Anda di halaman 1dari 21

Teknik Mengkaji (Pendekatan Analisis Sosial dan SWOT)

Dipresentasikan dalam acara Training Educatio Watch, Bogor, 12 April 2014

Inggar Saputra. S.Pd

Oleh:

Pertanyaan-pertanyaan awal
Apa yang bisa kita tangkap dari berita-berita tersebut? Bagaimana kita memahami dan menganalisis berita tersebut? Bagaimana kita meyakini kebenaran berita tersebut? Bagaimana mendiskripsi, menganalisis dan menjelaskannya? Adakah jalan memudahkan kita memahami? Dari mana kita memulai menganalisis?

Ironis.
Kadang pikiran kita terbentuk oleh berita.. Kadang kita tidak percaya atas cerita Kadang ada fakta yang bertentangan Kadang kita dibuat bingung berita Kadang kita kaget oleh fakta Kadang kita heran oleh fenomena Kadang kita muak dengan berita Kadang kita ketagihan dengan berita Kadang, kadang, kadang Semua orang punya pikirannya masing-masing?

Memulai.
Ketertarikan atas realitas bermula dari: Iseng Berkepentingan Terpengaruh. Keyakinan

Dari mana sumber analisis kita?


1. Bacaan yang kita miliki Buku-buku seringkali mempengaruhi pola pikir, terekpresikan dalam menganalisis sesuatu (biasanya latar belakang keilmuan)

2. Informasi yang kita dapatkan dan pilih Serapan asupan informasi menjadi bahan bagi seseorang menilai sesuatu Padahal, informasi bisa jadi karena kebetulan atau sangat mungkin sengaja dipilih untuk membenarkan kepentingan. Maka bukan mustahil, memilih informasi sebagai data mempengaruhi hasil interpretasi

3. Pengalaman Apa yang pernah dialami dan dikerjakan menjadi preferensi seseorang untuk bertindak Apa yang pernah dirasakan dan dipikirkan menjadi rujukan yang memandu dalam menilai sesuatu Tiap-tiap pengalaman seringkali memiliki interpretasi yang tidak sama, bisa juga sama meskipun memiliki batasan yang beragam

Apa itu Ansos?


Ansos merupakan alat dasar dan bantu dalam usaha kita untuk menempatkan dan memahami suatu masalah tertentu Pemahaman atas masalah diletakkan pada konteks realitas sosial jangkauannya relatif lebih luas Cakupannya, diantaranya meliputi rentang waktu (biasa disebut dengan historical), struktur (kondisi atau keadaan sosial, ekonomi, politik, kultural), kaitan nilai, serta space (baik aras lokal-global).

Arti Penting dan Manfaat Ansos


Analisis Sosial bertujuan untuk membongkar fenomena sosial yang dirasakan bermasalah. Untuk apa persoalan tersebut dibongkar? Tentu saja agar dapat diambil tindakan atau respon serta solusi yang tepat terhadap persoalan yang dimaksud. (Modul, SDA)

Batasan dan Ruang Lingkup


ANSOS tidak dirancang untuk menyediakan jawaban atas pertanyaan apa yang kita perbuat. ANSOS bukanlah sebuah kegiatan esoteris (untuk kelompok kecil) monopoli kaum intelektual. ANSOS bukan perangkat yang bebas nilai. ANSOS memungkinkan kita untuk bergulat dengan prasangkaprasangka kita sendiri, mengkritik asumsi-asumsi dasar kita dan menggali horison-horison baru yang terbuka bagi kita. Proses diskusi dalam kelompok mempunyai peranan yang sangat penting selama melakukan kunjungan lapangan.

Objek-Objek Analisis Sosial


Masalah-masalah sosial, seperti; kemiskinan, pelacuran, pengangguran & kriminalitas. Sistem sosial, seperti: tradisi, usha kecil atau menengah, sistem pemerintahan, sitem pertanian. Lembaga atau organisasi sosial, seperti: sekolah, layanan rumah sakit, lembaga pedesaan, NU, Muhamadiyah, PII, (Aceh; KPA, MUI, MUNA, LSM, dll) Kebijakan publik seperti : dampak kebijakan BBM, dampak perlakuan sebuah UU.(Aceh: Syariat Islam, Qanun-Qanun, Otsus, Pilkada, dll)

PENDEKATAN PARTISIPATORIS
Memasukkan sebanyak mungkin sudut pandang untuk memperkaya dan memperdalam analisis, meskipun perlu rangkaian satu sama lain dalam sudut pandang itu agar tidak kontradiksi memperoleh road map (peta jalan) dalam menyelesaikan masalah. Memadukan cara berfikir (berdasar pengetahuan kritis) dengan data empirik (berbagai sumber terpercaya) Membutuhkan kejelian pengamatan, baik atas struktur maupun perilaku para aktor yang terlibat atas realitas Lebih mementingkan penemuan akar persoalan, dibandingkan hanya mendasarkan akibat-akibat semata. Mencari akar masalah dan pilihan-pilihan problem solver

ANSOS SEKEDAR ALAT


Ansos tidak mungkin menjelaskan realitas secara absolut dan universal Analisis senantiasa dibatasi: perspektif (teori), rentang waktu, kaitan struktur ruang Karenanya kekuatan ansos pada: konteks dan rumusan masalah Tidak ada pretensi generalisasi empirik (relatif) Membuka diri atas kritik (sifat inklusif dalam analisis dan interpretasi) Ansos bukan menjadi segalanya dalam menjawab masalah

Dampak masalah

Proses berlangsung masalah

Akar masalah

Isu, akar dan dampak masalah..


dampak

Masalah

pemicu

akar

kemiskinan

pembangunan

kesenjangan

Kebijakan

dampak

konflik baru

konflik

dampak

dampak