Anda di halaman 1dari 20

KELOMPOK III

GITHA ERLITASARI ( 09091001020 ) ITA PURNAMASARI ( 09091001026 ) AAN SEPTIADI ( 09091001022 )

PEMBAHASAN MATERI
Definisi Citra Format Citra ( Image) Manfaat Kompresi Citra Hal hal Penting Kompresi Citra Teknik dan Kriteria Kompresi Citra Metode dan Algoritma Huffman

Definisi Kompresi Citra


Kompresi berarti memampatkan/ mengecilkan ukuran

Kompresi citra (image compression) Proses meminimalisasi jumlah bit yang merepresentasikan suatu citra (gambar) sehingga ukuran data citra menjadi lebih kecil.

FORMAT CITRA (IMAGE)


1. Bitmap Vs. GIF
Bitmap merupakan file yang tidak terkompresi yang berarti semua informasi gambar disimpan termasuk redudansi. Sedang file GIF (graphical interchange format) merupakan jenis file yang sudah terkompresi sehingga bisa disimpan dalam ukuran lebih kecil. GIF hanya berisi maksimal 256 warna atau 8-bit warna, sebagai lawan dari 24-bit pada file bitmap.

Sebuah gambar matahari terbenam akan tampak lebih gelap pada file GIF daripada sebagai file bitmap karena tidak semua warna dapat direpresentasikan dalam GIF. Perbedaan lain antara GIF dan bitmap adalah bahwa GIF mendukung transparansi, di mana pixel menjadi transparan dan mengungkapkan latar belakang. Inilah mengapa file GIF bisa dibuat animasi karena terdiri dari beberapa gambar raster dalam satu file dengan membuat beberapa daerah sepenuhnya transparan dan daerah lainnya lebih gelap.

2. GIF Vs. JPEG


JPEG (Joint Photographic Experts Group) merupakan file terkompresi seperti GIF.
Namun, tidak seperti GIF, kompresi JPEG tidak hanya menghilangkan informasi yang berlebihan dalam gambar namun juga kehilangan informasi yang unik. Ketika gambar matahari terbenam yang dikompres sebagai file GIF akan terlihat gelap, ia akan muncul dalam bentuk pixelated dalam file JPEG, yang berarti pixel yang membentuk gambar akan terlihat. JPEG tidak mendukung transparansi.

3. JPEG Vs. Bitmap


Baik JPEG dan bitmap dapat berisi sebanyak 24-bit warna. Bedanya, JPEG adalah file terkompresi, sedangkan bitmap merupakan file tidak terkompresi (asli). Ini berarti bahwa jika Anda menyimpan gambar matahari terbenam, ukuran file dalam bentuk bitmap akan sangat besar dibandingkan dengan format JPEG. File bitmap cukup besar sehingga membuatnya sulit untuk dikirim melalui internet (mis: via email), sehingga file JPEG lebih disukai sebagai lampiran email. Oleh karena itu bila ingin memasang wallpaper komputer, lebih baik gunakan gambar bitmap karena kompresi dalam file JPEG mungkin mengakibatkan pixelation (pecah).

KOMPRESI PADA GIF


Menggunakan teknik LZW karena gambar gif memiliki perubahan warna yang sedikit Format file GIF:
GIF87a: mendukung interlacing dan mampu manyimpan beberapa image dalam 1 file. GIF89a: lanjutan 87a, ditambahkan dengan dukungan transparency, mendukung text, dan animasi.

Kompresi pada PNG


PNG (Portable Network Graphics) digunakan di Internet dan merupakan format terbaru setelah GIF.
Menggunakan teknik loseless dan mendukung: o Kedalaman warna 48 bit o Tingkat ketelitian sampling: 1,2,4,8, dan16 bit o Memiliki alpha channel untuk mengkontrol transparency o Teknik pencocokan warna yang lebih canggih dan akurat

Kompresi pada JPEG


JPEG (Joint Photograpic Experts Group) menggunakan teknik kompresi lossy sehingga sulit untuk proses pengeditan.

JPEG cocok untuk citra pemandangan (natural image), tidak cocok untuk citra yang mengandung banyak garis, ketajaman warna, dan computer generated image

MANFAAT KOMPRESI CITRA


Membutuhkan ruang memori yang lebih sedikit

waktu pengiriman data lebih singkat


Pengiriman gambar dari fax Video conferencing Download dari internet

TEKNIK KOMPRESI CITRA


Lossless Compression
Run Length Encoding (RLE) Entropy Encoding (Huffman, Aritmatik) Adaptive Dictionary Based (LZW)

Lossy Compression
Color Reduction Chroma Subsampling Transform Coding (Transformasi Fourier, Wavelet)

KRITERIA KOMPRESI CITRA


Waktu Kompresi dan Dekompresi

Kebutuhan Memori Kualitas Pemampatan (Fidelity)


Format Keluaran

METODE HUFFMAN
Huffman Algorithm adalah salah satu algoritma kompresi tertua yang disusun oleh David Huffman pada tahun 1952

Algoritma tersebut digunakan untuk membuat kompresi jenis lossy compression Prinsip kerja algoritma Huffman adalah mengkodekan setiap karakter ke dalam representasi bit

ALGORITMA HUFFMAN
1. Urutkan nilai-nilai grayscale berdasarkan frekuensi kemunculannya 2. Gabung dua pohon yang mempunyai frekuensi kemunculan terkecil dan urutkan kembali 3. Ulangi langkah (2) sampai tersisa satu pohon biner 4. Beri label pohon biner tersebut dengan cara sisi kiri pohon diberi label 0 dan sisi kanan pohon diberi label 1 5. Telusuri pohon biner dari akar ke daun. Barisan label-label sisi dari akar ke daun adalah kode huffman

CONTOH KASUS
Kompresikan citra yang berukuran 100x100 piksel dengan kedalaman 3 bit yang memiliki probabilitas sebagai berikut :
K 0 1 2 3 4 5 6 7 nk 2500 1000 600 100 4000 400 500 900 P(k) = nk/n 0,25 0,1 0,06 0,01 0,4 0,04 0,05 0,09

Langkah 1
3 : 0,01 5 : 0,04 6 : 0,05 2 : 0,06 7 : 0,09 1 : 0,1 0 : 0,25 4 : 0,4

Langkah 2
3 ,5 : 0,05 6 : 0,05 2 : 0,06 7 : 0,09 1 : 0,1 0 : 0,25 4 : 0,4

3 : 0,01

5 : 0,04

Langkah 3
2 : 0,06 7 : 0,09 3 ,5,6 : 0,1 1 : 0,1 0 : 0,25 4 : 0,4

3 ,5 : 0,05

6 : 0,05

3 : 0,01

5 : 0,04

4,0,2,7,3 ,5,6,1 : 1

4 : 0,4

0,2,7,3 ,5,6,1 : 0,6

0 : 0,25

2,7,3 ,5,6,1 : 0,35

2,7 : 0,15

3 ,5,6,1 : 0,2

2 : 0,06

7 : 0,09

3 ,5,6 : 0,1

1 : 0,1

3 ,5 : 0,05

6 : 0,05

3 : 0,01

5 : 0,04

HASIL KOMPRESI
K 0 1 2 3 4 5 6 7 nk 2500 1000 600 100 4000 400 500 900 Kode Huffman 10 (2 bit) 1111 (4 bit) 1100 (4 bit) 111000 (6 bit) 0 (1 bit) 111001 (6 bit) 11101 (5 bit) 1101 (4 bit)

Ukuran citra sebelum kompresi (kedalaman 3 bit = 8 warna) = 100 x 100 x 3 bit = 30.000 bit Ukuran citra setelah kompresi = 2500 x 2 + 1000 x 4 + 600 x 4 + 100 x 6 + 4000 x 1 + 400 x 6 + 500 x 5 + 900 x 4 = 24.500 bit Rasio kompresi = 100% - 24.500/30.000 x 100% = 18,3%