Anda di halaman 1dari 5

Analisa Numerik

Persamaan Tak Linier

PERSAMAAN TIDAK LINEAR


Masalah menyelesaikan persamaan berbentuk f(x) = 0; nilai x yang memenuhi disebut akar atau titik nol dari f(x). Bentuk f(x): 1. Persamaan polinom; P(x) = a0 + a1x + a2x2 + . + anxn ; syarat : n 0; an 0 Contoh: f(x) = 5 + 4x + x2 6x3 2. Persamaan Trigonometri Contoh: 2 cos 5x + sin 2x 3. Persamaan Transenden (logaritma dan eksponen) Contoh: e2x sin x + ex 4. Kombinasi 1, 2 dan 3 Contoh: 3x ln x 2ex cos x Banyaknya akar: Tidak mempunyai akar Mempunyai satu akar Mempunyai beberapa akar Mempunyai tak berhingga akar Menentukan akar: 1. Cara grafik Grafik tunggal: dengan satu grafik, akar adalah perpotongan grafik dengan sumbu x. f (x) akar Sumbu x

Grafik ganda: f(x) dipecah menjadi dua fungsi yaitu f(x) = f1(x) f2(x). karena f(x) = 0 maka f1(x) = f2(x), akarnya adalah perpotongan grafik. f1(x) f2(x) Sumbu x akar 2. Tabulasi

Analisa Numerik

Persamaan Tak Linier

Lokasi-lokasi akar pada persamaan polinom P(x) = a0 + a1x + a2x2 + a3x3 + . + anxn ; an 0; n 0 Aturan Tanda Descoetes Akar Real Positif u = banyaknya pergantian tanda pada koefisien-koefisien ai dari fungsi P(x) np = banyaknya akar real positif maka: np u u np = 0; 2; 4;.. (bilangan genap) Akar Real Negatif v = banyaknya pergantian tanda pada koefisien-koefisien ai dari fungsi P(x) ng = banyaknya akar real negatif maka: ng v v ng = 0; 2; 4;.( bilangan genap) Misalkan: r = 1 + maks | | 0kn1 Maka setiap akar P(x) terletak pada selang | | r Contoh: P(x) = x3 6x2 + 11x 7 Maka: a0 = -7 a1 = 11 a2 = -6 a3 = 1 Ada 3 kali pergantian tanda Akar real positif: u=3 ; np 3 maka: u np = 0; 2 (np = 1 atau 3) Akar real negatif: P(x) = x3 6x2 + 11x 7 P(-x) = -x3 6x2 - 11x 7 Maka: a0 = -7 a1 = -11 a2 = -6 a3 = -1 Tidak ada pergantian tanda (jadi v = 0) Maka: v ng = 0 ng = 0 2

Analisa Numerik

Persamaan Tak Linier

Komposisi Akar: 1. Terdapat 3 akar real positif atau 2. Terdapat 1 akar real positif dan 2 akar bilangan imajiner (komplek) r = 1 + maks | | =1+ = 12 -12 x 12
x 0 1 2 3 4 5 12

0kn1 0k31 k = 0 a0 0k2 k=1 a1 k=2 a2

P(x) = x3 6x2 + 11x -7 -7 -1 -1 -1 < 0 5>0 23

Lokasi akar pada selang (3, 4) karena terjadi pergantian tanda. Maka komposisi akar terdapat 1 akar real positif dan 2 akar bilangan kompleks. METODE PENYELESAIAN PERSAMAAN TIDAK LINEAR A. Metode Pengurung Metode Bagi Dua Selang yang ditinjau (a,b) dengan syarat f(a). f(b) < 0; selang yang diperiksa dibagi dua lagi sama panjang kemudian diselidiki setengah selang mana yang mengandung akar. Selanjutnya setengah selang yang mengandung akar tersebut dibagi dua lagi. Proses diulang lagi sampai selang yang mengandung akar sudah cukup kecil. Setengah selang yang mengandung akar diperiksa dari: < 0 akar pada (a,c) = 0 akar pada c > 0 akar pada (c, b)

f(a) . f(c)

Langkah-langkah Algoritma: 1. Pilih (a,b) dan f(a). f(b) < 0 2. Tentukan taksiran akar x = 3. Periksa selang yang mengandung akar, 3

Analisa Numerik

Persamaan Tak Linier

a. Jika f(a) . f(c) < 0, maka akar pada selang pertama. Tetapkan b = c, lanjutkan ke langkah 4 b. Jika f(a) . f(c) > 0, maka akar pada selang kedua. Tetapkan a = c, lanjutkan ke langkah 4 c. Jika f(a). f(c) = 0, maka akar = c, selesai 4. Periksa apakah akar baru tersebut sudah cukup akurat untuk memenuhi persyaratan, jika ya hentikan perhitungan, jika tidak, kembali ke langkah 2 5. Langkah 4, dijabarkan dengan memeriksa apakah selang yang ditinjau sudah cukup sempit; yaitu b - a eps Metode Posisi Palsu Merupakan alternatif perbaikan terhadap metode bagi dua. Salah satu kekurangan metode bagi dua adalah tidak diperhitungkannya nilai f(a) dan f(b). Masalahnya jika f(a) jauh lebih dekat ke nol dibandingkan f(b), nampaknya akar lebih dekat ke a dibandingkan ke b. Metode posisi palsu memanfaatkan wawasan grafis ini dengan cara menghubungkan kedua titik itu memakai sebuah garis lurus. Perpotongan garis ini dengan sumbu x, menyatakan perbaikan taksiran terhadap akar. Dapat diturunkan dari : ( ) ( ) = Persamaan garis melalui titik [b, f(b)] dan [a, f(a)]
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )

atau

Persamaan garis melalui 2 titik (x1, y1) dan (x2, y2) :

berpotongan dengan sumbu x, y =0

( )

( )

( )

( )

( )

( )

Langkah-langkah algoritma: 1. Tetapkan xlama = 2b a 2. Hitung 4. Jika | | ( )


( ) ( )

3. Jika f(a) . f(x) < 0, maka b = x. Jika f(a) . f(x) > 0, maka a = x , maka akar = x, hentikan komputasi 5. Jika tidak tetapkan xlama = x, kembali ke langkah 2.

Analisa Numerik

Persamaan Tak Linier

B. Metode Terbuka Metode Newton Raphson (N-R) Fungsi di hampiran dengan garis singgung, mulai dari nilai pemula x0, tarik garis singgung melalui titik [x0, f(x0)]. Hampiran akar adalah perpotongan garis singgung tersebut dengan sumbu x (sebut x1). Hampiran berikutnya x2 adalah perpotongan garis singgung melalui titik [x1, f(x0)] dengan sumbu x, dan seterusnya. Persamaan garis singgung yang melalui titik [x0, f(x0)] adalah : y f(x0) = f (x0). (x x0) Perpotongan dengan sumbu x (y = 0, x = x1) f(x0) = f (x0). (x1 x0) f(x0) = f (x0) . x1 - f (x0) . x0 X1 = x0
( ( ) ) ( ( ) )

Analog dengan X2 = x1 Secara umum : Xn+1 = xn |


( ( ) )

untuk n = 0, 1, 2.. f(xn) 0

Penghentian iterasi jika : | Eps Algoritma: Masukan/input : f(x), f(x), x0, Eps, maksimal Iterasi Keluaran output : akar (dalam bilangan konvergen) 1. Iterasi = 1 2. Periksa | ( )| eps; bila ya maka proses gagal 3. Jika tidak xbaru = x0 4. Periksa |
( ( ) )

| eps ; jika ya, akar = xbaru ; selesai

5. Jika tidak, iterasi = iterasi +1; x0 = xbaru; kembali ke-2. Metode Secant (tali busur) Kalau pada metoda NR mulai dengan satu nilai pemula x0; maka pada metode secant ini menggunakan dua nilai pemula yaitu x0 dan x1. Hubungkan titik [x0, f(x)] dengan titik [x1, f(x)]; didapat x2. Kemudian tarik garis dari titik [x1, f(x)] dengan titik [x2, f(x)] dan seterusnya sampai didapat akar. Jadi dari titik : X0 dan X1 menghasilkan x2 X1 dan X2 menghasilkan x3 Dan seterusnya sampai menghasilkan akar x. Rumus iterasi secara umum : Xn+1 = xn f (xn)
( ) ( )