Anda di halaman 1dari 2

DARI JOGJA untuk Bandung lagi ngapain dibandung ? kenapa dulu kamu ngga milih Jogja?

Hehe sudah 1 tahun kita tidak bertatap muka maupun berbicara langsung,bahkan bilang say hai saja hanya satu dua kali kita lakukan di media sosial. Dan hal itu yg membuatku berfikir dua kali tentang apakah kita sahabat? :p Sahabat yg selalu ada disaat kita membutuhkan , sahabt yg selalu mengingat tanggal ulang tahun sahabatnya,sahabat yang sering hang out bareng,sahabat yg selalu memberi kado ultah,dan sahabat-sahabat lain pada umumnya. Tapi kita??? Sms saja dapat dihitung jari. Kado ultah satupun tidak memberi. Itulah kita,berbeda dengan yang lain namun apakah kita sahabat??? Kita sudah terbiasa berbeda dan berjarak. Jarak itu semakin jauh karena kamu bandung dan aku jogja. Sudah lama aku ingin menulis surat ini, Kau adalah salah satu sahabat abnormalku. Tanpa kamu mungkin aku kesepian. Dulu aku yang tekenal sebagai siswi pintar dan pendiam tak mempunyai seorang sahabat. Aku selalu berfikir bahwa teman apalagi sahabat itu tidak penting. Sahabat itu membosankan .apalgi kamu,sangat membosakan. Siswa yang selalu berada satu tingkat diatas ku. Dari perasaan tersaingi berlanjut rasa ingin tahu dan akhirnya percakapan dimulai. Percakapan yang berlanjut dengan percakapan-paercakapan yang lain. Dan samapai sekarang percakaapan itu masih ada satu dua via fb. Kamu sempat ngeluh kalo temen-temenmu yang lain mengatakan jika percakapan denganmu membutuhkan sebuah pemikiran. Sebenarnya tidak sayangku,ngorol denganmu mungkin membtuhkan pemahaman yang mendalam,pemahaman yang hanya bisa dilakukan oleh orang pintar sepertiku,hehe apalagi tentang parcakapan mimpi-mimpi yang sering kita bahas.Kalo orang lain mendengarnya mungkin mereka akan akan menertawakan kita. Seperti salah satu mimpi JOGJA-BANDUNG. Minpi itu mungkin ditertawakan oleh dokter yang merawatmu,menganggap kita hanya sebagai anak desa yang selalu menaati takdir. Tapi dia salah,mimpi itu terwujud dan

kita merubah takdir.horeeee...kita sekarang menyandang gelar mahasiswa jurusan Pendidikan biologi UNY dan Ilmu kebumian ITB. Lagi-lagi kamu berada satu tingkat diatasku,tapi sekarang perasaan iri itu sudah berganti rasa syukur. Bersyukur karena mimpiku terwujud,Yogyakarta