Anda di halaman 1dari 4

Soal: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Jelaskan pengertian pemerintah dalam arti sempit dan luas! Sebutkan ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial!

Sebut dan jelaskan lembaga-lembaga negara menurut UUD 1945! Sebutkan tugas dan wewenang presiden sebagai kepala pemerintahan! Jelaskan pengertian Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Komisi Yudisial! Jelaskan hubungan antara MPR dengan DPR, DPD, dan Mahkamah Konstitusi! Sebutkan tugas DPR dan Presiden sebagai sesama lembaga dan sesama badan legislatif! Jelaskan hubungan antara MPR dengan Presiden! Jelaskan isi Undang-Undang No. 5 tahun 1973 tentang BPK! Jelaskan hubungan Komisi Yudisial dengan MK !

Jawaban: 1. Dalam arti luas, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif di satu negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara, sedangkan dalam arti sempit, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. 2. Ciri-ciri pemerintahan presidensial a. Presiden memainkan peran utama dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif. b. Keseimbangan antara kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif saling mengawasi dan menyeimbangkan. c. Adanya pembagian kekuasaan negara, yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif. d. Presiden tidak berada di bawah pengawasan langsung parlemen karena presiden tidak dipilih oleh parlemen. e. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan karena anggota parlemen dipilih oleh rakyat.

3. Lembaga-lembaga negara menurut UUD 1945 a. Legislatif, yang termasuk dalam lembaga ini adalah MPR, DPR, dan DPD. b. Eksekutif, yang termasuk dalam lembaga ini adalah Presiden dan Wakil Presiden. c. Yudikatif, yakni kekuasaan kehakiman. Lembaga yudikatif meliputi Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY). 4. Tugas dan Wewenang Presiden sebagai kepala pemerintahan a. Memimpin kabinet b. Mengangkat dan melantik menteri-menteri c. Memberhentikan menteri-menteri d. Mengawasi jalannya pembangunan e. Memegang kekuasaan pemerintah menurut UUD f. Berhak mengajukan Rancangan Undang-Undang kepada DPR 5. a. Mahkamah Agung merupakan pemegang kekuasaan kehakiman.

b. Mahkamah Konstitusi adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Agung. c. Badan Pemeriksa Keuangan merupakan lembaga yang bebas dan mandiri untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. Hasil pemeriksaan tersebut diserahkan kepada DPR, DPD, dan DPRD. d. Komisi Yudisial adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2004 yang berfungsi mengawasi perilaku hakim dan mengusulkan nama calon hakim agung. 6. Hubungan MPR dengan DPR dan DPD: keangotaan MPR terdiri atas anggota DPR dan DPD. Hubungan MPR dengan Mahkamah Konstitusi: Mahkamah Konstitusi menangani sengketa yang terjadi antara MPR dengan lembaga negara tinggi lainnya. 7. Tugas DPR dan Presiden sebagai sesama lembaga dan sesama anggota badan legislatif secara bersama, yaitu a. Membuat Undang-undang (pasal 5 ayat (1), 20 dan 21). Menetapkan Undang-Undang tentang anggaran pendapatan dan belanja negara (Pasal 23 ayat (1)). b. Membuat undang-undang berarti menentukan kebijakan politik yang dislenggarakan oleh Presiden (Pemerintah). c. Menetapkan budjet negara pada hakekatkanya berarti menetapkan rencana kerja tahunan. DPR melalui anggaran belanja yang telah disetujui dan mengawasi perintah dengan efektif. Di dalam pekerjaan membuat UU, maka lembaga-lembaga negara lainnya dapat diminta pendapatannya. 8. Majelis Permusyawaratan Rakyat merupakan pemegang kekuasaan tinggi sebagai wakil rakyat, bersama dengan DPR dan Presiden. MPR dapat memberhentikan Presiden sebelum masa jabatannya berhenti pada kondisi tertentu. 9. Undang-Undang No. 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan menegaskan bahwa BPK adalah lembaga tinggi negara yang dalam pelaksanaannya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah, akan tetapi tidak berdiri di atas pemerintah. 10. Pada pasal 24 A ayat (3) dan pasal 24 B ayat (1) menegaskan bahwacalon hakim agung diusulkan Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan. Keberadaan Komisi Yudisial tidak bisa dipisahkan dari kekuasaan kehakiman. Dalam hubungannya dengan MA, tugas Ky hanya dikaitkan dengan fungsi pengusulan pengangkatan Hakim agung, sedangkan pengusulan pengangkatan hakim lainnya, seperti hakim MK tidak dikaitkan dengan KY.

1. Perbuatan,cara, hal, atau urusan dalam memerintah merupakan pengertian dari.... a. pemerintahan b. parlementer c. penganjuran d. kedaulatan 2. Menteri-menterinya bertanggung jawab kepada DPR merupakan salah satu ciri dari sistem pemerintahan.... a. presidensial b. sosialis c. kapitalis d. parlementer 3. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik tercantum dalam... a. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 b. UUD 1945 pasal 2 ayat 1 c. Undang-Undang No. 22 Tahun 2004 d. UUD 1945 pasal 1 ayat 1 4. Di bawah ini termasuk dalam lembaga legislatif, kecuali... a. MPR b. BPK c. DPR d. DPD 5. Fungsi DPR tercantum dalam... a. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 b. UUD 1945 pasal 20 A ayat 1 c. Undang-Undang No. 22 Tahun 2004 d. UUD 1945 pasal 1 ayat 1 6. Hak meminta penjelasan kepada Presiden tentang satu kebijakan pemerintah merupakan hak DPR yang disebut hak... a. Imunitas b. Inisiatif c. Interpelasi d. Angket 7. Salah satu hak DPR dalam menjalankan fungsinya ialah hak imunitas yang tercantum dalam... a. Pasal 20A ayat 3 b. Pasal 20A ayat 2 c. Pasal 23 ayat 3 d. Pasal 20A ayat 1

8. Dalam memberikan amnesti dan abolisi, Presiden dan Wakil Presiden memperhatikan pertimbangan dari... a. MPR b. BPK c. DPR d. DPD 9. Keanggotaan MPR terdiri atas... a. Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial b. Angkatan Darat dan Angkatan Laut c. DPR dan DPD d. Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi 10. Di bawah ini merupakan lembaga negara setelah perubahan UUD 1945 (ST MPR 2002), kecuali... a. MA b. DPA c. DPD d. DPRD