Anda di halaman 1dari 19

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA

DESA DANDER KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO

KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA NOMOR : 01 TAHUN 2007 TENTANG TATA TERTIB PEMILIHAN KEPALA DESA Menimbang : bahwa dalam rangka mengatur tata cara pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Dander Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, maka sebagai dasar pelaksanaannya perlu ditetapkan dalam suatu tata tertib Pemilihan Kepala Desa. Mengingat : 1. ndang! ndang nomor "# tahun #$$% tentang Pemerintahan Daerah & #. Peraturan Pemerintah 'omor (# )ahun #$$* tentang Desa & ". Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro, 'omor + )ahun #$$, tentang Pemerintah Desa & %. Peraturan Bupati Bojonegoro, 'omor #+ tahun #$$, tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro 'omor + tahun #$$, tentang Pemerintahan Desa & *. Keputusan Bupati Bojonegoro )ahun #$$( 'omor tentang Kabupaten 1++-#(-K.P-%1#.11-#$$( 0BPD1 Dander

Pengesahan /nggota Badan Permusyawaratan Desa Kecamatan Dander Bojonegoro Periode )ahun #$$( 2 #$1"& ,. Peraturan Desa Dander 'omor $1 )ahun #$$( )entang )ata 3ara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, Pemberhentian Kepala Desa dan )ata 3ara Pengangkatan Penjabat Kepala Desa

Memperhatikan

4asil Musyawarah Panitia Pemilihan Kepala Desa Dander pada hari ..... tanggal .... 5uli #$$(. MEMUTUSKAN :

Menetapkan

: Keputusan Panitia Pemilihan Kepala Desa Dander tentang )ata )ertib Pemilihan Kepala Desa Dander Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. BAB I HAK MEMILIH DAN DIPILIH Pasal 1

6ang dapat memilih dalam pemilihan Kepala Desa adalah penduduk desa 7arga 'egara 8epublik 9ndonesia yang : a. )erda:tar sebagai penduduk desa yang bersangkutan secara sah paling singkat , 0enam1 bulan dengan tidak terputus!putus dan terda:tar dalam Da:tar Pemilih )etap & b. ;udah berusia 1( 0tujuh belas1 tahun atau sudah pernah kawin & c. )idak dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang pasti. d. Da:tar pemilih ditetapkan oleh panitia dengan ditandatangani seluruh anggota panitia dan diketahui oleh Penjabat Kepala Desa, Ketua BPD serta calon Kepala Desa.

Pasal # 011 6ang dapat menjadi Kepala Desa adalah penduduk desa 7arga 'egara 8epublik 9ndonesia, yang : a. Berta<wa kepada )uhan 6ang Maha .sa & b. ;etia kepada Pancasila sebagai Dasar 'egara, ndang! ndang dasar 'egara 8epublik 9ndonesia )ahun 1=%* dan kepada 'egara Kesatuan 8epublik 9ndonesia serta Pemerintah & c. Berpendidikan paling rendah tamat ;ekolah >anjutan tingkat Pertama dan atau sederajat&

d. Berumur paling rendah #* 0dua puluh lima1 tahun dan paling tinggi ,$ 0enam puluh1 tahun, terhitung mulai tanggal penda:taran ditutup & e. ;ehat jasmani dan rohani & :. Berkelakuan baik dibuktikan dengan surat keterangan Kepolisian & g. )idak pernah dihukum penjara karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan hukuman paling singkat * 0 lima 1 tahun & h. )idak dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang pasti & i. Mengenal daerahnya dan dikenal oleh masyarakat di desa setempat & j. Bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa & k. Belum pernah menjabat sebagai Kepala Desa paling lama 1$ 0sepuluh1 tahun atau # 0dua1 kali masa jabatan & l. Penduduk desa setempat dan berdomisili di desa tersebut paling singkat 1 0satu1 tahun dengan tidak terputus!putus. 0#1 Pegawai 'egeri yang mencalonkan sebagai Kepala Desa selain harus memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 011, juga harus memiliki surat keterangan persetujuan dari atasannya yang berwenang untuk keperluan dimaksud. 0"1 Putra desa dapat mencalonkan diri sebagai Kepala Desa. 0%1 Bagi calon Kepala Desa yang terpilih dan ditetapkan menjadi Kepala Desa, terhitung mulai tanggal pelantikan sebagai Kepala Desa harus bertempat tinggal di desa yang bersangkutan.

Pasal " 011 yang dimaksud belum pernah menjabat sebagai Kepala Desa paling lama 1$ 0sepuluh1 tahun sebagaimana dimaksud Pasal # ayat 011 huru: k adalah Bakal 3alon Kepala Desa yang belum pernah menjabat sebagai Keala Desa selama 1$ 0sepuluh1 tahun, pada saat yang bersangkutan menda:tarkan diri. 0#1 6ang dimaksud belum pernah menjabat # 0dua1 kali masa jabatan sebagaimana dimaksud Pasal # ayat 011 huru: k adalah bagi bakal 3alon Kepala Desa yang belum pernah menjabat # 0dua1 kali masa jabatan secara berturut!turut maupun tidak, pada saat yang bersangkutan menda:tarkan diri. 0"1 Bakal calon Kepala Desa yang pernah menjabat # 0dua1 kali masa jabatan secara berturut!turut maupun tidak atau pernah menjabat 1$ 0sepuluh1 tahun tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan atau dicalonkan dalam pemilihan Kepala Desa.

Pasal % 011 Persyaratan penduduk desa setempat dan berdomisili di desa paling singkat 1 0satu1 tahun dengan tidak terputus!putus, tidak diberlakukan bagi calon dari putra desa. 0#1 3alon dari putra desa apabila terpilih, paling lambat 1 0satu1 bulan setelah dilantik wajib berdomisili dan menetap di desa.

Pasal * Dalam pemilihan Kepala Desa, setiap penduduk desa yang telah ditetapkan sebagai calon yang berhak dipilih atau memilih, wajib hadir dan tidak boleh diwakilkan kepada siapapun dan dengan alasan apapun.

Pasal , /pabila 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih tidak dapat hadir karena sesuatu hal yang sangat mendadak pada saat pemungutan suara, dapat digantikan dengan sebuah :oto berukuran 1$ 8, yang ditempatkan diatas tempat duduk calon yang bersangkutan.

BAB II PENDAFTARAN PEMILIH DAN BAKAL CALON KEPALA DESA Bagian Ke a!" Pen#a$!a%an Pe&i'i( Pasal ( 011 Dalam pelaksanaan penda:taran Pemilih, untuk menentukan penduduk yang telah genap mencapai berusia 1( 0tujuh belas1 tahun, ditentukan dengan cara menghitung mundur mulai tanggal pelaksanaan pemungutan suara yang telah ditetapkan. 0#1 Penentuan tangal lahir sebagaimana dimaksud pada ayat 011 berdasarkan bukti sah yang dimiliki seperti /kte Kelahiran atau 9jasah atau K)P atau ;9M atau Pasport atau keterangan lain yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya yang dikeluarkan instansi berwenang. 0"1 /pabila terdapat bukti sah yang tanggal lahirnya berbeda, dipergunakan bukti sah yang memiliki nilai waktu paling lama. 0%1 /pabila terdapat pemilih yang tidak diketahui tanggal dan atau bulan kelahirannya, ditentukan dengan cara menghitung mulai "1 Desember tahun kelahiran yang bersangkutan.

0*1 /pabila hanya diketahui bulan dan tahun kelahirannya, dihitung mulai tanggal terakhir bulan kelahiran yang bersangkutan.

Pasal + 011 Paling lambat ( 0tujuh1 hari sebelum dilaksanakan penda:taran pemilih, Panitia Pemilihan Kepala Desa memberitahukan - mengumumkan kepada masyarakat jadwal waktu penda:taran pemilih pada tempat!tempat umum, seperti Balai Desa atau tempat lain yang mudah diketahui oleh masyarakat Desa, sesuai cara yang la?im dilakukan masyarakat Desa setempat. 0#1 )enggang waktu tata cara penda:taran pemilih ditentukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa. 0"1 ;etelah pelaksanaan penda:taran pemilih, Panitia menyusun Da:tar Pemilih ;ementara yang ditetapkan oleh Panitia dan diketahui oleh Kepala Desa atau Penjabat Kepala Desa dan Ketua BPD, serta harus diumumkan kepada masyarakat di tempat umum, seperti Balai Desa atau tempat lain yang mudah diketahui oleh masyarakat selama ( 0tujuh1 hari secara berturut!turut. 0%1 ;ejak Da:tar Pemilih ;ementara diumumkan jika terdapat penduduk yang berhak memilih tetapi belum terda:tar, maka kepada yang bersangkutan diberikan kesempatan menda:tarkan diri sampai dengan ( 0tujuh1 hari setelah berakhirnya pengumuman Da:tar Pemilih ;ementara, untuk dimasukkan dalam Da:tar Pemilih )ambahan. 0*1 Da:tar Pemilih )ambahan sebagaiamana dimaksud pada ayat 0%1 diumumkan selama " 0tiga1 hari terhitung sejak Penda:taran Pemilihan )ambahan ditutup. 0,1 ;etelah masa waktu pengumuman pemilih tambahan berakhir apabila terdapat kesalahan penulisan nama atau belum tercatat dalam da:tar pemilih atau terdapat nama pemilih bukan penduduk desa setempat dalam Da:tar Pemilih ;ementara dan )ambahan, maka diberikan kesempatan untuk melaporkan kepada Panitia selama " 0tiga1 hari. 0(1 ;etelah laporan!laporan tersebut dilaksanakan oleh Panitia, maka Da:tar Pemilih ;ementara dan tambahan ditetapkan menjadi Da:tar Pemilih )etap oleh Panitia dan diketahui Kepala desa atau Penjabat Kepala Desa, Ketua BPD dan 3alon Kepala Desa. 0+1 Da:tar Pemilih )etap diumumkan kepada masyarakat di tempat umum.

Bagian Ke#"a Pen#a$!a%an Ba)a' Ca'*n Ke+a'a De a Pasal =

011 Dalam pelaksanaan penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa, untuk menentukan usia telah genap berusia #* 0dua puluh lima1 tahun, ditentukan dengan cara menghitung mundur, pada saat penda:taran ditutup. 0#1 ntuk mengetahui penda:tar berusia tidak melebihi usia ,$ 0enam puluh1 ditentukan dengan cara menghitung mundur sejak yang bersangkutan menda:tarkan diri.

0"1 Penentuan tanggal lahir sebagaimana dimaksud pada ayat 011 berdasarkan bukti sah 9jasah dan atau /kte Kelahiran yang dimiliki yang bersangkutan. 0%1 /pabila terdapat bukti sah yang tanggal lahirnya berbeda, dupergunakan bukti sah yang memiliki nilai waktu paling lama. 0*1 /pabila terdapat Bakal 3alon Kepala Desa yang tidak diketahui tanggal dan atau bulan kelahirannya, ditentukan dengan cara menghitung mulai "1 Desember tahun kelahiran yang bersangkutan. 0,1 /pabila hanya diketahui bulan dan tahun kelahirannya, dihitung mulai tanggal terakhir bulan kelahiran yang bersangkutan.

Pasal 1$ 011 Pengumuman penda:taran Bakal calon Kepala Desa diumumkan secara terbuka oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa di tempat!tempat umum yang mudah diketahui oleh masyarakat Desa. 0#1 Pengumuman penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat 011 dibuka selama 1% 0 empat belas 1 hari. 0"1 Pelaksanaan penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa dilaksanakan mulai pukul $+.$$ 79B sampai dengan pukul 1%.$$ 79B,setiap hari, mulai hari ;enin sampai dengan hari ;abtu kecuali hari 5um@at pukul $+.$$ 79B sampai dengan pukul 11.$$ 79B pertama hingga hari terakhir masa pengumuman penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa. 0%1 /pabila sampai dengan berakhirnya masa penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa sebagaimana dimaksud ayat 0#1, belum diperoleh Bakal 3alon Kepala Desa atau hanya terdapat 1 0satu1 Bakal 3alon yang menda:tarkan diri, maka penda:taran ditutup dan dibuka pengumuman penda:taran tahap 99 0kedua1 dengan masa waktu selama ( 0tujh1 hari. 0*1 /pabila setelah tenggang waktu penda:taran yang kedua, ternyata belum diperoleh Bakal 3alon Kepala Desa atau hanya terdapat 1 0satu1 Bakal 3alon yang menda:tarkan diri, maka penda:taran ditutup dan dibuka pengumuman penda:taran tahap 999 0ketiga1 selama " 0tiga1 hari.

Pasal 11 011 ;etelah berakhirnya penda:taran 3alon Kepala Desa tahap 999 0ketiga1, ditentukan sebagai beirikut : a. /pabila tidak terdapat Bakal 3alon yang menda:tarkan diri atau Bakal 3alon tidak memenuhi syarat, maka Panitia Pemilihan melaporkan kepada BPD untuk selanjutnya dilaporkan kepada Bupati melalui 3amat. b. /pabila hanya terdapat 1 0satu1 Bakal 3alon Kepala Desa, maka dapat dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa dengan 3alon )unggal dan bumbung kosong. 0#1 ;etiap tahapan pengumuman penda:taran Bakal calon Kepala Desa berakhir, diikuti dengan berita acara penutupan.

BAB III PENJARINGAN, PEN-ARINGAN DAN PENETAPAN CALON KEPALA DESA -ANG BERHAK DIPILIH Bagian Ke a!" Pen.a%ingan Pasal 1# 011 Panitia Pemilihan Kepala Desa membuka penda:taran Bakal 3alon Kepala Desa. 0#1 Bersamaan dengan pelaksanaan penda:taran sebagaimana dimaksud pada ayat 011 panitia pemilihan juga melakukan penjaringan Bakal 3alon Kepala Desa. 0"1 Penjaringan Bakal 3alon Kepala Desa dilakukan oleh Panitia Pemilihan melalui penelitian dan pemeriksaan berkas administrasi Bakal 3alon Kepala Desa yang telah menda:tarkan diri. 0%1 4asil penjaringan sebagaimana dimaksud pada ayat 0#1 setelah dilengkapi dengan persyaratan administrasi kemudian dilakukan penyaringan melalui seleksi ujian tertulis untuk menetapkan 3alon yang berhak dipilih.

Bagian Ke#"a Pen/a%ingan Pasal 1" 011 Dalam hal menetapkan Bakal 3alon menjadi 3alon Kepala Desa, Panitia Pemilihan menyelenggarakan ujian tertulis meliputi materi : a. Pengetahuan /gama & b. PPK' & c. Bahasa 9ndonesia & d. Berhitung & e. Pengetahuan mum. 0#1 0"1 Materi ujian tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat 011 distandartkan dengan oendidikan setingkat ;>)P. Bakal 3alon yang dinyatakan lulus seleksi ujian tertulis dalah calon yang memperoleh nilai rata!rata ,$ 0enam puluh1, dan nilai pengetahuan agama tidak boleh kurang dari ,$ 0enam puluh1. /pabila terjadi, semua bakal calon tidak mencapai standart nilai kelulusan yang ditetapkan sebagaimana dimaksud pada ayat 0"1, Panitia menurunkan standart nilai kelulusan menjadi rata!rata *$ 0lima puluh1 termasuk nilai pengetahuan agama. /pabila tidak terdapat calon yang memperoleh nilai standart kelulusan rata!rata *$ 0lima puluh1 termasuk nilai pengetahuan agama sebagaimana dimaksud pada ayat 0%1, maka Panitia mengumumkan tidak terdapatnya calon yang lulus ujian serta membuka penda:taran ulang Bakal 3alon Kepala Desa paling lama dengan tenggang waktu 1 0satu1 bulan setelah pengumuman tersebut diumumkan. )ata tertib ujian tertulis dan tata cara pengumuman hasil penyaringan Bakal 3alon Kepala Desa diatur lebih lanjut dalam tata tertib yang ditetapkan oleh Panitia.

0%1

0*1

0,1

Pasal 1% 011 dalam penyusunan soal dan koreksi hasil ujian tertulis, Panitia Pemilihan Kepala Desa membentuk tim Khusus paling banyak * 0lima1 orang personil dari Panitia yang dipandang mampu, dan ditetapkan dengan Keputusan Ketua Panitia.

0#1 Pelaksanaan ujian yang meliputi tempat, tanggal, waktu dan tata tertib ujian ditentukan dalam Keputusan Ketua Panitia serta dilaporkan kepada BPD untuk disampaikan ke Bupati melalui 3amat. Bagian Ke!iga Pene!a+an Pasal 1* 011 Bakal 3alon Kepala Desa yang dinyatakan lulus dalam seleksi ujian tertulis ditetapkan sebagai 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih oleh BPD atas usul Panitia Pemilihan. 0#1 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih diumumkan kepada masyarakat di tempat!tempat yang terbuka sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. BAB I0 KAMPAN-E CALON Pasal 1, 011 0#1 3alon Kepala Desa dapat melakukan kampanya sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. )ata tertib kampanya ditetapkan oleh Panitia Pemilihan, yang memuat ketentuan paling sedikit : a. 7aktu dan tempat & b. Materi dan naskah kampanya & c. Bentuk kampanye & d. >arangan!larangan dalam kampanye & e. Kesopanan & :. Keamanan. 0"1 7aktu dan tempat sebagaimana dimaksud pada ayat 0#1 huru: a, hanya dapat dilakukan pada siang hari dan tidak boleh menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan. Biaya pelaksanan kampanye sebagimana dimaksud pada ayat 011 dibebankan kepada calon masing!masing.

0%1

Pasal 1( 011 )ata cara kampanye dapat dilakukan dalam bentuk :

a. 8apat umum dan tatap muka & b. Pemasangan, penyebaran tanda gambar dan program masing!masing calon Kepala Desa & c. Pemasangan spanduk, baliho, pam:let, lea:let dan lain!lain. 0#1 )ata cara kampanye, pemasangan dan pembersihan alat peraga diatur lebih lanjut dalam tata tertib yang ditentukan oleh Panitia. 0"1 'askah kampanye meupakan pemaparan program masing!masing 3alon Kepala Desa, dan harus diserahkan kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa paling lambat 1 0satu1 kali #% 0dua puluh empat1 jam sebelum pelaksanaan kampanye dalam bentuk 8apat terbuka. 0%1 Panitia Pemilihan Kepala Desa harus melakukan penelitian terhadap naskah kampanye 3alon Kepala desa dan berhak untuk melakukan koreksi terhadap naskah kampanye, tanda gambar, spanduk, baliho, pam:let dan lain!lain alat perga kampanye yang dapat mengakibatkan terganggunya ketertiban dan ketentraman umum. 0*1 Dalam penyampaian kampanye secara terbuka dilarang menyimpang dari naskah kampanye.

BAB 0 PEMUNGUTAN SUARA Pasal 1+ 011 ;etelah BPD menetapkan calon yang berhak dipilih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1* ayat 011, paling singkat ( 0tujuh1 hari sebelum pemungutan suara dilaksanakan, Panitia Pemilihan memberitahukan kepada masyarakat desa tentang tempat dan waktu pelaksanan pemilihan 3alon Kepala Desa. 0#1 Pemberitahuan tentang pelaksanaan pemungutan suara pemilihan 3alon Kepala Desa sebagimana dimaksud ayat 011 dapat dilaksnakan dengan memasang spanduk, atau dalam bentuk pengumuman terbuka sesuai dengan tata cara di desa. Pasal 1= Pemilihan 3alon Kepala Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1+ dihadiri oleh BPD, Panitia Pemilihan dan 3alon yang berhak dipilih.

Pasal #$ Bentuk dan model surat suara, ditetapkan sebagi berikut : a. ;urat suara berwarna putih dengan tulisan hitam &

b. Memuat nama desa, Kecamatan dan Kabupaten & c. Aoto terbaru 3alon Kepala Desa dengan mengenakan pakaian bebas, rapi dan sopan berwarna atau hitam putih dengan ukuran disesuaikan jumlah 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih. d. 'omor urut ditentukan berdasarkan abjad nama 3alon Kepala Desa berada diatas :oto calon, berurutan mulai nomor terkecil dari kiri ke kanan & e. Pada bagian atas sebelah kanan disediakan tempat untuk tanda tangan ketua panitia Pemilihan Kepala Desa atau anggota Panitia yang mendapatkan mandat dari ketua apabila ketua berhalangan & :. kuran kertas kartu suara ditentukan berdasarkan jumlah 3alon Kepala Desa yang akan dipilih.

Pasal #1 Penentuan tempat duduk 3alon Kepala Desa didasarkan urutan nomor yang tercantum dalam surat suara.

Pasal ## 011 Pembuatan bilik tempat pemungutan suara, kotak suara dan alat pencoblos dan alas alat pencoblos disiapkan Panitia Pemilihan Kepala Desa dengan bentuk dan ukuran sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Bupati Bojonegoro 'omor + )ahun #$$, tentang Pemerintahan desa. 0#1 Pengaturan lokasi bilik dan kotak suara diatur sedemikian rupa agar memudahkan lalu lintas Pemilih dan pengawasan dari Petugas Panitia.

Pasal #" 011 Pemilihan calon Kepala Desa dilakukan dengan mencoblos kertas suara yang memuat :oto calon yang berhak dipilih, yang dihadiri paling sedikit #-" 0dua pertiga1 dari jumlah pemilih yang telah disahkan oleh panitia pemilihan. 0#1 /pabila pada saat berakhirnya pemungutan suara quorum sebagaimana dimaksud pada ayat 011 belum tercapai, penghitungan suara dapat diundur paling lama " 0tiga1 jam dengan ketentuan quorum B 0satu perdua1 dari jumlah pemilih yang telah disahkan oleh panitia pemilihan dan dimuat dalam Berita acara. 0"1 /pabila sampai batas waktu pengunduran sebagaimana dimaksud pada ayat 0#1 quorum belum juga tercapai, proses pemilihan calon Kepala Desa diulang dengan membuka kembali penda:taran bakal calon paling singkat " 0tiga1 bulan.

0%1 /pabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 0"1 telah dilaksanakan dan quorum belum juga tercapai, maka ditunjuk penjabat Kepala Desa oleh pejabat yang berwenang atas usul 3amat dengan memperhatikan aspirasi masyarakat.

Pasal #% 011 anggota BPD dan panitia pemilihan yang mempunyai hak pilih serta calon yang berhak dipilih dalam pemilihan calon Kepala Desa tetap mempunyai hak untuk menggunakan hak pilihnya. 0#1 3alon Kepala Desa yang berasal dari putra desa tidak mempunyai hak pilih. Pasal #* 011 Pemilihan 3alon Kepala Desa dilaksnakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil oleh penduduk desa yang telah terda:tar sebagi pemilih yang memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal #%. 0#1 Pemberian suara dilakukan dengan mencoblos :oto calon yang berhak dipilih dalam bilik suara yang telah disediakan oleh panitia pemilihan. 0"1 ;eorang pemilih hanya memberikan suaranya kepada 1 0satu1 orang calon yang berhak dipilih. 0%1 ;eorang pemilih yang berhalangan hadir karena sesuatu alasan, tidak dapat diwakilkan dengan cara apapun.

Pasal #, ntuk kelancaran pelaksanaan pemilihan 3alon Kepala Desa, Panitia Pemilihan menyediakan : a. Papan pengumuman yang memuat nama!nama calon yang berhak dipilih sesuai penetapan BPD & b. ;urat suara yang memuat :oto calon yang berhak dipilih yang telah ditandatangani oleh Ketua Panitia Pemilihan sebagai tanda surat suara yang sah & c. ;ebuah kotak suara atau lebih yang besarnya disesuaikan kebutuhan berikut kuncinya & d. Bilik suara atau tempat khusus untuk pelaksanan pemberian suara & e. /lat pencoblos di dalam bilik suara & :. Papan tulis untuk menghitung suara.

Pasal #( 011 Paling lambat # 0dua1 hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara, panitia pemilihan sudah harus menyampaikan undangan kepada para pemilih yang memuat tentang waktu dan tempat pemilih menggunakan hak pilihnya. 0#1 ;ebelum melaksanakan pemungutan suara, panitia pemilihan membuka kotak suara dan memperlihatkannya kepada para pemilih bahwa kotak suara dalam keadaan kosong serta menutupnya kembalai, mengunci dan menyegel dengan menggunakan kertas yang dibubuhi cap atau stempel panitia pemilihan.

Pasal #+ 011 0#1 Pemilih yang hadir diberikan selembar surat suara oleh panitia pemilihan melalui pemanggilan berdasarkan urutan da:tar hadir. ;etelah menerima surat suara, pemilih memeriksa atau meneliti dan apabila surat suara dimaksud dalam keadaan cacat kepada panitia pemilihan dan diganti dengan surat suara yang baru. Penggantian surat suara yang baru harus dibuka dan diteliti Panitia Pemilihan sebelum diserahkan kepada pemilih.

0"1

Pasal #= 011 Pencoblosan surat suara dilaksanakan dalam bilik suara dengan menggunakan alat coblos yang telah disediakan oleh panitia pemilihan. 0#1 Pemioih yang masuk ke dalam bilik suara adalah pemilih yang akan menggunakan hak suaranya. 0"1 Pemilih yang keliru mencoblos surat suara, dapat meminta surat suara baru, setelah menyerahkan surat suara yang keliru kepada panitia pemilihan dan hanya diberi kesempatan 1 0satu1 kali. 0%1 ;etelah surat suara dicoblos, pemilih memasukkan surat suara kedalam kotak suara yang telah disediakan dalam keadaan terlipat.

Pasal "$ 011 Pada saat pemungutan suara dilaksanakan, panitia pemilihan berkewajiban untuk: a. Menjamin agar tata demokrasi berjalan dengan lancar, tertib, aman dan teratur & b. Menjamin pelaksanaan pemungutan suara berjalan dengan tertib.

0#1 Pada saat pemungutan suara dilaksanakan, para calon yang berhak dipilih harus berada di tempat yang telah ditentukan untuk mengikuti pelaksanaan pemungutan suara. 0"1 Panitia pemilihan menjaga agar setiap orang yang berhak memilih hanya memberikan satu suara dan menolak pemberian suara yang diwakilkan dengan alasan apapun.

Pasal "1 011 Pemungutan suara mulai dilaksnakan mulai pagi hari, setelah dibuka oleh Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa. 0#1 Batas waktu pemungutan suara ditetapkan oleh Panitia dalam )ata tertib Panitia dengan mempertimbangkan jumlah hak pilih dan luas 7ilayah desa. 0"1 Pemilih yang telah hadir dilokasi tempat pemungutan suara dan telah menda:tarkan diri kepada Panitia, meskipun waktu pemungutan suara telah berakhir, tetap diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya. 0%1 Pemilih yang cacat, dalam menggunakan hak pilihnya dapat dibantu oleh Panitia didampingi oleh petugas keamanan. 0*1 ;etelah semua Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat 0"1 selesai menggunakan hak pilihnya, Ketua Panitia segera menyatakan pemungutan suara ditutup dan dilanjutkan dengan penghitungan suara. 0,1 Penutupan pemungutan suara dituangkan dalam Berita /cara pemungutan ;uara yang ditanda tangani oleh Panitia dan 3alon Kepala Desa.

BAB 0I PENGHITUNGAN SUARA Pasal "# 011 ;etelah semua pemilih menggunakan hak pilihnya untuk memberikan suaranya, panitia pemilihan meminta kepada masing!masing calon yang berhak dipilih untuk menugaskan 1 0satu1 orang pemilih untuk menjadi saksi dalam penghitungan suara. 0#1 ;aksi yang ditunjuk oleh calon adalah salah satu pemilih yang benar!benar memahami ketentuan sah dan tidaknya kartu suara yang dicoblos. 0"1 Dalam hal calon tidak menunjuk saksi tidak mengurangi keabsahan hasil pemilihan Kepala Desa.

Pasal "" 011 Panitia Pemilihan membuka kotak suara dan menghitung surat suara. 0#1 ;etiap lembar surat suara diambil dan diteliti satu demi satu untuk mengetahui suara yang diberikan kepada calon yang berhak dipilih. 0"1 Penghitungan ;uara yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa dengan menyebutkan nama 3alon Kepala desa dan apabila terdapat nama calon yang sama disebutkan nomor urut yang bersangkutan. 0%1 Panitia Pemilihan membaca dan menyebutkan nama calon yang mendapat suara tersebut serta mencatatnya di papan tulis yang dapat dilihat dengan jelas oleh semua pemilih yang hadir. 0*1 Dalam menyebutkan nama 3alon Kepala Desa, dengan suara yang jelas dan tekanan suara yang sama. 0,1 Bila terjadi kekeliruan pengucapan nama 3alon yang memperoleh suara, sehingga mengakibatkan perbedaan pencatatan perolehan suara atau menimbulkan keraguan pencatatan suara, Panitia menghitung ulang perolehan kartu suara yang telah dicoblos pada saat diketahui kekeliruan.

Pasal "% 011 ;urat suara dianggap tidak sah, apabila : a. )idak menggunakan surat suara yang telah ditentukan oleh panitia & b. )idak terdapat tanda tangan ketua panitia dan stempel panitia pemilihan & c. Ditanda tangani atau memuat tanda yang menunjukkan identitas pemilih & d. Memberikan suara untuk lebih dari satu calon yang berhak dipilih & e. Menentukan calon lain, selain dari calon yang berhak dipilih yang telah ditentukan & :. Mencoblos tidak tepat pada kota :oto yang disediakan & g. Mencoblos tidak menggunakan alat coblos yan gdisediakan panitia. 0#1 /lasan!alasan yang menyebabkan surat suara tidak sah diumumkan kepada pemilih pada saat itu juga.

Pasal "* 011 ;etelah penghitungan suara selesai, diumumkan perolehan suara masing!masing 3alon Kepala Desa.

0#1

4asil pelaksanaan penghitungan suara dituangkan dalam Berita /cara penghitungan suara yang ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa dan 3alon Kepala Desa serta saksi yang ditunjuk. Dalam hal 3alon Kepala Desa atau ;aksi yang ditunjuk meninggalkan tempat sebelum berakhirnya penghitungan suara dan tidak bersedia tanda tangan dalam Berita /cara tidak mengurangi keabsahan Berita /cara penghitungan suara. Berita /cara tahapan!tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa ditanda tangani oleh Panitia.

0"1

0%1

Pasal ", 011 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih yang mendapatkan dukungan suara sah terbanyak dinyatakan sebagai 3alon Kepala Desa yang terpilih. 0#1 /pabila 3alon Kepala Desa yang berhak dipilih yang memperoleh suara terbanyak sebagaimana dimaksud pada ayat 011 lebih dari satu orang dengan jumlah yang sama, maka untuk menentukan calon yang berhak menjadi Kepala Desa diadakan pemilihan ulang. 0"1 Pemilihan ulang sebagaimana dimaksud pada ayat 0#1 dilaksanakan hanya untuk calon!calon yang mendapatkan suara terbanyak dalam jumlah yang sama, paling lambat 1* 0lima belas1 hari sejak penandatanganan Berita /cara Pemilihan. 0%1 Dalam hal pemilihan ulang sebagaimana dimaksud pada ayat 0"1 hasilnya tetap sama, maka untuk menetapkan calon terpilih diadakan pemilihan ulang kedua, dengan ketentuan sebagaimana pemilihan ulang yang pertama. 0*1 /pabila dalam pemilihan ulang kedua tidak diperoleh calon terpilih maka dibuka penda:taran kembali pencalonan Kepala Desa, dengan tahapan dan mekanisme sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Desa ini.

BAB 0II PENETAPAN CALON TERPILIH Pasal "( 011 ;etelah penghitungan suara selesai, Panitia Pemilihan menandatangani dan membacakan Berita /cara Pemilihan. menyusun,

0#1 >aporan pelaksanaan pemilihan calon Kepala Desa dan Berita /cara pemilihan disampaikan oleh Panitia Pemilihan kepada BPD.

Pasal "+ 011 3alon Kepala Desa yang memperoleh suara sah terbanyak ditetapkan sebagai 3alon )erpilih dengan Keputusan BPD berdasarkan laporan pelaksanaan pemilihan sebagaimana dimaksud dalam pasal "( dari Panitia Pemilihan. 0#1 BPD mengusulkan pengesahan dan pengangkatan 3alon Kepala Desa terpilih kepada Bupati melalui 3amat untuk ditetapkan dan dilantik sebagai Kepala Desa, paling lama ( 0tujuh1 hari setelah menerima laporan dari Panitia Pemilihan. 0"1 Pengusulan pengesahan dan pengangkatan sebagaimana dimaksud pada ayat 0#1 dilampiri : a. Berita /cara pemungutan suara. b. Berita /cara hasil penghitungan suara & c. Keputusan BPD tentang penetapan 3alon yang berhak dipilih & d. Keputusan BPD tentang penetapan 3alon )erpilih & e. Berita /cara penelitian berkas persyaratan administrasi 3alon & :. Berita /cara pelaksanaan ujian penyaringan & g. Berkas permohonan dan persyaratan administrasi 3alon )erpilih. h. ;urat!surat lain yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa terdiri dari )ata )ertib, susunan Panitia, Kartu suara, dan ;urat ndangan Pemilih.

BAB 0III BIA-A PEMILIHAN Pasal "= 011 Biaya pemilihan Kepala Desa berasal dari : a. /PBD Kabupaten & b. /PBDes & c. ;wadaya Masyarakat & d. Bantuan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat. 0#1 Biaya pemilihan Kepala Desa yang bersumber dari Pemerintah Desa diatur lebih lanjut dalam /PBDes. 0"1 Biaya Pemilihan Kepala Desa yang bersumber dari /PBD Kabupaten dipergunakan untuk : a. /dministrasi 0 pengumuman, undangan, pembuatan kotak dan surat suara, pembuatan tanda gambar calon dan sebagainya 1 & b. Penda:taran pemilih &

c. Pembuatan bilik - kamar tempat pemilihan & d. Penelitian persyaratan calon & e. 4onorarium panitia, konsumsi dan biaya rapat & :. 4onorarium petugas.

BAB I1 PENUTUP Pasal %$ Keputusan Panitia Pemilihan Kepala Desa tentang )ata )ertib Pemilihan Kepala Desa ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Pada tanggal : D/'D.8 : $% 2 $# ! #$$+

P/'9)9/ P.M9>94/' K.P/>/ D.;/ D.;/ D/'D.8 K.) /,

SUJITNO, S2P2

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA


DESA DANDER KECAMATAN DANDER

DAFTAR HADIR
MUS-A3ARAH PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA DESA DANDER KEC2 DANDER KAB2 BOJONEGORO

NO 1 # " % * , ( + = 1$ 11

NAMA ; 59)'C, ;.P. ; )/8KC Drs. /4M/D P896/D9 ; )96C'C, ;.Pd. ; )9K'C M. 4 D.9', ;.Pd. '5/9M9' >/;)9K'C />9 79'C)C D9D9K /D9 ; ;/')C ; K98'C

JABATAN K.) / 7/K9> K.) / ;.K8.)/89; 7/K9> ;.K8.)/89; B.'D/4/8/ 7/K9> B.'D/4/8/ /'EEC)/ /'EEC)/ /'EEC)/ /'EEC)/ /'EEC)/ =. (. *. ". 1.

TANDA 4 TANGAN

#.

%.

,.

+.

1$ 11.

D/'D.8, )/'EE/> ............... #$$( P/'9)9/ P.M9>94/' K.P/>/ D.;/ D.;/ D/'D.8 K.) /,

SUJITNO, S2P2