Anda di halaman 1dari 8

Arsitektur Komputer

Bus Arbitration dan Direct Memory Access

Nama Anggota: Bhery Adham Hamonangan Simamora Lutfi Kurniawan M. Arif Rahman M. Fadi Yohandi Neige Devi Samyono Shekar Denanda (51412448) (53412272) (54412277) (54412885) (54412704) (55412277) (56412970)

2IA15 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI 2013/2014

1. Analisa apa itu bus arbitration dan jelaskan hubungannya dengan arsitektur komputer. Bus Arbitration (Pe misahan Bus) Suatu konflik yang timbul jika prosessor dan kontroler DMA (Direct Memory Access) atau dua kontroler DMA mencoba menggunakan bus pada saat yang sama untuk mengakses memori utama. Untuk mengantisipasi hal ini, prosedur arbitrasi perlu diterapkan pada bus untuk mengkoordinasikan aktivitas semua perangkat yang meminta transfer memory. Bus arbitrasi adalah proses memilih perangkat berikutnya sebagai bus master (perangkat yang diijinkan untuk menganisiasi data pada bus mastership kepada perangkat tersebut, bus arbiter dapat berupa prosesor atau unit terpisah yang terhubung ke bus. Terdapat 4 skema pendekatan yang dapat diterapkan bus arbitrasi: a. Centralized Parallel Arbitration Suatu bus arbital tunggal melakukan arbitration yang diperlukan.

b. Distributed Arbitration (Daisy Chain Bus Arbitration) Semua perangkat berpartisipasi dalam pemilihan bus master berikutnya atau dengan kata lain, semua perangkat yang menunggu untuk menggunakan bus tersebut memiliki tanggung jawab setara dalamn proses arbitrasi.

c. Pendistribusian arbitrasi menggunakan penyeleksian diri (self-selection)

Setiap perangkat menginginkan lokasi dari bus dengan yang mengacu kepada identitas dari bus tersebut. d. Pendistribusian arbitrasi dengan pendeteksian tubrukan (collision detection) Setiap perangkan menggunakan bus ketika sedang tidak dalam keadaan sibuk (mengakses data lain), dan juga collision (tubrukan) terjadi, dikarenakan beberapa perangkat lainnya ikut memutuskan dalam penggunaan bus tersebut, dimana perangkat tersebut akan mencoba untuk mengakses dalam waktu lain. (Ethernet) Arsitektur Komputer Arsitektur komputer adalah sebuah pengkhususan atau penjelasan tentang sebuah spesifikasi lebih lanjut dalam merancang sebuah sistem komputer atau platform. Dalam kata lain, arkom merujuk pada bagaimana sebuah sistem komputer didesain atau dirancang dan perangkat apa yang akan compatible terhadap teknologi tersebut. Bisa juga di artikan sebagai cara menentukan kebutuhan user, sistem serta teknologi, dan membuat sebuah desain lokal dan standar yang sesuai dengan kebutuhan. Contoh terbaik dalam arsitektur komputer ialah arsitektur rancangan yang dimiliki oleh Von Neumann, dimana masih banyak digunakan oleh banyak komputer masa kini. Rancangan komputer seperti ini dibuat oleh seorang ahli matematika bernama John Von Neumann pada 1945. Ini menjelaskan suatu desain komputer berikut dengan cpu nya, dimana mencakup ALU, CU, Register, Memori untuk data dan instruksi, serta interface input atau output dan fungsi penyimpanan eksternal. Ada 3 kategori yang berkaitan dengan arsitektur komputer: 1. Sistem Desain. Mencakup tentang seluruh komponen hardware di dalam sistem, termasuk data prosesor disampinh CPU, seperti unit pemrosesan grafik dan akses memori secara langsung. Termasuk pengendali memori, jarak data dan beberapa hal yang mencakup multiprocessing dan virtualisasi. 2. Set Architecture (ISA) Merupakan bahasa pemrograman bawaan dari CPU. Dimana ISA menjelaskan tentang fungsi dan kemampuan CPU, menyangkut dengan kemampuan CPU dalam melaksanan atau memproses instruksi. 3. Microarchitecture Dalam kata lain diketahui sebagai organisasi komputer, tipe dari arsiteitur ini menjelaskan tentang jalur data tersebut, pemrosesan data dan penyimpanan elemen, seperti yang diimplementasikan di ISA.

Hubungan Bus Arbitration dengan Arsitektur Komputer Bus arbitration merupakan bagian dari arsitektur komputer dalam pengkoordinasian aktivitas semua perangkat yang meminta transfer memory, dimana arsitektur komputer itu sendiri merupakan pengkhususan atau penjelasan tentang sebuah spesifikasi lebih lanjut dalam merancang sebuah sistem komputer atau platform. Arsitektur komputer yang mengacu pada pendeskripsian sebuah sistem dalam bentuk fisik, memiliki tiga komponen utama, salah satunya ialah memori. Dimana pada penempatannya, bus arbitration memiliki fungsi dalam menyeimbangkan kedua faktor pada memori, yaitu bus priority (perangkat dengan prioritas tertinggi akan terlebih dahulu dilakukan prosesnya), dan fairness (serendah apapun prioritasnya, perangkat tersebut tetap memiliki akses ke dalam bus). Pada skema bus arbitration juga, sebuah bus master dapat melakukan sebuah permintaan namun harus menerima izin akses terlebih dahulu, dan bus master harus memberikan notifikasi terhadap arbiter (pemisah) di akhir dari penggunaan bus tersebut. Sumber: http://faculty.washington.edu/lcrum/Archives/TCSS372AF08/BUS.ppt http://www.site.uottawa.ca/~mbolic/ceg4131/ceg4131_buses.ppt

2. Gambarkan bagan untuk Bus Arbitration Daisy Chaining Method

Independent Bus Request and Grant Method

Polling Method

Sumber: Schaums Outline of Theory and Problems of Computer Architecture Copyright The McGraw-Hill Companies Inc. Indian Special Edition 2009

3. Hubungan DMA dengan BUS Direct Memory Access Perangkat yang terhubung bersama akan berkomunikasi melalui bus alamat, data dan control. Ketika suatu device ingin berkomunikasi dengan lainnya, ia mengirim alamat untuk membedakan dengan device lainnya, dimana tiap device mempunyai alamat yang

unik. Pada DMA (Direct Memory Access) seluruh pengoprasian bus-bus dilakukan oleh DMA controller danb prosesor (mikroprosesor) sendiri terputus dengan bus-bus tersebut, sehingga memungkinkan adanya hubungan langsung atau transfer data secara langsung antara p-erangkat I/O dan system memori. Jadi, DMA yang bertanggung jawab atas semua pengoprasian seluruh bus. Hubungan DMA dengan Bus Dalam pengaksesan suatu Bus, suatu perangkat diharuskan melalui DMA, apabila hak akses diizinkan, maka perangkat tersebut mampu membuat transfer atau pengiriman ganda dan memberikannya kepada Bus. Pada waktu tersebut, Master Bus tidak menggunakan Bus (dalam waktu istirahat). Umumnya, perangkat seperti Disk, meminta hak akses kepada DMA sebanyak satu kata atau satu buah blok kata pada halaman memori. Apabila hak akses diperbolehkan, maka Disk akan mengisi Blok tersebut dalam waktu singkat, ketika Master Bus sedang dalam mode tidur atas tidak melakukan aktivitas proses lain (tidak sedang sibuk). Apabila Blok tersebut telah ditransfer, maka kemungkinan perangkat akan menginterupsi CPU untuk melaporkan bahwa transaksi telah selesai.

4. Gambarkan bagan dari DMA dan hubungannya dengan Arsitektur Komputer BAGAN DARI DMA (DIRECT MEMORY ACCESS)

Fig. 1 menunjukan bahwa pengendali yang ada sepenuhnya terhubung dengan sistem pada bus, dimana terkadang memory bus membedakan antara dirinya dengan bus khusus. Ketika peripheral terkoneksi dengan data bus, kabel khusus yang berjalan antara pengendali DMA dan peripheral digunakan untuk memberi notifikasi kepada peripheral bahwa hal tersebut mampu terhubung dengan data bus. Pada Fig. 2 pengendali internal dari DMA mulai ditunjukan. Ada banyak register yang digunakan untuk membuat proses pengiriman dari blok tetap pada jalurnya, menyangkut juga tentang penghitungan kata dan register alamat.
HUBUNGAN DMA DENGAN ARKOM Hanya untuk memperjelas perbedaan antara metode fig.1 dan fig.2, dalam transfer DMA perifer berkomunikasi langsung ke memori utama (bagian dari CPU), sepenuhnya melewati CPU. Dalam skema sebelumnya , perangkat hanya berkomunikasi dengan CPU yang kemudian harus mengeluarkan perintah memori yang terpisah. Agar DMA bekerja dengan baik, CPU harus melakukan hal lain selama transfer sedang berlangsung, seperti bekerja pada program pengguna lain atau melakukan pemeliharaan sistem . Namun, jika CPU sedang mengeksekusi instruksi pada waktu yang sama di mana transfer DMA terjadi, maka sistem bus akan bersaing untuk mendapatkan akses. Setiap instruksi CPU harus diambil dari memori dan operand, juga. Hasil kemudian harus disimpan kembali ke memori . Sepertinya memori dan bus sistem utama akan menjadi hambatan dan DMA tidak akan bekerja.

Namun, peripheral seringkali jauh lebih lambat dibandingkan CP , sehingga mereka jarang memenuhi bus utama. Jika ada terlalu banyak peripheral terkoneksi melalui bus, dan mereka semua aktif secara bersamaan, sistem dapat menemui masalah, namun ini jarang terjadi pada komputer pribadi dan mainframe menggunakan bus jauh lebih cepat dan bahkan lebih dari satu bus. Beberapa periferal kecepatan tinggi seperti fast hard disk drive perlu untuk mengambil kontrol dari bus utama untuk bentangan waktu , sehingga pengendali DMA menegaskan garis kontrol memberitahu CPU untuk menunggu sampai transfer selesai . Namun, transfer tersebut relatif jarang terjadi dalam sebuah program , sehingga pengguna tidak mungkin melihat perlambatan mengerikan . (Tentu saja , relatif jarang tidak berarti bahwa itu tidak mungkin terjadi berkali-kali setiap menit , tetapi dalam kaitannya dengan miliaran instruksi CPU yang dilakukan di antara, tampaknya relatif jarang . ) Source: http://ptolemy.canisius.edu/~meyer/253/BOOK/ch19/SUPPLEMENTAL/DMA/dma.html