Anda di halaman 1dari 2

Nama : Yuniar Dwi Puspita Sari (017693454)

Tugas 3 ISBD

Dampak Negatif Facebook / Jejaring Sosial Bagi Kesehatan Mental dan Fisik Maraknya penggunaan facebook atau jejaring sosial saat ini, menjadi salah satu gaya hidup manusia modern untuk kepentingan berbisnis atau bersosialisasi. Namun disamping itu dampak negatif facebook dan jejaring sosial akan berdampak pada kesehatan mental maupun fisik. Ada sebuah laporan terbaru dari American Academy of Pediatrician (AAP) yang telah meneliti bahwa penggunaan facebook atau jejaring sosial dapat memicu depresi, gejala-gejala defresi tersebut berkembang ketika anak-anak usia sekolah atau usia remaja karena usia ini mereka banyak waktu menghabiskan banyak waktu di jejaring sosial seperti facebook. Banyak para remaja yang kecanduan menggunakan media sosial tanpa mengenal waktu sehingga menurunkan produktifitas dan rasa sosial di antara remaja pun berkurang. Media sosial juga digunakan untuk bisnis prostitusi. Remaja yang tergiur karena pengaruh dari lingkungannya yang memang ada yang sudah terjun ke dunia hitam dan juga menawarkan keuntungan yang sangat menjanjikan. Remaja yang sedang labil apalagi suka bermimpi hidup mewah dengan mudah serta berasal dari keluarga yang berantakan mudah untuk terjerumus dalam prostitusi media sosial ini. American Academy of Pediatrician (AAP) mengajak dokter dan orang tua untuk mulai memonitor aktivitas anak-anak ketika berselancar di dunia digital. Dengan itu, dampak negatif facebook bisa di atasi. Sebagaimana yang telah dilaporkan situs Digital Trends, bahwa di temukan korelasi antara penggunaan facebook dengan penyakit yang ditimbulkannya. Menurut para ahli ada beberapa dampak negatif facebook bagi kesehatan, diantaranya: 1. Gangguan Terhadap Pola Makan Adanya kegelisahan pengguna facebook mengenai badan dan berat badan, hal ini terjadi ketika seorang pengguna facebook membandingkan foto mereka dengan foto-foto temannya. Mereka berharap memiliki berat badan yang sama, penelitian ini dilakukan oleh Center for Eating Disorders di Sheppard Pratt kepada 600 pengguna Facebook usia 16-40. Kecanduan jejaring sosial ditandai dengan menjamurnya warnet (warung internet) dan warkop free wi-fi. Ini merupakan sebuah kemajuan telak yang dialami masyarakat kita tetapi disisi lain, kemajuan tersebut berdampak nyata pada kondisi kesehatan seseorang. Orang yang berlama-lama didepan komputer cenderung lupa makan. Tentunya hal ini akan menyebabkan penyakit serius. Penyakit yang paling sering dijumpai pada orang-orang yang kecanduan internet adalah sakit maag. 2. Defresi dan Penghargaan Diri yang Rendah Seorang pengguna facebook akan mengalami hal defresi dan penghargaan diri yang rendah ketika mereka melihat post dari salah satu temanya, yaitu ketika teman-teman disekitarnya memposting suatu pencapaian prestasi atau lainya. Dengan hal tersebut mereka merasa buruk karena tidak memiliki suatu yang bagus untuk dibagikan. 3. Gangguan Psikologis Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa anak usia remaja akan menghabiskan waktunya di facebook atau jejaring sosial lainya, hal ini akan menimbulkan resiko tinggi terkena gangguan psikologis, seperti diantaranya maniak, paranoid, agresifitas, dan anti sosial. 4. Stress Menurut Dr. Kathy Charles dari Edinburgh Napier University, bahwa mayoritas 200 orang yang telah di survei mengalami semacam stress dengan jejaring sosial dan 12% dari mereka menyatakan bahwa facebook membuat mereka merasa gelisah.

Nama : Yuniar Dwi Puspita Sari (017693454) 5. Kecanduan

Tugas 3 ISBD

Peneliti University of Chicago menganalisa lebih dari 8.000 laporan pada tiap harinya dari 250 responden. Mereka menemukan bahwa berhenti menggunakan facebook lebih sulit dibandingkan berheneti merokok. 6. Kejahatan dunia maya (cyber crime) Seiring berkembangnya teknologi, berkembang pula kejahatan. Didunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya, carding, hacking, cracking, phising, dan spamming. 7. Melemahkan dan menurunkan sensitifitas Penurunan sensitifitas yang dimaksud disini adalah menurunnya tingkat simpati dan empati seseorang terhadap dunia nyata. Dengan jejaring sosial, seseorang cenderung melupakan dunia nyata dan tenggelam didalam dunia maya. Merenggangkan dan mengabaikan sesuatu yang terjadi disekitarnya dan lebih memilih untuk memperhatikan sesuatu yang terjadi didunia maya.

Daftar Pustaka : Hertati, dkk (2010). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta : Universitas Terbuka. http://media.kompasiana.com/new-media/2011/08/07/dampak-positif-dan-negatif-jejaring-sosial/