Anda di halaman 1dari 20

PERMENDIKBUD NO.

50 TAHUN 2011 TENTANG LAYANAN INFORMASI PUBLIK

INFORMASI PUBLIK
adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggara negara serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) Adalah pejabat yang bertanggung jawab di bidang pendokumentasian, penyimpanan, penyediaan,dan/atau pelayanan informasi di lingkungan PPID

PEJABAT FUNGSIONAL PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PFPID)

Adalah pejabat fungsional yang menduduki jabatan pranata hubungan masyarakat, pranata komputer, arsiparis, pustakawan dan jabatan fungsional lainnya

DOKUMEN
Adalah data, catatan dan/atau keterangan yang dibuat dan/atau diterima oleh PPID dalam rangka pelaksanaan kegiatan, baik tertulis di atas kertas atau sarana lainnya maupun terekam dalam bentuk apa pun, yang dapat dilihat, dibaca, atau didengar.

INFORMASI
Adalah keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan,baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar, dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik atau non elektronik.

PEMOHON INFORMASI PUBLIK


Adalah Warga Negara Indonesia dan/atau Badan Hukum Indonesia yang mengajukan permintaan informasi publik

Pengorganisasian PPID
Pengelolaan informasi publik dilakukan oleh PPID Pengorganisasian PPID terdiri dari: PPID Kementerian; PPID perguruan tinggi negeri; PPID koordinasi perguruan tinggi swasta; dan PPID unit pelaksana teknis.

PPID
PPID Dijabat Oleh Ditetapkan Oleh Atasan PPID

Kementerian Perguruan Tinggi Negeri Kopertis

Kepala PIH Pejabat yang ditunjuk oleh Pemimpin PTN Pejabat yang ditunjuk oleh Koordinator Kopertis Pejabat yang ditunjuk oleh Pemimpin UPT

Menteri Rektor/Ketua/ Direktur Koordinator Kopertis Pemimpin UPT

Sekretaris Jenderal Rektor/Ketua/ Direktur Koordinator Kopertis

UPT

Pemimpin UPT

PPID KEMENTERIAAN BERTUGAS


a. Mengkoordinasikan pengelolaan informasi publik di lingkungan Kementeriaan, b. Melakukan uji konsekuensi terhadap informasiyang akan dikecualikan, c. Menyediakan, mengumumkan, memberikan layanan informasi [publik yang bersifat terbuka d. Menyelesaikan sengketa informasi publik.

KATEGORI INFORMASI
Jenis informasi terdiri atas: 1. Informasi yang terbuka terdiri atas: a. Informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala; b. Informasi yang wajib diumumkan secara serta merta; dan c. Informasi yang wajib tersedia setiap saat. 2. Informasi yang dikecualikan.

CONTOH
a. Informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala meliputi: 1. profil organisasi 2. Informasi tentang program 3. Infrormasi tentang kinerja 4. Informasi tentang peraturan/keputusan b. Informasi yang wajib diumumkan secara serta merta meliputi Informasi terkait bidang pendidikan sebagai akibat seperti bencana alam dan penyebaran penyakit c. Informasi yang wajib tersedia setiap saat meliputi: 1. Surat-surat perjanjian, 2. Syarat-syarat perijinan 3. Hasil-hasil penelitian 4. Informasi publik lain yang telah dinyatakan tedrbuka 2. Informasi yang dikecualikan.

INFORMASI YANG DIKECUALIKAN


1. Informasi yang berkaitan dengan rahasia jabatan; 2. Informasi yang dapat mengungkapkan isi akta otentik yang bersifat pribadi dan kemauan terakhir ataupun wasiat seseorang; 3. Informasi yang dapat mengungkapkan rahasia pribadi, memorandum atau surat-surat badan publik atau intra badan publik yang menurut sifatnya dirahasiakan; 4. Informasi yang tidak boleh diungkap berdasarkan peraturan perundangundangan; 5. Informasi yang diminta belum dikuasai atau didokumentasi; 6. Informasi yang bersifat rahasia yang digunakan untuk mengetahui penilaian prestasi peserta didik, dan soal ujian dalam penyaringan penerimaan pegawai negeri sipil; 7. Informasi yang ditentukan kemudian oleh PPID Kementerian atas persetujuan atasan PPID Kementerian; dan 8. Informasi yang ditentukan kemudian oleh PPID perguruan tinggi negeri, PPID koordinasi perguruan tinggi swasta, dan PPID unit pelaksana teknis atas persetujuan atasan PPID yang bersangkutan.

TATA CARA PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK


1. Unit kerja di lingkunga PPID wajib menyediakan dan memberikan informasi yang terbuka meliputi informasi yg wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, serta merta, tersedia setiap saat, dan atas dasar permintaan; 2. Permintaan informasi publik harus melalui PPID Kementerian, PTN, Kopertis, UPT yang bersangkutan; 3. Penyediaan dan penyampaian informasi berlangsung 10 hari kerja; 4. PPID Kementerian, PTN, Kopertis, UPT memberikan informasi kepada pemohon sebelum batas waktu yang telah ditentukan; dan 5. Apabila penyediaan dan penyampaian informasi melebihi waktu yang ditentukan, PPID Kementerian, PTN, Kopertis, UPT mengajukan perpanjangan waktu kepada Pemohon paling lambat 7 hari kerja.

TATA CARA PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK


6. Pengelolaan informasi publik yang dikecualikan melalui uji konsekuensi terhadap informasi yang dipandang berpotensi dapat menimbulkan dampak serius bagi citra kinerja kementerian dan mengganggu ketertiban umum hrs melibatkan para ahli. 7. Pendokumentasian informasi publik yag hanya diberikan atas dasar permintaan menjadi tanggung jawab PPID yang bersangkutan 8. Pelayanan informasi publik diatur melalui permintaan secara tertulis dan tidak tertulis:. Pelayanan permintaan informasi secara tertulis: -Pemohon informasi publik mengajukan permintaan informasi secara tertulis kepada sesuai dengan informasi yang dilkeloa oleh PPID ybs
-PPID menerima permohonan informasi dan melakukan pencatatan permintaan informasi dari pemohon informasi publik pada buku register permintaan informasi dan memberikan tanda bukti permohonan informasi kepada pemohon informasi.

TATA CARA PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK


9. Pelayanan Informasi terhadap permintaan secara tidak tertulis: - Pemohon informasi publik mengajukan permintaan informasi secara tidak tertulis kepada sesuai dengan informasi yang dikelola oleh PPID yang bersangkutan; - PPID menerima permohonan informasi dan melakukan pencatatan pada buku register permintaan informasi dan melakukan konfirmasi kepada pemohon informasi mengenai kebenaran data pemohon dan pengguna informasi; - Apabila pada saat konfirmasi dilakukan ditemukan ketidaksesuaian data pemohon dan pengguna, maka petugas pelayanan informasi berhak untuk tidak melayani permintaan informasi.

SURAT KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA No. 094/P/2010 TENTANG PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

17

Mekanisme Kearsipan di antara Satker-Satker sebagai Pencipta Arsip dengan Unit Arsip di PPID
Pull : Unit Arsip di PPID berhak mengakuisi arsip-arsip yang dibuat oleh Satker-Satker sesuai peraturan yang berlaku.

Push: Satker-Satker selaku pencipta Arsip berhak mengirimkan arsip kepada Unit Arsip sesuai peraturan yang berlaku.

Kesimpulan
Pengelolaan kearsipan sebagaimana diatur dalam peraturan kearsipan hendaknya menjadi bagian dari layanan publik, khususnya layanan informasi publik Tata kelola kearsipan hendaknya tidak hanya menggunakan peraturan kearsipan tetapi juga mengacu pada peraturan informasi publik

Terima Kasih

20