Anda di halaman 1dari 2

Forum Diskusi 9 April 2014 : Mengapa memilih peranti keras dan peranti lunak komputer untuk organisasi merupakan

keputusan manajemen yang sangat penting? Menurut saudara, Isu manajemen, organisasi dan teknologi apa sajakah yang perlu dipertimbangkan ketika memilih peranti keras dan peranti lunak komputer? Jelaskan! Ide Diskusi : Memilih perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) menjadi suatu pertimbangan penting dan utama Manajemen, karena kedua piranti tersebut memiliki nilai strategis serta memiliki peranan sebagai sumber daya saing/kompetensi utama suatu organisasi dalam menyongsong era informasi yang berkembang pesat saat ini, sehingga nantinya diharapkan dapat menghasilkan informasi yang valid serta tepat waktu dalam proses pengambilan keputusan oleh manajemen dan juga diharapkan dapat membantu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi melalui basis data sistem. Isu Manajemen, organisasi dan teknologi yang perlu dipertimbangkan dalam implementasi perangkat keras dan perangkat lunak antara lain : 1. Analisa Sistem Manajemen harus mampu mengumpulkan informasi, melakukan studi mendalam (feasibilitas) untuk membeli dan mengembangkan system yang akan diaplikasikan untuk mengakomodir informasi, dengan tetap mempertimbangkan benefit and cost. 2. Konseptual Desain dan Fleksibilitas Sistem Manajemen harus mampu mengidentifikasi serta melakukan evaluasi alternatif terkait sistem yang dirancang dengan memperhatikan spesifikasi rinci hasil analisa system (poin 1) untuk disesuaikan dengan kebutuhan para pemakai informasi. 3. Integrasi Informasi Dengan konseptual desain dan fleksibilitas sistem yang optimal (poin 2) diharapkan integrasi informasi antar seluruh bagian organisasi dapat berjalan efektif dan efisien. Dan yang tidak kalah penting dan utama adalah bahwa system piranti lunak (software) yang diaplikasi melalui piranti keras (hardware) yang mumpuni harus mampu memberikan kemudahan dalam implementasi bagi pengguna (user friendly).

Forum Diskusi 15 April 2014: Menurut pendapat anda apa perbedaan antara DBMS Relasional, Hierarkis, Jaringan dan Berorientasi objek? Jelaskan dengan memberikan contoh Ide Diskusi : Database Hierarkis : Memodelkan hubungan satu ke banyak (1:M) dimana database diatur dalam mode piramida, seperti cabang pohon terbalik (record induk di-istilahkan dengan akar (ROOT), analoginya mirip dengan pohon keluarga dimana induk berada diatas anak-anak sub-ordinansi. (potensi redundansi data cukup tinggi) Contoh model Hierarkis : Teknologi Server File LAN sebagai lokasi penyimpanan berbagai macam perangkat lunak dan file data untuk jaringan, dimana admin server menentukan siapa yang mendapat akses (secured access) atas file data tersebut, artinya masing-masing user hanya memiliki akses tunggal ke server utama. Database Jaringan : Memiliki struktur yang mirip dengan database Hierarkis, namun database ini memodelkan hubungan banyak ke banyak (M:M) polanya dianalogikan seperti jaring laba-laba (interkoneksi antar record) dengan tanpa mengenal istilah akar (ROOT) sehingga setiap anak sub-ordinansi bisa memiliki lebih dari satu induk. (potensi redundansi data lebih sedikit dibanding DBMS Hierarkis) Contoh model Jaringan : LAN (Local Area Network) antar bagian atau direktorat dalam satu perusahaan yang memungkinkan sejumlah besar para pemakai untuk berbagi sumber daya (resources) berupa program ataupun file data yang terintegrasi dalam satu system tunggal Database Relasional : Memodelkan hubungan satu ke satu (1:1), satu ke banyak (1:M) data melalui konsep sederhana dari tabel (elemen yang sama) dengan melakukan perubahan pada karakteristik baris (record) dan kolom (field) data menggunakan primary key yang unik sesuai kriteria yang ditentukan sehingga mampu meminimalkan redudansi data. Contoh model Relasional : Domain karyawan serta domain bagian/divisi dapat diwakili oleh satu tabel nama karyawan dengan primary key adalah NIP (Nomor Induk Pegawai) Database Berorientasi Objek : Suatu objek terpisah dari objek lain (memiliki relasi / keterhubungan) sehingga seakan-akan berada pada tipe datanya masing-masing dimana setiap komponen data objek tersebut dikemas bersama komponen aksesnya sehingga memungkinkan secara otomatis dapat diambil kembali dan dibagikan.. Contoh model berorientasi objek : Database hypermedia yang memuat link dan juga grafis, suara, dan video semisal Cloudscape