Anda di halaman 1dari 6

Pengertian anak pra sekolah Masa pra sekolah (usia 2-6 tahun), terbagi atas : Pra sekolah awal

( masa balita ) : mulai 2-3 tahun Pra sekolah akhir : mulai 4-6 tahun Pada masa prasekolah akhir pertumbuhan gigi susu sudah lengkap. nak kelihatan

lebih langsing. Pertumbuhan !isik "uga relati! lebih pelan, sudah dapat naik turun tangga sendiri, demikian haln#a dengan berdiri dengan satu kaki se$ara bergantian atau melompat. nak mulai berkembang super egon#a (suara hati), #aitu merasa bersalah bila ada tindakan #ang keliru ( %oet"iningsih, 2&&2). nak men#empurnakan penguasaan terhadap tubuh mereka dan merasa $emas menunggu awal pendidikan !ormal. 'an#ak orang men#adari hal ini merupakan masa #ang paling menarik untuk orang tua karena anak-anak sudah mempun#ai konsep diri #ang positi!, dapat se$ara akurat membagi pemikiran mereka, dan dapat lebih se$ara e!ekti! berinteraksi dan berkomunikasi. Perkembangan !isik masih terus berlangsung men"adi lambat, dimana perkembangan kogniti! dan psikososial men"adi $epat ( Potter, 2&&() 2.5.3 Teori-teori perkembangan anak usia pra sekolah 1) Perkembangan Kognitif (Piaget) Perkembangan kogniti! pada anak usia pra sekolah menurut Piaget masuk dalam tahap praoperasional, #aitu sebagai berikut : )ahap ini perkembangan kemampuan anak belum mampu mengoperasionalisasikan apa #ang dipikirkan melalui tindakan dalam pikiran anak. Perkembangan anak masih bersi!at egosentrik, seperti dalam penelitian Piaget anak selalu menun"ukkan egosentrik seperti anak akan memilih sesuatu atau ukuran #ang besar walaupun isi sedikit. Masa ini si!at pikiran bersi!at transdukti! menganggap semuan#a sama, seperti seorang pria dikeluarga adalah a#ah, maka semua pria adalah a#ah. Pikiran #ang kedua adalah pikiran animisme selalu

memperhatikan adan#a benda mati, seperti apabila anak terbentur benda mati maka anak akan memukuln#a kearah benda tersebut ( *ida#at, 2&&(). nak mengembangkan sistem perwakilan dan menggunakan simbol seperti kata untuk mewakili manusia, tempat dan benda. +onsep praoperasional dibatasi oleh kemampuan ber!okus han#a pada satu aspek pada satu waktu, dan pemikiran sering terlihat tidak logis karena alasan anak dari satu hal #ang spesi!ik ke #ang lainn#a (mis. mobil menabrak an"ing karena laki-laki marah pada an"ing tersebut) (Potter, 2&&(). 2) Perkembangan psikoseksual anak (Freud) Pada perkembangan psikoseksual anak pertama kali dikemukakan oleh %igmund ,reud #ang merupakan proses dalam perkembangan anak dengan pertambahan pematangan !ungsi struktur serta ke"iwaan #ang dapat menimbulkan dorongan untuk men$ari rangsangan dan kesenangan se$ara umum untuk men"adikan diri anak men"adi orang dewasa. -alam perkembangan psikoseksual anak pra sekolah masuk dalam tahap oedipal.phalik, #aitu sebagai berikut : Pada tahap ini kepuasan anak terletak pada rangsangan autoerotik #aitu merabaraba, merasakan kenikmatan dari beberapa daerah erogenn#a, suka pada lain "enis (*ida#at, 2&&(). nak mulai mengenal perbedaan "enis kelamin perempuan dan laki-laki. nak "uga

akan mengidenti!ikasikan !igur atau perilaku orang tua sehingga mempun#ai ke$enderungan untuk meniru tingkah laku orang dewasa sekitarn#a (%oet"iningsih, 2&&2). Manipulasi genetalia menghasilkan sensasi #ang bisa men#enangkan. Masturbasi dimulai dari keingintahuan seksual men"adi terbukti. %esuatu #ang timbul dari kompleks /edipus dan 0lektra untuk laki-laki dan perempuan se$ara berturut-turut ter"adi. 1an$ang, malu dan takut mungkin merupakan ekspresi dari tahap ini ( Potter, 2&&(). 3) Perkembangan psikososial anak ( ri!kson)

Perkembangan anak #ang ditin"au dari psikososial dikemukakan oleh 0rikson #ang mengungkapkan bahwa anak dalam perkembangann#a selalu dipengaruhi oleh lingkungan sosialn#a dan untuk men$apai kematangan kepribadian anak. Perkembangan psikososial anak pra sekolah masuk dalam tahap inisiati! 2s rasa bersalah, #aitu sebagai berikut : )ahap perkembangan ini anak akan memulai inisiati! dalam bela"ar men$ari pengalaman baru se$ara akti! dalam melakukan akti!itasn#a, dan apabila pada tahap ini anak dilarang atau di$egah maka akan tumbuh perasaan bersalah pada diri anak (*ida#at, 2&&(). nak mengembangkan inisiati! pada saat meren$anakan dan men$oba hal-hal baru. Perilaku anak ditandai sebagai suatu #ang kuat, ima"inati! dan intrusi!. )er"adi perkembangan perasaan bersalah dan identi!ikasi dengan orang tua #ang sama "enis kelamin. Pembatasan dari orang tua bisa men$egah anak dari perkembangan inisiati! (Potter, 2&&() ") Perkembangan psikomoral anak ( Kohlberg) Perkembangan psikomoral anak ini dikemukakan dalam memandang tumbuh kembang anak #ang ditin"au segi moralitas anak dalam menghadapi kehidupan. )ahapan psikomoral anak pra sekolah menurut kohlberg masuk dalam tingkat Premoral, #aitu peraturan dari orang lain diikuti untuk menghindari hukuman. nak peka terhadap peraturan

#ang berlatar buda#a, menghindari hukuman dan patuh pada hukum, bukan atas dasar norma pada peraturan moral #ang mendasarin#a (*ida#at, 2&&().

2.5." Faktor utama #ang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sekolah menurut Potter (2$$5) 1. Faktor %nternal &

anak pra

a. *ereditas 3enetik menetapkan pembawaan "enis kelamin, ras, rambut dan warna mata, pertumbuhan !isik, sikap tubuh dan untuk beberapa keunikan psikologis #ang lebih mendalam. b. )emperamen )emperamen ditandai dengan alam perasaan psikologis dimana anak dilahirkan dan termasuk tipe perilaku mudah, lambat sampai hangat, dan sulit. *al tersebut mempengaruhi interaksi antara indi2idu dan lingkungan. 2.Faktor ksternal & a. +eluarga +eluarga memberi pengaruh melalui nilai, keper$a#aan, adat istiadat dan pola spesi!ik dari interaksi dan komunikasi. b. +elompok teman seba#a +elompok teman seba#a memberi pela"aran lingkungan #ang baru dan berbeda, memberi pola dan struktur #ang berbeda dalam hal interaksi dan komunikasi, memerlukan ga#a perilaku #ang berbeda. $. Pengalaman hidup Pengalaman hidup dan proses pembela"aran membiarkan indi2idu berkembang dengan mengaplikasikan apa #ang telah dipela"ari pada kebutuhan #amg perlu dipela"ari.

d. +esehatan lingkungan )ingkat kesehatan mempengaruhi respon indi2idu terhadap lingkungan dan respon orang lain pasa indi2idu tersebut. e. +esehatan prenatal

,aktor pre konsepsi dan paska konsepsi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dari !etal. !. 4utrisi Pertumbuhan dipengaruhi oleh !aktor makanan. 4utrisi #ang adekuat

mempengaruhi apa dan bagaimana kebutuhan !isiologis, maupun kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan selan"utn#a dipenuhi. g. 5stirahat, tidur dan olahraga +eseimbangan antara istirahat atau tidur dengan olahraga merupakan hal #ang penting untuk memudakan tubuh. 3angguan menghambat pertumbuhan, sedangkan keseimbangan mendorong kesehatan !isiologis dan psikologis. h. %tatus kesehatan %akit atau luka berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan. %akit atau $idera #ang berkepan"angan bisa men#ebabkan ketidakmampuan untuk mengatasi dan men"awab kebutuhan dan tugas perkembangan. i. 1ingkungan tempat tinggal ,aktor #ang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan meliputi musim, iklim, kehidupan sehari-hari dan status sosial ekonomi.