Anda di halaman 1dari 22

SISTEM PENGATUR SUHU RUANGAN DILENGKAPI DENGAN COUNTER JUMLAH ORANG DI RUANGAN

ASEP MUHAMMAD A. LABIB FARDANY MUHAMMAD TAUFAN AKBAR

PENDAHULUAN

FITUR
Menghitung jumlah orang dalam ruangan dengan menghitung selisih
orang yang masuk dan keluar

Mengatur temperatur ruangan sesuai dengan yang dikehendaki Menampilkan temperatur ruangan Menampilkan waktu setempat secara akurat Menyimpan history data temperatur dan jumlah orang Memakai remot control Automatic sleep time

Temperatur Time Jumlah orang

Storage (SD card)

LCD

Pemanas

I2C
Mikrokontroler PWM Signal Atmega 128
PWM Signal

Driver

Kipas

ADC

RTC (Real Time Clock)

ADC

Pendingin IR Receiver

Sensor Jarak IR (GP)

Sensor Suhu (LM35) Di luar dan di dalam ruangan

IR Remote

PEMBAHASAN SISTEM

SENSOR SUHU LM 35

Digunakan Untuk :
Memonitor suhu ruangan Membandingkan suhu di dalam dan diluar duangan

LM3 5

KONFIGURASI
Sebuah rangkaian LM35 dipasang di luar ruangan dan 2 buah
dalam ruangan di

Tengah ruangan (di dekat blower)

Sudut ruangan

Suhu ruangan = Suhu rata-rata dari 2 sensor ini

SENSOR JARAK IR

Digunakan Untuk :
Memberi tanda jika ada orang yang masuk ruangan

GP 2D12

KONFIGURASI
2 buah sensor jarak IR dipasang di pintu masuk

IR REMOTE

Digunakan Untuk :
Untuk fungsi ON & OFF sistem Memberi input suhu yang diinginkan

Temperature +

Temperature -

ON / OFF

IR RECEIVER

Digunakan Untuk :
Mengkonversi pulsa IR dari remote menjadi sinyal listrik digital untuk dikirim ke mikrokontroler

AVR ATMEGA128

I2C (komunikasi avr dengan RTC) ADC (sensor jarak dan suhu) PWM (signal output ke actuator) USART (komunikasi dengan IR
receiver)

FITUR YANG DIPAKAI

PENYIMPANAN DATA
Data direkap setiap hari pada
pukul 24.00

Setelah direkap nilai hitungKeluar


dan hitungMasuk direset kembali ke nol.

COUNTER ORANG MASUK DAN KELUAR


Counter masuk dihitung ketika
Sensor IRLuar aktif terlebih dahulu

Sebaliknya, counter keluar


dihitung ketika Sensor IRDalam aktif terlebih dahulu

STABILISASI TEMPERATUR FLOWCHART

STABILISASI TEMPERATUR

Heater dan Cooler dipengaruhi oleh input suhu

Heater hanya aktif ketika suhu ruangan lebih besar dari suhu luar
Cooler hanya aktif ketika suhu ruangan lebih kecil dari suhu luar Fan akan selalu aktif. Kecepatan motor bergantung dari jumlah orang di ruangan

Fan Voltage = a + bx Cooler Voltage = (suhuNormal suhuInput) x C Heater Voltage = (suhuNormal suhuInput) x H

a : kecepatan normal b : konstanta kecepatan


motor

x : jumlah orang C : konstanta pendingin H : konstanta pemanas

DRIVER
Menerjemahkan PWM signal
menjadi level tegangan untuk menggerakkan kipas, pemanas, dan pendingin

HEATER, COOLER, DAN KIPAS

AKTUATOR (PENDINGIN, PEMANAS, & KIPAS)

Dari microcontroller menghasilkan input berupa PWM (pulse width modulation) dengan duty cycle tertentu dan akan mengatur aktifitas blower, pendingin dan pemanas.

KESIMPULAN
Sistem istrumentasi terdiri dari perpaduan antara sensor, sistem
kontrol, dan aktuator.

Sensor digunakan sebagai acuan sistem kontrol untuk mengendalikan


aktuator agar tercapai keadaan yang diharapkan.