Anda di halaman 1dari 1

Nama : Yuniar Dwi Puspita Sari (017693454)

Tugas 2 ISBD

Bangsa Indonesia Dalam Kehidupan Multikultural Yang Harmonis

Menurut J. Rex (1996) mendefinisikan masyarakat multikultur adalah masyarakat yang membedakan antara kehidupan politik publik dan kehidupan pribadi. Kehidupan politik yang meliputi area politik, ekonomi, pendidikan,dan hukum berdasarkan pada prinsip prinsip budaya yang universal. Sedangkan dalam kehidupan pribadi meliputi kepercayaan atau agama, pendidikan moral dan sosialisasi primer, keberagaman nilai nilai budaya dari berbagai kelompok etnis ditujukan untuk terus hidup dan berkembang. Menurut Furnivall, masyarakat plural adalah masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen atau tatanan sosial yang hidup berdampingan namun tanpa sadar membaur dalam satu unit politik yaitu negara. Kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia terdapat keberagaman masyarakat, pluralisme dan perbedaan budaya sehingga memiliki semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman di Indonesia juga ditandai oleh agama yang dianut yaitu ada agama Islam, Katolik, Proestan, Budha dan Hindu. Namun pada sisi lain keberagaman budaya dan agama di Indonesia sering menimbulkan persoalan internal. Will Kymlica mengungkapkan terdapat 2 pola besar munculnya keberagaman budaya yaitu 1. Masuknya minoritas (kebudayaan yang bergabung) ke dalam negara yang lebih besar, 2. Imigrasi perorangan atau keluarga bergabung ke dalam suatu perkumpulan lepas (kelompok etnis). Adanya Pemerintah atau seseorang tidak peka atau mampu terhadap keberagaman budaya yang berbeda dapat memunculkan stereotipe (suatu citra yang dilekatkan pada kelompok tertentu yang belum tentu benar), prasangka yang berkonotasi negatif bahkan diskriminasi (suatu tindakan yang membeda-bedakan perlakuan berdasarkan karakteristik budaya kelompok tertentu) dan rasialisme. Di Indonesia masih saja ada kelompok X tidak mau menerima kelompok lainnya karena kelompok A menganggap bahwa budaya kelompok X lebih baik dan unggul dibandingkan kelpompok lainnya sehingga mengarah pada tindakan permusuhan suatu kelompok budaya yang biasanya disebut dengan ethnic cleansing.

Indonesia dapat mencapai kehidupan multikultural yang harmonis jika masyarakat sadar akan adanya multikultural yang berarti seseorang mempunyai kesadaran serta kebanggaan memiliki dan mengembangkan budaya komunitasnya sendiri namun demikian dia akan hidup berdampingan secara damai bahkan saling bekerja sama dan menghormati dengan anggta kelompok lain yang berbeda budaya demi mewujudkan dan implementasikan Pancasila. Manusia memiliki karakteristik sama artinya manusia memiliki kesederajatan sama diartikan dengan memberi perlakuan yang sama dan memberi hak-hak yang sama. Namun, menyatukan keberagaman budaya di Indonesia tidaklah mudah tapi masyarakat Indonesia harus selalu mencari cara untuk menyatukan tuntutan- tuntutan terhadap kesatuan dan keberagaman, mencapai kesatuan politik tetapi tanpa adanya penyeragaman budaya menjadi inklusif tanpa melakukan asimilasi. Selain itu, kita juga mencari unsur-unsur rasa memiliki bersama dengan menghargai perbedaan budaya yang mereka miliki dan mensyukuri identitas budaya yang beragam tanpa melemahkan identitas bersama sebagai warga negara Indonesia.

Daftar Pustaka : Hertati, dkk (2010). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta : Universitas Terbuka.