Anda di halaman 1dari 17

Judul Penurunan Kadar Fe pada Air Permukaan di Kawasan Industri Terboyo Kota Semarang dengan Metode Teknologi Sederhana

dan Tepat Guna. Latar Belakang Masalah Penyebaran air payau di Kota Semarang semakin luas dan kadar garam semakin tinggi. Pemanfaatan air tanah di kawasan pantai yang dilakukan berlebihan tanpa perhitungan akan menyebabkan air laut begitu mudah meresap ke darat. Kondisi tersebut ter adi di sekitar Tawangsari! Tambaklorog! Genuksari! "onosari! Tambaksari! dan #edono. Pada daerah$ daerah tersebut! sampai kedalaman %& meter air tanah sudah payau. Air tanah segar baru didapat pada kedalaman lebih dari '& meter. Penurunan kualias air tanah bukan hanya karena kandungan garam! tetapi uga dari umlah koloid yang ikut! sehingga air berwarna merah ke(oklatan. Akibatnya beberapa sumur pompa dan bahkan sumur bor men adi tidak layak untuk minum! hanya untuk M)K. Air tanah dangkal di kawasan Kalisari! Kaligawe! Kawasan Industri Terboyo dan Kompleks Pertamina mengandung unsur )a)*+ ,-- mg.l! Mg /00!0 mg.l dan Fe //!0 mg.l. Kekeruhan tersebut melebihi ambang batas sebagaimana yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan 1I 2o. %3- Tahun -&/& yakni Mg &!% mg.l! Fe &!+ mg.l. Kekeruhan dan kelebihan unsur$unsurnya begitu elas sehingga air berwarna ke(oklatan. 4ogam berat biasanya ditemukan sangat sedikit sekali dalam air se(ara alamiah! yaitu kurang dari / 5g.l 67armono! -&&/8. Akan tetapi berhubung dengan tingginya akti9itas manusia dalam berbagai bidang industri menyebabkan konsentrasi logam dalam air meningkat. 7ikarenakan adanya pembuangan limbah hasil industri yang mengandung logam berat ke perairan. #anyak logam berat baik yang bersifat toksik maupun esensial terlarut dalam air dan men(emari air tawar maupun air laut. Sesuai standar kota Metropolitan! kebutuhan air bersih ideal adalah /:% liter.orang.hari! Kota Semarang dengan umlah penduduk /.+%:.%:: iwa! membutuhkan -%3.%::.0:& liter.hari. ;umlah ini didapatkan dari umlah penduduk < /:, liter.orang.hari. 2amun P7AM Kota Semarang baru dapat memproduksi sebanyak /3'.+%'.,3- liter.hari. Sehingga masih dibutuhkan kapasitas produksi sebanyak ,+./%-./:: liter.hari. #eberapa sumber air yang bisa digunakan sebagai bahan baku air bersih adalah air sumur! mata air! air sungai dan air laut. 2amun seringkali ditemui air sumur atau sumber air lainnya telah keruh! kotor! berbau. Selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya men ernihkan air keruh.kotor tersebut men adi air bersih yang layak pakai.

Masalah yang paling menon ol pada air sumur adalah bau busuk dan warna kuning karat berbau logam. 7i perkotaan umumnya air berbau busuk karena tanahnya sudah banyak ter(emar limbah organik. Se(ara alami! warna kuning atau bau logam dikarenakan air banyak mengandung besi 6Fe8! Mangan 6Mn8! dan alumunium 6Al8 atau logam lain yang membahayakan kesehatan. Aerasi dan filtrasi dapat di adikan sebagai salah satu alternatif solusi menurunkan kandungan kation yang terlarut terutama ketiga kation tersebut. Rumusan Masalah Penulis meyakini bahwa lebih dari 3&= sumber air baku di daerah Kawasan Industri Terboyo dan Kompleks Pertamina Semarang mengandung unsur logam berat. >nsur tersebut berasal dari meningkatnya umlah koloid didalam air tanah serta sebagian besar berasal dari hasil buangan limbah yang dihasilkan oleh berbagai ma(am industri di kawasan terboyo. 7an proses naikknya permukaan air laut 6rob8 di kawasan tersebut men adi faktor pendorong air tanah untuk mendegradasikan koloid didalam air tanah dengan hasil buangan limbah yang mengandung logam berat. ?al tersebut didukung oleh beberapa penelitian terakhir mengkonfirmasi bahwa air tanah dangkal di kawasan Kalisari! Kaligawe! Kawasan Industri Terboyo dan Kompleks Pertamina mengandung unsur )a)*+ ,-- mg.l! Mg /00!0 mg.l dan Fe //!0 mg.l. Kekeruhan tersebut melebihi ambang batas sebagaimana yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan 1I 2o. %3- Tahun -&/& yakni Mg &!% mg.l! Fe &!+ mg.l. Kekeruhan dan kelebihan unsur$unsurnya begitu elas sehingga air berwarna ke(oklatan. 7engan berbagai sumber literatur! penulis meyakini bahwa metode pen ernihan air dengan aerasi! sedimentasi dan filtrasi dapat di adikan sebagai salah satu alternatif solusi untuk menurunkan kandungan logam berat yang terlarut di dalam sumber air baku di kawasan tersebut. Proses pen ernihan air dapat dilakukan se(ara indi9idu maupun kolektif dengan penggunaan teknologi se(ara sederhana dan tepat guna. Tujuan Tu uan umum penulisan karya tulis ilmiah ini adalah menyebarluaskan paket teknologi pengolahan air sederhana untuk menurunkan kadar #esi Terlarut 6Fe8 pada sumber air baku permukiman penduduk yang dekat dengan kawasan industri di Ke(amatan Genuk Kota Semarang. Tu uan ini dapat di abarkan se(ara khusus! sebagai berikut@ /. Mengembangkan Pengolahan Air Sederhana dengan metode Aerasi dan Filtrasi.

-. ;ika dalam Pengolahan Air dengan metode Aerasi dan Filtrasi masih terdapat kandungan Fe di atas baku mutu! maka dapat menambah alternatif pengolahan air dengan metode sedimentasi 6pengendapan8 pada proses Aerasi dan Filtrasi. Sehingga pengolahan air men adi tiga tahap! yakni Aerasi! Sedimentasi! dan Filtrasi. +. ;ika ter adi keterbatasan ruang dan biaya pemanfaatan! maka masyarakat dapat melakukan kombinasi pengolahan air antara Aerasi dan Filtrasi. Kegunaan Manfaat yang akan diperoleh oleh masyarakat di Ke(amatan Genuk Kota Semarang yang menerapkan pengolahan teknologi sederhana dan tepat guna ini! adalah sebagai berikut@ /. Masyarakat dapat terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh Fe yang masuk ke dalam tubuh manusia! antara lain rasa mual saat mengkonsumsi air minum yang mengandung Fe! ter adinya iritasi mata dan kulit akibat kadar Fe di dalam tubuh A / mg.4! serta kadar Fe yang besar dapat merusak dinding usus sehingga menyebabkan kematian. -. 7apat terhindar dari gangguan fisik yang ditimbulkan oleh adanya besi terlarut 6Fe8 dalam air yang dapat menimbulkan rasa dan bau logam yang amis seperti telur busuk yang disebabkan oleh bakteri yang mengalami degradasi! serta adanya Fe dalam air dapat menimbulkan warna merah karat di dalam air. +. Masyarakat dapat memanfaatkan teknologi sederhana dan tepat guna ini dengan biaya yang murah dan peralatan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Tinjauan Pustaka Air tanah merupakan sumber air bersih yang paling banyak digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat. ;ika kebutuhan air belum ter(ukupi maka dapat memberikan dapak besar terhadap kesehatan maupun sosial. Pengadaan air bersih di Kota Semarang khususnya untuk skala besar masih terpusat di daerah perkotaan! dan dikelola oleh Perusahaan Air Minum 6PAM8. 2amun demikian umlahnya masih belum men(ukupi dan dapat dikatakan relatif ke(il. >ntuk daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PAM umumnya mereka menggunakan air tanah 6sumur8! air sungai! air hu an! air sumber 6mata air8 dan lainnya. Air tanah 6sumur8 merupakan sumber air bersih terbesar yang digunakan. Kendala yang sering ditemui dalam menggunakan air tanah adalah adanya kandungan Bat #esi 6Fe8! Magnesium 6Mg8 dan Mangan 6Mn8 yang terdapat dalam air baku. 7i daerah Kaligawe!

Kompleks Pertamina dan Kawasan Industri Terboyo kandungan kation pada air baku berkisar Mg /00!0 mg.l dan Fe //!0 mg.l. 7imana hal tersebut melebihi batas standar baku mutu yang telah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri Kesehatan 1I 2o. %3- Tahun -&/& yakni sebesar Mg &!% mg.l! Fe &!+ mg.l. Sumber air baku berasal dari sumur 6air tanah8 dengan keadaan ernih namun mengandung Cat Fe ataupun Mn. Kandungan unsur besi di air tanah! terutama di dalam air sumur banyak ter adi. Air tanah yang umumnya mempunyai konsentrasi karbondioksida yang tinggi dapat menyebabkan kondisi anaerobik. Kondisi ini menyebabkan konsentrasi besi bentuk mineral tidak larut 6Fe+D8 tereduksi men adi besi yang larut dalam bentuk ion ber9alensi dua 6Fe -D8. Konsentrasi besi pada air tanah ber9ariasi mulai dari &!&/ mg.l $ -, mg.l 6Akademi Teknik Tirta "iyata! -&&+8. Pada air permukaan arang ditemui kadar Fe melebihi / mg.l! tetapi di dalam air tanah kadar Fe dapat auh lebih tinggi 6Manahan! /3338. Konsentrasi Fe yang tinggi dapat dirasakan dan dapat menodai kain serta perkakas dapur. Pada air yang tidak mengandung oksigen seperti air tanah! besi berada sebagai Fe -D yang (ukup tinggi! sedangkan pada air sungai yang mengalir dan ter adi aerasi! Fe -D teroksidasi men adi 6Fe6*?8+8! dimana 6Fe6*?8+8 ini sulit larut pada p? ' sampai :. Fe6*?8+ atau salah satu enis oksida yang merupakan Cat padat dan dapat mengendap. #esi dalam bentuk ion FeDD sangat mudah larut di dalam air. *ksigen terlarut di dalam air akan mengoksidasi FeDD men adi Fe6*?8+ yang merupakan endapan! sehingga akan mengakibatkan kekeruhan dalam air yang berwarna merah karat. Apabila kosentrasi besi terlarut dalam air melebihi batas! akan menimbulkan berbagai gangguan diantaranya @ 6E.P Tirta 7harma 6-&&-8F Suriawiria! 6-&&,88 a. Gangguan teknis Gndapan Fe6*?8 bersifat korosif dapat mengendap pada saluran pipa! sehingga mengakibatkan clogging dan mengotori atau meninggalkan noda ke(oklatan pada bak kamar mandi dan peralatan lainnya serta dapat mengakibatkan penyumbatan pipa. Gndapan logam ini uga dapat memberikan masalah pada sistem penyediaan air se(ara indi9idu 6sumur8. b. Gangguan fisik Gangguan fisik yang ditimbulkan oleh adanya besi terlarut dalam air adalah timbulnya warna! bau dan rasa. 7iantaranya menyebabkan rasa dan bau logam yang amis 6kelarutan besi dalam air melebihi /& mg.4 akan menyebabkan air berbau seperti telur

busuk8 disebabkan karena bakteri mengalami degradasi! menimbulkan warna merah karat dalam air 6akibat Fe6*?8+8! serta air akan terasa tidak enak bila konsentrasi besi terlarutnya A /!& mg.4. 7an menimbulkan noda ke(oklatan pada pakaian yang berwarna putih apabila dipakai untuk men(u(i. (. Gangguan kesehatan Senyawa besi dalam umlah ke(il di dalam tubuh manusia berfungsi sebagai pembentuk sel$sel darah merah! dimana tubuh memerlukan 0H+, mg.hari yang sebagian diperoleh dari air. Tetapi Cat Fe yang melebihi dosis yang diperlukan oleh tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan! antara lain@ $ air minum yang mengandung besi (enderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsiF $ kadar Fe yang besar dapat merusak dinding usus! kematian sering kali disebabkan oleh rusaknya dinding usus iniF $ kadar Fe A / mg.4 akan menyebabkan ter adinya iritasi pada mata dan kulitF $ ?emokromatesis primer besi akibat dari penyerapan Fe dalam umlah berlebih di dalam tubuh. Feritin berada dalam keadaan enuh akan besi sehingga kelebihan mineral ini akan disimpan dalam bentuk kompleks dengan mineral lain yaitu hemosiderin. Akibatnya ter adilah sirosis hati dan kerusakan pankreas sehingga menimbulkan diabetes. *leh karena itu! kehadiran FeDD didalam air dibatasi atau bila mungkin dihilangkan. )ara sederhana untuk menghilangkan FeDD adalah kombinasi aerasi dan filtrasi dengan saringan pasir kering sehingga endapan FeDDD yang terbentuk sesudah aerasi akan dipisahkan oleh saringan pasir. Penggunaan saringan kering oksidasi Fe DD men adi FeDDD dapat terus berlangsung selama proses filtrasi tersebut. 6Suriawiria! -&&,8 Aerasi merupakan proses pen ernihan dengan (ara penambahan konsentrasi oksigen yang terkandung ke dalam air! agar proses oksidasi untuk mengubah bentuk kation ber alan dengan baik. 7engan diisikannya oksigen ke dalam air maka Cat$Cat seperti karbon dioksida! hidogen sulfida! dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangiatau dihilangkan. Selain itu partikelmineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan se(ara (epat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi. Aerasi merupakan suatu system oksigenasi melalui penangkapan *- dari udara pada air olahan yang akan diproses. Pemasukan oksigen ini bertu uan agar * - di udara dapat bereaksi dengan kation yang ada di dalam air olahan. 1eaksi kation dan oksigen

menghasilkan oksidasi logam yang sukar larut dalam air sehingga dapat mengendap. Proses aerasi terutama untuk menurunkan kadar besi 6Fe8 dan magnesium 6Mg8. Kation Fe- D atau Mg -D bila disemburkan ke udara akan membentuk oksida Fe+*+ dan Mg*. Tu uan utama dari aerasi adalah memperbesar waktu kontak antara air dengan parameter Fe terlarut dan udara! sehingga semakin lama kontak air dengan udara akan semakin besar penurunan kandungan Fe dalam air karena meningkatnya oksigen terlarut 6Dissolved Oxygen8 dalam air yang akan mengoksidasi Fe-D men adi Fe6*?8+ yang merupakan endapan berwarna kuning ke(oklatan! mengikuti reaksi sebagai berikut @ % Fe-D D *- D : *?$ D - ?-* I % Fe6*?8+ J. 67egreemont! /33/8. Fe dapat dihilangkan dari dalam air dengan melakukan oksidasi men adi Fe6*?8 + yang tidak larut dalam air! kemudian diikuti dengan pengendapan dan penyaringan. Penanganan air sumur dengan kombinasi penanganan aerasi! filtrasi ataupun sedimentasi mempunyai potensi penurunan yang signifikan. 6Kusnaedi! -&/&8 Gambaran Umum Rencana Kegiatan >ntuk mengurangi kadar logam berat yang terdapat dalam air tanah dangkal di Kawasan Industri Terboyo! dilakukan pengolahan air se(ara sederhana dan tepat guna dengan metode aerasi! sedimentasi dan filtrasi. Pengolahan air ini dapat dilakukan se(ara indi9idu maupun kolektif. #erikut gambaran kegiatan pengolahan air guna penurunan kadar logam berat dengan metode aerasi! sedimentasi dan filtrasi@ a. Aerasi Ion Fe selalu di umpai pada air alami dengan kadar oksigen yang rendah! serta dapat terbentuk dengan adanya proses industri. Fe dapat dihilangkan dari dalam air dengan melakukan oksidasi men adi Fe6*?8+ yang tidak larut dalam air! kemudian diikuti dengan pengendapan dan penyaringan. Proses oksidasi dilakukan dengan menggunakan udara yang dimasukkan dalam air. b. Sedimentasi Proses pengendapan partikel$partikel padat yang tersuspensi dalam (airan karena pengaruh gra9itasi 6gaya berat se(ara alami8. Proses ini sering digunakan dalam pengolahan air. 7alam proses sedimentasi partikel tidak mengalami perubahan bentuk! ukuran! ataupun kerapatan selama proses pengendapan berlangsung. Partikel H partikel padat akan mengendap bila gaya gra9itasi lebih besar dari pada kekentalan dan gaya kelembaaban 6inersia8 dalam (airan. #iaya pengolahan air dengan

sedimentasi relatif murah karena tidak membutuhkan peralatan mekanik maupun penambahan bahan kimia. Kegunaan (. Filtrasi Proses penyaringan untuk mengurangi bahan$bahan organik maupun bahan$bahan anorganik yang berada dalam air. Penghilangan Cat padat tersuspensi dengan penyaringan memiliki peranan pebting!baik yang ter adi dalam permurnian air tanah maupun dalam permurnian buatan di dalam instalasi pengolahan air. #ahan yang dipakai sebagai media saringan adalah pasir yang mempunyai sifat penyaringan yang baik! keras dan dapat tahan lama dipakai bebas dari kotoran dan tidak larut dalam air. #erikut langkah$langkah pengolahan air se(ara sederhana@ /. Masukkan air baku ke dalam bak penampung besar berukuran / m + sebagai bak aerasi. -. Sambungkan ke pipa PK) berlubang dengan pompa aerator. 6Pipa PK) berlubang pada bagian dasar bak aerasi sebagai tempat keluarnya udara dan lubang di bagian dasar samping sebagai pembuangan lumpur .pengurasan8. +. 4akukan pemompaan sebanyak ,& H /&& kali. %. #uka lubang penguras untuk mengeluarkan endapan kotoran yang ter adi! kemudian tutup kembali. ,. 4alu sambungkan bak aerasi dengan bak filtrasi. Agar ter adi proses penyaringan untuk mengurangi bahan$bahan organik maupun bahan$bahan anorganik yang berada dalam air. 7an usahakan air dalam saringan tidak meluap. '. Tampung air olahan 6air bersih8 dan simpan ditempat yang bersih. ;ika digunakan untuk minum sebaiknya dimasak terlebih dahulu. 64angkah / sampai , adalah proses Aerasi dan FiltrasiF terlihat pada gambar./8 Pada gambar.- terdapat penambahan alternatif pengolahan dengan metode sedimentasi. 4angkah H langkah yang dilakukan hampir sama! hanya ada penambahan proses sedimentasi diantara proses aerasi dan filtrasi! antara lain sebagai berikut @ /. Masukkan air baku ke dalam bak penampung besar berukuran / m+ sebagai bak aerasi. -. Sambungkan ke pipa PK) berlubang dengan pompa aerator. 6Pipa PK) berlubang pada bagian dasar bak aerasi sebagai tempat keluarnya udara dan lubang di bagian dasar samping sebagai pembuangan lumpur .pengurasan8. +. 4akukan pemompaan sebanyak ,& H /&& kali.

%. #uka lubang penguras untuk mengeluarkan endapan kotoran yang ter adi! kemudian tutup kembali. ,. 4alu sambungkan ke bak kedua yang akan men adi bak sedimentasi. 4alu buat outlet menu u bak filtrasi. 7an buat lubang di bagian dasar untuk pembuangan lumpur. '. Sambungkan ke bak ketiga yang akan men adi bak filtrasi. Susun lapisan penyaring 6filter8 berupa lapisan pasir kuarsa! lapisan Ceolith dan lapisan karbon aktif masing$masing. 7an usahakan air dalam saringan tidak meluap. 0. Tampung air olahan 6air bersih8 dan simpan ditempat yang bersih. ;ika digunakan untuk minum sebaiknya dimasak terlebih dahulu.

Air baku dimasukkan

Pompa pemberi udara 6aerator8

#ak Aerasi
Filter penyaring *utlet air olahan

#ak Filtrasi Gambar./ Alternatif Pengolahan Air dengan Aerasi$Filtrasi

Air baku dimasukkan

Pompa pemberi udara 6aerator8

#ak Aerasi
endapan

#ak Sedimentasi

Filter penyaring

*utlet air olahan

#ak Filtrasi Gambar.- Alternatif Pengolahan Air dengan Aerasi$Sedimentasi$Filtrasi

;ika dalam penerapannya ter adi keterbatasan ruang dan biaya pemanfaatan! maka masyarakat dapat melakukan kombinasi pengolahan air antara Aerasi dan Filtrasi. Proses penyaringan dilakukan dengan (ara membuat saringan bertingkat! yaitu saringan kasar! saringan sedang sampai saringan halus. #ahan untuk penyaringan kasar dapat terbuat dari batu kerikil! batu bara atau karbon aktif. Sedangkan penyaringan untuk padatan yang halus dapat menggunakan pasir kain polyester. 7alam hal ini untuk mempermudah penerapannya dan menggunakan bahan yang mudah untuk didapat! masyarakat bisa hanya menggunakan pasir sebagai penyaring halus dan batu kerikil sebagai penyaring kasar. Pada metode ini prinsipnya adalah proses aerasi dalam menurunkan kadar Fe dan Mg! dengan disemburkan ke udara atau penangkapan *- dari udara membentuk oksida Fe-*+ dan Mg* serta menghasilkan oksidasi logam yang sukar larut dalam air sehingga dapat mengendap. Pen elasan tentang metode kombinasi aerasi dan filtrasi terlihat pada gambar + dan %.

Gambar.+ Kombinasi antara Filter dan Aerasi

*- udara Fe Fe-*+ Mg Mg*

Gambar.% Kombinasi antara Aerasi dan Filtrasi Gambar.-

Gambaran Umum Masyarakat Sasaran 4okasi Kawasan Industri Terboyo terletak di daerah permukiman penduduk di Ke(anatan Genuk Kota Semarang dengan kepadatan penduduk +.-%: iwa.km - 6 umlah penduduk ::.3'0 iwa dan luas wilayah -0!+3 km- 8. 6Sumber@ Profil Kependudukan Kota Semarang -&//8

AR

Mg-D D *- LA Mg-*+ Aerasi Fe-D D *- LA Fe-*+

Pasir Kerikil Pasir Kerikil

Filtrasi

Aerasi

Filtrasi

Adapun mata pen(aharian penduduk! sebagian besar pada tahun -&// adalah buruh industri 6/:.-%%8! petani sendiri 6'.+338! dan buruh bangunan 6,.0-:8. Sedangkan umlah industri yang ada di wilayah Ke(amatan Genuk antara lain :, industri besar! %, industri sedang! /./3- industri ke(il! dan ,% industri rumahan. 6Sumber@ 7ata Monografi Ke(amatan Genuk 7alam Angka -&//8 Selain faktor sosial yang mempengaruhi kualitas lingkungan! faktor alam uga turut berperan dalam perubahan kualitas lingkungan biotik dan abiotik. 7i daerah Ke(amatan Genuk dapat digolongkan lingkungan yang memiliki (urah hu an pada setiap bulannya! yakni pada tahun -&/- ter(atat 3:- Mm dan umlah hari hu an sebanyak ,- hari. 6Sumber@ Kota Semarang 7alam Angka -&/-8 Jad!al Kegiatan Pr"gram Kegiatan #ulan ke$/ Tahap Awal /. Pengambilan sampel representative dari badan air -. Pengu ian sampel di 4aboratorium +. Penyusunan dan penga uan proposal untuk beker asama dengan pihak instansi Tahap pelaksanaan /. Pembelian bahan$ bahan dan peralatan. -. Sosialisai tentang teknik pen ernihan air di #alai Kelurahan +. Penerapan teknik pen ernihan air Tahap Akhir /. Monitoring -. G9aluasi "aktu Pelaksanaan #ulan ke$#ulan ke$+ #ulan ke$%

Rancangan Biaya #erikut ran(angan biaya untuk kebutuhan yang akan digunakan @ 2o 2ama /. Peralatan Penun ang a. Pipa PK) Gambar #iaya 61p8

%&.&&&!$

b. Pasir kwarsa

-.&&&!$. kg

(. Kerikil alam ,.0 (m

-,&.&&&!$

d. Beolith

atau

,.,&&!$.kg

Karbon Aktif

-. Per alanan 6transportasi selama kegiatan8 +. 4ain$lain@ a. Administrasi b. Sosialisasi dan publikasi (. 4aporan dan penggandaan ;umlah #a$tar Pustaka

,&&.&&&

-,&.&&& /.&&&.&&& /-,.&&& -./0-.,&&!$

Peraturan Menteri Kesehatan 2o.%3-.Menkes.PG1.IK.-&/& FardiaC! Srikandi. /33-. Polusi Air dan Udara. Eogyakarta@ Kanisius. Manik! K.G.S. -&&+. Pengelolaan Lingkungan Hidup. ;akarta@ 7 ambatan. Kusnaedi 6-&/&8! Mengolah Air Kotor untuk Air Minum! Penebar Swadaya! )etakan I! ;akarta. Lam%iran

Bi"data Penulis #&'T TAS # R 2ama 2IM Tempat dan Tanggal 4ahir ;enis Kelamin Agama Alamat Asal Kewarganegaraan Tinggi.#erat 2o.Telp.?p Gmail ?obbi @ 7ewi Mulyaningsih @ -,&/&///-&&/, @ Semarang! + *ktober /33+ @ Perempuan @ Islam @ ;l.Genuksari 1t &' 1w &3 Genuk Semarang @ Indonesia @ /',(m . %+kg @ &:,'%/3/'++3 @ dewi.mulya++Mgmail.(om @ Memba(a P&'# # KA' ()RMAL Tahun Masuk -&// -&&: -&&, /333 /33: Keluar $ -&// -&&: -&&, /333 2ama Instansi >2IKG1SITAS 7IP*2GG*1* SMA I2STIT>T I27*2GSIA SMP 2GGG1I -& S7 2GGG1I GG2>KSA1I TK PG1TI"I 4okasi Keterangan Mahasiswa FKM. K4 4ulus 4ulus 4ulus 4ulus

SGMA1A2G SGMA1A2G SGMA1A2G SGMA1A2G SGMA1A2G

P&'GALAMA' )RGA' SAS -&// $ -&/-&// -&/Staff 7ept. Kanaya GAMAIS 6Keluarga Mahasiswa Islam8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Staff #uletin 4PM Publi(a ?ealth Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Anggota Konselor Sebaya Klinik #erhenti Merokok Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro

S&M 'AR #A' P&LAT *A' -&// Peserta 4atihan Keterampilan Mana emen Mahasiswa 64KMM8 Tingkat Pra 7asar Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Pelatihan Kepribadian dan Gtika Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Talkshow ?ari ;ilbab Sedunia! Pan(arkan Pesona ;ilbab Indahmu ?ealthy Inside! Fresh *utside GAMAIS 6Keluarga Mahasiswa Islam8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta 2ational Seminar and International S(holarship G<po NS(holarship ShowO #GM KM >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Training Moti9ation GAMAIS 6Keluarga Mahasiswa Islam8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Pelatihan KS1 6Korp Sukarela8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Pelatihan KTI 6Karya Tulis Ilmiah8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Pelatihan )ommunity 7e9elopment dan 1iset #GM Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta 1ea(hing *ur 7ream N>pgrade Eour Passion! )at(h Eour FutureO #GM Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Seminar 2asional NKesiapan #adan Penyelenggara ;aminan Sosial 6#P;S8 Kesehatan Menu u )akupan Semesta -&/% di IndonesiaO >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Training *f Trainer 6T*T8 Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa #aru Peserta Seminar 2asional N"orld Fit For )hildrenO Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta A(hie9ement Moti9ation Training NTou(h Eour Soul and Passion for the 4uminous FutureO Peserta Pelatihan Artikel Ilmiah dan Artikel Populer Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Peserta Table Manner )ourse at 2o9otel Semarang Peserta "orkshop on ?alal Food and 2utrition 4aboratory Peserta Seminar 2asional Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan

-&//

-&//

-&// -&// -&// -&// -&/-&/-

-&/-

-&/-&/-&/-&/-&/-&/+ -&/+

Masyarakat Indonesia 6ISKMI8 NTantangan 7an Masa 7epan Pembangunan Kesehatan IndonesiaO -&/% Peserta Training *f Sanitarian N1oad to Profesionality in Medi(al "aste ManagementO K&PA' T AA' +A'G P&R'A* # KUT *bser9er Kegiatan Pelatihan Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa #aru FKM$>27IP -&/-.-&/+. Pekan >lang Tahun 4embaga Pers Mahasiswa Publi(a ?ealth -&/- Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro Pelatihan KTI 6Karya Tulis Ilmiah8 PI1) 6Penalaran Ilmiah 1esear(h )lub8 Fakultas Kesehatan Masyarakat >ni9ersitas 7iponegoro. ART K&L +A'G # PUBL KAS KA' Judul dan n$"rmasi 1PP Tmbakau Sebagai >paya Pengendalian! #ukan Penolakan pada #uletin P? KITA edisi I.Tahun KI.Maret.-&/Mengenal 4ebih 7ekat Kebi akan #*K pada #uletin P? KITA edisi III.Tahun KI.Mei.-&/Fenomena Transgender dalam NFesti9al IlmiahO pada #uletin P? KITA edisi IK.Tahun KI.;uni.-&/FKM Menyosong Kurikulum #aru pada #uletin P? KITA edisi K.Tahun KI.Semptember.-&/Gfisiansi Air di Musim Kemarau pada #uletin P? KITA edisi KI.Tahun KI.*ktober.-&/Membuat rumah hi au dengan taman mini indah! segar dan sehat pada PKM$GT tahun -&/Kue egg roll ka(ang hi au 6kue ka(au8! (emilan enak dan menyehatkan pada PKM$K tahun -&/Membuat Apotek Keluarga Sehat dengan #erkebun Tanaman *rganik pada PKM$GT tahun -&/Sanitary 4andfill Solusi Tepat Atasi *9erload Sampah di TPA ;atibarang Semarang pada PKM$GT tahun -&/+ Pengembangan Komunitas #erhenti Merokok 6Smoke ree !ommunity Development" 7engan Media Anti #icotine !itrus $um 6Permen Antrum8 7i 7esa Meteseh Kota Semarang pada PKM$M tahun -&/+