Anda di halaman 1dari 14

PENGUJIAN GENERATOR SINKRON

TUJUAN
Untuk mengukur tegangan jangkar output untuk mengukur If atau arus medan generator Untuk mengerti hubungan antara If (arus medan) dengan V(Eo) tegangan jangkar output

TEORI DASAR
Generator adalah sebuah alat yang memiliki sistem kerja yang merubah energi mekanik menjadi energi listrik. Disebut mesin sinkron karena bekerja pada kecepatan dan frekuensi konstan di bawah kondisi state mesin sinkron sering di oprasikan paralel

RANGKAIAN EKUIVALEN GENERATOR SINKRON


If

Ia
Eg

Rs

jXs
Ia

Vt

Ket :

I f = Arus medan

I a = Arus jangkar
R f = Tahanan medan Ra = Tahanan jangkar jX s = Reaktansi jangkar

Sebelum mencari daya input maka harus diketahui harga energi listrik (E) yang dihasilkan oleh gerak mekanik (v) E = B l v

Generator Sinkron Tanpa Beban Dalam keadaan tanpa beban, arus jangkar tidak mengalir pada stator karena tidak terdapat pengaruh rx jangkar. Fluks hanya bisa dihasilkan oleh arus medan (If). Sehingga Eo = c n dimana : c = konstanta mesin n = putaran sinkron = fluks yang dihasilkan oleh

Gambar Rangk. Ekuivalen Generetor sinkron tanpa beban.

If

Ra
Eg

jXa

Vt

Ket : Ra = tahanan stator Xa = fluks bocor

P out x 100% P in

ALAT DAN BAHAN


Pasangan generator sinkron dan motor DC
DC Amper meter Field rheostat untuk frekuensi Field rheostat generator Volt meter Starter Kabel dengan scun
1

2 1 1 1 1 Secukupnya

RANGKAIAN PERCOBAAN

DC 100 V

Rf

DC 100 V

Name Plate Generator AC Type : 4A 1.5 Serial : no.1744 Phase :3 Volt : 380 v Rating : cont Amb temp : 40 0 Bearing : no.6305 no.6307 Ins Class : E CAP : 2 KW Pole :4P Amp : 3.04 A RPM : 1500/ Hz Date : 9-8.7

Name Plate DC Motor Type : SS- 1.5 L Serial : 1737 Pole : 4P Amp : 27 Ins Class : E Volt : 100v Rating : Comp Cap : 2,2 KW RPM : 1500 Field : Comp Amb Temp : 40 0

Bearing : no.6305 zz no.6307zz Date : 9- 8.7

Langkah Langkah Percobaan Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan


Periksa alat dan bahan apakah dalam kondisi baik atau tidak Amati dan pahami gambar rangkaian Mulailah merangkai Rangkaian tersebut dengan tenang dan hati hati setelah selesai cobalah rangkaian tersebut Naikan lidah saklar menjadi on starter dinaikan maksimal Aturlah Rf untuk frekuensi menjadi 50 hertz dengan memutarnya ke kanan searah jarum jam

Aturlah Rf Generator dengan memutarnya ke arah kanan searah jarum jam secara berkala dari 220V hingga 380V dengan selisih 20V setiap kalanya dan catatlah If (arus medan) dan V(eo) (tagangan jangkar output) tersebut tiap perubahannya dinaikan. setelah mendapatkan data,kemudian turunkan Rf genrator dengan memutarnya ke kiri dengan melihat volt meter dari tegaangan 380 volt hing teganan minimum,catatlah If (arus medan) tiap kala menurunkan V(eo) atau teganagan jangkar output setelah mendapatkan data percobaan,pahamilah rangkaian pada panel,bongkar rangkaian dengan hati hati.

TABEL DATA PERCOBAAN


NAIK If (A) V (Eo) TURUN If (A) V (Eo)

0,7 0.75 0,85 0,9 0,98 1,08 1,18 1,32

220 240 260 280 300 320 340 360

1,45 1,27 1,12 1,0 0,9 0,81 0,75 0,69

380 360 340 320 300 280 260 240

1,45

380

ANALISA
380 360 340 320
1,00 0,90 0,81 0,90 0,83 0,75 0,70 0,98 1,12 1,08 1,27 1,18 1,45 1,32

300
280 260 240 220 0,2
TURUN NAIK
0,69 0,75

0,4

0,6

0,8

1,0

1,2

1,4

KESIMPULAN
Dari hasil percoban yang telah di lakukan dapat di simpulkan bahwa, saat geneator sinkron di oprasikan, secara garis besar, apabila ingin merubah tegangan jangkar output harus mengatur If (arus medan generator). karna semakin besar arus medan generator maka tegangan output jangkarnya juga semakin besar, dan juga sebaliknya. Semakin kecil arus medan (If) Generator, maka tegangan output jangkarnya juga semakin kecil.