Anda di halaman 1dari 4

IDENTIFIKASI NYAMUK SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT

A. Pendahuluan Vector bone diseases merupakan istilah untuk penyakit yang ditularkan oleh vektor arthropoda. Serangga (insecta) adalah arthropoda yang banyak dikenal masyarakat. Vektor penyakit dari arthropoda yang berperan penting pada terjadinya penyakit pada manusia adalah nyamuk. Berbagai macam penyakit disebabkan oleh nyamuk. B. Tujuan TIU : Mahasiswa mengetahui nyamuk yang merupakan phylum arthropoda sebagai vektor penyakit. TIK : mahasiswa mampu memahami morfologi nyamuk sebagai vektor penyakit C. Alat dan bahan Peralatan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan praktikum ini adalah mikroskop, object glass, deglass, pinset. Sampel merupakan jentik nyamuk yang dibawa masing-masing mahasiswa. D. Prosedur kerja 1. Siapkan seluruh alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini 2. Pengamatan sediaan a. Ambil jentik nyamuk dengan pinset dan letakkan pada object glass dan tutup dengan deglass. b. Amati morfologi jentik yang digunakan dengan mikroskop perbesaran 40X c. Identifikasi dan gambarkan genus nyamuk yang ditemukan pada buku kerja d. Beri keterangan pada gambar 3. Pengamatan preparat a. Pasang sediaan awetan pada mikroskop dengan perbesaran 40X b. Amati morfologi preparat secara keseluruhan c. Identifikasi dan gambarkan preparat yang ditemukan pada buku kerja d. Beri keterangan pada gambar E. Hasil pengamatan 1 Telur Anopheles sp Bentuk oval panjang Tersusun tunggal Di kiri kanan ada semacam pelampung

Larva Anopheles sp

Tidak memiliki siphon Jentik nyamuk anopheles akan sejajar dipermukaan air kotor Pada bagian thoraks terdapat stoot spine

Dewasa Anopheles sp

Memilkiki tubuh yang pendek dan kecil Memiliki panjang yang sama antara proboscis dan polpi Penyebab sakit malaria Posisi tubuh saat hinggap 90o Memeliki bentuk sayap yang simetris Warna tubuh hitam Berkembang biak di air yang kotor , keruh dan bau

Jantan dan betina bedakan proborcis dan betinanya 4 Telur Culex sp

Bentuk lonjong seperti peluru kendali Bentuknya menyerupai rakit Bergerombol

Larva Culex

Bentuk siphon langsing dan kecil yang terdapat pada abdomen terakhir. Bentuk comb tidak beraturan. Jentik nyamuk culex membentuk sudut di tumbuhan air(menggantung)

Nyamuk Culex

Palpi lebih pendek dari pada probocis. Bentuk sayap simetris. Berkembang biak di tempat kotor atau di rawa-rawa.
Nyamuk Culex sp meletakan telurnya diatas permukaan air secara bergelombolan

Penularan penyakit dengan cara membesarkan tubuhnya. Menyebabkan penyakit filariasis Warna tubuhnya coklat kehitaman

Telur Aides aegypti

Bentuk relative oval Memiliki cirri khas pada bagian dinding

Larva Aides aegypti

Bentuk siphon besar dan pendek yang terdapat pada abdomen terakhir Bentuk comb seperti sisir Pada bagian thoraks terdapat stroot spine
Nyamuk Aides aegypti

Bentuk tubuh kecil dan dibagian abdomen terdapat bintik-bintik serta berwarna hitam. Tidak membentuk sudut 90 Penyebaran penyakitnya yaitu pagi atau sore Hidup di air bersih serta ditempat-

tempat lain yaitu kaleng-kaleng bekas yang bisa menampung air hujan Penularan penyakit dengan cara membagi diri. Menyebabkan penyakit DBD

Anda mungkin juga menyukai