Anda di halaman 1dari 38

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Disajikan pada Kuliah Sistem Informasi Akuntansi April 2012 Program S-1 Akuntansi Iuniversitas Pakuan
Page 1 1

Referensi Buku
Accounting Information System
George H Bodnar

Sistem Informasi Akuntansi


Mulyadi

Accounting Information System Essential Concept and Applications


Wilkinson Et All, 2000

Information Technology Auditing & Assurance


Hall, Singleton, 2007

Page 2 2

KEGUNAAN MEMPELAJARI SIA


Mengetahui pentingnya peranan informasi & akuntansi terhadap berbagai tipe organisasi, serta dampak teknologi informasi; Memahami esensi dan tujuan sistem informasi akuntansi serta hubungannya dengan sistem informasi lainnya dalam organisasi; Menggambarkan karakteristik dan fungsi utama dari sistem informasi akuntansi; Memahami esensi informasi dan nilai yang dapat diberikan kepada perusahaan; Memahami peran akuntan terhadap sistem informasi akuntansi.
Page 3 3

GAMBAR SISTEM

Page 4 4

Sistem definisi
Kumpulan dari komponen-komponen sistem yang saling berhubungan dan bergantung dalam mencapai satu tujuan yang sama.
Gelinas & Sutton

Sebuah kelompok dari komponen yang saling berhubungan atau subsistem-subsitem yang memiliki maksud yang sama.
James A. Hall

Suatu obyek yang terdiri dari unsur2 yang terpadu dan saling bersangkutan, bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan, dan memiliki hirarki.
Mulyadi

Page 5 5

Subsistem
Bagian-bagian yang saling terkait yang bekerja bersama, atau terintegrasi, sebagai sebuah sistem tunggal
Gelinas & Sutton

Sebuah komponen sistem yang bersama-sama dengan komponen-komponen lainnya menyatu kedalam sebuah struktur sistem.
Romney & Steinbart

Page 6 6

Data vs Informasi
Data: Aliran fakta fakta yang mencerminkan
kejadian seperti misalnya transaksi bisnis. Information: Kombinasi fakta-fakta yang bermakna dan berguna bagi manusia pada proses pengambilan keputusan Pengetahuan: Kombinasi dari informasi dan pengalaman yang telah melalui proses pengakuan dan pengujian dalam menjelaskan bagaimana suatu aktifitas tertentu dikerjakan

Page 7 7

Aliran Data/Informasi

Input

Processing

Output 8 Page 8 14-Apr-14

Informasi Berkualitas

Relevant

Timely

Reliable

Understandable

Complete

Verifiable
9 Page 9

Relevant Reliable

Mengurangi ketidakpastian, meningkatkan kemampuan pengambil keputusan dalam membuat prediksi, atau mengkonfirmasi atau memperbaiki ekspektasi sebelumnya. Dapat diandalkan. bebas dari kesalahan atau bias, dan secara akurat mencerminkan peristiwa atau aktifitas organisasi tidak melupakan aspek yang penting dari peristiwa atau aktifitas dasar yang mengukurnya
10 Page 10

Complete

Timely
Understandable

informasi disediakan tepat waktu saat pengambil keputusan mengambil keputusan informasi disajikan dalam format yang berguna dan dapat diselidiki
Jika dua orang/lebih yang memiliki pengetahuan bertindak secara independen menghasilkan informasi yang sama
11 Page 11

Verifiable

Mekanisme Sistem Informasi


Hardware Software Data Procedures People

+
Storage

+
Goals, Information, Control,

Information Systems

Information Technology 12

Page 12

Sistem Informasi Akuntansi


Definisi

Sistem informasi yang dirancang untuk mengubah data akuntansi menjadi informasi. Dalam hal ini, informasi yang dihasilkan oleh AIS, tidak terbatas pada informasi akuntansi saja, namun dapat lebih luas dari itu, karena informasi yang dihasilkan, dapat digunakan sebagai masukan bagi sistem informasi lainnya, atau bahkan pengembangan sistem informasi itu sendiri.

Page 13 13

Sistem Informasi Akuntansi contoh implementasi ..

14

Page 14

Sistem Informasi Akuntansi


Tingkat kepentingan manajerial yang berbeda pada SIA/pengguna SIA (internal)

Lower Management

Page 15 15

Pengguna SIA
Pihak luar (eksternal) organisasi perusahaan Pemakai eksternal merupakan semua pihak yang memiliki pengaruh dengan perusahaan sehingga sangat berkantung terhadap informasi akuntansi yang dihasilkan oleh perusahaan. 1. Pemasok membutuhkan informasi akuntansi berupa informasi mengenai pesanan dan daftar persediaan dan penjadwalan hutang. 2. Pemerintah menerima informasi akuntansi mengenai jumlah laba yang dihasilkan oleh perusahaan terkait dengan besarnya pajak yang akan dikenakan terhadap perusahaan.

Page 16 16

Pengguna SIA
3. Serikat Pekerja menerima informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan dan kondisi perusahaan pada saat sekarang dan yang akan datang, juga berkaitan dengan kesejahteraan. 4. Kreditur menerima informasi dalam laporan keuangan yang digunakan sebagai alat untuk melakukan mengevaluasi kinerja perusahaan, berkaitan dengan pinjaman uang yang diberikan.

Page 17 17

Fungsi SIA

dalam bid akuntansi dalam rangka pengambilan kept

Mengumpulkan dan menyimpan data mengenai kegiatan dan transaksi

18

Page 18

Fungsi SIA

dalam bid akuntansi dalam rangka pengambilan kept

Memproses data (DP)menjadi informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan

19

Page 19

Fungsi SIA

dalam bid akuntansi dalam rangka pengambilan kept

Memberikan pengendalian memadai guna menjaga aset perusahaan

20

Page 20

Fungsi SIA dalam bid akuntansi dalam rangka pengambilan kept


Setiap organisasi yang memanfaatkan komputer dalam proses pengolahan data transaksi, biasanya memiliki fungsi tersendiri yang berkaitan dengan pengelolaan sistem informasi, yaitu Fungsi Sistem Informasi. Fungsi ini bertanggungjawab untuk pemrosesan data (data processing = DP). DP merupakan aplikasi sistem informasi yang paling mendasar dalam setiap organisasi. Kedudukan atau posisi Fungsi Sistem Informasi dalam suatu organisasi, tergantung dari kompleksitas organisasi tersebut serta keterkaitan (ketergantungan) organisasi tersebut dengan teknologi informasi. Suatu Fungsi Sistem Informasi yang lengkap, pada umumnya terdiri dari 5 (lima) fungsi utama, yaitu analisis sistem, pemrograman, operasi, dukungan teknis dan dukungan pengguna

Page 21 21

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi


Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari (to Support the day-to-day operations) Mendukung pengambilan keputusan manajemen (to support decision making by internal decision makers). Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggung-jawaban (to fulfill obligations relating to stewardship).

Page 22 22

Nilai Tambah Sistem Informasi Akuntansi


Sebuah SIA menambah nilai dengan cara: Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan Meningkatkan efisiensi Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan Meningkatkan sharing knowledge menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Page 23 23

Contoh Sistem Informasi Akuntansi

Page 24 24

Sumber Daya/Komponen SIA


Data Collection; mencakup pengumpulan data transaksi, mencatatnya dalam sebuah form, validasi, dan pengeditan data untuk memastikan keakuratan & kelengkapan informasi Data Maintenance; mencakup langkah-langkah sebagai berikut: Classifying, Transcribing, Sorting, Batching, Merging Data Management; mencakup 3 tahap, yaitu storing, maintaining, dan retrieving Data Control; mempunyai 2 tujuan mendasar, yaitu (1) untuk menjaga dan mengamankan aset perusahaan, dan (2) memastikan data yang tercatat akurat, lengkap, dan diproses secara tepat Information Generation; mencakup tahap-tahap seperti interpretasi, pelaporan, dan komunikasi informasi

Page 25 25

Sistem Informasi Dalam Perusahaan


Beberapa jenis sistem informasi

Selain SIA, terdapat sistem informasi lain di dalam perusahaan : Management Information System (MIS), bertujuan untuk membantu manager perusahaan dalam pembuatan keputusan berkaitan dengan tanggung jawab mereka MIS biasanya terbagi berdasarkan fungsi-fungsi di dalam perusahaan, atau bisa diartikan diimplementasikan ke dalam subsistem-subsistem yang lebih fungsional, seperti : sistem informasi pemasaran, keuangan, SDM, dan produksi

Page 26 26

Sistem Informasi Dalam Perusahaan


Hubungan antara MIS & AIS cukup kompleks dan kontroversial: Ada yang mengatakan AIS adalam subsistem MIS karena informasi yang diterima dari MIS mempunyai sifat lebih luas Namun AIS menyediakan informasi kepada pihak yang lebih luas, tidak hanya manager perusahaan (subsistem akuntansi manajerial), tetapi juga pihak eksternal melalui subsistem akuntansi keuangan Kesimpulannya : kedua sistem ini bisa dikatakan saling melengkapi bagi kepetingan manajemen

Page 27 27

Sistem Informasi Dalam Perusahaan


Jenis sistem informasi, lainnya :

Decision Support System (DSS); sistem informasi berbasis komputer yang membantu manajer dalam pembuatan keputusan ad hoc yang mencakup ketidakpastian signifikan, yang bersifat khusus dan tidak rutin Expert System; Sistem informasi berbasis pengetahuan yang secara penuh mendukung keputusan, dimana sistem ini dapat bertindak sebagai sebagai seorang pakar /konsultan ahli bagi para penggunanya Executive IS; menyediakan manajer (eksekutif) informasi yang bersifat strategik yang secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan mereka

Page 28 28

SIA dan Subsistemnya


Pemprosesan transaksi Adalah beragam aktivitas di dalam organisasi /perusahaan yang harus dilakukan untuk mendukung operasi sehari-hari Pada umumnya organisasi bisnis memiliki pemprosesan transaksi yang serupa, dimana pemprosesan transaksi di gol menjadi 4 kunci siklus-siklus aktivitas bisnis atau disebut Subsistem kunci dari SIA adalah sebagai berikut: General Ledger & Financial Reporting cycle/s pendanaan Revenue cycle/siklus pendapatan Expenditure cycle/siklus pengeluaran Conversion cycle/siklus produksi Human resource management cycle/siklus msdm Other Information Systems Sistem point-of-sales Computer-integrated manufacturing systems Informal information system
Page 29 29

Siklus Pendapatan, yaitu siklus yang berkaitan dengan kejadian-kejadian pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas (satuan usaha) lain, serta diakhiri dengan upaya pengumpulan pembayaran dari hasil pendistribusian barang dan jasa tersebut. Siklus Pengeluaran, yaitu siklus yang berkaitan dengan kejadian-kejadian perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain, serta diakhiri dengan pelunasan kewajiban-kewajiban dari proses perolehan barang dan jasa tersebut. Siklus Produksi, yaitu siklus yang berkaitan dengan kejadian-kejadian pengubahan (transformasi) sumberdaya menjadi barang & jasa. Siklus Keuangan, yaitu siklus yang berkaitan dengan kejadian-kejadian perolehan dan manajemen pendanaan, termasuk kas. Siklus MSDM, yaitu yang berkaitan dengan penempatan dan mutasi pegawai yang mewakili subsistem2 dalam organisasi/perusahaan

Page 30 30

Disamping ke-empat siklus operasi di atas, model siklus transaksi perusahaan juga meliputi siklus kelima, yaitu Siklus Pelaporan Keuangan. Siklus Pelaporan Keuangan bukan merupakan siklus operasi, karena siklus ini memperoleh data akuntansi dari silus-siklus lain, dan memroses data ini menjadi laporan keuangan yang sesuai dengan aturan atau standar akuntansi keuangan yang berlaku. Siklus-siklus transaksi memberikan kerangka sistemik (systemic framework) untuk menganalisis dan merancang sistem informasi akuntansi yang didalamnya terdapat tujuan serupa untuk setiap jenis siklus. Tujuan ini merupakan bagian integral dari struktur pengendalian intern perusahaan.

Page 31 31

Structure Pengendalian Intern


SIA berjalan dalam Struktur Pengendalian Intern Perusahaan. SPI merupakan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memberikan keyakinan memadai bahwa tujuan tertentu perusahaan dapat dicapai. Terdapat 3 elemen dalam SPI : 1. Lingkungan Pengendalian 2. Sistem Akuntansi 3. Prosedur Pengendalian Ketiga elemen di atas harus dibangun dengan memperhatikan 2 premis utama dari SPI, yaitu : 1. Tanggungjawab manajemen 2. Keyakinan yang memadai (adequate assurance)

Page 32 32

Struktur Pengendalian Intern


Kedua premis tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Perlunya penetapan tanggungjawab yang jelas dari setiap fungsi yang ada di dalam perusahaan 2. Perlunya memelihara catatan yang memadai untuk menjaga aset perusahaan 3. Perlunya pemisahan fungsi-fungsi akuntansi dan keuangan 4. Perlunya fungsi audit intern sebagai alat kendali atas seluruh pengendalian intern. Audit intern adalah aktivitas penilaian independen dalam organisasi yang berfungsi sebagai alat kendali dalam struktur pengendalian intern perusahaan.

Page 33 33

Sistem Informasi Dalam Perusahaan


Sebagai akuntan, maka tentu akan berinteraksi dengan SIA serta produk informasinya Interaksi terdiri dari (1) using, (2) evaluating, dan (3) developing SIA Peran-peran bermacam-macam akuntan: Akuntan Keuangan = menggunakan SIA untuk menyiapkan informasi kepada pihak eksternal Manajer Akuntansi (Controller) = menggunakan SIA untuk mengendalikan aktivitas akuntansi, mengevaluasi kinerjas staf akuntansi, dan merencanakan arah fungsi akuntansi perusahaan Spesialis Pajak = mengunakan SIA untuk menyiapkan pelaporan pajak & mendapatkan data untuk perencanaan pajak/taxplanning
Page 34 34

Sistem Informasi Dalam Perusahaan


Peran-peran bermacam-macam akuntan: Akuntan Manajerial = menggunakan sistem akuntansi manajerial untuk menyiapkan informasi kepada manajer perusahaan. Biasanya mereka diharuskan untuk mengevaluasi dan merekomendasikan revisi terhadap SIA, seperti struktur model perusahaan dan format laporan serta analisis Pengembang Sistem = mendesain dan mengembangkan SIA dalam perusahaan Auditor = melakukan evaluasi terhadap produk informasi dari SIA ataupun mengevaluasi aspek operasional dari SIA itu sendiri
Page 35 35

Manfaat Penggunaan SIA


Memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk dan jasa Memperbaiki efisiensi Memperbaiki pengambilan keputusan Berbagi pengetahuan

Page 36 36

Prospek SIA
Manajemen perusahaan dapat menggunakan SIA sebagai alat dari strategi perusahaan. Sistem informasi akuntansi dapat meningkatkan pengintegrasian organisasi perusahaan. SIA memberikan sebuah alat pengambil keputusan yang sempurna.

Page 37 37

CASES
Coba saudara gambarkan aliran data hingga menjadi informasi dan laporan pada sitem penjualan tunai sederhana ? Buat Flowchatnya

Page 38 38