Anda di halaman 1dari 5

REVIEW BAB I

PENGERTIAN TEORI AKUNTANSI

DOSEN PENGAMPU: Dr. Tarjo S.E., M.Si., CFE

R. Arif Kurniawan 110221100024


AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA TAHUN AJARAN 2013/2014

REVIEW BAB I PENGERTIAN TEORI AKUNTANSI

Akuntansi keuangan yang dipelajari sampai saat ini menganut standar akuntansi yang ada di negara Amerika karena kebanyakan yang digunakan dalam acara perkuliahan menggunakan literatur yang sesuai dengan standar akuntansi di Amerika. Akuntansi keuangan tersebut membahas bagaimana proses, prosedur, metode, dan teknik pencatatan transaksi keuangan dilakukan untuk mencapai tujuan pelaporan dan pedoman untuk menafsir suatu kejadian dalam transaksi keuangan. Pedoman tersebut untuk membantu dalam pendefinisian, pengukuran, penilaian, pengakuan, dan pengungkapan elemen-elemen atau pos-pos laporan keuangan. Dengan melaksanakan standar akuntansi yang berlaku termasuk bagaimana mengaudit laporan keuangan dapat dikatakan bahwa akuntansi merupakan pengetahuan di bidang praktik. Arti Penting Teori Akuntansi Di balik praktik akuntansi sebenarnya terdapat seperangkat gagasan yang melandasi praktik tersebut berupa asumsi-asumsi dasar, konsep, penjelasan, deskripsi, dan penalaran yang keseluruhannya membentuk bidang pengetahuan teori akuntansi. Teori akuntansi menjadi landasan untuk memecahkan masalah-masalah akuntansi secara beralasan atau bernalar yang secara etis dan ilmiah dapat dipertanggungjawabkan Peran Riset Akuntansi Pada saat ini ada kecenderungan bahwa akademisi berusaha lebih jauh untuk membawa akuntansi menjadi suatu ilmu pengetahuan atau sains sehingga terdapat hasil-hasil penelitian yang berhubungan dengan akuntansi dan dapat memperbarui atau menyesuaikan dengan standar akuntansi yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian Akuntansi Kebanyakan orang berpikir bahwa akuntansi hanya ilmu untuk menghitung uang, namun secara umum akuntansi dapat dikatakan sebuah pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan. Sampai saat ini tidak ada definisi autoa ilmu untuk menghitung uang, namun secara umum akuntansi dapat dikatakan sebuah pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan.

Sampai saat ini tidak ada definisi khusus mengenai akuntansi, sehingga banyak definisidefinisi akuntansi yang diajukan oleh para ahli dan buku teks. 1. Akuntansi Sebagai Seni Akuntansi dapat dikatakan sebuah seni karena akuntansi merupakan suatu cara mengekspresikan transaksi keuangan ke dalam laporan keuangan. Oleh karena itu, setiap orang mempunyai cara berbeda-beda dalam membuat sebuah laporan keuangan, namun harus tetap sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. 2. Akuntansi Sebagai Sains Akuntansi sebagai bidang pengetahuan yang menjelaskan fenomena akuntansi secara objektif dan apa adanya. Penjelasan dinyakatan dalam bentuk proposisi, prinsip umum, atau hipotesis yang tidak langsung berkaitan dengan kebijakan sehingga menghasilkan pertimbangan dan penyimpulan dituntun oleh kaidah ilmiah. 3. Akuntansi Sebagai Teknologi Akuntansi dapat dianggap sebagai seperangkat pengetahuan untuk

menghasilkan informasi keuangan dalam rangka mencapai tujuan sosial dan ekonomi. Akuntansi juga merupakan sarana untuk memecahkan masalah nyata di dalam lingkungan sekitar. Perekayasaan Pelaporan Keuangan Perekayasaan adalah proses terencana dan sistematis yang melibatkan pemikiran, penalaran, dan pertimbangan untuk memilih dan menentukan teori, pengetahuan yang tersedia, konsep, metoda, tekhnik, serta pendekatan untuk menghasilkan suatu produk. Pengertian Teori Banyak pengertian yang menggambarkan arti teori, teori dapat dikatakan sesuatu yang abstrak, peraturan/standar/norma, sesuatu yang nyata, penjelasan ilmiah, dan penalaran logis. 1. Teori Akuntansi Sebagai Sains Fenomena akuntansi yang menjadi perhatian adalah keputusan atau perilaku pihak (manusia) yang berkepentingan dengan akuntansi. Menggunakan metoda ilmiah dalam ilmu alam dengan sasaran menguji kebenaran pernyataan/penjelasan secara ilmiah dan tidak menghasilkan prinsip, metoda, atau teknik akuntansi yang menjadi pilihan kebijakan akuntansi.

2. Teori Akuntansi Sebagai Teknologi Penalaran logis yang melandasi praktik akuntansi. Proses penalaran untuk menjustifikasi kelayakan praktik atau prinsip akuntansi tertentu. Teknologi melekat pada perekayasaan pelaporan keuangan. Aspek Sasaran Teori Aspek sasaran ini mendasari pembedaan teori akuntansi menjadi teori akuntansi positif dan normatif. 1. Positif Penjelasan atau penalaran untuk menunjukkan secara ilmiah kebenaran pernyataan atau fenomena akuntansi seperti apa adanya sesuai fakta sebagai sasaran. 2. Normatif Penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu perlakuan akuntansi paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dan nilai sebagai sasaran. Aspek Tataran Semiotika Semiotika merupakan bidang kajian yang membahas teori umum tentang tandatanda dan simbol-simbol dalam bidang linguistika. Tiga tataran level semiotika, yaitu: 1. Sintaktika, yaitu membahas pengukuran, pengakuan, dan penyajian elemen-elemen dalam statemen keuangan serta struktur akuntansi. 2. Semantika, yaitu membahas penyimbolan kegiatan atau realitas fisis menjadi simbolsimbol (elemen-elemen) statemen keuangan. 3. Pragmatika, yaitu membahas apakah informasi keuangan efektif (bermanfaat) bagi yang dituju dalam perekayasaan akuntansi. Aspek Pendekatan Penalaran Penalaran adalah proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi validitas atau kelayakan suatu pernyataan atau penjelasan. Proses penyimpulan yang menghasilkan pernyataan atau penjelasan sebagai teori dapat bersifat deduktif maupun induktif. 1. Penalaran Deduktif

Menurunkan pernyataan, simpulan, penjelasan, atau prinsip atas dasar konsep umum/dasar yang disepakati dan dianggap benar. 2. Penalaran Induktif Menurunkan pernyataan, simpulan, penjelasan, atau prinsip umum atas dasar pengamatan beberapa kasus atau kejadian. Verifikasi Teori Akuntansi Verifikasi teori merupakan prosedur untuk menentukan apakah suatu teori valid atau tidak. Pendekatan untuk mengevaluasi validitas teori bergantung pada sasaran dan tataran teori yang diverifikasi. Aspek Teori Positif Normatif Semantika Sentaktika Pragmatika Deduktif Induktif Pendekatan Pengujian Empiris, metoda ilmiah Penalaran logis, pertimbangan nilai Bukti empiris, penalaran logis Penalaran logis Empiris, daya prediksi Deduktif, penalaran logis Empiris, daya prediksi, metoda ilmiah (Sumber: Suwardjono)

Refrensi: Suwardjono. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE, 2005.