Jelajahi eBook
Kategori
Jelajahi Buku audio
Kategori
Jelajahi Majalah
Kategori
Jelajahi Dokumen
Kategori
MENURUT SEJARAH
Model Paternalistik Model Kontraktual Model Virtue
MODEL KONTRAKTUAL
Konsep ini muncul dengan merujuk kepada teori social contract di bidang politik. Dokter dan pasien adalah pihak-pihak yang bebas, yang meskipun memiliki perbedaan kapasitas dalam membuat keputusan, tetapi saling menghargai. (Veatch) Dokter akan mengemban tanggung jawab atas segala keputusan teknis, sedangkan pasien tetap memegang kendali keputusan penting, terutama yang terkait dengan nilai moral.
MODEL VIRTUE
Hubungan paling cocok Tidak mengabaikan kontraktual Mengindahkan emphaty, compassion, perhatian, keramahan, kemanusiaan, sikap saling mempercayai, dan itikat baik
MENURUT EMANUEL
Model paternalistik Model informatif Model interpretif
Model deliberatif
MODEL PATERNALISTIK
Prinsip moral utama adalah beneficence Prinsip beneficence adalah tanggung jawab untuk melakukan kebaikan yang menguntungkan pasien dan menghindari perbuatan yang merugikan dan membahayakan pasien
Model ini cocok diterapkan pada kondisi kedaruratan medis dimana tidak mungkin melakukan informed consent dan saat berhubungan dengan pasien yang memiliki pengetahuan yang kurang, atau budaya setempat masih menempatkan dokter sebagai guardian Sifat hubungan paternalistik ini dinilai telah mengabaikan nilai otonomi pasien. Model ini tidak cocok diterapkan pada kelompok pasien yang berpendidikan dan sadar hukum
MODEL INFORMATIF
Menempatkan dokter sebagai ahli yang berkompeten Kewajibannya memberikan penjelasan secara tuntas atas pilihan-pilihan yang akan dilakukan Pasien memiliki otonomi yang besar Pasien menentukan keputusan atas dirinya setelah mendapatkan informasi dari dokter
MODEL DELIBERATIF
Memosisikan hubungan dokter-pasien seperti hubungan teman-guru Model ini merupakan model hubungan dokter-pasien yang ideal Mereka bersama-sama memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan
MODEL INTEPRETIF
Dokter memberikan informasi Dokter memutuskan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan setelah memberi informasi mengenai pilihan Dokter diposisikan sebagai konselor
BERDASARKAN PROSES
Model directive Model non-directive
MODEL DIRECTIVE
Dokter bersikap lebih aktif daripada pasien Dokter memimpin/mengendalikan percakapan
MODEL NON-DIRECTIVE
Pasien lebih aktif daripada dokter Dokter hanya membantu pasien menemukan pemecahan permasalahan Dokter membantu membuat keputusan