Anda di halaman 1dari 2

JENIS INFEKSI PADA PAYUDARA

1. Lesi non proliferative - Kista : di ujung duktus dari lobules - Perubahan papiler kelenjar apokrin : proliferasi epitel duktus atau lobules. Terlihat kalsifikasi di bagian dalam. 2. Lesi proliferative tanpa atipia Moderat / florid ductal hyperplasia, intraduktal papilloma dan sclerosing adenosis 3. Lesi proliferative dengan atipikal hyperplasia Lesi ini berisiko menjadi kanker payudara lebih besar. Mastitis 1. Mastitis laktasi (m. puerperal) Infeksi pada payudara yang terjadi saat menyusui atau pada waktu berhenti menyusui 2-3 minggu postpartum. Klasifikasi : - ASI yang tidak keluar, didapatkan < 106 leukosit dan < 103 bakteri, pulih bila ASI keluar - Inflamasi non infeksi, didapatkan > 106 leukosit dan < 103 bakteri, keluarkan ASI sesering mungkin untuk pemulihan - Infectious mastitis, didapatkan > 106 leukosit dan > 103 bakteri Gejala : - Payudara terasa berat, panas dan keras, tidak mengkilat / edema, atau kemerahan. ASI susah keluar dan kadang demam - Obstruksi duktus yang mengakibatkan galkatokel berupa kista yang berisi ASI Mastitis subklinis : terjadi peningkatan rasio Na / K di dalm ASI dan peningkatan IL-8 Mastitis infeksiosus : superfisial (dermis dan intramammaria) dan parenkimus / interstisial (di jaringan payudara) Mastitis rekuren : keterlambatan atau tidak adekuatnya penanganan mastitis sebelumnya atau karena cara pemberian ASI yang tidak baik Abses payudara : peyudara kemerahan, sakit, panas dan edema 2. Mastitis non laktasi Infeksi payudara yang terjadi saat wanita tidak dalam keadaan menyusui, biasanya mengenai sekitar areola dan puting Bentuk bentuk infeksi :

Infeksi periareola : tanpa massa, abses periareola, mammary duct fistula, retraksi puting, dan keluarnya pus dari putting Mammary duct fistula : terbentuk fistula yang menghubungkan duktus dengan kulit, terjadi di daerah periareola Peripheral non lactation breast abses Selulitis Tuberculosis : dari kelenjar getah bening aksila, leher, mediastinum, atau iga Abses factitial : timbul pada pasien dengan masalah kejiwaan, berupa abses superfisial menetap walaupun sudah diterapi secara benar Granulomatosus lobular mastitis : massa multiple, lunak, nyeri, dan berbentuk mikroabses pada lobules payudara