Anda di halaman 1dari 2

MASALAH SOSIAL 1. Masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral.

Masalah tersebut merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang immoral, berlawanan dengan hokum dan bersi at merusak. !. Sosiologi "uga mempela"ari masalah sosial seperti ke"ahatan, kon lik antar ras, kemiskinan, per#eraiaan, pela#uran, delinkuensi anak-anak, dan seterusnya. Hanya dalam hal ini, sosiologi bertu"uan untuk manemukansebab-sebab ter"adinya masalah sosiologi tidak terlalu menenkankan pada peme#ahan atau "alan ke luar dari masalah-masalah tersebut. $. %lari ikasi Masalah Sosial dan Sebab-sebabnya. Masalah sosial dapat diklari ikasikan dalam empat kategori & a. 'aktor ekonomis antara lain kemiskinan, pengangguran, dan sebagainya. b. (enyakit, misalnya bersumber dari aktor biologis. #. 'aktor psikologis timbul persoalan, seperti penyakit syara )neurosis*, bunuh diri, disorganisasi "iwa. d. (er#eraian, ke"ahatan, kenakalan anak-anak, kon lik raisal, dan keagamaan bersumber pada aktor kebudayaan. +. Suatu masalah dapat digolongkan ke dalam lebih dari satu kategori. Misalnya, kemiskinan mungkin merupakan akibat ber"angkitnya penyakit paru-paru yang merupakan aktor biologis atau sebagai akibat sakit "iwa yang bersumber pada aktor psikologis. ,. %lari ikasi yang berbeda mengadakan pengolahan atas dasar kepin#angan-kepin#angan dalam warisan isik )physical hetirage*, warisan biologis, warisan sosial, dan kebi"aksanaan sosial. -i dalam kategori pertama dapat dimasukkan masalah sosial yang disebabkan adanya pengurangan atau pembatasan-pembatasan sumber alam. %ategori kedua men#akup persoalan-persoalan penduduk, misalnya bertambah atau berkurangnya penduduk, pembatasan kelahiran, migrasi, dan sebagainya. (ersoalan-persoalan seperti depresi pengangguran, hubungan minoritas dengan mayoritas, pendidikan, politik, pelaksanaan hokum, agama, pengisian waktu-waktu terluang, kesehatan masyarakat dan seterusnya termasuk golongan kategori warisan lo#al. -i dalam kebi"aksanaan sosial dapat dimasukkan hal-hal seperti misalnya, peren#anaan ekonomi, peren#anaan sosial dan lain sebagainya. .. /kuran-ukuran Sosiologis 0erhadap Masalah Sosial 1. %riteria utama Suatu masalah sosial, yaitu tidak adanya persesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan kenyataan-kenyataan serta tindakan-tindakan sosial.

2. /nsur-unsur pokok masalah sosial adalah adanya perbedaan yang men#olok anatara nilainilai dengan kondisi-kondisi nyata kehidupan. Artinya, ada kepin#angan-kepin#angan antara anggapan-anggapan masyarakat tentang apa yang seharusnya ter"adi dengan apa yang ter"adi dalam kenyataan pergaulan hidup. 3. Masalah sosial tergantung pula dari nilai-nilai sosial masyarakat yang bersangkutan dan "uga berhubungan erat dengan unsur waktu. Anggapan masyarakat mengenai telah ter"adinya kepin#angan-kepin#angan, dari masa ke masa "uga mengalami perbedaanperbedaan. Se#ara Sosiologis, agak sulit untuk menentukan se#ara mutlak sampai se"auh mana kepin#angan-kepin#angan dalam masyarakat dapat diklri ikasikan sebagai suatu masalah sosial. 14. Sumber-sumber Sosial Masalah Sosial, merupakan persoalan-persoalan yang timbul se#ara langsung dari dari atau bersumber langsung pada kondisi-kondisi maupun proses-proses sosial. 5adi, sebab-sebab terpenting masalah sosial haruslah bersi at sosial. 11. %epin#angan-kepin#angan yang disebabkan oleh gempa bumi, angin topan, meletusnya gunung api, ban"ir, epidemi, dan segala sesuatunya yang disebabkan oleh alam bukanlah merupakan masalah sosial. Akibat ge"ala-ge"ala tersebut, baik ge"ala sosial maupun ge"ala bukan sosial menyebabkan masalah sosial. Inilah yang antara lain men"adi ukuran bagi sosiologi. 1!. (ihak-pihak yang menetapkan apakah suatu kepin#angan merupakan masalah sosial atau tidak. -i erensasi dalam masyarakat sangat tinggi sehingga mudah ter"adi kon lik antara lain dengan kepentingan-kepentingan. 1$. Mani est Sosial (roblems dan Laren Sosial (roblems 1+. Manifest sosial problems merupakan masalah sosial yang timbul sebagai akibat ter"adinya kepin#angan-kepin#angan dalam masyarakat, yang dikarenakan tidak sesuainya tindakan dengan norma dan nilai yang ada dalam masyarakat. Masyarakat pada umumnya tidak menyukai tindakan-tindakan yang menyimpang. Latent sosial problems "uga menyangkut hal-hal yang berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat, tetapi tidak diakui demikian halnya. Sosiologi tidaklah bertu"uan membentuk manusia-manusia yang bi"aksana dan selalu baik dalam tindakan-tindakannya, tetapi untuk membuka mata agar mereka memperhitungkan akibat segala tindakannya. 1,. (erhatian Masyrakat dan Masalah Sosial Suatu ke"adian yang merupakan masalah sosial belum tentu mendapat perhatian yang sepenuhnya dari masyarakat. Sebaliknya, suatu ke"adian yang mendapat sorotan masyarakat belum tentu merupakan masalah sosial. 0ingginya angka pelanggaran lalu lintas mungkin tidak terlalu diperhatikan masyarakat. Akan tetapi, suatu ke#elakaan kerata api yang mminta korban banyak lebih mendapat sorotan masyarakat.