disertai penurunan visus

1. Konjungtivitis kataralis Paling sering dijumpai, karena higenitas yang tidak baik Terbagi : akut, subakut dan kronis Gejala : mengenai satu atau dua mata, kelopak hiperemis, konjungtiva bulbi kemerahan dan agak bengkak Pengobatan : antibiotik 2. Konjungtivitis purulenta Adalah peradangan yang dengan disertai secret yang purulent/bernanah Penyebab : bakteri Gonorhoe (GO), meningokokus, pneumokokus Gejala : mata merah, bengkak, sukar membuka mata dan bernanah Komplikasi : dapat terjadi perforasi kornea Pengobatan : bila GO pada bayi sebaiknya dirawat, antibiotika zalf dan oral 3. Konjungtivitis membranasea Adalah peradangan konjungtiva dimanapada konjungtiva tarsalis kemerahan dan ditutupi masa putih (membrane) Penyebab : corinebakterium diphteri, streptokokus betahemolitikus, sindro steven Johnson. Komplikasi : timbul sikatrik Pengobatan : antibiotok, ADS

Keratitis : radang kornea Dibagi berdasarkan L lap. Kornea yang terkena yaitu : 1. Keratitis superfisisal 2. Keratitis interfisial/profunda Etiologi : 1. Kurangnya air mata 2. Keracunan obat 3. Alergi, misal : obat topical Gejala : 1. Mata merah 2. Rasa silau 3. Merasa kelilipan Terapi : 1. Antibiotic 2. Air mata buatan a. Keratitis pungtata

b.

c.

d.

e.

f.

g.

Keratitis yang berkumpul didaerah membrane bowman dengan infiltrate berbentuk bercak-bercak halus. Penyebab : 1. Infeksi : virus : herpes simplex/herpes zoster 2. Trauma 3. Keracunan obat, spt : neomycin, bahan pengawet Keratitis pungtata Superfisial Gambaran infiltrate halus bertitik pada permukaan kornea (cacat pada kornea) Penyebab : 1. sindroma dry eyes 2. blefaritis 3. keracunan obat topical 4. trauma kimia ringan 5. sinar ultra violet Keratitis filamentosa Keratitis yang disertai adanya filemen mukoid dan deskuamasi sel epitel pada permukaan kornea Etiologi : tidak diketahui tetapi dapat disertai penyakit lain, spt : trachoma, pemakai kontak lensa, trauma dasar otak Gejala : kelilipan, sakit, silau, blesfarospasme Keratitis Lagoftalmus Keratitis yang terjadi karena lagoftalamus yaitu : dimana kelopak tidak dapat menutup dengan sempurna kekeringan kornea Mata terpapar terjadi trauma pada konjungtiva dan kornea keeping infeksi, yaitu : konjungtivitis atau suatu keratitis Keratitis neuroparaltik Keratitis akibat kelainan syaraf trigeminus (syaraf kesehatan) kekeruhan kornea + kekeringan kornea (tidak sensitive) = tukak kornea/ peradangan kornea Kelainan syaraf ke 5 ok : herpes zoster, tumor pada fase fosterior cranium G.K. : 1. Penglihatan menurun, 2. Silau dan tidak nyeri, 3. Jarang mengedip karena reflex hilang, 4. Kornea = keruh, infiltrate, vesikel. Terapi : mengobati infeksi sekunder supaya tidak terjadi, dan terapi seperti keratitis Keratitis numuralis Keratitis dengan infiltrate yang bundar berkelompok dan tepinya terbatas tegas seperti halo Terapi : GK + etiologi = keratitis v. keratitis Sklerotiken kekeruhan berbentuk segitiga pada kornea yang menyertai radang sklera etiologi : tidak diketahui G.K : kekeruhan kornea yang terlokalisasi berbatas tegas unilateral Terapi ; steroid dan fenil butazon Keratitis interstisial = Keratitis Parenkimatosa Yaitu keratitis pada jaringan kornea yang lebih dalam \ Etiologi : alergi, karena TBC, infeksi spikoret kedalam stroma kornea GK : 1. Foto fobia, lacrimasi

2. 3. 4. 5.

Menurunnya fisus Seluruh kornea sehingga iris sukar dilihat Permukaan kornea seperti kaca Gambaran salmon patch dari Hutchisonyaitu kornea berwarna merah cerah karena adanya injeksi siliar

Terapi : obat penyebab h. Keratitis Marginal Gambaran berupa infiltrate yang tertimbun pada tepi kornea Penyebab : infeksi local konjunngtiva E/ mis : ok. Kuman streptococcus dan kuman pneumonia GK ; sakit pada mata, seperti kelilipan, lakrimasi, foto fobia berat Terapi ; antibiotic dan obat Flikten : ulkus fasikular dengan peredaran darah dibelakangnya

ULKUS / TUKAK KORENA Dibagi menjadi 2 yaitu : ulkus sentral dan ulkus marginal (perifer) Yaitu hilangnya sebagian permukaan kornea akibat kematian jaringan kornea Etiologi : 1. Bakteri 2. Jamur 3. Amoeba 4. Herpes simplex 5. Trauma terrutama T. pada kornea 6. Streptokokus alfa he,o,litikus 7. Stafilokokus aureus 8. Pseudomonas Gejala : a. b. c. d. Mata merah Sakit mata ringan s/d berat + kadang kadang kotor Foto fobia Visus menurun

Terapi : antibiotic local/ sistemik, steroid, sikloplegik 1. Ulkus Mooren Yaitu ulkus menahun superfisial yang dimulai dari tepi kornea yang tergaung dan progresif tanpa kecenderungan proferasi mengenai seluruh kornea Etiologi : dengan pasti ?, dugaan : hipersensitivitas terhadap protein TBC, virus autoimun Terapi : Ab./ antivirus/ steroid 2. Ulkus kornea sentralisis Etiologi : a. bakteri (pseudomonas, pneumokokus) b. virus ( HS & HZ) c. Jamur (candida albikans) Predisposisi : Pemeriksaan obat local anastetika dan pemkaian kortikosteroid GLAUKOMA Penyakit yang ditandai dengan menaiknya tekanan intraokuler OK : a. bertambahnya produksi cairan mata, b. berkurangnya pengeluaran cairan air mata GK : melemahnya fungsi mata cacat lapang pandang kerusakan anatomi berupa ekskavasi (penggaungan) = degenerasi papil syaraf optic kebutaan Glaukoma Primer Yaitu glaukoma yang terjadi dengan etiologi tidak pasti dimana tidak didapatkan kelainan yang merupakan penyebab glaukoma Etiologi : bakat/bawaan berupa gangguan pengeluaran cairan mata/susunan baik mata yang menyempit

XEROPHTALMIA Yaitu kelainan mata yang disebabkan GK : 1. Hemeralopia/buta senja (kotok ayam) ulcus kornea 2. Xerosis conjungtiva (pengeringan konjungtiva & kornea) 3. Bercak bitot yaitu masa putih berbusa pada conjungtiva bulbi 4. Keratomalacia : cornea lembek seperti bubur (berwarna keputih-putihan perforasi) Terapi : pemberian vitamin A

PSIKIATRI PSIKOSA Yaitu gangguan jiwa yang meliputi gangguan otak organic (demensia psikosa alkoholik, psikosa karena infeksi intracranial, psikosa karena kondisi otak yang lain) Skizofrenia Adalah penyakit gangguan jiwa yang ditandai dengan berbagai gejala seperti hilangnya kontak dengan realistis, penyimpangan kepercayaan, penyimpangan isi pikiran, persepsi pendengaran maupun penglihatan, berkurangnya motifasi dan emosi yang tumpul. Istilah schizofreniayang dalam bahasa yunani schitos artinya terbelah atau terpecah dan phren artinya pikiran, schrizofrenia artinya pikiran atau jiwa yang terbelah, bleular menekankan pola prilakuyaitu tidak adanya integrasi otak yang mempenngaruhi pikiran, perasaan dan afeksi, sehingga tidak ada kesesuaian antara pikiran dan emosi, antara persepsi dan kenyataan yang sebenarnya. Gejala Konsep bleular yang dikenal 4A sebagai gejala fundamental (primer)skizofrenia : asosiasi terganggu, afektif terganggu, autism, ambivalensi, sedang gejala sekundernya adalah waham dan halusinasi Genetic berperan pada factor pembawa skizofrenia, walaupun penyebabnya belum diketahui secara pasti, tapi ditemukan gangguan neurologi. Stressor lingkungan yang paling besar adalah broken home atau broken marriage. Dari beberapa studi penelitian pada otak pasien skizofrenia ditemukan perubahan struktur otak seperti pembesaran sistem vasikular, (ada cairan yang mengisi ruang sentral otak). Bagian lain dari otak seperti hippocampus dan temporal lobes lebih kecil namun basal ganglia melebar, hal ini ditemukan dalam MRI. Kortek cerebral pada pasien skizofrenia juga terlihat lebih kecil dari orang normal, dengan PET scan menunjukan fungsi otak secara visual dengan fungsi glukosa menunjukan abnormal, frefrontal menunjukan tidak ada dalam normal control Gejala penderita skizofrenia antara lain : 1. 2. 3. 4. Delusi Halusinasi Cara bicara/berpikir yang tidak teratur Prilaku negative, misalnya : kasar, kurang termitivasi, muram, perhatian menurun

GANGGUNAN ORIENTASI REALITAS Adalah seseorang yang tidak mampu menerima rangsang eksternal secara adekuat Tidak mampu menilai keadaan secara realistic Waham = keinginan/kenyataan yang dipertahankan dan tidak realistic

Afek = nada perasaan, senang/tidak senang disertai komponen tingkah laku yang tahu hanya diri sendiri Emosi = manifestasi dari afek, bersifat sementara, banyak dipengaruhi komponen fisiologis. Exp : tertawa, menangis Gangguan afek emosi (merupakan respon maladaptive) meliputi : - Inadekuat : ketidaksesuaian antara afek dan emosi - Dangkal : tidak menampakan rasa senang atau sedih sekalipun ia berada dalam realitas senang/sedih. Euphoria : menampakan rasa senang yang berlebihan (melebihi realitas yang ada) disertai komponen fisik Labil : mudah berubah dalam waktu singkat Ilusi : penerapan yang keliru Psikomotor : suatu keadaan yang dipengaruhi oleh proses berpikir

Psikosa Organik Gg mental organic, jika penyebabnya intraserebral (meningitis, tumor otak) Gg mental simptomatik, jika penyebabnya ektraserebral ( diabet, malaria) Psikosa Anorganik Psikosa reaktif (maks 2 minggu), jika lebih dari 2 minggu, mengarah pada psikosa paranoid Skizofrenia paranoid : waham paranoid dominan Skizofrenia residual : ada gejala sisa yang kembalin kambus setelah keluar RS Skizofrenia eksaserbasi : sudah pernah sembuh total (tanpa gejala sisa) kemudian terserang lagi dikemudian hari Paranoid Adalah proses pikiran yang terganggu yang ciri-cirinya adalah berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan, sering sampai tidak rasional dan timbul delusi. Pemeriksaan paranoid biasanya disertai anggapan akan dianiaya oleh sesuatu yang mengancamnya. Dalam bahasa yunani asli (paranoia) berarti gila (para = diluar, nous = pikiran) dan, dalam sejarahnya, karakterisasi ini dugunakan untuk menggambarkan semua keadaan delusi. Penderita skizofrenia paranoid, ditandai dengan symptom-simptom sebagai berikut : 1. Adanya delusi atau waham, yakni keyakinan palsu yang dipertahankan

2. 3. 4. 5.

Waham kejar (delusion of persecution) yaitu keyakinan bahwa orang atau kelompok tertentu sedang mengancam atau berencana membahayakan dirinya. Waham ini menjadikan penderita paranoid selalu curiga akan segala hal dan berada dalam ketakutan karena merasa diperhatikan, diikuti, serta diawasi. - Waham kebesaran (delusion of grandeur), yaitu keyakinan bahwa dirinya memiliki suatu kelebihan dan kekuatan serta menjadi orang penting - Waham pengaruh (delusion of influence), adalah keyakinan bahwa kekuatan dari luar sedang mencoba menngendalikan pikiran dan tindakanya. Adanya halusinasi, yaitu persepsi palsu atau menganggap suatu hal ada dan nyata padahal kenyataannya hal tersebut hanyalah khayalan Gejala motoric, dapat dilihat dari ekspresi wajah yang aneh dan khas di ikuti dengan gerakan tangan, jari dan lengan yang aneh dapat dilihat dari cara berjalannya. Adanya gangguan emosi Penarikan social (social withdrawl), pada umumnya tidak menyukai orang lain dan menganggap orang lain tidak menyukai dirinya sehingga dia hanya memiliki sedikit teman

Diduga, penyebab gangguan kepribadian ini disebabkan oleh respon pertahanan psikologis (mekanisme pertahanan diri) yang berlebihan terhadap berbagai stress atau konflik terhadap egonya dan biasanya sudah berbentuk sejak usia muda. Neurosa Adalah gangguan kepribadian dan gangguan jiwa lainnya, merupakan suatu ekspresi dari dari ketegangan dan konflik dalam jiwanya, namun penderita umumnya taidak menyadari bahwa ada hubungan antara gejala-gejala yang ia rasakan dengan konflik emosinya. Neurosa meliputi deviasi seksual, alkoholisme, ketergantungan obat, psikomatik, hysteria, psikopat, gangguan tidur, gangguan kemampuan belajar khusus, kesehatan remaja, dll. Insomnia adalah suatu gejala sleeping disorder, characterized by persistent difficulty falling asleep. Types of insomnia 1. Transient insomnia from days to weeks. It can be caused by another disorder, by changes in the sleep environment, by the turning of sleep, severe depression, or by stress. 2. Acute insomnia is the inability to consistenly sleep well for a period of between three weeks to six months. 3. Chronic insomnia lasts for years at a time. It can be caused by another disorder, or it can be a primary disorder. Its effects can vary according to its cause. They might include sleepiness, muscular fatigue, halucinations, and/or mental fatigue; patterns of insomnia. 4. Terminal (or late) insomnia early morning waking. Characteristic of clinical depression.

PENYAKIT GIGI DAN MULUT Pulpitis Adalah peradangan pada pulpa gigi yang menimbulkan rasa nyeri. Pulpa adalah bagian gigi paling dalam, yang mengandung saraf dan pembuluh darah PENYEBAB Penyebab pulpitis yang paling sering ditemukan adalah pembusukan gigi. Penyebab kedua adalah cedera. Pulpa terbungkus dalam dinding yang keras sehingga tidak memiliki ruang yang cukup untuk membengkak ketika terjadi peradangan . yang terjadi hanyalah peningkatan tekanan darah tinggi. Peradangan yang ringan, jika berhasil diatasi tidak akan menimbulkan kerusakan gigi yang permanen. Peradangan yang berat bisa mematikan pulpa. Meningkatnya tekanan di dalam gigi bisa mendorong pulpa melalui ujung akar, sehingga bisa melukai tulang rahang dan jaringan disekitarnya. GEJALA Pulpitis menyebabkan sakit gigi yang luar biasa DIAGNOSA Diagnosis ditegakan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik Untuk menentukan apakah pulpa masih bisa diselamatkan, bisa dilakukan beberapa pengujian : Diberi rangsangan dingin Jika setelah rangsangan dihentikan nyerinya hilang, berarti pulpa masih sehat. Pulpa masih bisa dipertahankan dengan cara mencabut bagian gigi yang membusuk dan menambalnya. Penguji pulpa elektrik Alat ini digunakan untuk menunjukanapakah pulpa masih hidup, bukan untuk menentukan apakah pulpa masih sehat Jika penderita merasakan aliran listrik pada giginya, berarti pulpa masih hidup Menepuk gigi dengan sebuah alat Jika dengan pengetukan gigi timbul nyeri, berarti peradangan telah menyebar kejaringan dan tulang disekitarnya Rontgen gigi Dilakukan untuk memperkuat adanya pembusukan gigi dan menunjukan apakah penyebaran peradangan telah menyebabkan pengeroposam tulang di sekitar akar gigi

PENGOBATAN

Peradangan mereda jika penyebabnya diobati Jika pulpitis diketahui pada stadium dini, maka penambalan sementara yang mengandung obat penenang saraf bisa menghilangkan nyeri. Tambalan ini bisa dibiarkan sampai 6-8 minggu dan kemudian diganti dengan tambalan permanen. Jika terjadi kerusakan pulpa yang luas dan tidak dapat diperbaiki, satu-satunya cara untuk menghilangkan nyeri adalah dengan mencabut pulpa, baik melalui pengobatan saluran akar maupun dengan pencabutan gigi. Irreversible pulpitis adalah kerusakan yang sudah mencapai pulpa atau keadaan inflamasi yang hebat dan akut pada pulpa serta sakit yang berkepanjangan lebih dari 30 detik sesudah ititan dihilangkan. Pasien akan mengalami sakit spontan (sakit mendadak walau pada saat istirahat), sakit yang hebat pada saat makan makanan yang manis, hisapan lidah, minum air dingin, terkena mauk dalam kavit (lubang karies), atau sikap berbaring . Tapi semua itu tidak terlalu dijadikan sebuah patokan dalam melakukan suatu anamnesis, karena setiap individu ambang rasa sensitivitas yang berbeda-beda. Jadi yang kita lihat adalah seberapa dalam invasi bakteri itu sudah terjadi. Irreversible pulpitis susah dihilangkan hanya dengan obat penghilang rasa sakit. Pemberian antibiotika seperti penicillin tidak dapat menurunkan rasa sakit yang ada secara signifikan. Jika tidak di rawat, invasi bakteri akan lebih dalam lagi sehingga menyebabkan gigi tersebut nekrosis. Pasien segera memerlukan perawatan endodontic (perawatan saluran akar) atau pencabutan gigi. Pulpitis reversible adalah pulpitis yang biasa kembali ke keadaan normal. Umumnya disebut dengan pulpitis partialis, biasanya hal ini terjadi bisa kerusakan jaringan tidak terlalu jauh. PERIODONTITIS Periodontitis (piore) terjadi jika gingivitis menyebar ke struktur pennyangga gigi. Periodontitis merupakan salah satu penyebab utama lepasnya gigi pada dewasa dan merupakan penyebab utama lepasnya gigi pada lanjut usia. Penyebab Sebagian besar periodontitis merupakan akibat dari penumpukan plak dan karang gigi (tartar) diantara gigi dan gusi. Akan berbentuk kantong diantara gigi dan gusi dan meluas kebawah diantara akar gigi dan tulang dibawahnya. Kantong ini mengumpulkan plak dalam suatu lingkungan bebas oksigen, yang mempermudah pertumbuhan bakteri.

Jika keadaan ini terus berlanjut, pada akhirnya banyak tulang rahang didekat kantong yang dirusak sehingga gigi lepas. Kecepatan tumbuhnya periodontitis bebeda pada orang-orang yang memiliki jumlah tartar yang sama. Hal ini mungkin karena plak dari masing-masing orang tersebut mengandung jenis dan jumlah bakteri yang berbeda, dan karena respon yang berbeda terhadap bakteri. Beberapa keadaan medis yang bisa mempermudah terjadinya periodontitis Diabetes mellitus Sindroma Down Penyakit Crohn Kekurangan sel darah putih AIDS

GEJALA Gejala-gejala dari periodontitis adalah : Perdarahan gusi Perubahan warna gusi Bau mulut (halitosis)

DIAGNOSA Pada pemeriksaan mulut dan gigi, gusi tampak bengkak dan berwarna merah keunguan. Akan tampak endapan plak atau karang didasar gigi disertai kantong yang melebar di gusi. Dokter gigi akan mengukur kedalaman kantong dalam gusi dengan suatu alat tipis dan dilakukan rontgen gigi untuk mengetahui jumlah tulang yang keropos. Semakin banyak tulang yang keropos, maka gigi akan lepas dan berubah posisinya. Gigi depan seringkali menjadi miring keluar. Periodontitis biasanya tidak menimbulkan nyeri kecuali jika gigi sangat longgar sehin gga ikut bergerak ketika mengunyah atau jika terbentuk abses (pengumpulan nanah) PENGOBATAN Seorang dokter gigi bisa membersihkan kantong sampai kedalaman 0,5 cm dengan alat khusus, yang dapat membuang seluruh karang gigi dan permukaan akar gigi yang sakit. Untuk kantong yang dalamnya mencapai 0,6 cm atau lebih, seringkali diperlukan pembedahan. Seorang dokter gigi juga dapat mengangkat sebagian gusi yang terpisah sehingga gusi yang tertinggal bisa direkatkan lagi dengan lebih erat kegigi dan penderita bisa membersihkan plaknya di rumah. Rikan terbentuk abses, diberikan antibiotic.

Ke dalam kantong yang dalam bisa dimasukkan filament yang mengandung antibiotic sehingga obat bisa mencapai daerah yang sakit dalam konsentrasi yang tinggi. Abses periodontal menyebabkan serangan pengrusakan tulang, tetapi pengobatan segera dengan pembedahan dan antibiotic memungkinkan tulanng yang rusak untuk tumbuh kembali. Jika setelah pembedahan timbul luka terbuka dimulut, diberikan obat kumur klorheksidin selama 1 menit, 2 kali/hari untuk sementara waktu menggantikan gosok gigi dan pemakaian benang gigi. PENCEGAHAN Pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan mulut dan gigi Pengobatan dan pencegahan gingivitis dapat mengurangi resiko terjadinya periodontitis. STOMATITIS AFTOSA REKUREN Stomatitis aftosa rekuren adalah istilah sariawan Sampai saat ini penyebab utama dari sariawan belum diketahui. Namun para ahli telah menduga banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini, diantaranya adalah : Factor general : hormonal maupun penyakit sistemik dan stress Factor local : overhang tambalan atau karies, protesa (gigi tiruan), luka pada bibir akibat tergigit/benturan, defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi dll yang menyebab trauma pada gusi atau mukosa mulut. Infeksi virus dan bakteri juga diduga sebagai pencetus timbulnya sariawan ini. Ada pula yang mengatakan bahwa sariawan merupakan reaksi imunologik abnormal pada rongga mulut. Nah, yang cukup sering terjadi pada kita, terutama warga kota yang sibuk adalah stress. Factor psikologis ini (steres) telah diselidiki berhubungan dengan timbulnya sariawan. Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan kita dapat menghindari timbulnya sariawan ini, diantaranya dengan menjaga kebersihan rongga mulut serta mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi. Juga selain itu, jangan lupa untuk menghindari stress. Namun bila ternyata sariwan selalu hingga timbul, anda dapat mencoba dengan kumur-kumur air garam hangat dan pergi kedokter gigi untuk meminta obat yang tepat untuk sariawannya. Karena apabila kita tidak tau pasti kadang kita mengkonsumsi obat yang salah, karena pengobatannya sebaiknya juga berdasarkan factor penyebabnya. Sariawan, stomatitis, moniliasis oral, jamur mulut : penyebab dan cara pengobatannya. Sariawan, stomatitis, oral trush, afte recurens, moniliasis oral, jamur mulut bayak istilah lagi yang merujuk pad keadaan peradangan dirongga mulut termasuk lidah. Penyebabnya apa ? bagaimana pengobatan sariawan itu ? lama atau cepat sembuh tidak ? minum adem sari berpengaruh tidak ? pertanyaan.

Sariawan adalah suatu penyakit yang sering dijumpai dalam sehari hari dan sangat mengganggu. Dalam istilah kedokteran sariawan dikenal dengan stomatitis, ini merupakan proses peradangan pada rongga mulut. Ada beberapa sifat unik dari jaringan mulut, seperti banyak pembuluh darah, sering terkena trauma/perlukaan dan terdapat sel-sel yang daya regenerasinya cepat. Beberapa sifat inilah yang memudahkan proses penyembuhan sariawan tetapi juga rentan untuk kambuh kembali. Beberapa penyebab yang sering antara lain : Afte rekuren/sariawan yang kambuh Luka pada permukaan (mukosa) mulut yang tersering adalah ulkus. Ulkus ini berupa jaringan yang menggaung dan mempunyai dasar. Sifatnya tiba-tiba muncul, nyeri, bias tunggal atau berkelompok. Factor pencetusnya bisa berkaitan dengan defisiensi/kekurangan vitamin dan mineral, factor stress, merokok atau ada suatu kelainan pada sistem pencernaan. Kandidialis oral/moniliasis Sariawan jenis ini disebabkan oleh jamur. Sariawan jenis ini sering terjadi pada bayi dan usia sangat lanjut. Jamur ini bisa tumbuh dimulut karena oral hygiene/kebersihan mulut dan gigi yang jelek, atau berkaitan dengan pengobatan antibiotika jangka panjang ataupun yang menekan imun tubuh (imunosupressi). Bercak kecil, berwarna putih, dan bulat merupakan khasnya kelainan ini. Stomatitis bakteri/virus Sariawan yang disebabkan bakteri/virus jarang terjadi. Kalau terdapat gejala seperti halitosis/bau mulut yang khas, sakit tenggorokan, dan mudah berdarah pada lukanya maka ini bisa mengarah pada kelainan yang disebabkan oleh bakteri/virus. Stomatitis Nicotina Sariawan yang khas ini bisa menyerang perokok berat yang biasanya menggunakan cerutu/pipa. Daerah mulut yang terkena hanya terbatas pada daerah yang terkena uap rokok seperti daerah langit-langit mulut. Hilang timbulnya penyakit ini sangat tergantung pada frekuensi kebiasaan merokok. Pengobatan sariawan atau stomatitis, oral trush Bila penyebab sariawan dapat diketahui maka hasil pengnobatannya bisa memuaskan. Pengobatan secara umum adalah menghilangkan penyebabnya seperti anemia, avitaminosis ( kekurangan vitamin dan mineral), dan infeksi berat. Menghindarkan penyebab seperti kebiasaan merokok, bumbu masak yang merangsang, makan-makanan yang panas, dan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Pengobatan secara local dimulut bisa memakai obat-obatan yang diminum atau yang dikumur sehingga mengurangi keluhanya.

VENEROLOGI

Apa itu IMS ? IMS adalah penyakit infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual dengan pasangan yang telah tertular. Hubungan seks ini termasuk hubunngan seks lewat liang senggama, lewat mulut (oral) atau lewat dubur/anal. IMS juga disebut penyakit kelamin atau penyakit kotor. Namun itu hanya menunjuk pad penyakit yang ada di kelamin. Istilah infeksi menular seksual lebih luas maknanya, karena menunjuk pada cara penularannya. Tanda-tandanya tidak selalu ada di alat kelamin. Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati, otak dan bagian tubuh lainnya. Contohnya HIV/AIDS dan Hepatitis B yang menular lewat hubungan seks, tetapi penyakitnya tidak bisa dilihat dari alat kelaminnya. Artinya, alat kelaminnnya masih tampak sehat meskipun orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini. Apa bahayanya IMS ? Membuat kita sakit-sakitan Membuat kita mandul Bisa merusak penglihatan, otak dan hati Bisa ditularkan pada bayi Bisa menyebabkan kita mudah tertulah HIV IMS tertentu seperti HIV dan Hepatitis B, bisa menyebabkan kematian

apa saja jenis jenis IMS itu ? IMS itu ada banyak sekali jenisnya. Beberapa diantaranya yang paling penting adalah : GO atau kencing nanah Klamidia Herpes kelamin Sipilis atau raja singa Jengger ayam Hepatitis HIV/AIDS

Pencegahan penularan lewat seks : absen dari seks, alias tidak berhubungan seks sama sekali sehingga tidak ada cairan kelamin yang masuk ke dalam tubuh, ini sama dengan Pantang Seks atau puasa seks saat jauh dari pasangan. Berlaku saling setia, atau berhubungan hanya dengan seseorang yang dapat di pastikan hanya berhubungan seks dengan kita saja kalau sudah menikah atau kita tidak biasa berpantang seks.

Cegah infeksi dengan menggunakan kondom sewaktu berhubungan seks. Bila kita tidak dapat memastikan kesetiaan pasangan kita, atau tidak tahu apakah ia pernah menerima transfuse darah, tato, suntikan dengan jarum tidak steril, gunakan kondom. Juga bila kita tidak bisa setia kepada pasngan kita. Gunakan kondom untuk hubunngan seksual baik lewat senggama, lewat mulut dan lewat dubur. Chlamidya (klamidia) Gejala umum : nyeri saat kencing Gejala khusus : keluar cairan lendir & bening dari kemaluan, terasa gatal berwarna kuning atau kehijauan dan bau Jenis tes : pemeriksaan cairan atau lendir Raja singa (sifilis) Gejala umum : Bintil-bintil berair seperti cacar disertai timbulnya luka yang terasa nyeri di sekitar kelamin Gejala khusus : pada stadium lanjut akan nampak kelamin kulit seperti koreng berwarna merah (luka terbuka) Jenis tes : tes darah Kencing nanah (GO) Gejala umum : nyeri yang sangat saat kencing Gejala khusus : tampak cairan berupa nanah kental pada kemaluan. Cairan juga bisa keluar dari dubur Jenis tes : pemeriksaan Nanah Herpes genital Gejala umum : Badan lemes, nyeri sendi pada daerah terinfeksi, demam Gejala khusus : tampak kelainan kulit yang berbenjol-benjol,bulat atau lonjong kecil sebesar 2-5 mm Jenis tes : tes darah Kutil kelamin/jengger ayam Gejala umum : timbul kutil pada daerah terinfeksi Gejala khusus : dalam kasus lanjut, kutil bergerombol seperti jengger ayam di daerah kemaluan dan daerah anus Jenis tes : pemeriksaan jaringan dan tes darah

Hepatitis Gejala umum : badan lemes, kurang gairah dan kadang demam Gejala khusus ; pada kasus parah, tampak kuklit selaput mata berwarna kuning Jenis tes : tes darah HIV/AIDS Gejala umum : virus walaupun sudah ada didalam darah tidak menunjukan gejala sama sekali Gejala khusus : penderita yang sudah menunjukan gejala AIDS, namapak gejala yang sangat kompleks, yang sulit dibedakan dengan penderita kanker stadium lanjut. Jenis tes : Tes darah untuk mendeteksi virus HIV : Elisa dan Westren Blood

PENYAKIT DALAM MASA KEHAMILAN

Penyakit kehamilan harus segera diatasi agar bayi dalam kandungan dan ibu yang mengandung senantiasa dalam keadaan sehat Ini penting karena saat kehamilan, proses persalinan, dan masa kelahiran merupakan fase rawan bagi si ibu dan bayi KENCING MANIS Kencing manis disebabkan karena pancreas tidak mampu membuat hormone insulin, yang di butuhkan untuk mengubah glukosa menjadi gula darah. Pada penderita kencinng manis, sel-sel tidak bisa menyerap glukosa dengan normal, sehingga menumpuk terlalu banyak didalam darah Tipe diabetes mellitus : Tipe 1 Factor genetika sangat mempengaruhi penderita diabetes pada tipe ini. Sedari kecil menuju remaja, seseorang mudah memiliki bakat diabetes. Di saat terjadi infeksi pada liver, diabetes mulai menggejala. Tipe 2 Penyakit tipe ini mulai menyerang seseorang yang telah berumur 40 tahun. Jadi diperlukan insulin bantuan untuk membantu penderita mengubah glukosa menjadi gula darah. Tanda-tanda penyakit kencing manis : Perasaan haus yang terus menerus Berat badan turun secara drastic Sering buang air kecil dalam volume besar Cepat letih dan penyebabnya tidak jelas Rasa gatal dan peradangan kulit yang menahun Koma, pada kasus tertentu

Kencing manis pada keadaan berat Menurunnya berat badan si penderita Patirasa (kesemutan) atau sakit pada tangan atau kaki Gangrene pada kaki yang tidak kunjunng sembuh Hilangnya kesadaran

Tips bagi penderita kencing manis : Apabila seseorang menderita kencing manis setelah berusia 40 tahun, sering kali penyakit ini dapat dikontrol tanpa perlu pengobatan. Yang dilakukan adalah mengatur pola makan dengan makanan diet. Dengan menerapkan aturan ketat dalam hal makan dan perilaku hidup, diharapkan si penderita akan hidup seperti biasa meskipun menyandang diabetes. Aturan makan untuk penderita kencing manis : orang gemuk yang menderita kencing manis harus mengurangi berat badannya sampai mencapai normal. Makanan yang diasup harus yang berkadar protein tinggi seperti telur, ikan, buncis, sayuran berwarna hijau gelap, kacanh-kacangan dan lain sebagainya. Juga harus mengkonsumsi makanan yang berkadar tepung rendah. Pada penderita kencing manis yang berusia muda, memerlukan obaat khusus (insulin)

Hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah diabetes : Berolahraga yang teratur Tidak merokok Menjaga berat ideal badan agar tidak terjadi obesitas Melakukan pengawasan kadar glukosa dalam darah secara mandiri dirumah Check up kesehatan menyeluruh di rumah sakit

VARISES VENA Definisi Varises vena (vena varikosa) adalah pelebaran vena permukaan ditangkai Penyebab Penyebab pasti dari varises vena tidak diketahui, tetapi kemungkinan penyebabnya adalah suatu kelemahan pada dinding vena permukaan. Lama-lama kelemahan ini menyebabkan vena kehilangan kelenturannya. Vena akan meregang dan menjadi lebih panjang dan lebih lebar. Untuk menyesuaikan dengan ruangnya yang normal, vena yang memanjang ini menjadi berliku-liku dan jika menyebabkan penonjolan dikulit yang menutupinya, akan tampak gambaran yang menyerupai ular. Pelebaran vena menyebabkan terpisahnya daun-daun katup. Sebagai akibatnya, jika penderita berdiri, vena dengan cepat akan terisi oleh darah dan vena berdinding tipis yang berliku-liku ini akan semakin melebar. Pelebaran vena juga mempengarui beberapa vena yang berhubungan, yang dalam keadaam normal mengalirkan darah hanya dari vena permukaan ke vena dalam. Jika katup-katup dalam vena tersebut gagal, maka pada saat otot menekan vena dalam, darah akan menyembur kembali kedalam vena permukaan, sehingga vena permukaan menjadi tegang. Gejala Selain tidak enak dilihat, varises vena sering terasa sakit dan menyebabkan kaki mudah lelah. Tetapi banyak juga penderita yang tidak merasakan nyeri, meskipun venanya sangat melebar.

Tungkai bagian bawah dan pergelangan kaki bisa terasa gatal, terutama jika tungkaidalam keadaan hangat (setelah menggunakan kaos kaki atau stoking) Rasa gatal menyebabkan penderita menggaruk dan menyebabkan kulit tampak kemerahan atau timbul ruam. Hal ini sering di salah artikan sebagai kulit kering. Gejala yang terjadi pada varises yang sedang berkembang kadanng lebih buruk daripada gejala pada vena yang sepenuhnya teregang Komplikasi Hanya sebagian kecil penderita yang memiliki komplikasi, yaitu berupa : Dermatitis, menyebabkan ruam kemerahan, bersisik dan terasa gatal atau daerah kecoklatan, biasanya pada bagian dalam tungkai, diatas pergerakan kaki. Penggarukan atau luka kecil bisa menyebabkan terbentuknya ulkus (borok) yang terasa nyeri dan tidak sembuh-sembuh Flebris, bisa terjadi secara spontan atau setelah suatu cedera, biasanya menimbulkan nyeri tetapi tidak bahaya. Perdarahan, jika kulit diatas varises sangat tipis, cedera ringan ( terutama karena penggarukan atau pencukuran) bisa menyebabkan perdarahan. Perdarahan juga bisa berasal dari borok.

Diagnosa Varises vena biasanya dapat terlihat sebagai penonjolan dibawah kulit, tetapi gejalanya mungkin saja timbul sebelum vena terlihat dari luar. Jika varises belum terlihat, dilakukan peminjatan tungkai untuk menentukan beratnya penyakit ini. Rontgent atau USG dilakukan untuk menilai fungsi dari vena dalam. Pemeriksaan ini biasanya hanya dilakukan jika perubahan di kulit menunjukan adanya kelainan fungsi dari vena dalam atau jika pergelangan kaki penderita bengkak karen edema ( penimbulan cairan didalam jaringan bawah kulit). Varises sendiri tidak menyebabkan edema. Pengobatan Karena varises vena tidak dapat disembuhkan, pengobatan terutama diajukan untuk mengurangi gejala, memperbaiki penampilan dan mencegah komplikasi. Mengangkat kaki bisa mengurangi gejala tetapi tidak dapat mencegah varises vena. Varises vena yang timbul selama kehamilan biasanya akan membaik dalam waktu 2-3 minggu stelah melahirkan. Stoking elastis bekerja dengan cara menekan vena dan mencegah peregangan dan perlukaan pada vena.

Penderita yang tidak ingin menjalani pembedahan atau terapi suntikan atau penderita yang memiliki masalah medis sehingga tidak boleh menjalani pembedahan maupun terapi suntikan, bisa menggunakan stoking elastis. Pembedahan Tujuan dari pembedahhan adalah untuk mengangkat sebanyak mungkin varises vena. Terapi suntikan Pada terapi suntikan, vena ditutup sehingga tidak ada darah yang dapat melewatinya. Suatu laruta disuntikkan untuk mengiritasi vena dan menyebabkan terbentuknya gumpalan (trombus). Pada dasarnya prosedur ini menyebabkan flebitis permukaan yang tidak berbahaya. Penyembuhan thrombus menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang akan menyumbat vena. Tetapi thrombus mungkin saja terlarut dan varises vena kembali terbuka. Jika diameter dari vena yang di suntik ini bisa berkurang melalui penekanan oleh teknik pembebatan khusus, maka ukuran thrombus bisa diperkecil sehingga lebih mungkin terbentuk jaringan parut, seperti yang diharapkan. Keuntungan lain dari pembebatan adalah bahwa penekanan yang tepat bisa menghilangkan nyeri, yang biasanya menyertai flebiritis permukaan. Terapi suntikan biasanya dilakukan hanya jika carises kembali timbul sehingga pembedahan atau jika penderita menginginkan tungkainya tampak cantik. PENYAKIT ANEMIA Anemia ( dalam bahasa yunani : tanpa darah ) adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal. Sel dara merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh. Penyebab anemia Penyebab umum dari anemia : Perdarahan hebat Akut (mendadak) Kecelakaan Pembedahan Persalinan Pecah pembuluh darah Kronik (menahun) Perdarahan hidung

Gejala

Wasir (hemoroid) Ulkus peptikum Kanker atau polip disaluran pencernaan Tumor ginjal atau kandung kemih Perdarahan menstruasi yang sangat banyak Berkurangnya pembentukan sel darah merah Kekurangan zat besi Kekurangan vitamin B12 Kekurangan asam folat Kekurangan vitamin C Penyakit kronik Meningkatnya penghancuran sel darah merah Pembesaran limpa Kerusakan mekanik pada sel darah merah Reaksi autoimun terhadap sel darah merah

Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung. Diagnosa Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia. Presentase sel darah merah dalam volume darah total (hematocrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC) Pengobatan anemia Terdapat banyak jenis pengobatan anemia Kekurangan zat besi akibat kekurangan makanan amat jarang bagi dewasa tidak haid (lelaki dan wanita putus haid). Anemia kekurangan zat besi ringan hingga sederhana dirawat dengan tambahan zat besi menggunakan ferrous sulfat atau ferrous gluconate. Vitamin C mungkin membantu tubuh bagi menyerap zat besi. Vitamin tambahan diberikan secara oral (acid folic) atau suntikann ( vitamin B12) Pemberian multi vitamin Transfuse darah

GAGAL JANTUNG/DECOMPENSATION CORDIS Adalah keadaan dimana ketidak mampuan jantung sebagai pompa darah untuk memenuhi secara adekuat kebutuhan metabolism tubuh. Keadaan ini dapat sdi sebabkan oleh karena gangguan primer otot jantung atau beban jantung yang berlebihan atau kombinasi keduanya.

Untuk memenuhi kebutuhan metabolism tubuh, jantung yang bertindah sebagai pompa sentral akan memompa darah untuk menghantarkan bahan-bahan metabolisme yang diperlukan keseluruh jaringan tubuh dan mengangkut sisa-sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh. Beban jantung yang berlebihan pada preload atau beban volume terjadi pada defek dengan bilik kiri ke kanan, regurgitasi katup, atau fistula arteriovena. Sedangkan beban yang berlebihan pada afterload atau beban tekanan terjadi pada obstruksi jalan lahir keluar jantung, misalkan stenosis aorta, stenosis pulmonal atau koarktasio aorta. Untuk mempertahankan fungsi sirkulasi yang adekuat, maka di dalam tubuh terjadi suatu reflex homeostatis atau mekanisme kompensasi melalui perubahan-perubahan neurohumoral, dilatasi vertikel dan mekanisme Frank-Starling. Dengan demikian manifestasi klinik gagal jantung terdiri dari jantung terdiri dari berbagai respon hemodinamika, renal, neural, dan hormonal yang tidak normal. Salah satu respon hemodinamik yang tidak normal adalah peningkatan tekanan pengisian (filling pressure) dari jantung atau preload. Istilah gagal miokardium ditunjukan spesifik pada fungsi miokardium,gagal miokardium umumnya mengakibatkan gagal jantung, tetapi mekanisme kompensatorik sirkulasi dapat menunda atau bahkan mencegah perkembangan menjadi gagal jantung dalam fungsi pompanya. Etiologi gagal jantung Terdapat tiga kondisi yang mendasari terjadinya gagal jantung, yaitu : 1. Gangguan mekanik, bebrapa factor yang mungkin bisa terjadi secara tunggal atau bersamaan yaitu : - Beban tekanan - Beban volume - Tamponade jantung atau kontriksi perikard, jantung tidak dapat diastole - Obstruksi pengisian ventrikel - Aneurima ventrikel - Disinergi ventrikel - Restriksi endokardial atau miokardial 2. Abmormalitas otot jantung - Primer : kardiomiopati, miokarditis metabolic (DM, gagal ginjal kronik, anemia) toksin atau sitostatika - Sekunder : iskemia, penyakit sistemik, penyakit infiltrative, konpulmonal 3. Gangguan irama jantung atau gangguan konduksi Disamping itu penyebab gagal jantung berbeda-beda menurut kelompok umur, yakni pada masa neonates, bayi dan anak. Periode neonates, disfungsi miokardium relative jarang terjadi pada masa neonates, dan bila ada biasanya berhubungan dengan asfiksia lahir, kelainan elektronik atau gangguan metabolic lainnya. Lesi jantung kiri seperti sindrom hypoplasia jantung kiri, koartasio aorta, atau stenosis aorta berat adalah penyebab penting gagal jantung pada 1 atau 2 minggu pertama.

Patofisiologi Gagal Jantung Gagal jantung bukanlah suatu keadaan klinis yang hanya melibatkan satu sistem tubuh melainkan suatu sindroma klinik akibat kelainan jantung sehingga jantung tidak mampu memompa memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Gagal jantung ditandai dengan saturespon hemodinamik, ginjal, syaraf dan hormonal yang nyata serta suatu keadaan patologik berupa penurunan fungsi jantung. Dalam hubungan ini, penting dibedakan antara kemampuan jantung uuntuk memompa (pump function) dengan kontraktilias otot jantung (myocardial function). Pada beberapa keadaan ditemukan beban berlebihan sehingga timbul gagal jantung sebagai pompa tampa tersedia depresi pada otot jantung intrinsic. Sebaiknya dapat pula terjadi depresi otot jantung intrinsik tetapi secara klinis tidak tampak tanda-tanda gagal jantung karena beban jantung yang ringan. Pada awal gagal jantung, akibat CO yang rendah, didalam tubuh terjadi peningkatan aktivitas saraf simpatis dan sistem renin angiotensin aldosterone, serta pelepasan arginine vasopressin yang kesemuanya merupakan mekanisme kompensasi untuk mempertahankan tekanan darah yang adekuat. Penurunan kontraktilitas ventrikel akan diikuti penurunan curah jantung yang selanjutnya terjadi penurunan tekanan darah dan penurunan volume darah arteri yang efektif. Hal ini akan merangsang mekanisme kompensasi neurohumoral. Vasokontriksi dan retensi air untuk sementara waktu akan meningkatkan tekanan darah sedangkan peningkatan preload akan meningkatkan kontraktilitas jantung melalui hukum Starling. Apabila keadaan ini tidak segera teratasi, peninggian afterload, peninggian preload dan hiperterofi/dilatasi jantung akan lebih menambah beban jantung sehingga terjadi gagal jantung yang tidak terkompensasi. Manifestasi kinik gagal jantung Manifestasi klinik gagal jantung bervariasi, tergantung dari umur pasien, beratnya gagal jantung, etiologi penyakit jantung, ruang-ruang jantung yang terlibat, apakah kedua wantrikel mengalamo kegagalan serta derajat gangguan penampilan jantung. Pasien dengan kelainan jantung yang dalam kometensi karea pemberian bat gagal jantung, dapat menunjuan gejala akut gagal jantung bila dihadapkan kepada stress, misalnya penyakit infeksi akut. Pada gagal jantung kiri atau gagal jantung ventrikel kiri yang terjadi karena adanya gangguan pemompaan darah oleh ventrikel kiri, biasanya ditemukan keluhan berupa perasaan badan lemah, berdebar=debar, sesak, batuk, anoresia, keringgat ringan Tanda objyektif yang tampak berupa takikardi, dispnea, ronki basah paru dibagian basal bunyi jantung III, pulsus alternant. Pada gagal jantung kanan yang dapat terjadi karena gangguan atau hambatan daya pompa ventrikel kanan sehingga isi sekuncup ventrikel kanan menurun, tanpa didahului oleh adanya Gagal jantung kiri, biasanya gejala yang ditemukan berupa edema tumit dan tungkai bawah, hepatomegali, lunak dan nyri tekan; bendungan pada vena perifer (fena jugularis), gangguan gastrointestinal dan asites. Keluhan yang timbul berat badan bertambah akibat penambahan cairan badan, kaki bengkak, perut membuncit, perasaaan tidak enak di epigastrium.

Pada penderita gagal jantung kongestif, hampir sealalu ditemukan : Gejala sistematik berupa lemah, cepat lelah, oligurinokturi, mual, muntah, asites, hepatomegali, dan edema perifer. Gejala susuan saraf pusat berupa insomnia, sakit kepala, mimpi buruk sampai deliriu. Pada kasus akut, gejala yangkhas ialah gejala edema paru yang meliputi : dyspnea, orthopna, tachypnea, batuk-batuk dengan stupum berbusa, kadang-kadang hemoptisis, ditambahgejala low output seperti : takikardi, hipotensi, dsn oliguri beserta gejala-gejala penyakit penyebab atau pencetus lainnya seperti keluhan angina pectoris pada infark miokard akut. Apabila telah tejadi gangguan fungsi ventrikel yang berat, maka dapat ditemukan pulpus alternant. Pada keadaan yang sangat berat dapat terjadi syok kardiogenik. Diagnosa Gagal Jantung Tanda yang penting adalah takikardi (120x/ mnt atau lebih saat istirahat). Serta takipne (60x/mnt atau lebih saat istirahat). Pada prekordium dapat teraba aktivitas jantung yang mningkat. Biang jantung sering ditemukan pada auskultasi, yang tergantung dri kelanan struktur yang ada. Terdapat irama derap merupakan penemuan ang berarti. Foto dada : degan sedikit perkecualian, biasanya disertai kardiomegali. Paru tampak bendungan vena pulmonal. Elektrokardiografi : disamping frekuensi QRS yang cepat atau disritmia, dapat d temukan pembesaran ruang-ruang jantung serta tanda-tanda penyakit miokardium/pericardium Ekokardiografi : M-mode dapat penilai kuantitas ruang jantung dan shortening fraction yaitu indeks fungsi jantung sebagai pompa. Pemeriksaan Doppler berwarna dapat menambah informasi secara bermakna

Penatalaksanaan gagal jantung Terdapat tiga aspek yang penting dalam menanggulangi gagal jantung : pengobatan terhadap gagal jantung, pengobatan terhadap penyakit yang mendasari dan pengobatan terhadap pencetus. Termasuk dalam pengobatan medikamentosa yaitu mengurangi retensi cairan dan garam, meningkatkan kontraktilitas dan mengurangi beban jantung. Pengobatan umum meliputi istirahat, pengaturan suhu dan kelembaban, oksigen, pemberian cairan dan diet. Medikamentosa Obat inotropik (digitalis, obat inotropik intravena) Vasodilator : (arteriolar dilator : hidralazin), venodilator : nitrat, nitrogliserin), (mixed dilator :prazosin, captopril, nitroprusid) Diuretic Pengobatan disritmia Pembedahan Penyakit jantung bawaan (paliatif, korelatif)

Penyakit jantung didapat ( valpuloplasti, penggantian katup)

komplikasi gagal jantung pada gagal jantung kiri dengan gangguan pemompaan pada ventrikel kiri dapat mengakibatkan bendungan paru dan selanjutnya dapat menyebabkan ventrikel kanan berkompensasi dengan mengalami hipertrofi dan menimbulkan dispnea dan gangguan pada system pernapasan lainnya. Pada gagal jantung kanan dapat terjadi hepatomegali, ascites, bendungan pada vena perifer dan gangguan gastrointestinal. Pada gagal jantung akibat PJB yang kurang berat, pendekatan awal adalah dengan terapi medis adekuat, bila ini terlihat menolong maka dapat diteruskan sambil menunggu saat yang baik unruk kkoreksi bedah. Pada pasien penyakit jantung rematik yang berat yang disertai gagal jantung, obat-obat gagal jantung terus diberikan sementara pasien memperoleh profilaksi sekunder, pengobatan dengan profiaksi sekunder mungkin dapat memperbaiki keadaan jantung.

PENGOBATAN GINEKOLOGI KEPUTIHAN/LEUKORHEA Keputihan terjadi jika vagina mengeluarkan semacam lender atau cairan seperti nanah. Setiap wanita secara normal akan mengeluarkan sedikit cairan vagina, yang jernih, menyerupai warna susu atau sedikit kekuningan.Jika pengeluaran cairan ini tidak menimbulkan rasa gatal atau tidak berau busuk, mungkin hal ini bukan merupakan masalah. Seringkali seorang wanita, terutama selama masa kehamilan, mengalami keputihan yang disertai rasa gatal di dalam vagina. Keputihan ini dapat disebabkan oleh berbagai macam infeksi. Sebagian besar diantaranya mengganggu, namun tidak berbahaya. A. Keputihan yang cair dan berbusa, berwarna kuning kehijauan atau keputih-putihan berbau busuk dengan rasa gatal Penyakit ini menimbulkan rasa seperti terbakar didaerah kemaluan saat buang air kecil, kadangkadang alat kelamin terasa sakit dan membengkak. Pengobatan : Menjaga kebersihan alat kelamin tidak pada saat sakit keputihan, tapi sepanjang hari. Membasuh vagina, atau douche dengan air hangat yang telah ditambah larutan cuka sulingan. Penderita harus melakukan douche sebanyak satu atau tiga kali sehari sampai ia sembuh. Jika idak ada larutan cuka, gunakan perasan jeruk nipis. Pada kasus yang berat, gunakan tablet atau suppositorial (pil peluru) vagina yang berisi metronidazol atau obat lain yang dianjurkan atau Trikomonas. Untuk kasus yang sangat berat, minumlah tablet metronidazol sebanyak 2 gram dosis tunggal. B. Cairan keputihan yang berwarna putih seperti keju lembut atau dadih dan berbau seperti jamur atau ragi roti Keadaan ini menunjukan adanya infeksi yang disebabkan jamur atau ragi dikemaluan seorang wanita. Penderita akan merasakan efek gatal yang hebat, bibir kemaluan sering terlihat merah terang dan terasa sangat sakit. Selain itu saat buang air kecil terasa seperti terbakar. Pengobatan : Lakukan douche dengan air yang mengandung cuka atau dengan gentian violet yang di encerkan atau bisa digunakan tablet vagina nystatin atau suppositoria vagina. Memasukan yoghurt kedalam vagina merupakan pengobatan rumah yang manjur untuk mengatasi infeksi jamur. Jangan sekali-kali memakai antibiotic untuk mengobati infeksi semacam ini. Antibiotic akan membuat infeksi jamur semakin hebat C. Cairan keputihan yang kental seperti susu yang bau yang amis, anyir. Keadaan ini dimungkinkan karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri Hemopilus. Di perlukan pemeriksaan khusus untuk membedakan infeksi trichomonas. Pengobatan : Lakukan douche dengan larutan cuka dan gunakan pula tablet vagina yang berisi sulfanthiazol sebanyak dua kali sehari selama dua minggu

D. Cairan keputihan yang encer seperti air, berwarna coklat atau keabu-abuan dengan bercak-bercak darah, berbau busuk. Merupakan tanda-tanda infeksi yang lebih parah, atau mungkin kanker. Jika timbul panas, gunakan antibiotic ampicillin. Beberapa tip mengobati keputihan (scara umum) : - Bersihkan vagina secara teratur dengan menggunakan produk pembersih yang berbahan dasar susu - Hindari penggunaan produk berentuk bedak karena akan memicu pertumbuhan jamur - Memastikan vagina selalu dalam keadaan kering saat berpakaian - Gunakan celana dalam yang kering, celana dalam yang mudah menyerap keringat layak untuk dijadikan pilihan tepat - Sebisa mungkin hindari pemakaian celana jeans karena akan mengganggu masuknya udara ke organ vital - Teratur mengganti pembalut saat menstruasi INFERTILITAS Infertilitas adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat hamil secara alami atau tidak dapat menjalani kehamilannya secara utuh. Definisi Definisi standar infertilitas adalah ketidakmampuan untuk menjadi hamil dalam satu tahun stelah secara teratur menjalani hubungan intim tanpa kontrasepsi. Kesalahpahaman Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang berkesimpulan dirinya infertile, padahal sebenarnya belum tentu demikian. Apabila dalam satu tahun tidak terjadi kehamilan meski menjalani hubungan intim tanpa kontrasepsi. Jika siklus menstruasi tidak teratur, padahal tidak semua wanita memiliki siklus 28 hari dan ovulasi tidak selalu terjadi pada hari ke 14. Doketr terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan frekuensi hubungan intim, dan terburu-buru menerapkan tes-tes yang invasive atau terburu-buru memberikan obat. Penyebab infertilitas Pada wanita 1. Infeksi vagina sehingga meningkatkan keasaman vagina yang akan membunuh sperma dan pengkerutan vagina yang akan menghambat transportasi sperma ke vagina. 2. Kelainan pada serviks akibat defisiensi hormone estrogen yang mengganggu pengeluaran mucus serviks. Apabila mucus sedikit diserviks, perjalanan sperma ke dalam rahim terganggu. Selain itu, bkas oprasi pada serviks yang menyisakan jaringan parut juga dapat menutup serviks sehingga sperma tidak dapat masuk kedalam rahim. 3. Kelainan pada uterus, misalnya diakibatkan oleh malformasi uterus yang mengganggu pertumbuhan fetus, mioma uteri dan adhesi uterus yang menyebabkan terjadinya gangguan suplai darah untuk perkembangan fetus dan akhirnya terjadi abortus berulang.

4. Kelainan tuba falopii akibat infeksi yang mengakibatkan adhesi tuba falopii dan terjadi obstruksi sehingga ovum dan sperma tidak dapat bertemu. Gangguan ovulasi ini dapat terjadi karena ketidakseimbangan hormonal seperti adanya hambatan pada sekresi hormonal FSH dan LH yang memiliki pengaruh besar terhadap ovulasi. Hambatan ini dapat terjadi karena adanya tumor cranial, stress dan penggunaan obat-obatan yang menyebabkan terjadinya disfungsi hipotalamus dan hipofise. Bila terjadi gangguan sekresi kedua hormone ini, maka folicel mengalami hambatan untuk matang dan berakhir pada gangguan ovulasi. Kegagalan implementasi wanita dengan kadar progesterone yang rendah mengalami kegagalan dalam mempersiapkan endometrium untuk nidasi. Setelh terjadi pembuahan, proses nidasi pada endometrium tidak berlangsung baik. Akibatnya fetus tidak dapat berkembang dan terjadilah abortus. Pada pria Ada beberapa kelainan umum yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria yaitu : Abnormalitas sperma, morfologi, mortilitas Abnormalitas ejakulasi, ejakulasi retrograde, hipospadia Abnormalitas ereksi Abnormalitas cairan semen, perubahan pH dan perubahan komposisi kimiawi Infeksi pada saluran genital yang meninggalkan jaringan parut sehingga terjadi penyempitan pada obstruksi pada salura genital. Lingkungan, radiasi, obat-obatan anti cancer Abrasi genetic

Mengatasi Infertilitas Pembedahan untuk membuka tuba falopii Inseminasi buatan Bayi tabung

KONTRASEPSI Kontrasepsi adalah alat, obat, efek atau tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kehamilan. Secara halus, kontrasepsi diistilahkan juga sebagai Keluarga Berencana atau KB. Berbeda dengan aborsi, kontrasepsi menghindari kehamilan dengan mencegah terjadinya pembuahan itu sendiri. Sedangkan aborsi adalah mencegah berlanjutnya kehamilan MACAM KONTRASEPSI 1. Metode alami : yaitu dengan mengetahui kapan persisnya masa subur dan sebagai metode kontrasepsi, menghindari terjadinya pembuahan pada masa subur tersebut. 2. Metode dalam Rahim IUD 3. Metode Hormonal - Metode hormonal kombinasi (estrogen + progesterone) - Pil KB - Metode Hormonal progesterone saja

- Suntik KB Depo Provera 4. Metode penghalang - Kondom - diafragma 5. Sterilisasi atau kontrasepsi mantap - Tubektomi - vasektomi