Anda di halaman 1dari 8

KAYU LAPIS

Multiplek lebih tebal dari tripleks. Bahan ini memiliki lebih dari 3 lapis vinir. Arah serat di antara lapisan bawah dan atas harus dibuat searah. Untuk ketebalan multiplek, tersedia dalam ukuran 9, 12, 15, 18, hingga 24 milimeter. Bahan multiplek mudah dibentuk menjadi beragam model dan memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus. Namun multiplek tidak terlalu tahan terhadap air dan kelembapan.

Triplek adalah kayu lapis yang terdiri dari 3 lapis vinir. Pada umumnya triplek biasa ketebalannya berkisar antara 4 sampai 6 milimeter. Triplek dinilai lebih ekonomis karna dapat dipakai kembali, tetapi triplek tidak tahan air dan kelembapan.

Kayu lapis yang biasa disebut tripleks atau multipleks, sesuai dengan namanya kayu lapis terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi dan menggunakan perekat khusus. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar kayu, disebut multipleks.

2. Layered ( plywood: multiplex, triplex, dll ) Kayu lapis yang biasa disebut tripleks atau multipleks, sesuai dengan namanya kayu lapis terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi dan menggunakan perekat khusus. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar kayu, disebut multipleks. Ketebalan kayu lapis bervariasi, mulai dari 3mm, 4mm, 9mm, dan 18mm dengan ukuran penampang standart yaitu 120cm x 240cm. Kayu lapis bisa digunakan sebagai material untuk kitchen set, tempat tidur, lemari, atau meja. Plywood memiliki banyak pilihan motif, yang kerap digunakan sebagai pelapis lemari ataupun kitchen set, al ; motif jati, sungkai, nyatoh, dll.....masing-masing motif mempunyai ciri khas dan warna tersendiri, umumnya plywood yang dilapisi oleh lapisan bermotif ini difinishing dengan cara plitur/ NC dan melamik. Selain itu ada juga melaminto, yaitu kayu lapis dengan lapisan anti air yang umumnya dipasang pada bagian dalam kitchen set ataupun untuk bagian dalam pintu kamar mandi. Ada beberapa pilihan warna pada melaminto.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/1910306mengenal-macam-macam-kayu-dan/#ixzz2DQifiXO2

1.

Multiplek Multiplek merupakan jenis kayu lapis yang memiliki lebih dari 3 lapis vinir. Arah serat antara lapisan bawah dan atas harus searah. Ukuran ketebalan multipleknya beragam mulai dari 9, 12, 15, 18, hingga 24 milimeter. Bahan multiplek mudah dibentuk menjadi beragam model dan memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus tetapi tidak terlalu tahan terhadap air dan kelembapan.

Teakblock

Teakblock termasuk kelompok multipleks di mana lapisan terluarnya adalah kayu jati, namun di bagian dalam adalah kayu lunak. Teakblock hanya menonjolkan pola kayu pada lapiasan luarnya yang biasanya menggunakan lapisan kayu jati. Teakblock sering digunakan di industri mebel di indonesia. Material ini tersusun oleh potongan kayu yang dibungkus kayu tipis. Harganya pun cukup terjangkau sehingga banyak menganjurkan untuk digunakan oleh kebanyakan pengrajin. Akan tetapi jika tidak hati-hati memilih, pada lapisan dalam teakblock dapat dijumpai rongga diantara potongan kayu sehingga akan melemahkan perkuatannya ketika dipasangi paku. Read more at: http://danahauses.blogspot.com/2012/06/aneka-ragam-bagian-kitchen-setdapur.html Copyright danahauses.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution

plywood

Kayu lapis merupakan hasil perekatan/press dari beberapa lembaran kayu/triplek/multiplek dengan tekanan tinggi. Kayu lapis memiliki beberapa jenis ketebalan. Ketebalan plywood menentukan kekuatan furniture tersebut. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar kayu, disebut multipleks. Harga plywood sudah pasti lebih murah dari pada kayu solid. Umumnya plywood digunakan untuk membuat lemari pakaian, kitchen set, meja, tempat tidur, ataupun rak buku. Ketebalan kayu lapis dipasaran bervariasi, mulai dari 3mm, 4mm, 9mm, dan 18mm dengan ukuran penampang standart yaitu 120cm x 240cm. Untuk plywood yang memiliki beberapa motif, diantaranya adalah motif jati, sungkai, nyatoh, dll. Masing-masing motif mempunyai ciri khas dan warna tersendiri. Untuk fungsinya, Papan plywood kerap digunakan sebagai pelapis bagian atas lemari ataupun kitchen set. Untuk Plywood yang polos atau tanpa motif, biasanya dilapisi dengan HPL, veneer PVC atau melaminto untuk memberikan motif/tekstur finishing pada permukaannya. Salah satu tipe playwood yang memiliki kelebihan anti air adalah Melaminto. Tipe ini pada penggunaannya biasa dipasang pada bagian dalam kitchen set atau furniture lainnya. Melaminto yang tersedia dipasaran saat ini telah memiliki beberapa pilihan warna. Read more at: http://danahauses.blogspot.com/2012/06/aneka-ragam-bagian-kitchen-setdapur.html Copyright danahauses.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution

E. MULTIPLEK = KELAS MEDIUM-UP (tergantung finishing) MULTIPLEK adalah papan yang terbuat dari BERLAPIS2 TRIPLEK biasanya KELIPATAN 3mm, misalnya 9mm, 12mm, 15mm, 18mm.. kalo bukan kelipatan 3, biasanya "banci" (nama panggilan) ato produk ERROR. KEUNTUNGAN = KUAT, lebih tahan air dibanding A,B,C, kemungkinan rayap kecil karna diLEM sehingga rayap yang TIDAK TAHAN KIMIA mati. KERUGIAN = kemampuan menahan BEBAN lebih lemah sedikit dibanding BLOKBOARD/TEAK FINISHING = MULTIPLEK biasa difinishing menggunakan melamic (MULTIPLEK + TEAKWOOD), ato DUCO (MULTIPLEK SAJA), HPL(MULTIPLEK dilapisi HPL) atau POLYURITHANE (sejenis CAT MAHAL, yang hasilnya CLEAR GLOSS SEPERTI KACA).

Multiplek merupakan salah satu jenis kayu olahan, bahan ini banyak dipakai sebagai bahan dasar furniture dengan beragam aplikasi finishingnya seperti sheet, ducco dan HPL. Multiplek sendiri terbagi menjadi 3 jenis, sesuai dengan bahan dasarnya. Pertama multiplek kayu sengon, multiplek jenis ini merupakan jenis yang paling murah, mempunyai karakteristik ringan, lunak, lapisan kayunya longgar dan warna kayu mayoritas berwarna terang. Kedua multiplek semi atau campuran antara kayu sengon dan meranti, multiplek jenis ini lebih mahal dari multiplek pertama, mempunyai ciri sedikit lebih berat, lebih keras, lapisannya lebih padat dan warna kayu kombinasi antara lapisan kayu berwarna terang dan lapisan kayu yang berwarna merah. Ketiga multiplek kayu meranti, multiplek jenis ini merupakan yang paling mahal dibanding jenis yang lain, mempunyai ciri sangat berat, lapisannya paling keras dan padat dan warna kayu lebih dominan berwarna merah.

contoh partisi dengan bahan multiplek dan finishing HPL

Untuk ketebalan multiplek, bahan multiplek tersedia mulai tebal 3mm sampai 18mm dengan ukuran 242mm x 122mm. Jadi Anda yang berencana membuat furniture, sudah memiliki gambaran akan memakai multiplek jenis apa? tapi lebih disarankan untuk memakai multiplek jenis meranti.

PLYWOOD / MULTIPLEK
Plywood atau sering disebut tripleks adalah sejenis papan pabrikan yang terdiri dari lapisan kayu (veneer kayu) yang direkatkan bersama-sama. Plywood merupakan salah satu produk kayu yang paling sering digunakan. Plywood bersifat fleksibel, murah, dapat dibentuk, dapat didaur ulang, dan tidak memiliki teknik pembuatan yang rumit. Plywood biasanya digunakan untuk menggunakan kayu solid karena lebih tahan retak, susut, atau bengkok. Lapisan plywood (yang biasa disebut veneer) direkatkan bersama dengan sudut urat (grain) yang disesuaikan untuk menciptakan hasil yang lebih kuat. Biasanya lapisan ini ditumpuk dalam jumlah ganjil untuk mencegah terjadinya pembelokan (warping) dan menciptakan konstruksi yang seimbang. Lapisan dalam jumlah genap akan menghasilkan papan yang tidak stabil dan mudah terdistorsi. Saat ini plywood tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 0.8 mm hingga 25 mm dengan tingkat kualitas yang berbeda-beda. PLYWOOD/MULTIPLEKS adalah bahan dasar yang umum sering digunakan sebagai material untuk interior rumah . Harganya relatif lebih murah daripada kayu solid. Kekuatannya pun dapat bertahan lama dan tahan air dalam jangka waktu yg relatif lebih lama.

Ordinary Plywood dikenal di Indonesia dengan istilah Triplek / Tripleks atau Multiplek / Multipleks. Plywood jenis ini berdasarkan kayunya terbagi dalam 2 jenis yaitu : 1. Soft Wood Plywood, adalah kayu lapis yang berbahan dasar kayu lunak, biasanya terbuat dari kayu Albasia Falcata atau di daerah Jawa Barat disebut kayu Jingjing sedang di Jawa Tengah disebut kayu Sengon di beberapa daerah disebut dengan kayu Angsana. Karena bobotnya yang ringan plywood jenis ini banyak dipergunakan untuk pembuatan furniture dalam ruangan, kotak packing dan lain lain. 2. Hard Wood Plywood, adalah kayu lapis yang berbahan dasar kayu Keras, biasanya terbuat dari kayu Meranti atau ada juga yang terbuat dari kayu dari pohon buah buahan. Karena bobotnya yang Berat plywood jenis ini banyak juga dipergunakan untuk pembuatan furniture dalam ruangan, bekesting atau papan penahan pengecoran.

PLYWOOD / Triplek / Tripleks / Multiplek / Multipleks atau biasa dikenal juga dengan nama KAYU LAPIS , terbuat dari lembaran kayu tipis (veneer) dengan ketebalan antara 0.6 mm hingga 3 mm . Setiap lembaran kayu dilem dengan lem khusus, kemudian di susun dengan sudut berbeda beda agar dapat menghasilkan kekuatan terhadap tekanan. Jumlah lapisan disesuaikan dengan ketebalan yang di inginkan dan jumlahnya harus ganjil (3,5,7,9, dst lembar). Setelah disusun dengan jumlah ketebalan yang diinginkan kemudian lembaran lembaran tersebut dipress dengan tekan yang sangat tinggi serta suhu hingga 140 derajat C. Selain jenis kayu, jenis perekat adalah unsur penting dalam pembuatan Plywood, ada 3 jenis lem yang biasa dipakai dalam pembuatan plywood yaitu : UF ( Urea Formadehyde ), MF ( Melamine Formaldehyde ) dan PF ( Phenolic Formaldehyde ). Lem UF dipergunakan dalam pembuatan Plywood yang tidak terlalu membutuhkan kekuatan yang tinggi misalnya untuk pembuatan indoor furniture, kebanyakan triplek yang beredar dipasaran Indonesia menggunakan lem jenis ini. Lem MF adalah lem triplek yang mengandung melamine, sama seperti lem UF, Lem MF juga dipergunakan untuk pembuatan plywood yang dipergunakan

untuk indoor tetapi lem MF memiliki kekuatan dan hasil plywood yang lebih baik dari pada lem UF. Lem PF banyak dipergunakan dalam pembuatan plywood yang membutuhkan ketahanan tinggi misalnya plywood tahan cuaca (WBP Plywood) atau untuk plywood yang dipergunakan dalam pengecoran (Phenol Film Faced Plywood) atau juga dipergunakan dalam pembuatan kapal layar (Marine Plywood) Selanjutnya PLYWOOD / Triplek / Tripleks / Multiplek / Multipleks ada yang dilapis kembali sehingga menjadi Phenol Film Plywood , Fancy Plywood atau Melaminto. Ada produk lain dari yang berasal dari kayu yang fungsinya hampir sama dengan Plywood yaitu : Block Board , MDF ( Medium Density Fiberboard ) , HDF ( High Density Fiberboard ) atau Particle Board

Multiplex Plywood
Semua papan beech terdiri dari sejumlah besar veneers, yang disambung dengan lem. Karena sifat yang sangat baik kekuatan mereka secara khusus digunakan untuk membangun model, membuat tangga, bekerja papan dan komponen kekuatan tinggi yang digunakan di industri mebel. Papan adalah kesehatan tidak berbahaya sesuai dengan kelas A (E1) - acc. untuk CSN EN 1.084 Plywood, Class of melarikan diri formaldehida acc. dengan metode analisis gas.
Lebih - Plywood

Anda mungkin juga menyukai