Anda di halaman 1dari 3

Uji Duo Trio

Uji duo trio adalah uji yang digunakan untuk mendeteksi adanya perbedaan yang kecil antara dua contoh. Uji ini relatif lebih mudah karena adanya contoh baku dalam pengujian. Biasanya Uji Duo-trio digunakan untuk melihat perlakuan baru terhadap mutu produk ataupun menilai keseragaman mutu bahan (Soekarto, 1985). Data hasil pengamatan uji duo trio dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Data uji duo trio dari 22 panelis Kacang Atom Rasa Kerenyahan Warna 678 345 678 345 678 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 9 14 7 16 9

Panelis 345 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 20

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Jumlah

Dari Tabel 1 terlihat bahwa terlihat bahwa panelis yang memilh dengan benar pada ketiga kriteria yang diujikan (rasa, kerenyahan, dan warna kacang atom) berturut-turut 20, 14, dan 16 orang. Jumlah terkecil panelis untuk menyatakan beda nyata pada uji duo trio dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Jumlah terkecil untuk menyatakan beda nyata pada uji duo trio

Sumber : pengujian-organoleptik-pengawasan-mutu.html Dari tabel 2 terlihat bahwa dengan 22 orang panelis, jumlah terkecil untuk menyatakan beda nyata pada tingkat 5%, 1%, dan 0,1% berturut-turut 17, 18, dan 19 orang. Hal tersebut menunjukkan bahwa kacang atom dengan kode 345 memiliki rasa yang berbeda dengan contoh baku pada tingkat 5%, 1%, dan 0,1% karena jumlah panelis yang menyatakan berbeda melebihi persyaratan yang ditentukan yaitu 20 rang. Sedangkan kerenyahan dan warna pada kacang atom dengan kode 345 belum dapat dinyatakan berbeda nyata dengan contoh baku karena jumlah panelis yang menyatakan berbeda kurang dari persyaratan yang ditentukan yaitu hanya terdapat 14 orang untuk kriteria kerenyahan dan 16 orang untuk kriteria warna.

Sumber : Soekarto, S.T., (1985), PenilaianOrganoleptik, Bhatara Karya Aksara, Jakarta.