Anda di halaman 1dari 4

HEALING Faktor-faktor yang Mempengaruhi Healing Pada periodonsium, seperti pada semua bagian tubuh lainnya, healing dipengaruhi

oleh dua faktor: faktor lokal dan sistemik. 1. Faktor Lokal Faktor lokal, terutama mikroorganisme plak, merupakan penghambat proses healing setelah terapi periodotal yang paling umum. Healing juga diperlambat oleh manipulasi jaringan yang berlebihan saat perawatan, trauma pada jaringan, kehadiran benda asing, dan prosedur perawatan berulang yang mengganggu aktivitas selular saat proses healing. Suplai darah yang adekuat diperlukan untuk peningkatan aktivitas selular saat healing; jika hal ini tidak terpenuhi, area nekrosis akan meluas dan proses healing akan melambat. Proses healing akan semakin epat jika didukung dengan debridemen !pembuangan dari jaringan nekrotik", immobilisasi area nekrotik, dan tekanan pada luka. #ktivitas selular saat healing disertai oleh peningkatan konsumsi oksigen. 2. Faktor Si temik $emampuan healing berkurang saat umur bertambah, kemungkinan berhubungan dengan perubahan atheros leroti vas ular, yang umum terjadi saat aging, dan berdampak kepada berkurangnya sirkulasi darah. Healing melambat pada pasien dengan infeksi yang menyebar dan pada pasien dengan diabetes atau penyakit sema amnya. Healing akan terhambat jika terjadi kekurangan nutrisi; defisiensi vitamin %, protein, dan nutrisi lainnya. Healing juga dipengaruhi oleh hormon. &lu o otiroids seperti ortisone menghalangi repair dengan mengurangi reaksi inflamasi atau dengan menghambat pertumbuhan fibroblas, produksi kolagen, dan pembentukan sel endotelial. Stress sistemik, thyroide tomy, testoterone, adreno orti otropi hormone !#%'H", dan dosis besar estrogen menghambat formasi jaringan granulasi dan menghambat healing. Progenterone akan meningkatkan dan memper epat vaskularisasi dari jaringan granulasi yang belum dewasa dan meningkatkan kerentanan gingiva terhadap injuri mekanis dengan menyebabkan pembesaran pembuluh darah marginal.

Healing Setelah !erapi "erio#ontal Proses dasar healing setelah terapi periodotal meliputi pembuangan debri(debri jaringan dan penggantian jaringan yang rusak karena penyakit. $egeneration, repair, dan ne% atta&hment merupakan aspek dari periodontal healing yang memiliki hubungan khusus dengan hasil yang di apai setelah perawatan. 1. $egeneration )egenerasi adalah pertum'uhan #an #iferen ia i #ari el- el 'aru #an u' tan i inter elular untuk mem'entuk (aringan atau 'agian 'aru . )egenerasi berlangsung dengan ara pertumbuhan dari jenis jaringan yang sama atau dari prekursornya. Pada periodonsium, epitelium gingiva digantikan oleh epitelium, dan underlying onne tive tissue dan ligamen periodontal digantikan oleh onne tive tissue. 'ulang dan sementum digantikan oleh *ndifferentiated onne tive tissue, yang merupakan prekursor dari keduanya. onne tive tissue ells akan berkembang menjadi osteoblas dan

sementoblas, yang nantinya akan menjadi tulang dan sementum. Proses regenerasi dari periodonsium merupakan proses fisiologik yang kontinyu. Pada kondisi normal, sel dan jaringan baru terus dibentuk se ara konstan untuk mengganti

yang telah tua dan mati. Hal ini disebut wear and tear repair. Hal ini merupakan hasil dari aktivitas mitosis di epitelium gingiva dan onne tive tissue pada ligamen periodontal, dengan pembentukkan tulang baru dan deposit kontinyu sementum. )egenerasi juga berlangsung saat penyakit periodontal destruktif. Sebagian besar penyakit gingiva dan periodontal merupakan proses inflamasi kronis dan healing lesion. +agaimanapun, bakteri dan produknya yang mendukung proses penyakit dan eksudat inflamasi yang mereka timbulkan akan membahayakan sel yang sedang berregenerasi dan akan men egah selesainya proses healing. ,engan membuang bakteri plak dan men iptakan kondisi untuk men egah pembentukan barunya, perawatan periodontal membuang semua penghalang proses regenerasi. 'erdapat peningkatan ke epatan regenerasi yang sebentar, segera setelah perawatan periodontal, akan tetapi tidak ada prosedur perawatan lokal yang dapat meningkatkan ke epatan regenerasi. 2. $epair )epair mengembalikan kontinuitas dari marginal gingiva yang terkena penyakit dan mengembalikan kedalaman sulkus normal gingiva kembali seperti sebelum terbentuk poket. Proses ini disebut healing by scar, menahan penghan uran tulang tanpa membutuhkan peningkatan tinggi tulang. Perbaikan dari periodonsium yang rusak meliputi mobilisasi epitelial dan onne tive tissue menuju area yang rusak dan peningkatan aktivitas mitosis lokal untuk menyediakan jumlah sel yang diperlukan. ). Ne% Atta&hment -ew atta hment adalah melekatnya serat ligamen periodontal baru pada sementum baru dan perlekatan epitelium gingival pada permukaan gigi yang sebelumnya menjadi tidak terlapisi !denuded" karena penyakit. Perlekatan gingiva atau ligamen periodontal ke area gigi mulai dari saat perlekatan tersebut hilang saat perawatan atau selama preparasi gigi untuk restorasi disebut simple healing atau reattachment dari periodonsium, bukan new atta hment. .stilah reatta hment telah lama digunakan dulu untuk menyebut perbaikan dari marginal periodonsium, tetapi, karena bukan serat yang telah ada yang mengembalikan perlekatan melainkan serat baru yang terbentuk dan melekat ke sementum baru, istilah reatta hment berganti menjadi new attachment. Sekarang, istilah reatta hment digunakan untuk perbaikan area pada akar yang sebelumnya tidak terekspos

karena poket, seperti setelah surgi al deta hment jaringan, fraktur gigi, atau perawatan untuk lesi periapikal. A#apta i epitelial berbeda dengan new atta hment, yaitu merupakan lose apposition gingival epitelium ke permukaan gigi tanpa obliterasi poket se ara sempurna. )uang poket tidak dapat dimasuki oleh probe. Penelitian membuktikan bahwa sulkus dalam yang dilapisi oleh epitelium tipis dan panjang ini juga sama kuatnya terhadap penyakit, dibandingkan dengan perlekatan onne tive tissue yang sebenarnya. Selama tahap(tahap healing dari poket periodontal, area diinvasi oleh sel(sel dari empat sumber yang berbeda, yaitu dari oral epithelium, gingival onne tive tissue, tulang, dan ligamen periodontal. Hasil akhir dari healing poket periodontal tergantung kepada rangkaian kejadian selama proses healing. /ika epitelium berproliferasi sepanjang permukaan gigi sebelum jaringan lain men apai area tersebut, hasilnya adalah sebuah jun tional epithelium yang panjang. /ika sel yang berasal dari gingival onne tive tissue yang pertama kali men apai area, hasilnya adalah serat paralel pada permukaan gigi dan remodelling tulang alveolar tanpa perlekatan ke sementum. /ika sel(sel tulang yang pertama kali men apai tempat tersebut, akan terjadi resorpsi akar dan ankylosis. #khirnya, hanya jika sel(sel dari ligamen periodontal berproliferasi oronally, akan terbentuk sementum dan ligamen periodontal baru.