Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM SINTESIS KIMIA ORGANIK SUBSTITUSI ELEKTROFILIK: PEMBUATAN ASAM PIKRAT

Nama NPM Aslab

: Syahrul Ramadhan : 1106066454 : Kak Rizaldi

DEPARTEMEN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDONESIA 2014

A. Latar Belakang Secara umum reaksi subtitusi nukleofilik dibagi menjadi dua, reaksi SN1 dan SN2. Perbedaan antara SN1 dan SN2 terletak pada terbentuknya karbokation atau tidak. SN1 akan terbentuk karbokation pada proses mekanismenya sedangkan SN2 tidak. Asam pikrat adalah suatu senyawa organik yang memiliki nama IUPAC 2,4,6trinitrofenol (TNP). Secara fisik, asam pikrat berupa kristalin kuning dan sangat beracun. Asam pikrat merupakan salah satu fenol yang bersifat sangat asam dengan pKa 0,38. Seperti jenis senyawa nitrat lainnya, asam pikrat sangat mudah terbakar sehingga asam pikrat sempat digunakan sebagai bahan peledak, sebelum digantikan dengan TNT. Asam pikrat dapat disintesis secara substitusi elektrofilik dari fenol. Reaksi substitusi elektrofilik aromatic melipati pemindahan atom hidrgoen (proton) aromatic oleh suatu spesi elektrofilik. B. Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah mensintesis senyawa asam pikrat dari bahanbahan yang telah disediakan, serta mengetahui tahapan reaksi pembentukan asam pikrat yakni reaksi substitusi elektrofilik. C. Alat dan Bahan Alat: 1. Labu bulat; 2. Kondensor/refluks; 3. Corong Buchner; 4. Pemanas air (waterbath). Bahan: 1. Fenol; 2. Asam sulfat pekat;

3. Asam nitrat pekat.

D. Prosedur Kerja Berikut adalah prosedur kerja untuk pembuatan asam pikrat dengan reaksi substitusi elektrofilik dari fenol: 1. Siapkan labu bulat, masukkan fenol 7,5 g, tambahkan asam sulfat pekat 20 mL, kocok dan panaskan campuran dalam pemanas air (waterbath) mendidih selama 0,5 - 1 jam, amati perubahan campuran menjadi semakin jernih yaitu terbentuknya asam fenolsulfonat. 2. Dinginkan dengan icebath dan tambahkan dengan hati-hati asam nitrat pekat 22 mL, amati perubahan cairan menjadi semakin kental, segera dilakukan pengocokan selama 1 2 menit yang nantinya akan terbentuk gas kemerahan (nitrogen oksida) dan cairan akan menjadi merah. 3. Panaskan kembali campuran dalam pemanas air (waterbath) mendidih selama 2 jam, disertai dengan pengocokan. 4. Tambahkan air sebanyak 50 mL, dinginkan campuran tersebut dengan icebath dan saring dengan penyaring Buchner. 5. Pindahkan kristal yang diperoleh, rekristalisasikan dengan melarutkannya kembali dengan air : etanol (2:1) sampai tepat larut, kemudian dinginkan kembali larutannya sampai terbentuk kristal kembali. 6. Tentukan berat kristal yang diperoleh (titik leleh asam pikrat 1220C).