Anda di halaman 1dari 19

http://makalahmahasiswakedokteran.blogspot.com/2012/07/parkinson.html Skenario B Blok 20 Tahun 2013 !.

" umur #$ tahun dibawa ke dokter karena sering tidak bisa pulang %lupa &alan pulang' dan sering ketinggalan belan&aan di pasar. (e&adian ini sudah berlangsung 1 tahun dan semakin berat. Se&ak 1)* tahun !ang lalu penderita sudah sukar ber&alan karena badann!a kaku) tangann!a mengalami tremor kasar dan mudah &atuh +emeriksaan ,isik -.S 1* T/ 170/100 nadi 021/menit regular 22 201/menittemperatur37)2 c Status neurologis : gerakan dan kekuatan ekstremitas menurun) tremor kasar di kedua lengan) lain3lain dalam batas normal +emeriksaan laboratorium: -/S 140 mg/dl kolesterol total 2#0mg5 T- 120 mg5 +emeriksaan penun&ang

(lari,ikasi 6stilah : 1. Tremor kasar : gemeter atau menggigil yang involunter yang getarannya lambat 2. Badan kaku : ketidakfleksibelan pergerakan 3. GCS (Glassgo pada pasien $. G%S (Gula %ara& Se aktu" : pemeriksaan gula dara& tanpa persiapan (tanpa mmpertimbangkan aktu pemeriksaan" '. TG (Trigliserida" : senya a yang terdiri dari 3 molekul asam lemak yang teresterifikasi men#adi gliserol Coma S!ale" : skala yang digunakan untuk menilai dera#ad kesadaran

(. )*+ ()agneti! *esonan!e +maging" : proses diagnosis unuk memeriksadan mendeteksi kelainan organ di dalam tubu& dengan menggunakan medan magnet dan gelombang frekuensi radio tanpa radiasi sinar , atau ba&an radio aktif -. ))S. ()ini )ental State .,amination" : penilaian yang berisi dari 3/ pertanyaan yang digunakan untuk menilai kognitif impairement 0. 1tropi : penge!ilan ukuran suatu sel2 #aringan2 organ atau bagian tubu& 3. 4obus anterior (lobus frontal" : bagian &emisper serebri yang bertanggung#a ab mengatur motorik 6denti,ikasi 7asalah: 1. 5y.4 umur (3 ta&un diba a ke dokter karena sering tidak bisa pulang (lupa #alan pulang" dan sering ketinggalan belan#aan di pasar. 6e#adian ini suda& berlangsung 1 ta&un dan semakin berat. 2. Se#ak 12' ta&un yang lalu penderita suda& sukar ber#alan karena badannya kaku2 tangannya mengalami tremor kasar dan muda& #atu& 3. 7emeriksaan fisik $. 7emeriksaan neurologis '. 7emeriksaan laboratorium (. 7emeriksaan penun#ang -. 7emeriksaan kognitif 8nalisis 7asalah 1. a. 1pa makna klinis dari lupa #alan pulang dan sering ketinggalan belan#aan di pasar 8 yuni indri beauty b. bagaimana &ubungan usia dan #enis kelamin dengan kelu&an utama 8 &erd in amel tiara

!. apa etilogi dan mekanisme dari kelu&an utama 8 beauty ris&a sabrina d. mengapa kelu&an semakin berat selama 1 ta&un belakangan ini 8 fatty beauty febrina

2.

a. apa makna klinis dari sukar ber#alan karena badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan muda& #atu&8 miranda uli ris&a sukar ber#alan karena badan kaku2 tangan mengalami tremor kasar dan muda& #atu& karena ter#adinya penyakit parkinson yang bermanifestasi seperti gambaran diatas. b. apa etilogi dan mekanisme dari badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan muda& #atu& 8 tiara miranda fatty %opamin beker#a sebagai neurotransmitter in&ibisi2 1!etilkolin beker#a sebagai neurotransmitter eksitasi dan beker#a saling menyeimbangkan. 1.7ada penyakit parkinson ter#adi defisit neuron pada substansi nigra penurunan dopamin sekresi dopamin dalam neostriatum menurun tanpa dopamin neuron akan distimulasi berlebi&an ole& 1!& tonus (ketegangan" otot berlebi&an tremor dan kaku(rigiditas"
Adanya hipertoni pada otot fleksor ekstensor dan hipertoni seluruh gerakan, hal ini oleh karena meningkatnya aktifitas motorneuron alfa, adanya fenomena roda bergigi ( cogwheel phenomenon ).

2. Gangguan postural merupakan hilangnya refleks postural normal. Paling sering


ditemukan pada penyakit parkinson. Terjadi fleksi pada tungkai dan badan karena penderita tidak dapat mempertahankan keseimbangan secara cepat. Penderita akan terjatuh bila berputar dan didorong. Ini merupakan gejalan negatif yang terjadi akibat penurunan jumlah dopamin akibat produksinya yang menurun. (http !!dinna"windiasari.blogspot.com!#$%$!$&!golongan"obat"yang"bekerja" mempengaruhi.html )

!. bagaimana &ubungan dari badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan muda& #atu& dengan kelu&an utama 8 (mengapa motorik dulu" febrina fatty yuni 3. a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (di&ubungkan dengan ge#ala utama" dari pemeriksaan fisik 8 (&ubungkan T% dengan nadi" uli miranda yuni tiara Tabel (lasi,ikasi Tekanan /arah menurut 9 . :66 2003 (lasi,ikasi 5ormal 7re&ipertensi ;ipertensi Stage 1 ;ipertensi Stage 2 Sistolik %mm;g' 9 12/ 12/ : 133 1$/ : 1'3 <1(/ /iastolik %mm;g' 9 0/ 0/ : 03 3/ : 33 <1//

%an 1tau 1tau 1tau

*isiko 7% tidak dikaitkan dengan se#ara& yang dilaporkan sendiri &ipertensi (** = /23(2 3'> C+ = /20/?121'"2 kolesterol tinggi (** = /2302 3'> C+ = /202?1213"2 atau diabetes (** = 1./$2 3'> C+ = /2-$?12$("2 setela& disesuaikan untuk usia dan merokok di bungkus?ta&un. *isiko 7% menurun seder&ana dengan peningkatan tingkat kolesterol total yang dilaporkan sendiri (** untuk peningkatan '/?mg@d4 kolesterol total = /20(2 3'> C+ = /2-0?/23'2 p = /2/2 untuk ke!enderungan"2 tetapi penggunaan kolesterol obat penurun tidak terkait dengan risiko 7% (** membandingkan pengguna dengan bukan pengguna = /20'2 3'> C+ = /2'3?1223". 1ntara individu dengan 7%2 tekanan dara& sistolik mirip dengan non!ases &ingga saat diagnosis tetapi menolak sesuda&nya. 6esimpulan: ;asil penelitian prospektif besar menun#ukkan ba& a risiko penyakit 7arkinson tidak signifikan ber&ubungan dengan ri ayat &ipertensi2 &iperkolesterolemia2 atau diabetes tapi sopan mungkin menurun dengan meningkatnya kadar kolesterol dara&. (&ttp:@@ .neurology.org@!ontent@(3@1-@1(00 "

b. bagaimana !ara pemeriksaan fisik GCS dan klasifikasinya 8 sabrina febrina yuni &erd in

$. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (di&ubungkan dengan ge#ala utama" dari 7emeriksaan neurologis 8&erd in ris&a indri

'. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (di&ubungkan dengan ge#ala utama" dari 7emeriksaan laboratorium 8indri sabrina amel febrina

(. a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (di&ubungkan dengan ge#ala utama" dari 7emeriksaan penun#ang 8AaAa miranda ris&a +nterpretasi : abnormal 7ekanisme: (emunduran ,ungsi sel neuron < penurunan dopamin ketidakseimbangan
neurotransmitter inhibisi dan eksitasi %acetilkolin' neuron distimulasi berlebihan oleh acetilkolin peningkatan tonus otot berupa tremor dan rigiditas dalam &angka waktu 1 tahun di dalam red nuclei dari substansia nigra berkembang alpha3s!nuclein) protein !ang dapat berkembang dengan cepat dan luas !ang ,ungsi dan proses pemunculann!a belum diketahui sampai saat ini +rotein akan berkembang men&adi deposit ,ilamen = ,ilamen !ang disebut dengan lew! bodies menambah kerusakan pada red nuclei) lalu merusak ganglia basalis) hingga akhirn!a dopamin akan bertambah turun kematian sel neuron dan ge&ala parkinson akan bertambah berat "ew! bodies &uga akan men!ebar dan berkembang di daerah ,rontal = subcortical lew! bodies akan menghambat komunikasi antar sel sara, neurotransmiter acetilkolin < kematian sel neuron atro,i menurunn!a

b. #elaskan fungsi lobus anterior otak B sertakan gambar miranda &erd in yuni

Cungsi lobus frontal 1. presental gyrus merupakan area motor kontralateral dari trunkus. 2. area Bro!!aDs merupakan pusat bi!ara motorik pada lobus dominan. 3. area motor tamba&an untuk gerakan kontralateral kepala dan lirikan mata. a#a&2 lengan2 tungkai2

$. area prefrontal merupakan area untuk kepribadian dan inisiatif. '. lobulus parasental merupakan pusat kontrol in&ibisi untuk miksi dan defekasi.

Gangguan lobus frontal 1. presentral gyrus: monop&legi atau &emip&legia 2. area Bro!!a disfasia 3. suplementari motor area : paralysis kepala dan gerakan bola mata berla anan ara& lesi2 se&ingga kepala dan mata keara& lesi &emisfer $. area prefrontal: kerusakan sering bilateral karean gangguan aneurisma a. !ommuni!an anterior2 mengakibatkan gangguan tingkab laku @ ke&ilangan 1da 3 sindroma prefrontal : ? Sindroma orbitofrontal : disin&ibisi. fungsi menilai #elek2 emosi labil. ? Sindroma frontal konveksitas : apati. indiferens. pikiran abstrak. ? Sindroma frontal medial: akineti2 inkontinen2 sparse verbal output in&ibisi.

1natomi 4obus Crontalis Berdasarkan beberapa fungsi2 lobus frontalis dibagi men#adi 3 kategori umum yaitu: 1. )otor !orte, adala& area $. )otor !orte, berfungsi untuk gerakan voluntary

2. 7remotor 7remotor !orte, termasuk area ( an 0. 7ada manusia2 area ( diperluas men#adi area bro!a ($$". 7remotor !ote, ber&ubungan dengan kortek motor primer dan penting untuk integrasi dan program program gerakan yang berurutan 3. 7refrontal terbagi atas 3 area yaitu dorsolateral (area 32$("2 lateral frontopolar !orte, (area 1/"2 dan ventrolateral prefrontal !orte, ($-2 $'2 $$". %alam prefrontal ini terdapat 3 sirkuit yakni Sirkuit dorsolateral2 Sirkuit orbitofrontal2 Sirkuit !ingulatum. ;ubungan antara motor?dan premotor 7remotor bertugas untuk mempengaru&i gerakan2 menerima proyeksi2 dan ber&ubungan motor area untuk menggerakkan anggota tubu&2 menerima proyeksi untuk gerakan mata dan mengirimnya pada area yang akan mengeksekusi kontrol gerakan mata. ;ubungan dengan prefrontal area %orsolateral prefrontal !orte, berfungsi untuk menerima input utama dari posterior parietal area dan t&e superior temporal sul!us. 1rea lainnya berfungsi untuk menerima proyeksi dari lobus temporal

dari area auditory dan visual. Teori dari lobus Crontal ? 7engaturan sementara dari perilaku adala& fungsi utama dari frontal lobe. Eika motor !orte, memfasilitasi mekanisme eksekusi dari individual movement2 maka premotor !orte, memili& movement mana yang akan dieksekusi. 7assing&am mengusulkan ba& a bagian premotor berfungsi untuk memili& perilaku dalam merespon tanda dari eksternal dan suppelemtary motor !orte,2. 7assing&am menyarankan ba& a area 0 dispesialisasikan untuk gerakan ter&adap stimulus langsung (stimulus?dire!ted movement"2 dan area 01 bertuga untuk gerakan yang distimulasi ole& drive internal (internally driven movements". )otor !orte, bertugas untuk membuat movement. 7remotor !orte, bertugas untuk memili& movement. )aka prefrontal !orte, bertuga untuk mengontrol proses kognitif agar movement yang tepat dapat dipili& di aktu yang tepat dan di tempat yang tepat. (orteks ,rontalis Se!ara anatomis2 girus frontalis superior2 medial2 dan inferior membentuk aspek lateral dari lobus frontalis. Se!ara fungsional2 korteks motorik2 korteks pramotorik2 dan korteks asosiasi prafrontalis adala& bagian yang utama. 6orteks motorik terlibat dalam pergerakan otot spesifikF korteks pramotorik terlibat dalam gerakan terkoordinasi berbagai otot2 dan korteks asosiasi terlibat dalam integrasi informasi sensoris yang diproses ole& korteks sensorik primer. %ari aspek medial korteks frontalis2 girus singulat membungkus disekeliling korpus kalosum. Cungsi utama korteks frontalis adala& aktivasi motorik2 intelektual2 peren!anaan konseptual2 aspek kepribadian2 dan aspek produksi ba&asa. %ua prosedur psikologis yang sering digunakan untuk mengu#i fungsi korteks prafrontalis adala& Gis!onsin Card Sorting Test dan Continuous 7erforman!e Test. 6edua pengu#ian tersebut tela& digunakan sebagai tes provokasi dari berbagai #enis pemeriksaan pen!itraan otak. Efek gangguan lobus frontalis, antara lain: 1. 7eruba&an aktivitas motorik a. !. a. Tidak adanya spontanitas )utisme akinetik 6onsentrasi yang buruk b. 7enurunan ke!epatan dan #umla& aktivitas mental dan fisik 2. Gangguan intelektual

b. 6etidakmampuan melalukan ren!ana !. e. a. !. %efisit daya per&atian 7erlambatan proses mental Clasiditas 6etidaka!u&an sosial2 k&ususnya mandi2 berpakaian2 kontrol usus dan kandung d. Gangguan mengurutkan tugas 3. 7eruba&an kepribadian b. Tidak adanya per&atian ter&adap akibat tindakan kemi& d. 6egembiraan kekanak?kanakan (moria" e. a. !. Gurauan2 kata?kata yang tidak sesuai ( itAelsu!&t" %isfungsi ba&asa )utisme $. .mosi yang tidak stabil dan superfisial b. 1fasia bro!a (%orland. Kamus Kedokteran. .disi 23. Eakarta : .GC 6aplan2 ;arold2 dkk. Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis Jilid dua . 2/1/. Eakarta : Binarupa 1ksara 7ublis&er. )aslim2 *usdi. Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas. PPDGJ III. 2//1. Eakarta : 7T. 5u& Eaya. )aramis2 Gilly C. dan 1lbert 1. )aramis. 2//3. Catatan ilmu kedokteran jiwa edisi 22 Surabaya : 1irlangga Hniversuty 7ress" !. area mana sa#a yang terlibat dalam kasus ini 8 beauty tiara AaAa

-. a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (di&ubungkan dengan ge#ala utama" dari 7emeriksaan kognitif 8 fatty beauty uli b. bagaimana !ara pemeriksaan dan indikasi pemeriksaan kognitif 8 sabrina ris&a febrina yuni 0. bagaimana !ara menegakkan diagnosis pada kasus ini8 Iuni AaAa &erd in

3. 1/. 11. 12. 13. 1$.

%% febrina uli tiara G% (%iagnosis multifaktoral" ris&a AaAa fatty .tiologi AaAa febrina sabrina amel .pidemiologi indri &erd in miranda Caktor resiko amel tiara beauty 7atofisiologi beauty sabrina miranda
'ua hipotesis yang disebut juga sebagai mekanisme degenerasi neuronal ada penyakit

Parkinson ialah hipotesis radikal bebas dan hipotesis neurotoksin. %.(ipotesis )adikal *ebas 'iduga bahwa oksidasi en+imatik dari dopamine dapat merusak neuron nigrostriatal, karena proses ini menghasilkan hidrogen peroksid dan radikal oksi lainnya. ,alaupun ada mekanisme pelindung untuk mencegah kerusakan dari stress oksidatif, namun pada usia lanjut mungkin mekanisme ini gagal. #.(ipotesis -eurotoksin 'iduga satu atau lebih macam +at neurotoksik berpera pada proses neurodegenerasi pada Parkinson. Pandangan saat ini menekankan pentingnya ganglia basal dalam menyusun rencana neurofisiologi yang dibutuhkan dalam melakukan gerakan, dan bagian yang diperankan oleh serebelum ialah menge.aluasi informasi yang didapat sebagai umpan balik mengenai pelaksanaan gerakan. /anglia basal tugas primernya adalah mengumpulkan program untuk gerakan, sedangkan serebelum memonitor dan melakukan pembetulan kesalahan yang terjadi sewaktu program gerakan diimplementasikan. 0alah satu gambaran dari gangguan ekstrapiramidal adalah gerakan in.olunter.

&ttp:@@ 1'. 1(. 1-. 10. 13. 2/.

.n!bi.nlm.ni&.gov@pm!@arti!les@7)C2('0//1@ )anifestasi klinis amel uli &erd in Tatalaksana uli fatty indri 7en!ega&an &erd in indri fatty 6omplikasi tiara AaAa sabrina 7rognosis amel indri ris&a S6%+ amel uli AaAa

;ipotesis 5y. 4 (3 ta&un mengalami demensia pada penyakit parkinson "earning 6ssue : 1. 1natomi dan fisiologi otak yang berkaitan dengan fungsi lu&ur ris&a yuni fatty 2. %emensia AaAa indri 3. 7arkinson amel sabrina tiara $. )ild Cognitive +mpairment beauty miranda Ge#ala merepotkan lain 7arkinson adala& gangguan kognitif ringan . Banyak orang dengan 7arkinson yang terke#ut menemukan ba& a mereka merasa terganggu atau tidak teratur 2 atau mengalami kesulitan peren!anaan dan pelaksanaan melalui tugas . +ni mungkin lebi& sulit untuk fokus dalam situasi yang membagi per&atian mereka 2 seperti per!akapan grup . 6etika meng&adapi tugas atau situasi mereka sendiri 2 orang dengan 7% mungkin merasa ke ala&an karena &arus membuat pili&an . )ereka mungkin #uga mengalami kesulitan mengingat informasi 2 atau memiliki kesulitan menemukan kata yang tepat ketika berbi!ara . Bagi sebagian orang peruba&an ini sangat menganggu 2 untuk orang lain mereka mengganggu peker#aan atau dengan mengelola urusan ruma& tangga. Hntuk tingkat tertentu 2 gangguan kognitif mempengaru&i kebanyakan orang dengan 7arkinson . 7eruba&an otak yang sama yang menyebabkan ge#ala motor #uga dapat mengakibatkan kelambatan dalam memori dan berpikir . Stres 2 obat?obatan 2 dan depresi dapat #uga berkontribusi ter&adap peruba&an ini .

;al ini penting untuk memberita&u dokter 1nda #ika 1nda memiliki kepri&atinan tentang peruba&an kognitif . 1nda mungkin perlu menguba& obat 1nda . 1tau 1nda mungkin

akan diru#uk ke a&li saraf atau a&li saraf untuk penilaian . Seorang a&li terapi okupasional kemudian dapat beker#a dengan 1nda pada strategi untuk beradaptasi dengan 2 dan mengatasi ge#ala?ge#ala ini . Seorang terapis bi!ara dapat membantu dengan kesulitan ba&asa .

7enurunan kognitif berbeda dari demensia 2 yang merupakan kerugian lebi& para& dari kemampuan intelektual yang mengganggu ke&idupan se&ari?&ari begitu banyak se&ingga tidak mungkin bagi seseorang untuk &idup mandiri . %ua studi #angka pan#ang baru?baru ini menun#ukkan ba& a banyak orang dengan 7arkinson ak&irnya akan mengembangkan bentuk ringan dari demensia sebagai penyakit berlangsung 2 biasanya berta&un?ta&un setela& diagnosis a al mereka . Sala& satu obat 2 .,elon J ( rivastigmine tartrat " 2 sekarang tersedia untuk mengobati demensia di 7arkinson 2 dan lain?lain berada di ba a& studi 6ognisi dan . 7arkinson

Se!ara tradisional 2 penyakit 7arkinson ( 7% " tela& dikenal sebagai gangguan gerakan 2 ditandai dengan ge#ala seperti tremor dan lambatnya gerakan . Semakin 2 &al ini men#adi dikenal #uga untuk karakteristik nonmotor 2 termasuk kesulitan kognitif . Bagi banyak orang dengan 7arkinson 2 masala& ini bisa sangat menyedi&kan 2 dan #uga dapat men#adi sala& satu yang paling sulit untuk memba a dengan dokter mereka dan keluarga mereka . 6ognisi adala& agak sulit untuk menentukan 2 karena men!akup beberapa keterampilan mental yang berbeda dan kegiatan . ;al ini biasanya menga!u pada proses otak melalui mana kita menemukan dan mema&ami dunia di sekitar kita 2 dan bagaimana kita menerapkan pengeta&uan itu dari &ari ke &ari . +ni termasuk : rasa membuat persepsi 2 menyimpan dan mengambil kenangan 2 bela#ar &al?&al 2 membentuk konsep2 peme!a&an masala& 2 peren!anaan kegiatan 2 ba&asa 2 a asan men!apai 2 dan pemikiran abstrak .

Berikut adala& garis besar peruba&an kognitif umum di 7% dan apa yang 1nda dan orang

yang 1nda !intai dapat lakukan untuk mengatasi mereka yang paling efektif . 7eruba&an kognitif pada 7arkinson

)ema&ami betapa banyak orang dengan pengalaman peruba&an kognitif 7arkinson sulit 2 sebagian karena peruba&an itu sendiri sulit untuk diukur . Studi tela& melaporkan sangat bervariasi perkiraan karena mereka tela& menggunakan berbagai !ara untuk mengidentifikasi dan menentukan gangguan dan peserta studi yang dipili& dengan !ara yang berbeda . %iperkirakan 2 pada sementara seperempat lain aktu tertentu 2 dari semua orang dengan 7arkinson 2 orang yang punya ketiga demensia . sekitar seperempat sampai sepertiga memiliki kerusakan kognitif ringan ( )C+ " 2 untuk

Ge#ala )C+ yang ringan dan tidak akan mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi di ruma& dan beker#a. )ereka ba&kan mungkin tidak terli&at 2 tetapi dapat dideteksi melalui pengu#ian . %okter digunakan untuk per!aya ba& a peruba&an kognitif tidak berkembang sampai pertenga&an &ingga ak&ir ta&ap 7arkinson2 tetapi penelitian terbaru menun#ukkan ba& a peruba&an ringan dapat &adir pada a al saat diagnosis . %emensia adala& penurunan kemampuan mental multipel 2 termasuk namun tidak terbatas pada memori 2 yang !ukup berat untuk memba a masala& di ruma& atau di tempat ker#a 2 atau dalam situasi sosial . 1kibatnya 2 orang mengalami kesulitan mera at diri mereka sendiri . Eika kita mengikuti se#umla& besar individu dengan 7arkinson dari aktu ke aktu 2 banyak mungkin terus mengembangkan demensia . 7enyebab 7eruba&an 6ognitif

1pa yang menyebabkan peruba&an kognitif pada orang dengan 7arkinson 8 Sala& satu penyebab adala& penurunan tingkat dopamin 2 neurotransmitter yang terlibat dalam mengatur gerakan tubu& . 5amun2 peruba&an kognitif yang terkait dengan penurunan dopamin biasanya ringan dan dibatasi .

7eruba&an otak lain yang kemungkinan #uga terlibat dalam penurunan kognitif pada 7arkinson . 7ara ilmu an meli&at peruba&an dalam dua utusan kimia lainnya ? asetilkolin

dan norepinefrin ? sebagai kemungkinan penyebab tamba&an memori dan &ilangnya fungsi %ampak eksekutif di 7eruba&an 7arkinson . 6ognitif

7eruba&an kognitif yang menyertai 7arkinson a al !enderung terbatas pada satu atau dua bidang mental2 atau domain 2 dan tingkat kepara&an mereka akan bervariasi dari orang ke orang . %omain yang paling sering terkena meliputi :

Cungsi eksekutif . 1nalog dengan tugas peme!a&an masala& dari seorang eksekutif di sebua& perusa&aan 2 fungsi eksekutif meliputi kegiatan seperti membentuk konsep 2 membuat ren!ana 2 merumuskan tu#uan 2 mengantisipasi konsekuensi 2 strategi untuk men!apai tu#uan dan mengevaluasi kema#uan .

6esulitan per&atian . 7eruba&an kognitif pada 7% dapat membuat sulit untuk membayar per&atian. %alam situasi seperti pesta 2 di mana beberapa per!akapan yang ter#adi sekaligus 2 masala& ini mungkin sangat akut .

%iperlambat berpikir. Krang dengan 7% mungkin mengatakan otak mereka merasa L bera a . L +ni memakan aktu lebi& lama bagi mereka untuk menyelesaikan tugas?tugas 2 dan dibutu&kan upaya yang lebi& dari biasanya untuk menyelesaikan mereka . ;al ini dapat berarti ba& a proyek yang semula butu& menyelesaikan sekarang bisa memakan aktu satu atau dua minggu untuk tiga minggu atau lebi& . aktu

6ata ? temuan . Krang dengan 7% mungkin mengalami kesulitan datang dengan kata?kata karena memperlambat kemampuan berpikir 2 bukan karena kata?kata yang &ilang 2 seperti yang ter#adi pada penyakit 1lA&eimer . 6ata?kata yang tersedia2 tetapi mungkin sulit untuk mengakses dengan !epat atau efisien . Eika 1nda berpikir kosakata 1nda sebagai kamus 2 orang dengan 7% &arus men!ari kamus sebelum membukanya untuk menemukan kata?kata 2 sedangkan untuk orang dengan penyakit 1lA&eimer2 kamus tersedia tetapi banyak dari &alaman kosong .

Bela#ar dan mengingat informasi . Sekitar setenga& sampai dua pertiga orang dengan 7arkinson laporan ba& a mereka memiliki masala& memori . 1da dua #enis memori 2 yang pertama adala& memori deklaratif ( misalnya 2 mengingat peristi a dari aktu atau tempat tertentu atau fakta " . 6edua #enis memori non ? deklaratif ? yaitu2 itu ditun#ukkan melalui kiner#a tugas ( misalnya 2 mengendarai sepeda " . )emori #uga melibatkan setidaknya tiga proses : en!oding 2 penyimpanan dan pengambilan . 7ikirkan memori sebagai lemari arsip : pertama?tama 1nda &arus mendapatkan informasi 2 dan kemudian 1nda &arus mengatur dan menyimpannya se&ingga tidak ada yang #atu& 2 dan ak&irnya 1nda &arus mengambilnya . Krang dengan 7% mengalami kesulitan menyerap informasi dan mengorganisir dengan baik 2 se&ingga men#adi sulit bagi mereka untuk mengingat nanti .

Tipe lain tertentu memori ingatan prospektif . 6egagalan !alon memori mengganggu sebagian besar dari kita 2 tetapi tampaknya lebi& umum di 7% . )isalnya2 di malam &ari 1nda menempatkan sebua& paket keluar surat di pagi &ari 2 tapi kemudian menemukan diri 1nda meninggalkan ruma& tanpa mengirimkannya .

Citra dan proses spasial . 6emampuan untuk membentuk !itra mental dan untuk menentukan di mana &al?&al yang di luar angkasa ? relatif ter&adap diri sendiri atau satu sama lain ? mungkin akan terpengaru& ole& 7% . Conto& dari masala& ini adala& ketika seseorang mengendarai mobil 2 men!oba untuk membentuk peta mental yang ternyata mengambil )en!ari untuk mendapatkan dari untuk ruma& ke toko kelontong . Bantuan 7eruba&an 6ognitif

6ognitif peruba&an adala& isu yang sensitif . Ba&kan 2 dokter yang sering ragu?ragu untuk memba&as masala& ini sebagai orang dengan 7arkinson adala& untuk bertanya tentang &al itu . 6adang?kadang 2 dokter akan menunda memba&as kemungkinan penurunan kognitif dari kepedulian untuk orang yang masi& meng&adapi s&o!k diagnosis baru 7arkinson atau karena orang tersebut ber#uang dengan ge#ala motorik seperti kekakuan dan kelambatan.

Hntuk alasan ini 2 orang dengan 7arkinson sering perlu satu untuk memulai per!akapan . Eika orang tersebut mengalami masala& yang mengganggu keluarga 2 atau menyebabkan masala& di tempat ker#a 2 kita &arus mendiskusikannya dengan dokter . +ndividu dengan 7arkinson tidak &arus memberita&u diri mereka sendiri ba& a masala& ini terlalu ringan untuk membuka . %okter dapat menyediakan !ara untuk membantu 2 dimulai mungkin dengan ru#ukan ke psikiater 2 seorang neuropsikolog 2 pidato atau terapis okupasi untuk evaluasi dan bantuan lebi& lan#ut . .valuasi neuropsikologi dapat sangat berguna 2 terutama pada ta&ap a al dari suatu masala& kognitif . Setela& ini tes dasar dapat membantu dokter menentukan apaka& peruba&an masa depan terkait dengan obat? obatan 2 untuk perkembangan 7% sendiri atau faktor?faktor lain seperti depresi . )engobati 7eruba&an 6ognitif di 7%

6etika seseorang melaporkan ge#ala gangguan kognitif ringan 2 dokter akan terlebi& da&ulu ingin menyingkirkan penyebab selain 7% 2 seperti vitamin B ? 12 defisiensi 2 depresi2 kelela&an 2 atau gangguan tidur . 7erlu di!atat ba& a 7% tidak menyebabkan peruba&an mendadak dalam fungsi mental . Eika seseorang melakukan mengalami peruba&an mendadak 2 penyebabnya adala& mungkin sesuatu yang lain 2 seperti efek samping obat .

Eika tidak ternyata ba& a ge#ala kognitif dapat dila!ak pada 7arkinson 2 ada terapi obat yang tersedia . Semua ini dikembangkan untuk 1lA&eimer 2 tetapi mereka tela& ditemukan memiliki beberapa efek dalam 7arkinson #uga. Sala& satunya adala& rivastigmine 2 satu?satunya obat yang tela& disetu#ui ole& HS Cood and %rug 1dministration ( C%1 " untuk demensia di 7% . %okter mungkin #uga meresepkan %onepeAil dan galantamine . Selain itu2 orang dengan kesulitan per&atian yang disebabkan kantuk di siang &ari dapat mengambil manfaat dari stimulan . 1ra& penelitian

)asi& banyak yang &arus dipela#ari tentang biologi dasar yang mendasari peruba&an kognitif pada 7% . 7ara peneliti sedang beker#a menu#u pengembangan tes diagnostik untuk mengidentifikasi orang?orang yang tampaknya berada pada risiko terbesar untuk

peruba&an kognitif 2 dan untuk membedakan masala& kognitif pada orang dengan 7% dari orang?orang yang ter#adi pada gangguan lain ? terkait tetapi berbeda ? yang dikenal sebagai demensia dengan badan 4e y . 6ami dua &arapan terbesar adala& ba& a kita akan mampu untuk dapat mendeteksi dini gangguan kognitif 2 dan kemudian memiliki lebi& banyak terapi untuk mengobatinya . (&ttp:@@ .pdf.org@en@!ognitiveMimpairmentMpd "

'. 5euro!&emistry uli &erd in febrina

+S: Seperti biasa) &usti,! ) space 1)* Times ew 2oman) >ont Si?e 12

GKK% 4HC6 GHIS :%

7SS: t&is is my first time to be a se!retary maaf kalo kurang adil . mo&on ker#asama nya . paling lambat ngumpulin rabu sore #am ( . makasii