Anda di halaman 1dari 7

Nama : David Kasidi NIM : 10505086

Struktur Elektron, Spektroskopi Fotoelektron, dan Teori Orbital Frontier Untuk Reaksi Molekul Poliatomik
1. Molekul poliatomik sederhana, H ! Ion H ! han"a memiliki dua elektron valensi dan kemun#kinan merupakan molekul poliatomik "an# palin# sederhana. $erdasarkan per%o&aan didapat struktur H ! &er&entuk se#iti#a sama sisi. Du#aan sederhana "an# ter'adi pada struktur H ! adalah adan"a reaksi antara proton den#an molekul hidro#en den#an reaksi : H! ! H( ) H !. *roton &erperan se&a#ai elektro+il "an# akan men"eran# molekul hidro#en pada posisi "an# ka"a akan elektron ,pada ikatan-. .erdapat &e&erapa struktur resonansi H ! :

H! H H H

H H!

H H! H

"an# dapat di#am&arkan se&a#ai

H H H

/ika kita men##unakan metode molekular or&ital dapat di&uat or&ital molekular terdelokalisasi "an# merupakan kom&inasi keti#a or&ital 1s dari H. 1s or&ital terse&ut adalah
1

(1sa +1sb +1sc ) . Den#an adan"a or&ital molekular "an#

terdelokalisasi tidak diperlukan la#i konsep resonansi karena or&ital molekular terse&ut sudah dapat me0akili hi&rida resonansi. Kekuatan ikatan H ! tidak dapat ditentukan &erdasarkan per%o&aan tetapi dapat ditentukan den#an perhitun#an kuantum "aitu :

(H ! H! H( ! 10 kkal1mol

) H ! ! (0 kkal1mol ) (H 22222222222222

H! ! H( ! 100 kkal1mol ) H ! 3ontoh ini menun'ukan pentin#n"a delokalisasi pasan#an elektron terhadap kesta&ilan suatu molekul (. 4r&ital molekul delokalisasi untuk $eH( dan H(4 $erdasarkan metode 567*8 $eH( diprediksikan &er&entuk linier. $erdasarkan molekular or&ital ,M4- den#an men##unakan or&ital valensi (s dan (p untuk &erilium dan 1s untuk hidro#en didapat &entuk molekul "an# 'u#a sama "aitu linier. Kom&inasi "an# la"ak dari atom hidro#en dan atom &erilium ini dikenal se&a#ai 69:3s ,s"mmetr" adapted linear %om&inations-. Karena si+at simetri molekul $eH(, maka nilai koe+isien untuk or&ital dari kedua atom H haruslah sama, 0alaupun tandan"a &isa sa'a &er&eda. ;ntuk $eH ( kom&inasi den#an (s dari $e men#hasilkan persamaan

1 ( 1sa + 1sb ) dan kom&inasi den#an (p< (

dari $e men#hasilkan

1 ( 1sa 1sb ) . (

Kita dapat men##am&arkan dua b molekular or&ital den#an persamaan #elom&an# :

1 b g ( s ) = c1 (s + c( ( 1sa + 1sb ) ( 1 b u ( z ) = c ( p z + c= ( 1sa 1sb ) (

> > *ada or&ital anti ikatan g , s - dan u , z - akan memiliki nodal antara $e dan dua

inti H. Didapatkan dua

> molekular

or&ital se&a#ai &erikut :

1 > g 1 s + 1 s ( s ) = c5 (s c6 ( ) a b ( 1 > u 1 s 1 s ( z ) = c? ( pz c8 ( ) a b (
$erdasarkan dia#ram tin#kat ener#i ,hal (?8 &uku DeKo%k;rutan tin#kat ener#i men#ikuti :
b g ( s ) < ub ( z ) < unb ( x , y ) < g> ( s ) < u> ( z )

;ntuk molekul H(4 6eperti $eH( , H(4 terdiri atas dua atom hidro#en namun den#an delapan elektron valensi total. &ila H(4 &er&entuk linier maka kon+i#urasi elektronn"a adalah
b b nb u ( z ) u ( x , y ) g ( s ) ( ( =

.etapi H(4 tidak sta&il dalam &entuk linier, tetapi H(4 %enderun# menekuk ke arah sum&u @ sehin##a interaksi den#an (pA &eru&ah dari nonBikatan men'adi ikatan. 4r&ital anti simetri ,un#erade- &eru&ah &ukan men'adi #erade maupun un#erade. ;rutan tin#kat ener#i

nb ( y ) > b ( x )

. 4r&ital molekul delokalisasi untuk $H $erdasarkan 567*8 $H &er&entuk tri#onal planar. $erdasarkan or&ital molekular mulaBmula kita men"usun 69:3s. Karena or&ital (s dari &oron tidak &eru&ah tanda kom&inasi "an# didapat adalah :
1 ,1sa +1sb +1sc - . 4r&ital (p<

memiliki sum&u C! dan CB karena kita letakan $H pada daerah @BD 1s or&ital tidak memiliki overlap ,E non&ondin# or&ital-. 69:3s "an# &enar untuk : ( *" )
1 ,1sb 1sc (

( *A ) ,1saB1s&B1s%Didapat :
(1

(1sa ,1 1 (-1sb ,1 1 (-1sc )

.erdapat ti#a F& or&ital molekular den#an +un#si :

s b = c1,( s - + c (

,1sa + 1sb + 1sc -

y b = c , ( Py - + c =
b

,1sb 1sc - (

x = c5,( Px- + c6 ( 1 ,1sa ,1 1 (-1sb ,1 1 (-1sc F> den#an +un#si :


s > = c ?, ( s - + c8
1 ,1sa + 1sb + 1sc - 1 ,1sb 1sc - (

y > = cG,( Py - + c10

x > = c11,( Px - + c1( ( 1 ,1sa ,1 1 (-1sb ,1 1 (-1sc-

Den#an men##unakan or&ital molekular kita dapat memprediksikan han"a dua pun%ak "an# akan teramati oleh spektrum +otoelektron, satu pun%ak dari lepasn"a elektron dari or&ital de#enerasi FA& dan F"& dan satu pun%ak dari Fs& =. 4r&ital molekul untuk 3H= 69:3s ) H ,1sa ! 1s& ! 1s% ! 1sd4r&ital molekul ikatan dan anti ikatan I
s b = c1,( s - + c ( ,1sa + 1sb + 1sc + 1sd -
s > = c ,( s - c = ,1sa + 1sb + 1sc + 1sd -
1 ( 1 (

9dan"a orientasi ruan# sehin##a 69:3s men'adi : (*< ) H ,1sa ! 1s& B 1s% B 1sd(*" ) H ,1sa ! 1sd B 1s& B 1s%(*A ) H ,1sa ! 1s% B 1s& B 1sd-

4r&ital molekul :

z b = c5,( Pz - + c6 ,1sa +1sb 1sc 1sd -

1 (

z > = c?,( Pz - c8 ,1sa +1sb 1sc 1sd -

1 (

y b = cG,( Py - + c10 ,1sa +1sd 1sb 1sc-

1 (

y > = c11, ( Py - c1( ,1sa +1sd 1sb 1sc -


x b = c1 ,( Px- + c1= ,1sa +1sc 1sb 1sd -
1 (

1 (

x > = c15,( Px- c16 ,1sa +1sc 1sb 1sd -

1 (

or&ital FA, F", F< memliki overlap "an# sama dalam molekul tetra hedral #round state : ,Fs&-( ,FA,",<&-6. *ada pemeriksaan spektrum dihasilkan dua pun%ak +otoelektron. 5. 4r&ital molekul delokalisasi untuk 34( dan @eJ( 4r&ital "an# &erperan dari 3: (s dan (p< 4r&ital "an# &erperan dari 4: (p< ,(p<a dan (p<&4r&ital (s dari 4 men#hasilkan or&ital nonBikatan.
nb g ( 4 (s ) =

4r&ital non ikatan :

nb u ( 4 (s )

1 ( (sa + (sb ) ( 1 = ( (sa (sb ) (

4r&ital F :
b g ( s ) = c1 (s + c( > g ( s ) = c ( s c=

1 ( ( pza + ( pzb ) ( 1 ( ( pza + ( pzb ) ( 1 b u ( z ) = c5 ( pz + c6 ( ( pza ( pzb ) ( 1 > u ( z ) = c? ( pz c8 ( ( pza ( pzb ) (

69:3 ,Ku- : 69:3 ,K#- :

1 ,( Px a + ( Pxb ( 1 , ( Px a ( Pxb (

4r&ital molekul K :

1 b u ( x ) = cG ( px + c10 ( ( pxa + ( pxb ) ( 1 b u ( pya + ( pyb ) ( y ) = c11 ( py + c1( ( ( 1 u> ( x ) = c1 ( px c1= ( ( pxa + ( pxb ) ( 1 u> ( y ) = c15 ( py c16 ( ( pya + ( pyb ) (
Normalisasi +un#si #elom&an# :
g g
nb

, x- = , y- =

1 , ( Px a ( Pxb ( 1 , ( Py a ( Py b (

nb

Kon+i#urasi elektronik 34( pada keadaan dasar : LF#n&,4(s-M(LFun&,4(s-M(LF#&,s-M(LFu&,<-M(LKu&,A,"-M=LK#n&,A,"-M= = elektron pada or&ital F& dan = elektron pada K& sehin##a 34( ) 4 N 3 N 4 pada @eJ( dapat diker'akan den#an lan#kah "an# sama 6. Konsep or&ital Jrontier Keni%hi Jukui seoran# kimia0an dari /epan# memperkenalkan konsep or&ital +rontier untuk men'elaskan reaksi asamB&asa :e0is dalam &a#ian teori or&ital molekul. 4r&ital +rontier untuk suatu molekul adalah H4M4 ,Hi#hest 4%%upied Mole%ular 4r&ital- dan :;M4 ,:o0est ;no%%upied Mole%ular 4r&ital-. Dalam teori ini kerapatan elektron dikirimkan dari H4M4 ,&asa :e0is- kepada :;M4 ,asam le0is-. hal terpentin# "an# ter'adi adalah interaksi antar or&ital "an# &erhu&un#an den#an pasan#an H4M4B:;M4. 9turan simetri untuk reaksi kimia I

1. 9pa&ila pereaksi &erdekatan satu sama lain, kerapatan elektron akan men#alir dari H4M4 se&a#ai donor menu'u :;M4 se&a#ai akseptor (. H4M4 se&a#ai donor dan :;M4 se&a#ai aseptor harus &erdekatan satu sama lain sehin##a men#hasilkan overlap "an# positi+1&aik. . H4M4 dan :;M4 harus &erada pada tin#kat ener#i "an# relati+ dekat ,sekitar 6 e5=. 9ki&at perpindahan elektron H4M4 ) :;M4 men"e&a&klan adan"a ikatan dan ikatan putus selama ter'adin"a suatu reaksi.