Anda di halaman 1dari 4

A. Pengkajian 1. Terdapat empat metode utama pengkajian nutrisi yang biasa digunakan bersama-sama a.

Pemeriksaan klinis untuk mengidentifikasi kondisi medis yang menggangu asupan dan atau penyerapan nutrient (seperti pembedahan, saluran cerna, serta tanda dan gejala spesifik defisiensi nutriens) b. Pengukuran antoprometri tinggi dan berat badan, indeksi masa tubuh, ketebalan lipatan kulit, lingkar lengan tengah, kekuatan genggaman digunakan untuk mengidentifikasi perubahan dalam berat tubuh dan masa otot c. i!ayat asupan makanan dan nutriens untuk memperoleh informasi mengenai perubahan diet terakhir, perubahan dalam nafsu makan, penurunan berat badan yang tidak direncanakan, dan setiap kesulitan dalam membeli, menyiapkan makanan dan menyantap makanan-menelan makanan harus dinilai d. Pengukuran biokimia seperti indeks tinggi keratin, keseimbangan nitrogen "# jam, protein serum missal albumin, kadar mikronutriens dalam plasma atau serum. ". $iodata %. Pengkajian kebiasaan makanan& analisis diet a. Apakah klien mempunyai diet khusus' b. Apakah klien mempunyai ri!ayat allergi makanan' c. Pola makan klien, apa yg dimakan dan diantara makan' d. Apakah terdapat pengaruh budaya, etnis, atau agama yang mempengaruhi diet klien' e. (akanan yang disukai klien'tidak disukai' f. $erat badan klien sebelum sakit' #. )eadaan umum )esadaran * compos mentis, coma, sopor. TT+ * Td tinggi, penurunan T, -. Pemeriksaan .isik Pernafasan ($1) Tanda * meningkat, distress pernafasan, dispneu, peningkatan produksi ssputum,

bunyi nafas krekels /istem kardio0askuler ($") palpitasi, denyut jantung cepat, aritmia, bradikardi $rain ($%)

1ejala neurologic * lesu, iritabilitas, letargi, tetani konfulsi, tidak kokoh, baal pada tangan dan kaki, refle2 berkurang. Tanda *

ambut * kusam, kering, tipis, mudah tercabut, alopesia, )epala * tengkorakdatar, tulang frontal menonjol. 3eher * kelenjar tiroid membesar, jelas pada inspeksi (ata * kornea lunak, pudar, bintik putih atau abu-abu pada kornea, membrane pucat, panas gatal, fotofobia, buta senja, kemerahan, belahan pada sudut mata 4idung * pecah-pecah iritasi pada sudut hidung

$ladder ($#) $o!el ($-) 1ejala * penurunan berat badan 156 atau lebih dari berat badan dalam 7 bulan terakhir.

(asalah menelan, mengunyah, tersedak, atau produksi sali0a. Perubahan pada rasa makanan, anoreksia, mual, muntah, ketidakadekuatan masukan oral selama 8-15 hari, penggunaan jangka panjang dekstrosa - 6 secara intra0ena. Tanda * berat badan sekarang dibandingkan dengan berat badan setelah sakit trun

diba!ah 95 6 $$ ideal. :enis kelamin, dan usia. ;besitas dan penyimpaanan berat badan saat ini terjadi karena adanya edema, asites, organomegali, bulk tumor, anarsarka, amputasi. $ising usus menurun, hiperakti0itas, atau tidak ada. Tiroid, pembesaran parotis. $ibir < belahan sudut, kemerahan dan edema kepucatan, 3idah < merah, bengkak lecet, ber!arna magenta, pengecapan berkurang, 1usi * seperti spon, mudah berdarah, turun email burik, noda cokelat berlubang, email rusak, karies

$one ($7) 1ejala * (usculoskeletal * otot atropi, edema dependen, lutut tak bisa bergerak, kaki

bengkok, pembesaran epifisis, perdarahan dalam sendi, nyeri, bintik-bintik pada tulang iga. Tanda * )ulit < kering, pigmentasi kemerahan yang membesar, hiperpigmentasi, edema,

turgor kulit jelek, ptekia, penyembuhan luka lambat, jaringan subkutan berkurang, pucat 7. Pola fungsi kesehatan Pola akti0itas&istirahat Penurunan oto (temporal, interkostal, gastroknemius, dorsum tangan), ekstermitas kurus, otot flaksid, penurunan toleransi akti0itas.

Pola eliminasi 1ejala * diare, konstipasi, flatulens berkenaan dengan masukan makanan

Tanda * distensi abdomen&peningkatan lingkar perut, asites, nyeri tekan pada palpasi, feses mungkin lunak, berlemak, atau !arna seperti tanah liat. Pola seksualitas 1ejala kehilangan libido, aminorea 8. Pemeriksaan diagnostik a. Atropometri * 33A, T$,$$, lingkar kepala b. Pengukuran lipat kulit trisep* perkiraan simpanan lemak subkutan. c. /impanan lemak kurang dari persentil ke 15 menunjukkan kekurangan luas, kadar kurang adri persentil ke %5 menunjukkan kekurangan sedang samapi ringan. d. 3ingkar otot lengan tengah e. Protein 0iseral Albumin serum * nilai normal %,- = - g&dl . diba!ah normal disebabkan masukan protein yang buruk, sindrom nefrotik, sepsis, luka bakar, 1:), sirosis,. )elebihan bisa dilihat pada dehidrasi. 4emoglobin 4ematrokit Transferin * nilai normal ""5-#55 mg&dl. Peningkatan nilai dapat dilihat

defisensi besikehamilan, hipoksia, kehilangan darah kronis. Penurunan dapat dilihat pada anemia perseniosa, infeksi kronis, penyakit hati, kelebihan beban besi, dan enteropati kehilangan protein. Tes sistem imun :umlah limfosit normalnya * "--#5 6 . bila diba!ah norma menandakan leukopenia dan akibat penurunan sel T yang sangat sensitif terhadap malnutrisi. Tes mikronutrien )alium * normal %,--- m>?&3. defisiensi terjadi pada ketidakadekuatan

masukan dan penurunan cairan yang mengandung kalium (misal diare, muntah, drainage fistula, penghisapan @1 kontinou). )alium juga hilang dari sel selama penurunan otot dan dikeluarkan oleh ginjal. @atrium * normal 1%--1#A m>?&lt. )adar gtergantung status hidrasi& adanya

kehilangan aktif misalkan diuresis berlebihan, penghisapan @1T, luka bakar.

.osfor * normal ",--- mg&dl. penurunan menunjukkan ketidakadekuatan masukan & meningkat pada gagal ginjal. (agnesium * normal 1,%-"," m>?&3. defisiensi umum terjadi pada alkoholik,

muntah kronis, diare, meningkat pada gagal ginjal. )alsium * normal kalsium total A,7-15,% mg&dl. kadar akan menurun

pada kondisi berkenaan dengan hipoalbuminemia misal gagal ginjal. Absorbsi menurun oleh malabsorbsi lemak dan diet rendah protein. Bink * normal -5-1-5 mcg&dl. defisiensi terlihat pada sirosis alkoholik, atau

mungkin sekunder terhadap hipoalbuminemia dan kehilangan 1C. +itamin

eferensi *

$rooker, chris. "55-. >nsiklopedia kepera!atan. :akarta * >1D ,ongoes, (arilynn >, dkk. "555. encana Asuhan )epera!atan. :akarta * >1D >ngel, :oyce. "55". Pengkajian pediatric seri pedoman praktis edisi #. :akarta * >1D