Anda di halaman 1dari 8

SITI NURHIKMAH M 101 404 154 ICP BIOLOGY

FILUM MOLUSA
Ciri-ciri umum: Tubuh bersimetri bilateral tidak bersegmen, kecuali pada Monopiacphora. Memiliki kepala yang jelas dengan organ reseptor kepala yang bersifat khusus. Coelum mereduksi dinding tubuh tebal dan berotot. Pada permukaan ventral dinding tubuh terdapat kaki berotot yang secara umum digunakan untuk bergerak. Dinding tubuh sebelah dorsal meluas menjadi satu atau sepasang lipalan yaitu mantel atau pallium. Fungsi mantel adalah mensekresi cangkang dan melingkupi rongga mantel yang di dalamnya berisi insang. Lubang anus dan ekskretori umumnya membuka ke dalam rongga mantel. Saluran pencernaan berkembang baik. Sebuah rongga bukal yang umumnya mengandung radula seperti proboscis. Esophagus merupakan perkembangan dari stomodium yang umumnya merupakan daerah khusus untuk menyimpan makanan dan fragmentasi. Pada daerah pertengahan terdapat ventrikulus (lambung) dan sepasang kelenjar pencernaan yaitu hati. Sedangkan daerah posterior saluran pencernaan tcrdiri atas usus panjang yang berakhir dengan anus. Memiki sistem peredaran darah dan jantung. Jantung clibedakan atas aurikel dan ventrikel. Meskipun memiliki pembuluh darah namun darah biasanya mengalami sirkulasi melalui ruang terbuka. Darah mcngandung hemosianin, merupakan pigmcn respirasi. Organ ekskresi berupa ginjal yang berjumlah sepasang atau terkadang hanya berjumlah satu buah. Ginjal berhubungan dengan rongga pericardium tempat jantung berada. Memiliki sebuah cincin saraf yang berhubungan dengan dua pasang tali saraf. Satu pasang tali saraf menuju ke kaki dan sepasang lainnya menuju organ viseral dan mantel. Memiliki gangglion saraf yang biasanya berhubungan dengan cincin saraf dan tali saraf. Ovum berukuran kecil dan mengandung sedikit kuning telur. Tidak semua hewan Mollusca memiliki cangkok, anggota kelas Aplacophora tidak memiliki cangkok, sedangkan kelas Cephalopoda (Octopus dan cumi-cumi) juga tidak memiliki cangkok. Pada Mollusca lainnya cangkok tcrlihat nyata dan berfungsi penting untuk mcnyokong tubuh Mollusca yang lunak dan menjaga dari serangan predator. Cangkok dibuat oleh mantel dan dibedakan menjadi tiga lapisan dari dalam menuju ke

permukaan luar yaitu lapisan nacreus (hypostracum) lapisan prismatik (ostracum) dan lapisan periostracum. Pada sebagian Molusca organ rcspirasinya adalah insane atau stenidium (Yunani kteis sebuah sisir). Setiap stenidia terdiri atas sebuah sumbu panjang mengandung

pembuluh darah, otot saraf dan silia. Pada Mollusca yang hidup di darat alat pernafasannya berupa "paru-paru" atau pulmo. Paruparu sebenarnya hanya merupakan perluasan dari rongga mantel. Tepi rongga mantel mcnjadi tcrtutup kecuali untuk lubang kecil untuk keluar masuknya udara dan disebut pneumostoma. Dinding rongga mantel mcmpunyai banyak pcmbuluh darah. Keadaan pneumostoma membuka dan menutup sesuai dengan siklus pertukaran gas. Mollusca umumnya memiliki radula mengandung gigi. Radula biasanya terdapat dalam sebuah kantung radula yang terletak di bawah mulut. Radula berasal dari kantong radula yang merupakan perkembangan dari dinding posterior rongga mulut. Radula mengandung barisan gigi. Jumlah gigi bcrvariasi yaitu dari beberapa buah sampai ralus bahkan ribuan tergantung spesiesnya. Radula juga berfungsi membawa parlikel makanan ke dalam mulut. Pada beberapa spesies radula digunakan untuk menggantinya secara terus menerus diperbaharui dari pangkanya. Sistem gerak pada beberapa spesies siput dan keong kaki mensekresikan selapis lendir yang dikenal sebagai jalur lumpur. Mollusca bergerak meluncur di atas lendir oleh gerakan / gelombang silia atau kontraksi otot. Beberapa keong air tawar juga dapat berjalan tepat di bawah permukaan air. Pada Bivalvia (remis, tiram dll), kakinya dipergunakan unluk bergerak dengan cara lain yaitu dengan menggali tanah atau lumpur dan membuka tubuh hewan lain. Pada Cumi-cumi, Octopus dan Cephalophoda lain, kaki mengalami modifikasi dalam bcntuk corong unluk bergerak dengan kekuatan seperti mesin jet.

Kelas Gastropoda Kelas Gastropoda merupakan kelas terbesar dari filum Mollusca. Sekitar 30.000 spesies yang masih hidup dan kurang lebih lebih 15.000 spesies yang telah jadi fosil. Anggota kelas ini meliputi keong darat, siput. Sebagian besar Gastropoda memiliki ciri-ciri Mollusca yaitu adanya cangkang, mantel, kaki, organ viseral,radula dan biasanya mcmiliki

sebuah atau beberapa insang. Namun spesies yang hidup di air tawar atau di habitat tercstrial, insang mengalami kemunduran dan memodifikasi rongga mantel menjadi "paruparu". Gastropoda yang demikian termasuk kelompok Palmonata. Banyak Pulmonata kembali ke air tawar, meskipun demikian mereka tetap bernapas dengan Paru-paru, untuk itu mereka secara periodik pergi ke permukaan untuk bernapas. Contoh Gastropoda Achatina sp.

Anatomi Achatina sp.

Tubuh Achatina sp terdiri atas kepala dan leher, kaki dan masa jerohan. Pada kepala terdapat dua tcntakel yaitu sepasang berukuran pendek terletak anterior dan mcngandung saraf pembau, sepasang lagi berukuran lebih panjang mengandung mata.

Mulut Achatina terletak di bagian anterior kepa1a ventral tenlakel. Tepat di bawah mulut terdapat lubang yang berhubungan dengan kelenjar mukosa kaki (pedal). Kaki lebar dan pipih terdiri atas otot. Kaki merupakan organ yang bcrfungsi untuk bergerak dan mengandung mukosa yang menghasilkan lendir untuk bergerak. Kaki dan kepala dapat ditarik ke dalam cangkang. membantu selama

Alat pencernaan makanan terdiri atas mulut, masa bukal esophagus, kelenjar ludah, temblok lambung, kelenjar pencernaan, usus, rectum dan anus. Makanan digaruk dengan menggunakan mandibula yang bersifat menanduk, selanjutnya dipotong-potong menjadi fragen kecil oleh radula. Kelenjar ludah yang terletak di kanan kiri temblok akan melepaskan sekresinya menuju ke rongga mulut yang selanjutnya akan bercampur dengan makanan.

Darah bekicot terdiri atas sel-sel darah dan plasma darah yang tidak berwarna. Fungsi alat sirkulasi yaitu mengedarkan zat makanan, oksigen membawa sisa metabolisme dari jaringan ke ginjal. Darah yang kaya akan oksigen masuk ke vena pulmonari untuk selanjutnya menuju ke atrium dan ventrikel,kemudian ke seluruh bagian tubuh.

Alat ekskresi terdiri atas ginjal yang terletak dekat jantung. Ureter yang merupakan saluran dari ginjal terletak di sisi sepanjang rektum dan bermuara dekat anus. Indera Achatina sp. terdapat di daerah kaki dan tentakel. Kaki dan tentakel sensitif terhadap perabaan. Mata yang terletak di ujung tentakel panjang diduga terdiri atas kornea, lensa dan retina. Mata hanya peka terhadap cahaya dengan intensitas tertentu; Beberapa keong mencari makan pada malam hari, kemungkinan matanya terdaptasi untuk cahaya gelap.

Keong memiliki kemampuan untuk membau sehingga beberapa dari mereka dapat menentukan lokasi makanan pada jarak 18 inci dari lokasi tempat hewan berada. Para ahli menduga olfaktori. bahwa indera pembau adalah tentakel pendek atau organ

Cara bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan cara menggelincir. Diketahui bahwa kecepatan bergerak keong sekitar 2 inci (5 cm) setiap menitnya.

Reproduksi beberapa spesies Gastropoda bersifat dioecios, sedangkan yang

lainnya

bersifat monocious (hermafrodit) namun untuk pembuahan sel telur diperlukan individu pasangannya karena spermatozoa dari suatu individu tidak bisa bergabung dengan telur dan individu yang sama. Spermatozoa dihasilkan oleh ovotestis, keluar menuju ke saluran hermafroditikus kemudian ke saluran sperma untuk selanjutnya menuju ke vasdeferent. Untuk pemindahan spermatozoa ke dalam vagina individu lain di bantu oleh penis Telur juga berasal dari ovotestis, keluar menuju ke saluran hermafroditikus, selanjutnya akan dibungkus oleh albumin dari kelenjar albumin. kemudian telur akan bergerak

meluncur ke saluran oviduk dalam masak ke dalam vagina. Dalam oviduk telur akan dibungkus oleh cangkang yang dihasilkan oleh epitel saluran tersebut. Ke dalam vagina bermuara kelenjar lendir, kantung duri dan ductus spermateca.Vagina maupun penis

bermuara ke dalam atrium genital.

Kelas Pelecypoda

Kelas Pelecypoda disebut juga dengan Bivalvia atau Lamellibrankhiata. Kata pelecypoda memiliki arti "kaki berbentuk kapak "disebut lamellibrankhiata karena insangnya berbentuk lembaran-lembaran. Contoh yang representatif ialah kerang (Anodonta sp).

Anodonta hampir selalu membenamkan diri pada lumpur atau pasir di dasar perairan. Cangkang terdiri atas dua bagian yang sama besar dan dibagian dorsal menyatu oleh adanya ligamen sendi dimana terdapat gigi engsel yang bekerja sebagai sendi. Bagian dorsal tubuh juga ditemukan tonjolan yang disebut Umbo. Di sekitar umbo terdapat garis-garis konsentris yang merupakan garis pertumbuhan. Umbo biasanya dikikis oleh asam karbonat yang larut dalam air.

Lapisan cangkang tersusun atas tiga lapisan dari luar ke dalam yaitu a. periostrakum, lapisan tanduk bcrwarna, berfungsi melindungi lapisan di bawahnya dari pelarutan olh. ascunjcarbpnat dalam air, b. prismatik terdiri atas kalsium kerbonat, c. berupa lapis mutiara bersifat mengkilat. Kedua lapis pertama dibentuk oleh tepi mantel, sedangkan lapis mutiara dibentuk oleh saluran permukaan mantel.

Pada bagian dorsal terdapat otot besar yaitu otot aduktor anterior dan aduktor posterior berfungsi menutup cangkang. Di dekat otot tersebut terdapat otot rektraktor anterior dan rektraktor posterior, berfungsi menarik kaki ke dalam cangkang. Sebelah medial otot aduktor anterior terdapat otot protaktor anterior yang berfungsi membantu kaki. menjulurkan

Alat respirasi kerang adalah insang. Kerang bersifat diosius.Masing-masing jenis kelamin memiliki sepasang gonad. Gonad terletak di atas belitan usus dan berlanjut menuju saluran pendek yang bermuara dekat saluran ginjal. Spermatozoa dibawah keluar tubuh hewan jantan melalui sifon dorsal dan masuk ke tubuh hewan betina melalui sifon ventral. Telur yang matang keluar dari ovari masuk ke rongga suprabrankial. Spermatozoa yang masuk ke insang hewan betina akan membuahinya.

Anatomi Anodonta sp

Kelas Cephalopoda

Cephalopoda memiliki arti bahwa kaki bergabung dengan kepala dalam bentuk tangan atau sifon. Untuk meIakukan lokomodasi dilakukan dengan cara rnenyemprotkan air melalui sifon, sedangkan tentakel dan tangan digunakan untuk mencari makan.

Cephalopoda teradaptasi dengan kebiasaan berenang. Cephalopoda memiliki ukuran tubuh terbesar dibandingkan hewan Avertebrata. Pada umumnya Cephalopoda memiliki panjang 6 sampai 70 cm termasuk tangan dan tentakel. Cumi-cumi yang memiliki ukuran tubuh terbesar yaitu Architeuhis yaitu panjang tubuh 6 m dan lingkar badan 4 m, adapun oktopus yang betubuh raksasa telah diamati oleh penyelam di laut Jepang memiliki panjang 10 sampai 15 m.

Contohnya Cumi-cumi (Loligo sp). Tubuh terdiri dari atas kepala yang terletak di bagian ventral, memiliki dua rnata yang besar.

Loligo sp

Leher pendek dan badan berbentuk tabung dengan sirip pada setiap sisinya. Pada kepala terdapat mulut yang dikelilingi oleh empat pasang tangan dan sepasang tentakel.

Anatomi Loligo sp