Anda di halaman 1dari 10

GAMBARAN UMUM DAN RUANGLINGKUP SIA

KELOMPOK -1

MUHAMMAD FAHRUL ULUM (1235010011) YOGA RIYANTO DONY SATYA WIRATAMA MUHAMMAD PUTRO SOERYO (1235010034) (1235010021) (1235010026)

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI


SIA MERUPAKAN GABUNGAN DARI TIGA UNSUR KATA YAITU SISTEM, INFORMASI DAN AKUNTANSI, MASING-MASING KATA YANG TERGABUNG DALAM PENGERTIAN SYSTEM, INFORMASI, AKUNTANSI TERSEBUT MEMILIKI MAKNANYA SENDIRI

SUATU KERANGKA PENGKORDINASIAN SUMBER DAYA (DATA, METERIALS, EQUIPMENT, SUPPLIERS, PERSONAL, AND FUNDS) UNTUK MENGKONVERSI INPUT BERUPA DATA EKONOMIK MENJADI KELUARAN BERUPA INFORMASI KEUANGAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN SUATU ENTITAS DAN MENYEDIAKAN INFORMASI AKUNTANSI BAGI PIHAK-PIHAK YANG BERKEPENTINGAN. -- WILKINSON (1991)

SUBSISTEM KHUSUS DARI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN YANG TUJUANNYA ADALAH MENGHIMPUN, MEMPROSES DAN MELAPORKAN INFORMSI YANG BERKAITAN DENGAN TRANSAKSI KEUANGAN -- GELINAS, ORAMS, DAN WIGGINS (1997)

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ( S I A ) DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. KEKUASAAN SI PEMBERI INFORMASI (ATAU SI SUMBER INFORMASI) ATAS SI PENGAMBIL KEPUTUSAN. RELEVANSI INFORMASI TERHADAP TUGAS YANG HARUS DILAKUKAN SEORANG PENGAMBIL KEPUTUSAN. KAITAN ANTARA INFORMASI DENGAN SISTEM INSENTIF DAN DIS-INSENTIF. KONTRIBUSI INFORMASI TERHADAP TINDAKAN YANG AKAN MENIMBULKAN IMBALAN POSITIF. KONTRIBUSI INFORMASI BAGI KEUNTUNGAN PRIBADIKEKUASAA N SI PEMBERI INFORMASI (ATAU SI SUMBER INFORMASI) ATAS SI PENGAMBIL KEPUTUSAN. KAITAN ANTARA INFORMASI DENGAN POTENSI KONFLIK. KEMUDAHAN PENGGUNAAN INFORMASI HUBUNGAN ANTARA PEMBERI INFORMASI DAN PENGGUNA INFORMASI

SIKLUS PENCATATAN TRANSAKSI PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

1. GAMBARAN UMUM PEMROSESAN TRANSAKSI

2. PENCATATAN AKUNTANSI
3. SISTEM AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER

GAMBARAN UMUM PEMROSESAN TRANSAKSI


SIKLUS PENGELUARAN AKTIVITAS BISNIS DIMULAI DENGAN PEMEROLEHAN BAHAN BAKU, PROPERTI, DAN TENAGA KERJA MELALUI PERTUKARAN DENGAN KAS, SIKLUS PENGELUARAN. KEBANYAKAN TRANSAKSI PENGELUARAN DIDASARKAN PADA HUBUNGAN KREDIT DI ANTARA MITRA DAGANG. PENGELUARAN KAS AKTUAL DILAKUKAN PADA SAAT YANG SAMA DENGAN PENERIMAAN BARANG DAN JASA. DALAM SIKLUS INI TERDAPAT SUBSISTEM-SUBSISTEM UTAMA YAITU ; SISTEM PEMBELIAN/UTANG, SISTEM PENGELUARAN KAS, SISTEM PENGGAJIAN, DAN SISTEM AKTIVA TETAP.

SIKLUS KONVERSI SIKLUS KONVERSI TERDIRI ATAS DUA SUBSISTEM UTAMA ; SISTEM PRODUKSI DAN SISTEM AKUNTANSI BIAYA. SISTEM PRODUKSI MELIBATKAN PERENCANAAN, PENJADWALAN, DAN PENGENDALIAN PRODUK FISIK MELALUI PROSES PRODUKSI. SEDANGKAN SISTEM AKUNTANSI BIAYA MEMANTAU ARUS INFORMASI BIAYA YANG BERKAITAN DENGAN PRODUKSI.

SIKLUS PENDAPATAN SIKLUS PENDAPATAN MELIBATKAN PEMROSESAN PENJUALAN TUNAI, PENJUALAN KREDIT, DAN PENERIMAAN KAS SETELAH PENJUALAN KREDIT. TRANSAKSI SIKLUS PENDAPATAN JUGA MEMILIKI KOMPONEN FISIK KAS DAN KEUANGAN, YANG DIPROSES SECARA TERPISAH.

PENCATATAN AKUNTANSI
1. SISTEM MANUAL SISTEM MANUAL JUGA DISEBUT SISTEM TRADISIONAL YANG TERDIRI DARI PROSES-PROSES BERIKUT : > DOKUMEN > JURNAL > BUKU BESAR.

2. DIAGRAM ARUS DATA DAN DIAGRAM RELASI ENTITAS

DALAM DIAGRAM INI TERDAPAT DUA TEKNIK DALAM MENDESAIN DAN MENDOKUMENTASIKAN SISTEM YANG BANYAK DIGUNAKAN ADALAH DIAGRAM ARUS DATA MENGGUNAKAN SIMBOL-SIMBOL UNTUK MENYAJIKAN ENTITAS, PROSES, ARUS DATA, DAN PENYIMPANAN DATA YANG BERKAITAN DENGAN SUATU SISTEM. RELASI ENTITAS ADALAH TEKNIK DOKUMENTASI YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYAJIKAN RELASI ANTARA ENTITAS. ENTITAS ADALAH SUMBER DAYA FISIK, KEGIATAN, PELAKU YANG AKAN DIGUNAKAN OLEH ORGANISASI UNTUK MENDAPATKAN DATA. HUBUNGAN ANTARA DIAGRAM ER DAN ARUS DATA MENCERMINKAN BERBAGAI ASPEK DARI SISTEM YANG SAMA, NAMUN SALING BERHUBUNGAN DAN BISA

3. BAGAN ALIR BAGAN ALIR ADALAH REPRESENTASI GRAFIS DARI SISTEM YANG MENDESKRIPSIKAN RELASI FISIK DI ANTARA ENTITAS-ENTITAS INTINYA. BAGAN ALIR DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENYAJIKAN AKTIVITAS MANUAL, AKTIVITAS PEMROSESAN KOMPUTER, ATAU KEDUANYA. BAGAN ALIR TERDIRI DARI : BAGAN ALIR DOKUMEN DIGUNAKAN UNTUK MENGGAMBARKAN ELEMEN-ELEMEN DARI SISTEM MANUAL, TERMASUK CATATAN AKUNTANSI, DEPARTEMEN ORGANISASIONAL YANG TERLIBAT DALAM PROSES, DAN AKTIVITAS YANG DILAKUKAN DALAM DEPARTEMEN TERSEBUT.

4. DIAGRAM TATA LETAK RECORD


DIAGRAM TATA LETAK RECORD DIGUNAKAN UNTUK MENGUNGKAPKAN STRUKTUR INTERNAL RECORD YANG MEMBENTUK FILE ATAU TABEL BASIS DATA. DIADRAM TATA LETAK BIASANYA MENUNJUKKAN NAMA, JENIS DATA, DAN PANJANG SETIAP ATRRIBUT DALAM RECORD. INFORMASI STRUKTUR DATA YANG TERPERINCI DIPERLUKAN UNTUK TUGAS-TUGAS SEPERTI IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TERENTU KEGAGALAN SISTEM, ANALISIS LAPORAN KESALAHAN, DAN DESAIN UJI LOGIKA KOMPUTER UNTUK TUJUAN

SISTEM AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER


SISTEM AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER DI BAGI MENJADI DUA KELOMPOK BESAR : SISTEM BATCH & SISTEM REAL TIME

PERBEDAAN ANTARA SISTEM BATCH DAN REAL TIME : JANGKA WAKTU INFORMASI : DALAM SISTEM BATCH TERDAPAT JEDA ANTARA WAKTU TERJADINYA KEGIATAN EKONOMI DENGAN WAKTU PENCATATANNYA, SEDANGKAN PADA SISTEM REAL TIME PEMROSESAN DILAKUKAN PADA SAAT TERJADI KEGIATAN EKONOMI. SUMBER DAYA : SISTEM BATCH UMUMNYA LEBIH SEDIKIT SUMBER DAYA YANG DIBUTUHKAN, SEDANGKAN PADA SISTEM REAL TIME SUMBER DAYA YANG DIBUTUHKAN LEBIH BANYAK. EFISIENSI OPERASIONAL: PADA SISTEM BATCH RECORD TERTENTU DIPROSES SETELAH PERISTIWA TERJADI UNTUK MENGHINDARI PENUNDAAN OPERASIONAL,

=THANK YOU FOR YOUR ATTENTION=