Anda di halaman 1dari 3

CHEMICAL BONDS, IONIC RADII, AND CRYSTALS

Ristio Efendi 270110120047 Geologi E (605 kata) Setiap unsur memiliki nomor atom yang berbeda. Peningkatan nomor atom (sesuai dengan hukum periodik) akan mempengaruhi kepada keragaman sifat fisik dan sifat kimianya. Hal ini berkaitan karena atom memiliki proton dan elektron. Sifat sifat yang dipengaruhi oleh faktor diatas akan di bahas sebagai berikut :

1. Sifat karena adanya pendonor elektron dan acceptor elektron


Pada tabel periodik kita dapat membagi menjadi 2 kelompok berdasarkan kecendrungannya menerima atau melepas elektron. Secara umum kelompok bagian kiri di tabel periodik merupakan pendonor elektron dikarenakan orbitalnya yang hampir kosong. Sedangkan pada kelompok bagian kananmerupakan penerima elektron dikarenakan orbitalnya yanghampir penuh. Pendonor elektron merupakan unsur metal (logam) sedangkan unsur yang sering menerima elektron biasanya adalah unsur non metal. Sifat dari unsur logam dan non logam ini saling mengisi, jika unsur logam melepaskan elektron maka unsur non logam akan menerima elektron. Unsur yangmendonorkan elektron akan bermuatan positif (+) disebut juga kation dan unsur yang menerima elektron akan bermuatan negatif (-) disebut juga anion, hal ini dikarenakan perbandingan jumlah proton dan elektron di dalam unsur tersebut. Perbedaan muatan tersebut akan menyebabkan kedua unsur akan tarik menarik sehingga terjadilah ikatan ionik. Ikatan yang lainnya yaitu ikatan kovalen, hal ini terjadi pada ikatan antara logam dengan logam atau non logam dengan non logam. Pada ikatan kovalen tidak terjadi transfer elektron, melainkan pemakaian bersama elektron untuk mencapai kestabilan.

2. Karakter pada logam


First ionization potensial adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu atom. Hal ini menggambarkan berapa kuat inti suatu atom mengikat elektron. Potensial ionisasi meningkat seiring dengan meningkatnya nomor atom dalam satu periode. Hal ini disebabkan oleh jumlah kulid dalam satu periode sama dan gaya tarik antara kulit terluar dengan inti atom semakin kuat. Oleh sebab itu terjadi peningkatan energi untuk melepaskan electron terluarnya. Pada satu golongan dari atas ke bawah potensial ionisasinya menurun karena jumlah kulit bertambah sehingga jari jari atom meningkat. Akibatnya daya tarik antara inti dengan elektron terluar menjadi lemah.

Page 1

Electronegativity adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron. Dalam satu periode elektronegativitas akan meningkat seiring dengan naiknya nomor atom. Namun pada gas mulia elektronegativitasnya adalah nol 0. Standard electrode potensial adalah tegangan yang muncul ketika satu mol atom yang dilepaskan dari satu mol unsur.

3. Ikatan pada molekul


Pada pelapukan kimia dapat ditentukan menjadi ionik ataupun kovalen dengan cara melihat karakteristik sifat fisik dan sifat kimianya tergantung karakter ikatan pembentukannya. Air memiliki ikatan kovalen polar. Jika suatu senyawa yang memiliki ikatan ionik dimasukkan ke dalam air maka akan terjadi penguraian menjadi anion dan kation dari senyawa tersebut. Namun jika snyawa yang memiliki ikatan kovalen dimasukkan ke dalam air maka tidak akan terjadi penguraian. Hal ini dapat di contohkan dengan kalsit (Ca(Co3)2 ). Jika dimasuukan ke dalam air akan terurai menjadi Ca2+ dan Co32-. C dan O tidak akan terurai dikarenakan mempunyi ikatan kovalen.

4. Ionik Kristal
Struktur kristal ionik tersusun atas kation dan anion terikat melalui gaya elektrostatis. Jika dilihat tiga dimensi muatan positif dan negatif terletak berselingan dengan kontak yang kuat, namun memiliki tolakan yang minimum dengan muatan sejenis. Struktur kristal ionik tergantung kepada muatan relatif dan ukuran relatif ion ion yang bersangkutan. Sesuai dengan rumus berikut :

Susunan geometri suatu ion di dalam kristal di deskripsikan dengan coordination number. Hal inidapat diprediksi dengan perbandingan jari-jarinya. Sesuai dengan rumus :

Page 2

5. Ionik Radii
Ionik radii ditentukan dari jarak ion di dalam kristal dan tergantung jenis kristalnya. Ionik radi dari tiap unsur di periodik tabel dapat diprediksi berdasarkan nomor atom, muatan ion, dan nomor koordinasi.

Dapat dilihat bahwa : Ionik radii dari isoelectric menurun dengan meningkatnya nomor atom untuk muatan positif maupun negatif. Ionik radii pada muatan yang sama meningkat seiring dengan peningkatan nomor atom pada suatu grup. Ionik radii unsur yang sama menurun jika naiknya muatan positif dan akan naik jika naiknya muatan negatif. Ion dari unsur yang mirip berkemungkinan memiliki inik radi yang sama.

Page 3