Anda di halaman 1dari 15

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

LONG CASE UROLOGI NOVEMBER 2011

RETENSI URINE EC HIPERTROPHY PROSTAT GRADE IV + HEMATURI EC SUSP. TRAUMA URETHRA

Oleh:

MARLINA NEFALASARI AMSIR AIRINI ESTIASTUTI ROGHAYA YUDIN M. MUKADDAM ALAYDRUS IRBAB HA$ARI %ULCRITHNO ALVIAN $ANDY IVANNA SIRO$ANTO CHRISTOPHER P. Pembimbing )*. A+,- P.*/.0+

11020 01! C1110 0 ! 11020!01" C1110!0!# C1110!21# C1110!210 C1110&1'! C1110&22( C1110&1 & C1110&1!

Konsulen: P*12. )*. A3h4.) M. P.l50*,0+5 6 S7.B6 S7.U

DIBA$AKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK PADA BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2011
1

IDENTITAS PASIEN Nama Umur RM MR $lamat Ri&. Pe'er(aan %aminan : Muh. Idrus : 68 tahun : 519982 : 1!"11"2#11 : %l andi tonro : Pega&ai )eri'anan : $s'es

ANAMNESIS 821 N19e4:e* 2011; Keluhan Utama : susah buang air 'e*il

$namnesis +er)im)in : dialami se(a' 2 tahun ,ang lalu dan memberat 1 hari sebelum masu' R -abuang .a(i/tgl 10 no1ember 2#112. Ri&a,at harus mengedan saat buang air 'e*il. Ri&a,at 'en*ing ter)utus3)utus ada dan )asien harus menunggu lama untu' memulai 'en*ing. Ri&a,at 'en*ing menetes ada. Ri&a,at terbangun di malam hari a'ibat ingin 'en*ing ada4 se'itar 535 'ali setia) malam. Ri&a,at )an*aran air 'en*ing lemah. Ri&a,at tida' bisa menahan 'en*ing ada. Ri&a,at n,eri )ada saat 'en*ing disang'al. Ri&a,at 'en*ing ber)asir disang'al. Ri&a,at 'en*ing ber*am)ur nanah disang'al. elain itu )asien (uga mengeluh 'en*ingn,a ber&arna merah. $&aln,a4 se(a' 1 hari sebelum masu' R -abuang ba(i4 )asien mengeluh tida' da)at ber'emih4 sehingga )asien )ergi 'e R -abuang .a(i dan dila'u'an )emasangan 'ateter. etelah )emasangan 'ateter4 )asien lalu )ulang 'e rumah dengan 'ateter masih ter)asang. Kemudian se'itar 2 (am saat di rumah4 'en*ing berubah men(adi &arna merah di 'antong urin. -alu )asien segera 'embali 'e R -abuang .a(i dan dira&at selama 5 hari. Pasien lalu diru(u' 'e R 6ahidin udirohusodo. elama )asien di R 6 4 'ateter diganti dengan 'ateter three &a, dan dis)ooling dan se(a' saat itu &arna merah ma'in ber'urang hingga saat ini. Pasien ini tida' )ernah 'en*ing ber&arna merah sebelumn,a. Ri&a,at di)asang 'ateter 'arena tida' bisa 'en*ing dialami tahun 2##9 bulan no1ember di tem)at )ra'te' do'ter di .ulu'umba. Kateter tersebut ter)asang selama 1 minggu4 'emudian dile)as'an dan )asien han,a menda)at'an obat /7ardura2.
2

Ri&a,at trauma tida' ada. Ri&a,at n,eri )inggang ,ang hebat dan tiba3tiba dan hilang timbul disang'al Ri&a,at )erdarahan ,ang lama sembuh tida' ada. .erat badan menurun se(a' mengalami 'eluhan ini tida' ada. Ri&a,at demam tida' ada4 mual tida' ada4 muntah tida' ada. Ri&a,at batu'3batu' lama tida' ada4 batu' darah tida' ada4 minum obat 6 bulan tida' ada. Pasien (uga mengeluh sesa' se(a' 2 tahun ,ang lalu dan memberat se'itar 2 hari ,ang lalu4 dirasa'an terus3menerus dan )asien sering merasa lelah saat bera'ti1itas ringan se(a' 2 tahun ,ang lalu. Pasien tidur dengan 2 bantal. Ri&a,at medi*al *he*' u) di R )rostat. PEMERIKSAAN FISIK S/./,- Ge0e*.l5-./. a'it sedang" gi8i *u'u) " sadar +.: 156 *m ..: 51 'g S/./,- V5/.l5+9 N : 16#"11# mm:g : 88 ;"menit P : 02 ;"menit : 0645o7 IM+: 2#49 'g"m2 -abuang .a(i 5 tahun lalu dan di'etahui ada )embesaran

S/./,- L1<.l5Ke7.l. 3 3 3 3 3 3 Rambut Mata :idung .ibir +onsil : hitam beruban4 lurus4 su'ar di*abut. : 'on(ungti1a anemis4 s'lera tida' i'teri' : tida' dida)at'an e)ista'sis4 ter)asang 'anul <2 : tida' tam)a' sianosis : +1 = +1 :i)eremis /32

ubmandibula : tida' dida)at'an )embesaran 'elen(ar getah bening4 n,eri te'an /32

Lehe* I P : &arna 'ulit sama dengan se'itar4 tida' tam)a' ben(olan )ada regio *olli anterior dan )osterior4 9> ?0 : tida' dida)at'an )embesaran 'elen(ar getah bening4 n,eri te'an /32

T1*.<I P P $ : bentu' dada simetris 'iri dan 'anan4 gera' na)as simetris 'iri @ 'anan4 ti)e )erna)asan tora'al : n,eri te'an tida' ada4 tida' teraba massa tumor4 1o'al Aremitus simetris 'iri dan 'anan : sonor 'iri @ 'anan4 batas )aru he)ar I7 >I 'anan : bun,i )aru 1esi'uler4 bun,i tambahan: ron'i )ada basal 'iri3'anan4 &hee8ing tida' ada

%.0/,0+ I P P $ : i*tus *ordis tida' tam)a' : i*tus *ordis tida' teraba : )e'a'4 batas (antung atas I7 II 'iri4 batas (antung ba&ah I7 > 'iri4 batas (antung 'anan linea )arasternalis 'anan4 batas (antung 'iri linea a'silaris anterior sinistra : bun,i (antung I"II murni4 reguler4 murmur tida' ada

A:)14e0 I P P $ : datar4 i'ut gera' na)as4 tida' tam)a' adan,a ben(olan4 &arna sama dengan se'itarn,a : tida' teraba massa tumor4 n,eri te'an tida' ada4 he)ar dan lien tida' teraba : t,m)ani4 )e'a' he)ar ada : bising usus ada 'esan normal

I0+,50.l )e<-/*. ).0 -505-/*. I P : tida' tam)a' ben(olan : tida' terda)at )embesaran 'elen(ar

E<-/*e45/.- S,7e*51* De=/*. ).0 -505-/*. I P : deAormitas tida' ada4 edema tida' ada4 hematom tida' ada : massa tumor tida' ada4 n,eri te'an tida' ada

R<M : gera' a'tiA dan )asiA dari e'stremitas dalam batas normal N>9 : )ulsasi arteri radialis teraba4 7R+B2 deti'4 sensibilitas bai' E<-/*e45/.- I02e*51* )e=/*. ).0 -505-/*. I P : deAormitas tida' ada4 edema tida' ada4 hematom tida' ada : massa tumor tida' ada4 n,eri te'an tida' ada

R<M : gera' a'tiA dan )asiA dari e'stremitas dalam batas normal N>9 : )ulsasi arteri dorsalis )edis teraba4 7R+B2 deti'4 sensibilitas bai' STATUS UROLOGI Re+51 C1-/19e*/e:*.l5- )e=/*. Ins)e'si Pal)asi Per'usi : +am)a' alignment 1ertebra bai'4 &arna 'ulit sama dengan se'itarn,a4 hematom tida' ada4 edema tida' ada4 massa tumor tida' tam)a'. : N,eri tida' ada4 tida' teraba ballottement gin(al : N,eri 'eto' tida' ada

Re+51 C1-/19e*/e:*.l5- -505-/*. Ins)e'si : +am)a' aligment tulang bai'4 gibbus tida' ada dan hematoma tida' ada4 &arna 'ulit sama dengan se'itarn,a. Pal)asi : N,eri te'an tida' ada4 tida' teraba ballottement gin(al Per'usi : N,eri 'eto' tida' ada Re+51 S,7*.7,:5< Ins)e'si Pal)asi : 6arna 'ulit sama dengan se'itarn,a4 tida' tam)a' massa tumor4 edema tida' ada4 hematoma tida' ada4 tida' tam)a' bulging : N,eri te'an tida' ada4 massa tumor tida' ada4 tida' teraba buli3buli

Re+51 Ge05/.l5. E<-/e*0. Pe05Ins)e'si : +am)a' )enis telah disunat dan ter)asang *ateter urin three &a,s no.25 dengan urine dalam 'antong urine ber&arna 'emerahan4 &arna 'ulit lebih gela) dibanding'an se'itar4 tida' tam)a' massa tumor4 lu'a tida' ada Pal)asi : N,eri te'an tida' ada4 massa tumor tida' ada4 tida' teraba adan,a 'esan batu di urethra S3*1/,4 Ins)e'si : tam)a' &arna lebih gela) dibanding 'ulit se'itarn,a4 tida' tam)a' massa4 edema tida' ada4 tam)a' 'edua testis menggantung4 sama besar4 <UC berada di tengah glandula )enis Pal)asi Pe*50e,4 Ins)e'si Pal)asi : &arna lebih gela) dari se'itarn,a4 tida' tam)a' hematom4 tida' tam)a' Aistel : massa tumor tida' ada4 n,eri te'an tida' ada : n,eri te'an tida' ada4 'edua testis teraba4 massa tumor tida' ada

Re3/.l T1,3he )e0+.0 B54.0,.l Ins)e'si Pal)asi : +ida' tam)a' adan,a ben(olan )ada dibanding'an se'itar : Aingter men*e'i'4 mu'osa li*in4 am)ula berisi Aeses dan teraba )enon(olan )rostat 'e arah lumen re'tum dengan u'uran 035 *m4 'onsistensi )adat 'eras4 )ermu'aan rata4 simetris 'iri dan 'anan4 )ole atas tida' da)at di*a)ai dengan bimanual :ands*oen RESUME -a'i3la'i4 umur 68 tahun4 masu' R dengan 'eluhan susah buang air 'e*il se(a' 8 hari ,ang lalu. Ri&a,at harus mengedan saat mi*tie ada. Ri&a,at hesitansi dan intermitensi ada. Ri&a,at 'en*ing menetes ada. Ri&a,at no'turi ada4 se'itar 535 'ali setia) malam. Ri&a,at
6

anus4 tam)a' anus ber&arna lebih gela)

: Aeses &arna 'uning4 tida' ada darah dan lendir

)an*aran air 'en*ing lemah. Ri&a,at urgensi ada. $&aln,a4 )asien mengeluh retensi urine4 sehingga )asien )ergi 'e R -abuang .a(i dan dila'u'an )emasangan 'ateter4 lalu )asien )ulang 'e rumah dengan 'ateter masih ter)asang. Kemudian se'itar 2 (am saat di rumah4 timbul hematuri. -alu )asien segera 'embali 'e R -abuang .a(i dan dira&at selama 5 hari. Pasien lalu diru(u' 'e R 6ahidin udirohusodo. elama )asien di R 6 4 'ateter diganti dengan 'ateter three &a, dan dis)ooling dan se(a' saat itu hematuri ber'urang hingga saat ini. Ri&a,at hematuria sebelumn,a disang'al. Pasien mengalami retensi urin se(a' 2 tahun ,ang lalu dan memberat 1 hari sebelum masu' R -abuang .a(i. Ri&a,at di)asang 'ateter 'arena retensi urin dialami tahun 2##9 bulan no1ember di tem)at )ra'te' do'ter di .ulu'umba. Kateter tersebut ter)asang selama 1 minggu4 'emudian dile)as'an dan )asien han,a menda)at'an obat /7ardura2. Pasien (uga dis)neu se(a' 2 tahun ,ang lalu dan memberat se'itar 2 hari ,ang lalu4 dirasa'an terus3menerus dan )asien sering merasa lelah saat bera'ti1itas ringan se(a' 2 tahun ,ang lalu. Pasien tidur dengan 2 bantal. Ri&a,at medi*al *he*' u) di R -abuang .a(i 5 tahun lalu dan di'etahui ada )embesaran )rostat. Pada )emeri'saan Aisis dida)at'an status generalis tam)a' sa'it sedang4 gi8i *u'u)4 sadar. tatus 1italisD nadi4 dan suhu dalam batas normal4 teta)i hi)ertensi dan ta*hi)neu. Pemeri'saan 'e)ala tam)a' anemis dan ter)asang 'anul. Pada )emeri'saan leher4 tam)a' 9> R?0. Pada )emeri'san dada ditemu'an batas (antung 'iri melebar. Regio genitalia e'sterna dalam 'eadaan ter)asang 'ateter three &a,s. Re*tal tou*he dida)at'an sAingter men*e'i'4 mu'osa li*in4 am)ula berisi Aeses dan )enon(olan 'e arah lumen re'tum dengan u'uran E 035 *m4 'onsistensi )adat 'eras4 )ermu'aan rata4 simetris 'iri dan 'anan4 )ole atas tida' da)at di*a)ai dengan bimanual dan )ada hands*hoen dida)at'an Aeses &arna 'uning4 tida' ada darah dan lendir. DISKUSI .erdasar'an anamnesis ,ang 'ami la'u'an4 dida)at'an 'eluhan utama dengan retensi urin sehingga da)at di)i'ir'an bebera)a )en,ebab ter(adin,a retensi4 ,aitu 'arena obstru'si"dinamis /sumbatan )ada tra'tus urinarius bagian ba&ah bai' )arsial mau)un total24 dan (uga 'arena )en,ebab non3obstru'si"adinamis"Aungsional /tida' ada 'ontra'si dari otot buli3buli2. Pen,a'it3)en,a'it retensi urin a'ibat obstru'si se)erti )h,mosis4 meatal stenosis4 h,)ertro)h, )rostat4 'arsinoma )rostat4 stri'tur urethra4 baru uretha atau bladder ne*'4 atau)un be'uan darah.
7

Untu' retensi urin a'ibat non3obstru'si4 se)erti neurogeni* bladder4 s)asme s)in*ter urethra4 )s,'ogeni'4 atau)un )emberian obat3obatan anestesi. Neurogeni* bladder terdiri atas dua ma*am4 ,aitu u))er motor neuron lesion dan lo&er motor neuron lesion. 9ari 'edua (enis lesi itu4 ,ang da)at men,ebab'an retensi ,aitu lo&er motor neuron lesion. Kerusa'an lo&er motor neuron ini ter(adi )ada )usat mi'si ,aitu medulla s)inalis segmen
2

3 54 *auda eFuina4 atau)un )ada radi; dan saraA3saraA se*ralis. +er(adi 'eadaan

Ala**id4 atonia4 non reAle;4 atau autonomus neurogeni* bladder. <tot3otot detrussor lum)uh4 begitu )ula dengan s)in'ter urethrae e;ternum dan otot3otot dasar )anggul. Ka)asitas buli3buli tinggi4 te'anan mi'si nol dan urin sisa ,ang besar. Rangsangan dan mi'si s)ontan tida' ada4 teta)i )enderita da)at mengeluar'an 'en*ing dengan mening'at'an te'anan intraambdominal dan dibantu dengan manual mene'an su)ra)ubis. Kerusa'an )ada lo&er motor neuron ini da)at disebab'an oleh 'arena adan,a trauma sebelumn,a atau)un 'arena adan,a destru'si )ada tulang. 9ari anamnesis tida' ditemu'an adan,a trauma4 sehingga lesi -MN a'ibat trauma )ada )asien ini da)at dising'ir'an. 9ari anamnesis dan )emeri'saan Aisi'4 tida' ditemu'an adan,a ri&a,at batu'3batu' lama4 tida' ada batu' darah4 dan tida' ditemu'an adan,a gibbus. 6alau)un demi'ian4 tida' tertutu) 'emung'inan adan,a s)ondilitis +. tan)a disertai +. )aru. Untu' memasti'an tida' adan,a lesi )ada lo&er motor neuron4 da)at dila'u'an )emeri'saan Aoto )olos 1ertebra thora*olumbal atau lumbosa*ral4 7+3s*an4 atau)un MRI. .ila ditemu'an adan,a destru'si )ada tulang3tulang atau)un ditemu'an adan,a lesi )ada daerah -MN4 ma'a 'emung'inan retensi urin a'ibat lesi -MN da)at diguna'an. Ke*urigaan a'an adan,a )h,mosis da)at dising'ir'an 'arena dari anamnesis tida' ditemu'an adan,a 'elainan saat buang air 'e*il. Pada )emeri'saan Aisi'4 ostium urethra e;terna ditemu'an di tengah glandula )enis. Meatal stenosis dan stri'tur urethra )un da)at dising'ir'an 'arena 'ateter da)at masu' melalui urethra. Untu' membu'ti'an adan,a stenosis meatal atau)un stri'tur urethra da)at dila'u'an )emeri'saan *,stograAi atau urethrograAi4 di mana a'an ditemu'an adan,a sumbatan. Untu' 'e*urigaan terhada) adan,a batu4 bisa dising'ir'an 'arena )ada anamnesis )asien tida' ditemu'an adan,a ri&a,at 'en*ing batu atau)un 'en*ing ber)asir. elain itu4 (uga tida' ditemu'an adan,a n,eri 'oli'4 d,suria4 dan ri&a,at 'en*ing ber)asir. Pada )emeri'saan Aisi' tida' ditemu'an adan,a 'elainan ,ang mendu'ung 'e arah itu4 se)erti n,eri )ada )inggang4 n,eri 'eto' )ada )inggang4 atau)un teraban,a batu )ada buli3buli mau)un urethra. Namun untu'
8

membu'ti'an tida' adan,a batu dibutuh'an )emeri'saan )enun(ang se)erti U G abdomen4 .N<"I>P dengan s,arat Aungsi gin(al bai'. .ila ada batu gin(al4 ureter4 atau batu buli3buli4 ma'a )ada )emeri'saan U G abdomen a'an tam)a' gambaran a*ousti* shado&. edang'an )ada )emeri'saan .N<"I>P a'an tam)a' gambaran radio)a' atau radiolusen )ada gin(al4 ureter4 buli3 buli4 dan urethra tergantung )ada (enis batun,a dan leta'n,a serta da)at )ula terlihat adan,a )embesaran gin(al atau ureter a'ibat dari sumbatan batu tersebut. 9ari anamnesis tida' ditemu'an adan,a ri&a,at hematuria dan trauma sebelum di)asangi 'ateter sehingga 'emung'inan sumbatan oleh be'uan darah4 da)at dising'ir'an. Untu' 'e*urigaan terhada) adan,a 'arsinoma )ada )rostat4 masih belum da)at dising'ir'an 'arena )ada )emeri'saan Re*tal +ou*hea terda)at )embesaran )rostat dengan 'onsistensi 'eras &alau)un tida' berben(ol3ben(ol. Re*tal tou*hea atau *olo' dubur dila'u'an setelah buli3buli di'osong'an dan dila'u'an dengan bimanual. 9alam )emeri'saan re*tal tou*hea )erlu di)erhati'an 'eadaan )erineum /Aisura ani4 Aistel4 dll24 tonus s)in'ter ani4 'eadaan am)ula dan dinding re*tum /'osong"berisi Aae*al mass4 tumor"hemorrhoid24 urethra )ars )rostati'a4 dan )rostat /)ermu'aan4 )embesaran4 'onsistensi4 s,metris4 berben(ol4 terAi'sir4 n,eri te'an4 're)itasi2. Untu' menentu'an )enon(olan )rostat 'e dalam re*tum4 tari' garis 'ha,al antara 'edua sudut )rostat 'iri 'anan4 lalu tari' garis 'ha,al )un*a' )enon(olan )rostat se(a(ar dengan garis 'ha,al )ertama. %ara' antara 'edua garis tersebut meru)a'an )enon(olan )rostat. :i)ertroAi )rostat a'an memberi'an gambaran 'onsistensi 'en,al4 )ermu'aan rata4 mu'osa re'tum bebas4 simetris4 tida' berben(ol4 bisa digera''an dan tida' n,eri te'an. Pada )rostatitis n,eri te'an ada. Pada 7a.)rostat ditemu'an 'onsistensi 'eras4 berben(ol4 tida' rata4 asimetris4 tida' n,eri te'an4 terAi'sir4 dan 'alau sudah ad1an*e mung'in teraba 1esi*a seminalis ,ang telah terinAiltrasi4 se)erti tandu' dari )rostat 'ira3 'anan. Pada 1esi*a seminalis teraba 'onsistensi ,ang lembut4 namun bila terinAiltrasi 'an'er atau tb*4 seminal 1esi*ulitis teraba 'eras. Untu' buli3buli4 )ada re*tal tou*hH bimanual4 'edua (ari da)at di)ertemu'an. .ila terda)at tumor buli3buli atau batu buli3buli da)at diraba dan dibeda'an dengan men*oba menggeser massa di buli3buli tersebut dengan tangan ,ang di su)ra)ubis. .ila ber)indah berarti baru dan 'alau teta) /terAi;ir2 berarti tumor. .ah'an batu intramural di ureter distal da)at diraba dengan te'ni' ini. Re*tal tou*hH )ada trauma urethra terutama ru)ture urethra )osterior /)ars membrana*ea2 total 'om)lit untu' meraba massa hematom de)an re*tum dan )rostat ,ang mela,ang /Aloating )rostat@1ermorteenIs sign2.
9

9ari anamnesis ,ang dila'u'an4 )asien datang dengan 'eluhan retensi urin4 sering mengedan saat buang air 'e*il4 adan,a ri&a,at 'en*ing ter)utus3)utus4 harus menunggu lama untu' memulai 'en*ing4 ri&a,at )an*aran air 'en*ing lemah4 dan ri&a,at 'en*ing menetes ,ang meru)a'an ge(ala3ge(ala obstru'si saluran 'en*ing ba&ah /-U+ 2. Pasien (uga mengeluh adan,a ri&a,at terbangun di malam hari a'ibat ingin 'en*ing4 se'itar 535 'ali setia) malam4 dan ri&a,at tida' bisa menahan 'en*ing ,ang meru)a'an ge(ala3ge(ala iritasi saluran 'en*ing ba&ah. 9an dari )emeri'saan Aisis4 )ada re*tal tou*her bimanual dida)at'an sAingter ani men*e'i'4 mu'osa li*in4 am)ula berisi Aeses dan teraba )enon(olan )rostat 'e arah lumen re'tum dengan u'uran 035 *m4 'onsistensi )adat 'eras4 )ermu'aan rata4 simetris 'iri dan 'anan4 )ole atas tida' da)at di*a)ai dengan bimanual dan )ada hands*hoen ditemu'an Aeses &arna 'uning4 tida' ada darah dan lendir. :al ini lebih me,a'in'an 'ita bah&a )asien ini menderita hi)ertroAi )rostat. .erdasar'an dera(at )embesaran )rostat ,ang diraba saat re*tal tou*hH4 terda)at 5 )embagian grading. Grade I dengan )embesaran 132*m4 )ole atas )rostat mudah diraba. Grade II dengan )embesaran 230*m4 )ole atas )rostat bisa diraba. Grade III dengan )embesaran 035*m4 )ole atas )rostat bisa diraba bila dila'u'an )ene'anan )ada su)ra)ubi' dengan tangan 'iri. Grade I> dengan )embesaran J5*m4 )ole atas )rostat tida' da)at teraba lagi &alau)un telah dila'u'an maneu1er. .erdasar'an grading tersebut4 'emung'inan hi)ertroAi )rostat ,ang dialami )asien termasu' grade III3I>. Pada )asien ini4 salah satu tes ,ang dire'omendasi'an adalah uroAlo&metr,. UroAlo&metr, da)at diguna'an untu' mengin1estigasi )asien dengan ge(ala saluran 'en*ing bagian ba&ah. Maximal urinary flow rate /'e*e)atan aliran urin ma'simal2 /K ma;2 adalah )engu'uran ,ang a'urat4 namun K ma; ,ang rendah tida' da)at membeda'an 'elainan obstru'si dan 'ontra'si buli3buli ,ang ber'urang. >olume K ma; B 15 ml"deti' menanda'an 'elainan non obstru'si4 1#315 ml"deti' adalah border line4 dan B 1# ml"deti' menanda'an adan,a 'elainan obstru'tiA. Pemeri'saan lainn,a adalah )emeri'saan residual urine /urin residu2. Pada umumn,a4 'uantitas urin residu sesuai dengan dera(at obstru'si. $dan,a urin residu tida' da)at memasti'an diagnosis se)enuhn,a adan,a hi)ertroAi )rostat4 'arena da)at (uga ditemu'an )ada 'ondisi lainn,a4 namun )emeri'saan ini da)at menolong dalam menega''an diagnosis dan men(adi )etun(u' )emilihan tera)i. 7ara mela'u'an )emeri'saan ini adalah )asien diminta mengosong'an 'andung 'emih sebisan,a4 lalu 'ateter 'e*il dimasu''an 'e dalam buli3buli dan
10

urin sisa ,ang 'eluar diu'ur (umlahn,a. Pemeri'saan *,stogram (uga da)at dila'u'an )ada )asien ini. .ila obstru'si urin berlangsung selama bebera)a bulan4 bentu' buli3buli berubah men(adi bentu' )iramida dan outline *,stogra)h ireguler dia'ibat'an adan,a trabe'ulasi dan *ellula multi)le. Penam)a'an ini disebut Christmas tree. Untu' memasti'an a)a'ah hi)ertroAi )rostat ini bersiAat (ina' atau ganas ma'a di)erlu'an )emeri'saan )enun(ang se)erti P $4 .N<"I>P4 +RU "+$U 4 7,stos*o), dan bio)si )rostat. Pemeri'saan P $ berguna untu' melihat ada tida'n,a 'eganasan )ada )rostat. Nilai normal P $ B 5 ng"ml. $)abila nilai P $ antara 531# ng"ml da)at menanda'an )embesaran )rostat ,ang (ina'. edang'an )ening'atan J 1# ng"ml da)at di*urigai 'eganasan )rostat. .N<"I>P da)at (uga diguna'an untu' mengetahui adan,a )embesaran )rostat. $)abila ada )embesaran )rostat4 )ada .N<"I>P da)at terlihat indentasi )ada buli3buli 'e arah *ranial dan terbentu' gambaran Aish hoo' )ada ureter. +RU "+$U diguna'an untu' mengetahui 1olume dari )rostat. edang'an 7,stos*o), dan bio)si )rostat meru)a'an )emeri'saan untu' diagnosis )asti 'arsinoma )rostat4 dengan mela'u'an bio)si untu' )emeri'saan histo)atologi dan mengetahui ting'at 'edalaman inAiltrasi tumor. Pada bio)si a'an ditemu'an sel3sel adeno'arsinoma. Untu' 'eluhan hematuri da)at di)i'ir'an bebera)a 'emung'inan diagnosis diAerensial )ada )asien ini4 antara lain )ada )re renal4 biasan,a a'ibat gangguan sistemi' beru)a 'elainan Aa'tor )embe'uan /hemoAilia4 )olisitemia4 trombosito)enia4 )en,a'it si'le *ell2. Pada renal biasan,a berasal dari gin(al /glomeruloneAritis a'ut4 'arsinoma gin(al24 dan )ada )ost renal biasan,a a'ibat )erdarahan ,ang berasal dari tra'tus urinarius a'ibat trauma4 inAe'si )ada gin(al /),eloneAritis24 *istitis4 batu gin(al4 batu ureter4 batu buli3buli4 dan tumor )ada tra'tus urogenital /7a buli3buli4 7a )el1isrenis4 7a ureter2. .erdasar'an anamnesis4 'emung'inan a'an adan,a inAe'si se)erti glomeruloneAritis4 ),eloneAritis4 dan *istitis 'emung'inann,a da)at dising'ir'an 'arena tida' ditemu'an adan,a tanda3tanda inAe'si beru)a demam dan n,eri )inggang serta n,eri su)ra )ubi' dan d,suria. 9an untu' men,ing'ir'an di)erlu'an )emeri'saan se)erti urinalisa dan 'ultur urine. Pemeri'saan urinalisa diguna'an untu' melihat a)a'ah ba'teri dalam urine )asien. %i'a (umlah ba'teri J 1# 5 da)at disim)ul'an adan,a inAe'si. Kemudian dii'uti dengan )emeri'saan 'ultur urine dan tes sensitiAitas ba'teri untu' tera)i ,ang te)at.

11

elain itu4 )ada )asien tida' ditemu'an adan,a tanda3tanda )erdarahan ,ang lama sembuh sebelumn,a sehingga 'e*urigaan terhada) 'elainan )embe'uan darah 'emung'inann,a da)at dising'ir'an4 teta)i untu' memasti'an 'elainan tersebut dibutuh'an )emeri'saan )enun(ang se)erti (umlah trombosit4 P+ dan aP++4 7+ atau .+ untu' men,ing'ir'an adan,a )en,a'it3)en,a'it )erdarahan. %umlah trombosit ,ang rendah /trombosito)enia2 ,aitu B15#.###"u-4 P+ ,ang meman(ang ,aitu J15menit4 $P++ ,ang meman(ang ,aitu J0#menit4 7+ ,ang meman(ang ,aitu J1#menit4 dan .+ ,ang meman(ang ,aitu J!menit4 mengindi'asi'an adan,a gangguan )erdarahan. .erdasar'an anamnesis dan )emeri'saan Aisis )ada )asien tida' ditemu'an adan,a 'eluhan ,ang mendu'ung adan,a tumor )ada gin(al dan ureter. Massa tumor dan n,eri te'an )ada regio *osto1ertebralis tida' ada4 tida' teraba ballotement gin(al4 dan tida' ada n,eri 'eto' )ada )inggang4 sehingga 'e*urigaan )ada tumor gin(al atau tumor ureter 'emung'inann,a da)at dising'ir'an. Pada )asien ini4 'e*urigaan terhada) tumor )ada buli3buli (uga da)at dising'ir'an 'arena )ada anamnesis )asien tida' memili'i ri&a,at hematuria sebelumn,a. Untu' memasti'ann,a di)erlu'an )emeri'saan se)erti sitologi urine4 U G abdomen4 .N<"I>P4 7+ s*an /urograAi24 dan *,stos'o)i bio)si. itologi urine ini berguna untu' melihat a)a'ah ada sel3 sel malignan*, )ada urine. $)abila )ada .N<"I>P ada gambaran Ailling deAe*t )ada buli3buli4 da)at di*urigai massa )ada buli3buli dan untu' mengetahui Karsinoma buli3buli di)erlu'an *,stos'o)i bio)si. $)abila )ada bio)si tersebut ditemu'an +ransisional 7ell Karsinoma4 da)at di)asti'an adan,a Karsinoma .uli3buli. .ila )ada gambaran U G terda)at gambaran hi)ere*hoi* ,ang berbatas tegas disertai dengan )embesaran organ4 ma'a da)at disim)ul'an adan,a tumor. ementara itu4 )emeri'saan 7+3 *an -o&er $bdomen (uga di)erlu'an. +umor )ada 7+3s*an ini ditandai dengan ditemu'ann,a massa heterogen ,ang hi)erdens ,ang berbatas tegas. 9i)erlu'an (uga )emeri'saan Aoto thora; untu' melihat a)a'ah adan,a metastasis 'e )aru3 )aru. %i'a ada metastasis di )aru4 ma'a )ada Aoto thora; a'an nam)a' gambaran *oin lesion. Pada anamnesis )asien ditemu'an adan,a ri&a,at trauma 2 (am sebelum ter(adin,a hematuri4 ,aitu dila'u'ann,a )emasangan 'ateter )ada )asien. %adi bisa di*urigai )ada )asien ini telah ter(adi trauma )ada urethra a'ibat )emasangan 'ateter4 sebab )ada )asien ,ang menderita hi)ertro)h, )rostat sering ditemu'an 'endala dalam memasu''an 'ateter dia'ibat'an saluran uretra ,ang telah men,em)it. ehingga a)abila )emasangan ,ang di)a'sa'an a'an men*ederai uretra.
12

+rauma uretra ter(adi a'ibat *edera ,ang berasal dari luar /e'sternal2 dan *edera iatrogeni' a'ibat instrumentasi )ada uretra. Pemasangan 'ateter atau businasi ,ang 'urang hati3 hati da)at menimbul'an robe'an uretra 'arena false route atau salah (alan. Ke*urigaan adan,a trauma uretra adalah (i'a dida)at'an )erdarahan )er3uretra ,aitu terda)at darah ,ang 'eluar dari meatus uretra e'sternum setelah mengalami trauma. Pada trauma uretra ,ang berat4 sering'ali )asien mengalami retensi urine. Pada 'eadaan ini tida' dian(ur'an mela'u'an )emasangan 'ateter4 'arena tinda'an )emasangan 'ateter da)at men,ebab'ab 'erusa'an uretra ,ang lebih )arah. Untu' diagnosis )astin,a di)erlu'an Aoto uretrograAi dengan memasu''an 'ontras melalui uretra4 guna mengetahui adan,a ru)ture uretra. Ru)ture )ada uretra terbagi men(adi dua ,aitu ru)ture )osterior dan anterior. Pada ru)tur )osterior )aling sering disebab'an oleh Ara'tur )el1is4 dimana Ara'tur mengenai ramus atau simAisis )ubis dan menimbul'an 'erusa'an )ada *in*in )el1is4 men,ebab'an robe'an uretra )ars)rostato3membranasea. edang'an ru)tur anterior )aling sering disebab'an straddle in(ur, /*edera selang'angan24 inter*ourse4 selA mani)ulation. Kedua ru)ture bisa (uga disebab'an 'arena 'ateterisasi se)erti )ada )asien ini. Pada ru)ture anterior dida)at'an trias ,aitu : blood, dis*harge4 retensi urine4 hematome"(e(as )eritoneal" urine inAiltrat. edang'an )ada ru)ture )osterior dida)at'an trias : blood, dis*harge4 retensi urine4 Aloating )rostate. Lloating )rostate adalah )ada re*tal tou*he dida)at'ann,a sensasi )rostat se)erti mela,ang didalam suatu hematome. Pada )asien ini tida' ditemu'an sensasi Aloating )rostate )ada re*tal tou*he se)erti )ada uretra )osterior4 mau)un adan,a hematome atau (e(as )eritoneal se)erti )ada ru)ture anterior. ehingga belum bisa di)asti'an )ada )asien ini menderita ru)ture uretra anterior atau )osterior. 9i)erlu'an )emeri'saan lebih lan(ut se)erti )ada )emeri'saan uretrograAi4 ,ang )ada hasiln,a mung'in terda)at elongasi dan e'stra1asasi 'ontras )ada )ars )rostato3membranasea. Pada )emeri'saan tanda 1ital4 dida)at'an te'anan darah 16#"11#mm:g4 sehingga diagnosis hi)ertensi grade II menurut %N7 >II da)at ditega''an. Namun )erlu di'onsultasi'an 'e bagian gin(al hi)ertensi. Pasien (uga mengeluh'an adan,a sesa' ,ang dialami se(a' tanggal 19"11"114 dirasa'an terus menerus4 dan memberat saat )asien berbaring terlentang4 'emudian terda)at 'eluhan mudah lelah saat be'a'ti1itas ,ang dialami se(a' 2 tahun ,ang lalu4 ditemu'an ron*hi )ada basal 'edua )aru4 sehingga )asien da)at di*urigai 7:L NM:$ III. <leh 'arena itu4 )erlu 'onAirmasi
13

'e bagian *ardiologi. Keluhan sesa' da)at (uga mengarah 'e*urigaan adan,a metastasis dari tumor urogenitalia se)erti 'eganasan )rostat. 9an untu' membu'ti'ann,a dibutuh'an )emeri'saan Aoto thora; dan )emeri'saan lainn,a ,ang telah disebut'an diatas. DIAGNOSA SEMENTARA .erdasar'an dis'usi diatas4 'emung'inan diagnosis ,ang )aling mende'ati )ada )asien ini: :i)ertro)h, )rostat grade III3I> sus) malignan*, :ematuri e.*. trauma urethra :i)ertensi Grade 2 us). 7:L NM:$ III PEMERIKSAAN PENUN%ANG Pemeri'saan )enun(ang ,ang da)at dila'u'an untu' membantu )enega''an diagnosis )ada )asien ini adalah: 3 3 3 3 3 P $ U G $bdomen .N<3I>P 7+3UrograAi UreterograAi retrograd Pemeri'saan )enun(ang lain ,ang di)erlu'an untu' toleransi tinda'an: 3 3 3 3 3 Urinalisis itologi Urin CKG dan C7:< 9arah rutin4 Aa'tor )embe'uan")erdarahan /7+4 .+4 P+4 $P++24 'imia darah /Ureum4 Kreatinin4 G<+4 GP+24 ele'trolit serta )rotein" albumin4 G9 Pemeri'saan Aoto thora's.

14

PENATALAKSANAAN +u(uan tera)i )ada )asien hi)er)lasia )rostat adalah /12 mem)erbai'i 'eluhan mi'si4 /22 mening'at'an 'ualitas hidu)4 /02 mengurangi obstru'si inAra1esi'a4 /52 mengembali'an Aungsi gin(al (i'a ter(adi gagal gin(al4 /52 mengurangi 1olume residu urin setelah mi'si4 dan /62 men*egah )rogresiAitas )en,a'it. :al ini da)at di*a)ai dengan *ara medi'amentosa4 )embedahan4 atau tinda'an endourologi ,ang 'urang in1asiA. Pemberian tera)i medi'amentosa beru)a al)ha3adenore*e)tor blo*'er untu' mengurangi resistensi otot )olos )rostat sebagai 'om)onen dinami' )en,ebab obstru'si inAra1esi'a dan mengurangi 1olume )rostat dengan *ara menurun'an 'adar hormon testosteron melalui 53al)ha3 redu'tase inhibitor. Pembedahan dire'omendasi'an )ada )asien = )asien ,ang /12 tida' menun(u''an )erbai'an setelah tera)i medi'amentosa4 /22 mengalami retensi urin4 /02 inAe'si saluran 'emih berulang4 /52 hematuria4 /52 gagal gin(al4 dan /62 timbuln,a batu saluran 'emih atau )en,ulit lain a'ibat obstru'si saluran 'emih bagian ba&ah. +era)i )embedahan ,aitu transuretra rese*tion oA )rostat /+URP2 dan se'aligus +UR3bladder tumor4 o)en )rostate*tomi ,aitu enu'leasi 'elen(ar )rostat melalui )ende'atan retro)ubi' inAra1esi'a4 dan )ende'atan su)ra)ubi' trans1esi'a4 atau trans)erineal 'emung'inann,a da)at dila'u'an )ada )asien ini mengingat besarn,a )rostat. aat ini sedang di'embang'an tinda'an in1asiA minimal ,ang terutama ditu(u'an untu' )asien mem)un,ai resi'o tinggi terhada) )embedahan diantaran,a adalah thermotera)i4 transurethral needle ablation of the prostate /+UN$24 )emasangan stent /)rosta*ath24 :ILU / high intensity focused ultrasound24 dan dilatasi dengan balon /transurethral balloon dilatation2. Pemberian tera)i untu' hi)ertensi beru)a obat antihi)ertensi. Menurut %N7 >II da)at diberi'an obat diureti' se)erti Aurosemid disertai dengan $7C3I4 .3.lo*'er4 77.4 atau $R. ,ang disesuai'an dengan toleransi )asien. PROGNOSIS Prognosis )asien dengan hi)ertroAi )rostat ini *enderung bai'4 bila )enderita berobat dengan bai' ,aitu dengan o)eratiA. +inda'an )engobatan 'onser1atiA han,alah menunda &a'tu o)erasi dan tida' menghilang'an 'ausan,a. $'an teta)i4 adan,a 'emung'inan 7:L da)at mem)erburu' )rognosis.

15